Berita Anime & Manga
Review Sword Art Online II Episode 14 Live Reaction
Kalau saya bilang episode kali ini perasaan penonton dibuat cukup campur aduk. Dipertengahan episode, kita diperlihatkan bagaimana Sinon bisa berhasil keluar dari keadaan Sinon di bully teman-temannya. Tetapi diakhir episode kita dibuat terenyuh (lie down, try not to cry….. cry a lot TAT) akibat perbuatan Sinon yang selalu menyalahkan dirinya(thanks to Kirito, Asuna dan Lisbeth). Mungkin dari pertama nonton, baru episode kali yang endingnya berasa ga ada kelanjutannya.
http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/sword-art-online-2-episode-14_zps6a13835e.jpg
Dibagian awal episode, masih berlanjut kejadian Sinon nyaris diperkosa Shinkawa, teman sepermainannya yang ternyata kaki tangan Death Gun, Kirito datang, mendobrak pintu Sinon yang terkunci dari dalam, dan langsung menghajar Shinkawa hingga berdarah. Namun kemudian keadaan berbalik, justru Kirito dibuat tertekan oleh Shinkawa. Shinkawa tanpa berpikir panjang langsung menyuntikkan racun yang dibawahnya ke tubuh Kirito. Sinon yang melihat hal itu, langsung mengambil tindakan dengan memukuli kepala Shinkawa dengan combo box yang ada dikamarnya saat itu.
Sinon langsung menghampiri Kirito, dan menyingkap baju yang digunakan Kirito untuk melihat suntikan racun Shinkawa. Namun Kirito masih bisa selamat dikarenakan suntikan yang diberikan Shinkawa mengenai bekas alat rumah sakit yang dipasang ditubuh Kirito, tepatnya dijantungnya untuk mendeteksi keadaaan jantung ketika bermain Gun Gale Online di rumah sakit. Sinon pun terduduk dan lega mengetahui hal itu.
http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/sword-art-online-2-episode-14-2_zps3844f974.jpg
Dihari berikutnya, Sinon berada dilinkungan sekolah. Dia bertemu dengan ketiga gadis yang sudah kita lihat di beberapa episode sebelumnya merampas uang Sinon. Kali ini salah seorang gadis itu mencoba meminta uang, namun dia mengancam dengan menodongkan pistol ke Sinon. Sinon sempat melihat kembali masa lalu, trauma terhadap pistol didunia nyata. Gadis itu mencoba menarik pelatuk pistol itu namun pistol seolah tak berguna, Sinon mengambil pistol dari tangan gadis itu dengan keren dan menjelaskan bahwa pistol masih dalam keadaan aman, terkunci dan tidak bisa menembak. Sekali lagi dengan sangat keren, Sinon menjelaskan jenis pistol dan menunjukkan keahliannya menggunakan pistol dengan menembak kaleng dari jarak mayan jauh dan jelas mengenai sasaran. Dan ketiga gadis itu pun tersungkur, kaget melihat apa yang dilakukan Sinon.
http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/sword-art-online-2-episode-14-3_zpsff0b59f3.jpg
Sinon keluar dari sekolahnya, seorang temannya berbisik, ada lelaki yang menunggunya diluar menggunakan motor. Sinon terlihat malu dengan wajah yang memerah. Ya, siapa lagi kalau bukan Kirito yang bersiap mengantarnya bertemu orang pemerintahan yang memberi Kirito perintah. Diceritakan bahwa, polisi menahan Shinkawa dan saudaranya dan anggota ketiga dari anak buah Death Gun belum ditemukan. Kemudian diceritakan bagaimana Shinkawa mendapatkan detail orang-orang yang ingin dibunuhnya. Sebelum mengakhiri pertemuan itu, Kirito mendapat pesan dari Red-Eyes Zaza yang dibacakan, berisi bahwa Death Gun tidak akan hilang begitu saja, dia akan memburu Kirito.
http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/sword-art-online-2-episode-14-4_zps649f6b56.jpg
Scene berikutnya, Kirito mengajak Sinon untuk mengikutinya. Kirito membawa Sinon ke tempat milik Agil, The Dicey Cafe, dimana dia dan bersama tim SAO berkumpul. Disana, Asuna dan Lisbeth telah menunggu. Kemudian mereka mengungkapkan kenapa mengundah Sinon, mereka menjelaskan bahwa mereka pergi ke kota dimana Sinon pernah tinggal dan kejadian traumatiknya bersumber. Mereka mempertemukan Sinon dengan salah seorang wanita yang merupakan pekerja di Kantor Pos tempat kejadian Sinon membunuh penjahat. Wanita itu menjelaskan bahwa Sinon telah menyelamatkan hidupnya dan anak dalam kandungannya saat itu. 4 tahun telah berlalu sejak kejadian itu dan sang anak sudah berumur 4 tahun dan juga ada ditempat itu.
