Berita Anime & Manga
Review Anime Gate: Jieitai Kanochi nite, Kaku Tatakaeri Episode 1
[alert-warning]SPOILER ALERT! Read at your own risk[/alert-warning]
GwiGwi.com- Halo semua, kembali lagi dengan LeinRa! Sudah lama gak ke sini nih, gara-gara kesibukan sendiri. Hehe…. Didoakan semoga saya bisa lebih aktif lagi di sini ya~
Kali ini saya akan mengulas Gate: Jieitai Kanochi nite, Kaku Tatakaeri. Anime ini menceritakan kemunculan sebuah gerbang (Gate) di Ginza, Tokyo yang menghubungkan Bumi dengan sebuah dunia lain yang bisa dibilang seperti banyak ada di anime dan game-game bergenre fantasi beserta konflik-konflik yang bisa kita temui dikelanjutannya.
Protagonis dalam anime ini adalah Itami Youji, seorang pria otaku berumur 33 tahun yang bekerja sebagai tentara JGSDF (Japan Ground Self-Defense Force) untuk menunjang hobinya sebagai otaku (membeli doujin, BD, game, yah pokoknya barang-barang macam itulah :v ). Dia bangga dengan hobinya sebagai otaku, dan dengan bangganya menyatakan bahwa kalau dia ditanya lebih mengutamakan pekerjaannya atau hobinya, dia akan mengutamakan hobinya.
Dan di episode 1 ini dia sebenarnya sedang menuju ke sebuah pameran doujinshi tahunan (dia ceritanya sedang bebas tugas).
Tapi ada sebuah gerbang yang muncul begitu saja di daerah dekat tempat event tersebut diadakan.
Dan dari gerbang tersebut datang pasukan yang seperti kita bisa bayangkan ada di anime berlatar fantasi: pasukan infanteri dan pasukan berkuda ala abad pertengahan dibarengi pasukan yang menunggangi wyvern dan bahkan ada pula pasukan yang adalah ras demi-human seperti orc dan semacamnya. Pasukan tersebut langsung menyerang para penduduk yang tidak tahu apa-apa.
Karena profesinya yang bertugas untuk melindungi keamanan penduduk (dan juga kekhawatirannya akan kemungkinan pameran doujinshi tahunan tersebut untuk dibatalkan karena insiden yang terjadi ini), Itami Youji langsung sigap untuk ikut membantu para polisi memandu pengungsian para penduduk Ginza ke Imperial Palace di Tokyo.
Bala bantuan dari JGSDF akhirnya datang dan mereka dengan mudah menekan mundur pasukan asing tersebut.
Beberapa hari kemudian, Itami Youji menerima penghargaan dari pemerintah berupa kenaikan pangkat menjadi letnan dua berkat kesigapan dan keaktifannya dalam membantu pengungsian penduduk saat insiden di Ginza tersebut terjadi walaupun dia sedang bebas tugas.
Tapi dia tidak puas karena pameran tahunan yang ingin dia datangi itu dibatalkan tanpa dia sempat membeli satu pun doujinshi yang dia inginkan :v
Di markas tempat Itomi bertugas, dia bertemu dengan seorang tentara bernama Kurata yang tampaknya mengagumi Itomi Youji. Dia sebenarnya ada di Ginza saat insiden beberapa hari lalu tersebut terjadi, tapi tidak yakin harus berbuat apa. Mungkin itu alasannya dia mengagumi tentara otaku kita ini.
Sementara itu, pemerintah Jepang telah memutuskan untuk mengambil tindakan mengenai kemunculan gerbang tersebut dan insiden yang telah diakibatkannya. Mereka berpikir bahwa dengan hanya menghacurkan gerbang tersebut tidak akan memecahkan masalahnya, karena ada kemungkinan gerbang serupa untuk muncul di lokasi lainnya. Dengan demikian, mereka memutuskan untuk menyatakan daerah yang berada di sisi lain gerbang itu sebagai bagian dari Jepang, dan memutuskan untuk mengirim pasukan ke dalam gerbang tersebut untuk mempelajari segalanya tentang daratan tersebut sekaligus sebagai perwakilan untuk negosiasi kepada pihak yang berkuasa di dunia lain tersebut.
Sayangnya, kekuatan besar di luar Jepang seperti Amerika Serikat menekan Jepang untuk tidak melakukan hal tersebut, dan memaksa mereka untuk menyegel gerbang tersebut di dalam kubah buatan. Hal ini semakin dipersulit dengan berakhirnya jabatan perdana menteri Jepang saat itu.
