Connect with us

TV & Movies

Review Film TWISTERS (2024), KETINGGALAN ZAMAN?

Published

on

Review Film Twister (2024), Ketinggalan Zaman?

www.gwigwi.com – Katy (Daisy Edgar Jones) menderita kehilangan teman temannya oleh tornado yang ingin dia redakan dengan eksperimennya. Bertahun-tahun berlalu trauma masih menghantuinya. Datanglah Javi (Anthony Ramos), satu-satunya temannya yang selamat, mengajaknya kembali berburu tornado.

Tak tahan melihat kerusakan akibat tornado, Katy mengiyakan. Kembali ke sarangnya tornado, Oklahoma, Katy bertemu dengan Youtuber berani mati. “Penjinak” tornado bernama Tyler Owens (Glenn Powell)

Sekuel dari TWISTER (1996) film klasik soal bencana tornado yang dibintangi almarhum Bill Paxton, TWISTERS tak memiliki hubungan erat dengan predesesornya dan bisa dinikmati secara utuh buat penonton yang awam.

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Barangkali problem paling utama film adalah cerita yang sangat terlalu klasik tipikal Holywood tanpa variasi berarti. Mudah sekali menerka apa yang akan terjadi.

Terkesan cari aman saja filmnya mau dari banyak komedi yang nanggung dan dialog yang kurang ngegas lagi.

Plot terlalu familiar itu juga tidak didukung cara bercerita yang menarik. Seperti menonton film bencana tahun ’90an tapi kurang fun dan inovatif. Membuatnya berakhir berasa ketinggalan zaman.

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Daisy Edgar Jones dan Glenn Powell berusaha sebisanya ngangkat dialog yang biasa. Agak aneh melihat karakter Tyler yang bisa dibilang khas Glenn Powell banget, terasa kurang gila. Rasanya kurang memaksimalkan potensial aktor yang sedang naik daun itu.

Sementara Daisy Edgar Jones begitu menyala saat dia akhirnya curhat soal traumanya. Kayaknya dia lebih cocok film drama.

Tornadonya sendiri hmm. Barangkali karena serbuan film superhero dan film berat cg semacam AVATAR, tornadonya tidak seimpresif dulu lagi, apalagi saat bencana di siang hari.

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Barulah saat tornado menghitam, khususnya saat malam hari, bencana itu berasa lebih mengerikan. Adegan di kolam renang dan klimaks film adalah highlightnya TWISTERS.

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Dengan jarangnya film disaster belakangan ini, TWISTERS sejatinya bisa menjadi penyegar namun ternyata angin tornadonya sama dengan dulu. Tak membawa hal baru berarti.

Advertisement

TV & Movies

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Published

on

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Agen FBI, Lee Harker (Maika Monroe) menyelidiki kasus pembunuhan berantai banyak keluarga di berbagai daerah. Pembunuh selalu meninggalkan surat yang bertuliskan bahasa kode dan diakhiri dengan kata, “LONGLEGS.”

Bukan rahasia kalau si pembunuh diperankan oleh Nicolas Cage dan dia di sini mengerikan, jijik dan aneh jadi satu. Akting menggila khasnya dimanfaatkan betul. Ditambah pengadeganan oleh sutradara Osgood Perkins, level ngeri si pembunuh dinaikkan menjadi hal creepy yang sungguh membuat tak nyaman. Yah kadang ada lucunya juga.

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Seakan sutradara paham betul range akting Nicolas Cage dan bagaimana memanfaatkannya sesuai kebutuhan film. Bukan asal minta Nic Cage menjadi gila saja.

Itulah pesona utama filmnya, pengadeganannya. Cerita bisa jadi familiar bagi fans Noir ala CONSTANTINE atau SUPERNATURAL. Mudah sekali membingkai cerita demikian dengan lebih mainstream nan pop, tapi Osgood memilih jalan lebih artsy, slow burn.

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Menginjeksi adegan dengan nuansa kegelapan yang perlahan selalu membayangi protagonisnya. Memperkuat premise creepy nya.

Kamera banyak statis atau bergerak pelan dan membiarkan keanehan dari belakang, sudut frame atau terkadang frontal yang menjadi anomali memecah ketenangan.

Dari segi isi yang nampaknya asik ditelaah lebih jauh adalah motivasi si pembunuh. Entah dia punya kebencian pada eksistensinya sendiri yang selalu dianggap aneh dan dendam pada keluarga normal tapi sepertinya punya perasaan kompleks pada anak kecil yang juga jadi korbannya.

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Rasanya akan menjadi tanah subur yang banyak sekali bisa digali maknanya.

Jaarang sekali hadir noir investigasi thriller supranatural non mainstream seperti LONGLEGS. Apalagi bisa hadir di Indonesia. Mungkin pernyataan kalau sinema tidak sepenuhnya mati terseret ombak franchise dan film jegar jeger kurang ajak mikir. Mungkin.