http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/sword-art-online-2-episode-14-5_zpsb1244013.jpg
Kirito mengatakan kepada Sinon, bahwa Sinon tidak perlu menyalahkan dirinya terus menerus, memang tidak salah apa yang dia lakukan. Namun jika dia memikirkan sekitarnya, ada orang-orang yang diselamatkan pada saat kejadian itu. Mungkin salahsatu contoh karyawati kantor pos itu. Kemudian, anak dari pekerja kantor pos itu memberikan Sinon secarik kertas yang berisi gambar keluarga mereka yang telah diselamatkan Sinon. Seketika itu juga Sinon menangis keras, dan ilustrasi scene Sinon didalam game melepaskan senjata Hecate-nya, juga menandakan bahwa Sinon meninggalkan karakternya yang dulu.
http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/sword-art-online-2-episode-14-6_zps7f154d09.jpg
Sebuah tear-jerker ending dari bagian pertama Sword Art Online II. Momen dimana Sinon yang berhasil melawan temannya yang biasa mem-bully-nya sampai momen dia menyadari telah menyelamatkan orang disekitarnya. Saya penasaran, bagian kedua dari sekuel ini, jujur di season pertama SAO, saya kurang menikmati bagian kedua di ALfheim Online. Semoga nanti tidak seperti, sampai ketemu di ulasan berikutnya.
http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/sword-art-online-2-episode-14-7_zps711a074e.jpg
Berita Anime & Manga
Review Film The Mandalorian and Grogu, Is this The Way?
www.gwigwi.com – www.gwigwi.com – Sukses dari serial Disney+ nya, Abang Din Djarin alias Mandalorian (Pedro Pascal) bersama Grogu kali ini nongol di layar besar bioskop. Apakah bisa menyuguhkan petualangan yang lebih wah?
Mandalorian diminta Kolonel Ward (Sigourney Weaver) untuk menyetujui permohonan kembar Hutt. Kedua dedengkot kriminal gang Hutt itu meminta si pemburu hadiah untuk mencari Rotta (Jeremy Allen White) yakni anak dari si cacing legendaris trilogi orisinil Star Wars, Jabba The Hutt.
Plot sebenarnya tidak se straight forward kedengarannya dan masih memberikan surprise yang boleh lah menegangkan. Walau terasa episode tambahan saja dari serialnya.
Barangkali yang disayangkan, transisi ke layar lebar ini kurang dibarengi presentasi yang lebih sinematik.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?
Konsep sinematografinya terasa tak jauh berbeda dengan di serialnya yang untuk layar kecil. Membuat petualangan ini sedikit terasa kurang epik.
Mungkin tujuannya memang menampilkan skala konflik yang lebih kecil tapi rasa low budget nya jadi berkesan sekali apalagi melihat dari layar lebar. Begitu pun spesial efek yang cukup sering terlihat kurang meyakinkan apalagi di paruh awal.
Penulis Dave Filoni (yang sekarang menjadi Presiden Lucasfilm) dan sutradara Jon Favreau, boleh jadi ahli dalam world building baik soal desain planet baru dan alien baru, tapi rasanya kurang menginjeksinya dengan karakterisasi yang unik.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?
Rotta memiliki kontras yang menarik dengan Hutt lain yang doyan jadi jahat. Kalau saja ditampilkannya tak melulu dengan dia mengeksposisi situasi dan perasaannya layaknya sinetron, dan dengan cara yang lebih subtil.
Rasanya jadi paham kenapa James Gunn begitu komitmen dengan komedinya dan serial The Boys kerap memperlihatkan nyelenehnya; gunanya untuk menghidupkan adegan dan memberi keunikan. Sesuatu yang dibutuhkan THE MANDALORIAN AND GROGU untuk lebih memoles desain produksinya yang cakap.
Apabila tujuan film ini adalah menampilkan petualangan pulp sederhana yang seru dibumbui komedi, duo Mando dan Grogu sudah plek sekali cocoknya.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?
Namun rasanya mereka membutuhkan para karakter pendukung yang punya kepribadian kuat, unik dan menghibur lebih banyak lagi, juga ketegangan dan komedi yang lebih kental lagi.
Bila sudah demikian, mau berapa kali pun petualangan THE MANDALORIAN AND GROGU dirilis, meskipun tak banyak benang merah di antaranya, penonton boleh jadi masih akan wow dengan aksi keren Mando dan terpesona lucunya Grogu.
Untuk sekarang THE MANDALORIAN AND GROGU mungkin not exactly the way.
Berita Anime & Manga
Biblia Koshodou no Jiken Techou Resmi Diumumkan, Tayang 2027
www.gwigwi.com – www.gwigwi.com –
Kabar menarik datang untuk penggemar cerita misteri bernuansa literatur. Light novel populer Biblia Koshodou no Jiken Techou atau The Case Files of Biblia Bookstore akhirnya resmi dikonfirmasi akan mendapatkan adaptasi anime dan dijadwalkan tayang pada tahun 2027.
Kisah ini berpusat pada toko buku tua yang menyimpan berbagai koleksi langka. Buku-buku kuno yang ada di sana bukan sekadar bacaan biasa, melainkan menyimpan rahasia dan misteri yang mampu menarik perhatian siapa pun yang terlibat. Setiap cerita menghadirkan kasus unik yang berkaitan dengan sejarah buku, membuat alurnya terasa berbeda dari anime misteri pada umumnya.
Adaptasi anime ini akan digarap oleh CloverWorks, studio yang dikenal lewat berbagai judul populer dengan kualitas visual yang solid.
Keterlibatan CloverWorks tentu menambah ekspektasi penggemar terhadap bagaimana suasana misterius dan hangat dari toko buku tersebut akan divisualisasikan dalam format anime.
Dari segi genre, anime ini mengusung kombinasi drama dan misteri. Ceritanya tidak hanya berfokus pada pemecahan kasus, tetapi juga menggali emosi karakter serta hubungan mereka dengan buku-buku yang menjadi pusat cerita. Pendekatan ini menjadikan Biblia Koshodou no Jiken Techou memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi penonton yang menyukai kisah tenang namun penuh makna.
Hingga saat ini, detail lebih lanjut seperti tanggal rilis pasti, jumlah episode, maupun jajaran pengisi suara masih belum diumumkan. Meski begitu, pengumuman ini sudah cukup untuk membangun antusiasme, terutama bagi penggemar light novel aslinya.
Dengan premis unik yang memadukan dunia literasi dan misteri, anime ini berpotensi menjadi salah satu tontonan menarik saat perilisannya nanti. Jika digarap dengan baik, bukan tidak mungkin Biblia Koshodou no Jiken Techou akan menjadi salah satu anime misteri yang mencuri perhatian di tahun 2027.
Berita Anime & Manga
Devil May Cry Season 2 Siap Tayang 12 Mei 2026, Dante Hadapi Musuh dan Masa Lalunya
www.gwigwi.com –
Kisah sang pemburu iblis kembali berlanjut. Melalui pengumuman resmi dari Netflix Anime, serial Devil May Cry Season 2 dijadwalkan tayang mulai 12 Mei 2026. Musim terbaru ini akan membawa cerita yang lebih gelap, intens, dan emosional dibandingkan sebelumnya.
Dalam season kali ini, Dante tidak hanya harus menghadapi ancaman iblis yang semakin kuat, tetapi juga konflik yang jauh lebih personal. Salah satu sorotan utama adalah kemunculan sosok yang memiliki hubungan erat dengan masa lalunya, termasuk bayangan dari Vergil yang kembali menghantui perjalanan hidupnya.
Cerita season kedua ini juga akan menggali lebih dalam sisi psikologis Dante. Trauma masa lalu yang belum terselesaikan menjadi bagian penting dalam perkembangan karakternya. Ia dipaksa menghadapi sisi gelap dalam dirinya sendiri, menjadikan konflik tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga emosional.
Dengan pendekatan cerita yang lebih serius, anime ini berusaha menghadirkan keseimbangan antara aksi penuh adrenalin dan pendalaman karakter. Pertarungan melawan iblis tetap menjadi daya tarik utama, namun kini dibalut dengan narasi yang lebih kompleks dan penuh makna.
Kehadiran kembali karakter-karakter ikonik serta eksplorasi hubungan antara Dante dan Vergil menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh penggemar. Dinamika keduanya selalu menjadi inti cerita dalam franchise ini, dan season terbaru tampaknya akan membawa konflik tersebut ke level yang lebih dalam.
Secara keseluruhan, Devil May Cry Season 2 berpotensi menjadi lanjutan yang lebih matang dan emosional. Dengan jadwal tayang yang sudah dikonfirmasi, para penggemar kini hanya tinggal menunggu bagaimana kisah Dante akan berkembang dalam menghadapi musuh, masa lalu, dan dirinya sendiri.
-
News4 weeks agoGenshin Impact Versi “Candra VII”: Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana
-
News4 weeks agoPara Pemain “Mortal Kombat II” Meriahkan Tur Global di Jakarta lewat kehadiran di Fan Event dan Red Carpet di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoResmi Meluncur, Xiaomi TV S Mini LED 2026 Standar Baru Hiburan Premium di Rumah
-
TV & Movies4 weeks agoGrogu Hadir Di Perayaan Star Wars Day Di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Mortal Kombat II, Semakin Berani Bermain
-
TV & Movies4 weeks agoREVIEW FILM FUZE, PERAMPOKAN DI TENGAH TEROR BOM YANG PENUH KEJUTAN
-
Box Office3 weeks agoReview Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru
-
Gaming3 weeks agoSiap Tempa Takdirmu: Blades of Fire Versi 2.0 Kini Resmi Hadir di Steam!