Tiga bulan berlalu, dan akhirnya perdana menteri Jepang yang baru memutuskan untuk melanjutkan usaha perdana menteri sebelumnya untuk mempelajari dunia yang ada di sisi lain gerbang tersbeut dan bernegosiasi dengan yang berkuasa di sana. Gerbang yang disegel itu pun dibuka, dan pasukan-pasukan yang telah disiapkan, termasuk Itami Youji dan Kurata, memasuki gerbang tersebut.
Setibanya mereka di sisi lain gerbang tersebut, para tentara yang dikirim tersebut telah bisa melihat keberadaan pasukan dari dunia tersebut. Mereka seperti telah siap bertempur, maka dari itu para tentara JGSDF tersebut pun juga segera bersiap untuk melawan balik. Akan seperti apa pertempurannya? Tampaknya kita harus menunggu episode berikutnya.
http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/gwigwicom123/Gate%20-%2001%20CoderHS720p.mkv_snapshot_22.00_2015.07.11_15.39.40_zpsu9rghben.jpg
BONUS:
[youtube id=”HfwzwHDR7uc” width=”600″ height=”340″ position=”center”]
Berita Anime & Manga
Review Film The Mandalorian and Grogu, Is this The Way?
www.gwigwi.com – www.gwigwi.com – Sukses dari serial Disney+ nya, Abang Din Djarin alias Mandalorian (Pedro Pascal) bersama Grogu kali ini nongol di layar besar bioskop. Apakah bisa menyuguhkan petualangan yang lebih wah?
Mandalorian diminta Kolonel Ward (Sigourney Weaver) untuk menyetujui permohonan kembar Hutt. Kedua dedengkot kriminal gang Hutt itu meminta si pemburu hadiah untuk mencari Rotta (Jeremy Allen White) yakni anak dari si cacing legendaris trilogi orisinil Star Wars, Jabba The Hutt.
Plot sebenarnya tidak se straight forward kedengarannya dan masih memberikan surprise yang boleh lah menegangkan. Walau terasa episode tambahan saja dari serialnya.
Barangkali yang disayangkan, transisi ke layar lebar ini kurang dibarengi presentasi yang lebih sinematik.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?
Konsep sinematografinya terasa tak jauh berbeda dengan di serialnya yang untuk layar kecil. Membuat petualangan ini sedikit terasa kurang epik.
Mungkin tujuannya memang menampilkan skala konflik yang lebih kecil tapi rasa low budget nya jadi berkesan sekali apalagi melihat dari layar lebar. Begitu pun spesial efek yang cukup sering terlihat kurang meyakinkan apalagi di paruh awal.
Penulis Dave Filoni (yang sekarang menjadi Presiden Lucasfilm) dan sutradara Jon Favreau, boleh jadi ahli dalam world building baik soal desain planet baru dan alien baru, tapi rasanya kurang menginjeksinya dengan karakterisasi yang unik.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?
Rotta memiliki kontras yang menarik dengan Hutt lain yang doyan jadi jahat. Kalau saja ditampilkannya tak melulu dengan dia mengeksposisi situasi dan perasaannya layaknya sinetron, dan dengan cara yang lebih subtil.
Rasanya jadi paham kenapa James Gunn begitu komitmen dengan komedinya dan serial The Boys kerap memperlihatkan nyelenehnya; gunanya untuk menghidupkan adegan dan memberi keunikan. Sesuatu yang dibutuhkan THE MANDALORIAN AND GROGU untuk lebih memoles desain produksinya yang cakap.
Apabila tujuan film ini adalah menampilkan petualangan pulp sederhana yang seru dibumbui komedi, duo Mando dan Grogu sudah plek sekali cocoknya.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?
Namun rasanya mereka membutuhkan para karakter pendukung yang punya kepribadian kuat, unik dan menghibur lebih banyak lagi, juga ketegangan dan komedi yang lebih kental lagi.
Bila sudah demikian, mau berapa kali pun petualangan THE MANDALORIAN AND GROGU dirilis, meskipun tak banyak benang merah di antaranya, penonton boleh jadi masih akan wow dengan aksi keren Mando dan terpesona lucunya Grogu.
Untuk sekarang THE MANDALORIAN AND GROGU mungkin not exactly the way.
Berita Anime & Manga
Biblia Koshodou no Jiken Techou Resmi Diumumkan, Tayang 2027
www.gwigwi.com – www.gwigwi.com –
Kabar menarik datang untuk penggemar cerita misteri bernuansa literatur. Light novel populer Biblia Koshodou no Jiken Techou atau The Case Files of Biblia Bookstore akhirnya resmi dikonfirmasi akan mendapatkan adaptasi anime dan dijadwalkan tayang pada tahun 2027.
Kisah ini berpusat pada toko buku tua yang menyimpan berbagai koleksi langka. Buku-buku kuno yang ada di sana bukan sekadar bacaan biasa, melainkan menyimpan rahasia dan misteri yang mampu menarik perhatian siapa pun yang terlibat. Setiap cerita menghadirkan kasus unik yang berkaitan dengan sejarah buku, membuat alurnya terasa berbeda dari anime misteri pada umumnya.
Adaptasi anime ini akan digarap oleh CloverWorks, studio yang dikenal lewat berbagai judul populer dengan kualitas visual yang solid.
Keterlibatan CloverWorks tentu menambah ekspektasi penggemar terhadap bagaimana suasana misterius dan hangat dari toko buku tersebut akan divisualisasikan dalam format anime.
Dari segi genre, anime ini mengusung kombinasi drama dan misteri. Ceritanya tidak hanya berfokus pada pemecahan kasus, tetapi juga menggali emosi karakter serta hubungan mereka dengan buku-buku yang menjadi pusat cerita. Pendekatan ini menjadikan Biblia Koshodou no Jiken Techou memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi penonton yang menyukai kisah tenang namun penuh makna.
Hingga saat ini, detail lebih lanjut seperti tanggal rilis pasti, jumlah episode, maupun jajaran pengisi suara masih belum diumumkan. Meski begitu, pengumuman ini sudah cukup untuk membangun antusiasme, terutama bagi penggemar light novel aslinya.
Dengan premis unik yang memadukan dunia literasi dan misteri, anime ini berpotensi menjadi salah satu tontonan menarik saat perilisannya nanti. Jika digarap dengan baik, bukan tidak mungkin Biblia Koshodou no Jiken Techou akan menjadi salah satu anime misteri yang mencuri perhatian di tahun 2027.
Berita Anime & Manga
Devil May Cry Season 2 Siap Tayang 12 Mei 2026, Dante Hadapi Musuh dan Masa Lalunya
www.gwigwi.com –
Kisah sang pemburu iblis kembali berlanjut. Melalui pengumuman resmi dari Netflix Anime, serial Devil May Cry Season 2 dijadwalkan tayang mulai 12 Mei 2026. Musim terbaru ini akan membawa cerita yang lebih gelap, intens, dan emosional dibandingkan sebelumnya.
Dalam season kali ini, Dante tidak hanya harus menghadapi ancaman iblis yang semakin kuat, tetapi juga konflik yang jauh lebih personal. Salah satu sorotan utama adalah kemunculan sosok yang memiliki hubungan erat dengan masa lalunya, termasuk bayangan dari Vergil yang kembali menghantui perjalanan hidupnya.
Cerita season kedua ini juga akan menggali lebih dalam sisi psikologis Dante. Trauma masa lalu yang belum terselesaikan menjadi bagian penting dalam perkembangan karakternya. Ia dipaksa menghadapi sisi gelap dalam dirinya sendiri, menjadikan konflik tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga emosional.
Dengan pendekatan cerita yang lebih serius, anime ini berusaha menghadirkan keseimbangan antara aksi penuh adrenalin dan pendalaman karakter. Pertarungan melawan iblis tetap menjadi daya tarik utama, namun kini dibalut dengan narasi yang lebih kompleks dan penuh makna.
Kehadiran kembali karakter-karakter ikonik serta eksplorasi hubungan antara Dante dan Vergil menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh penggemar. Dinamika keduanya selalu menjadi inti cerita dalam franchise ini, dan season terbaru tampaknya akan membawa konflik tersebut ke level yang lebih dalam.
Secara keseluruhan, Devil May Cry Season 2 berpotensi menjadi lanjutan yang lebih matang dan emosional. Dengan jadwal tayang yang sudah dikonfirmasi, para penggemar kini hanya tinggal menunggu bagaimana kisah Dante akan berkembang dalam menghadapi musuh, masa lalu, dan dirinya sendiri.
-
News4 weeks agoGenshin Impact Versi “Candra VII”: Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana
-
News4 weeks agoPara Pemain “Mortal Kombat II” Meriahkan Tur Global di Jakarta lewat kehadiran di Fan Event dan Red Carpet di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoREVIEW FILM FUZE, PERAMPOKAN DI TENGAH TEROR BOM YANG PENUH KEJUTAN
-
TV & Movies4 weeks agoGrogu Hadir Di Perayaan Star Wars Day Di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoResmi Meluncur, Xiaomi TV S Mini LED 2026 Standar Baru Hiburan Premium di Rumah
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Mortal Kombat II, Semakin Berani Bermain
-
Box Office3 weeks agoReview Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru
-
Gaming3 weeks agoSiap Tempa Takdirmu: Blades of Fire Versi 2.0 Kini Resmi Hadir di Steam!
