Continue Reading

TV & Movies

Disney+ Hotstar Merilis Poster Dan Trailer Perdana Untuk Serial Terbaru Marvel Television, “Agatha All Along”

Published

on

By

Disney+ Hotstar Merilis Poster Dan Trailer Perdana Untuk Serial Terbaru Marvel Television, “agatha All Along”

www.gwigwi.com – Pada hari ini, Disney+ Hotstar merilis poster dan trailer terbaru dari serial live-action Marvel Television mendatang, “Agatha All Along”. Serial ini akan berfokus pada karakter yang diperankan Kathryn Hahn, Agatha Harkness, dari serial Marvel Studios favorit penggemar, “WandaVision”, di mana ia memulai perjalanan berbahaya dan misterius, yang dipenuhi cobaan dan tantangan. Jac Schaeffer sebagai showrunner dari serial ini, yang juga merupakan tim kreatif di balik “WandaVision”, akan menjadi sutradara untuk episode pertama.

Dalam “Agatha All Along”, Agatha Harkness kehilangan kekuatannya setelah seorang sosok misterius membantunya terbebas dari mantra yang membelenggunya. Situasi menjadi semakin menarik ketika sosok misterius tersebut memohon pada Agatha untuk membawanya ke jalan penyihir legendaris, sebuah tantangan mematikan bagi para penyihir, yang jika selamat, dapat membawa kembali apa pun yang hilang dalam hidup mereka. Bersama-sama, Agatha dan sosok misterius ini membentuk sebuah perkumpulan misterius untuk menyusuri jalan penuh bahaya ini.

Selain Kathryn Hahn, “Agatha All Along” juga dibintangi oleh Joe Locke, Sasheer Zamata, Ali Ahn, Maria Dizzia, Paul Adelstein, Miles Gutierrez-Riley, Okwui Okpokwasili, bersama Debra Jo Rupp, dengan Patti LuPone, dan Aubrey Plaza. Kevin Feige, Louis D’Esposito, Brad Winderbaum, Mary Livanos dan Jac Schaeffer menjadi produser eksekutif untuk serial ini bersama Jac Schaeffer, Rachel Goldberg dan Gandja Monteiro sebagai sutradara.

 Marvel Television’s “Agatha All Along” tayang eksklusif di Disney+ Hotstar mulai 19 September 2024 dengan dua episode perdana.

Continue Reading

TV & Movies

Review Film Despicable Me 4, Keluarga Gru VS Super Villain

Published

on

By

Review Film Despicable Me 4, Keluarga Gru Vs Super Villain

www.gwigwi.com – Pada musim panas 2024, Gru dan para minions nya kembali tampil di bioskop-bioskop lewat Despicable Me 4.

Keluarga Gru (Steve Carell) kembali mendapatkan anggota baru yaitu Gru Jr. yang lebih menempel dengan sang ibu, Lucy Wilde (Kristen Wiig) karena kesibukan Gru bekerja sebagai agen AVL.

Review Film Despicable Me 4, Keluarga Gru Vs Super Villain

Review Film Despicable Me 4, Keluarga Gru Vs Super Villain

Hingga pada suatu misi, Gru harus menangkap Maxime Le Mal (Will Ferrell), seorang super villain yang maniak serangga sekaligus teman sekolahnya Gru.

Setelah AVL berhasil menangkap Maxime, ia bersumpah melakukan balas dendam terhadap Gru; karenanya Gru beserta keluarga harus masuk program perlindungan saksi di kota lain dan mendapatkan identitas baru.

Review Film Despicable Me 4, Keluarga Gru Vs Super Villain

Review Film Despicable Me 4, Keluarga Gru Vs Super Villain

Bagaimana dengan para minions? Sebagian besar dari mereka dipekerjakan oleh AVL dalam sebuah program baru yang memberikan kekuatan super, yang bisa ditebak hasilnya malah menimbulkan kerugian bagi penduduk dan bahan komedi di sepanjang film.

Setibanya di kota baru, Gru berkenalan dengan keluarga Prescott terutama anak gadis mereka, Poppy (Joey King) yang tahu identitas Gru dan ingin menjadi seorang super villain. Dan demi plot yang lebih seru, Maxime berhasil lolos dari penjara super maksimum dan melaksanakan rencana balas dendamnya.

Review Film Despicable Me 4, Keluarga Gru Vs Super Villain

Review Film Despicable Me 4, Keluarga Gru Vs Super Villain

Gru dan keluarganya pun harus mencegah rencana Maxime.

Pada seri ke-4 ini, seri Despicable Me tetap menampilkan komedi-komedi ringan yang menghibur Gwiple terutama anak-anak.

Review Film Despicable Me 4, Keluarga Gru Vs Super Villain

Review Film Despicable Me 4, Keluarga Gru Vs Super Villain

Gak ada plot yang berat, tidak ada pesan moral, film ini murni hanya untuk hiburan keluarga yang dapat dinikmati bersama keluarga.

Yang menurut gue sangat disayangkan adalah kurangnya screen time para Mega Minions beraksi melawan super villain, berharap saja mereka kembali hadir jika Minions 3 diproduksi.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending