Connect with us

Smartphone

Review Film The Lion King, kisah klasik Disney dengan sentuhan baru

Published

on

GwiGwi.com – Simba seekor singa yang sangat mengagumi sosok ayahnya Mufasa pemimpin pride land siap memenuhi takdirnya untuk menjadi pewaris tahta. Akan tetapi tidak semua menyambut kehadiran Simba dengan baik.

Scar, saudara Mufasa menganggap Simba sebagai sebuah ancaman. Pada suatu saat ia mempunyai rencana jahat untuk mencelakai saudaranya sendiri.

Kejadian di Pride Rock adalah sebuah momen dimana Scar mencelakai Mufasa dan mengusir Simba.

Simba yang terusir, dibantu oleh dua teman barunya Pumba dan Timon berusaha untuk merebut kembali apa yang seharusnya menjadi haknya.

Apakah ia berhasil merebut tahta pride land dan menjadi raja yang sah?

Film yang kali Ini disutradarai oleh Jon Favreau (Iron Man, Iron Man 2, The Jungle Book) membuat adaptasi dari film animasi klasik yang pernah dibuat oleh Disney di tahun 1994 dengan menggabungkan teknik Live Action dan CGI fotorealistik. Well, Hal Ini bukan merupakan sesuatu yang baru karena mengingat Disney telah melakukan Ini sebelumnya untuk Film Dinosaur di tahun 2000.

Tugas berat kali Ini diemban oleh Favreau karena Lion King merupakan salah satu animasi terbaik Disney.

Ia hanya berfokus pada cerita dan menjaga nyawa yang ada di Film Ini, Favreau melakukan pendekatan emosi dan menjadikan kisah Ini lebih hidup.

“Kami tidak membuat kisah yang baru, kami juga melihat kembali versi klasiknya dan rasanya kalau membuat hal baru akan merusak apa yang telah dicintai. Akhirnya kami membuat penonton untuk merasakan emosi yang lebih dalam dari kisah yang pernah dibuat.” Ungkap sutradara yang juga berperan sebagai happy Hogan asisten Tony Stark di franchise Marvel Cinematic Universe.

Film Ini juga menampilkan jajaran aktor dan aktris beken untuk menghidupkan kembali karakter dari kisah lion king. Seperti Donald Glover a.k.a childish gambino sebagai Simba, Beyoncé knowles sebagai Nala, James Earl Jones pengisi suara animasi lion king yang kembali sebagai Mufasa, Chiwetel Ejiofor berperan sebagai Scar, dan Alfre Woodard sebagai Sarabi.

Baca Juga:  Review Film The Angry Birds Movie 2, sekuel yang menarik sayang ada yang kurang

Tidak lupa pengisi suara Pumba dan Timon yang diisi oleh komedian Seth Rogen dan Billy Eichner.

Semua cast-nya melakukan performa yang bisa dibilang bermain aman, namun yang uniknya adalah sosok Pumba dan Timon yang melempar jokes-jokes ala jaman now membuat film ini menjadi menarik.

Dari segi visual, film Ini tergolong terbaik dikarenakan berhasil membuat versi hidup dari yang telah dipaparkan dari versi animasinya. Opening film yang iconic dibuat dengan visual yang apik, serta beberapa adegan yang terlihat sangat luar biasa dan memanjakan mata.

Untuk musiknya, film Ini kembali membawakan lagu-lagu iconic yang memang menjadi salah satu soundtrack terbaik di sejarah perfilman dunia serta masih menggunakan orang yang sama sebut saja Tim Rice dan Hans Zimmer, minus Elton John. Untuk versi live action-nya Disney menggebet Lebo. M dan Pharrell Williams untuk membuat beberapa scoring dan lagu baru untuk film Ini.

Lagu-lagu seperti Circle of Life, Hakuna Matata, I just can’t wait to be king, Can’t you feel the love tonight membuat kita sing along di sepanjang film. Serta ada lagu baru berjudul “Never Too Late” dan “Spirit” menambah jajaran lagu yang ada film dan membuat film Ini lebih hidup.

Secara keseluruhan, The Lion King berhasil membuat visualisasi versi hidup dari yang telah dibuat oleh versi animasinya. Dengan sedikit perubahan jika kita jeli melihatnya karena disesuaikan dengan jaman sekarang.

Hal ini menjadikan film versi live action mempunyai ciri khas tersendiri yang juga sama bagusnya dengan versi animasinya.

hello i'm an alien, cosplayer, gunplay builder, boardgames player, amateur bassist, movie blogger and a dreamer

Smartphone

Cara mudah mengenali produk resmi Xiaomi Indonesia

Published

on

By

GwiGwi.com – Xiaomi, baru saja mengumumkan produk smartphone terbarunya, Redmi 7A, ke pasar Indonesia. Redmi 7A merupakan kelanjutan seri Redmi A untuk menghadirkan produk dengan teknologi yang bermanfaat dan berkualitas dengan harga yang sebenarnya. Perjalanan seri Redmi A di Indonesia dimulai dengan Redmi 4A sebagai smartphone Xiaomi pertama yang diproduksi secara lokal untuk memenuhi TKDN.
Selama bertahun-tahun, kami telah bekerja sama dengan pemerintah, mitra lokal dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong pembelian produk resmi Xiaomi yang hadir dengan pengalaman pengguna terbaik. Sejalan dengan pengumuman pemerintah mendatang mengenai regulasi IMEI (International Mobile Equipment Identity), jika ragu, mohon untuk pastikan:
Periksa kotak belakang, mohon pastikan kotak belakang memiliki salah satu dari berikut ini:
  • Entitas kepemilikan (“untuk”) dan/atau pabrik

         PT Sat Nusa Persada saat ini memproduksi semua smartphone resmi Xiaomi, dan memastikan bahwa entitas kepemilikan adalah PT. Xiaomi Technology Indonesia (Redmi 7A dan seterusnya).
  • Stiker garansi Xiaomi

            Xiaomi memperkenalkan stiker garansi Xiaomi di seluruh produk smartphone resminya. Stiker ini akan diperkenalkan pertama kali secara bertahap dari Redmi 7A dan seluruh produk smartphone resmi Xiaomi kedepannya.


Didalam kotak, mohon pastikan memiliki/atau berisikan: pengisi daya standar Indonesia, daftar pusat layanan dan buku panduan dalam Bahasa Indonesia.

Xiaomi akan terus secara aktif mengedukasi penggunanya untuk selalu membeli dari channel dan mitra online dan offline resmi Xiaomi.
Channel resmi Xiaomi: Authorized Mi Store and Mi.com.
Mitra offline resmi Xiaomi: retail-retail resmi, Erafone

Mitra online resmi Xiaomi: ​Lazada Xiaomi Flagship Store , Blibli Xiaomi Official StoreJD.ID Xiaomi Official Store, Shopee Xiaomi Official Store, Tokopedia Xiaomi Official Store, dan Akulaku Xiaomi Official Store

Memberantas black market adalah usaha bersama, dan harus bekerja sama dengan banyak pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, mitra-mitra, dan para pengguna yang merupakan pemangku kepentingan terpenting untuk keberhasilan menyeluruh dalam memberantas black market.
Continue Reading

Smartphone

Realme Sukses Menjadi Top 5 Brand Smartphone di Indonesia Kurang dari Setahun

Published

on

By

GwiGwi.com – Counterpoint, perusahaan analisis industri global yang setiap tahun melakukan penelitian tentang penjualan smartphone di dunia, baru saja merilis laporan angka penjualan smartphone di Indonesia. Secara mengejutkan, realme, merek smartphone yang selalu menciptakan produk yang mengintegrasikan kinerja dan desain terbaik di segmennya berhasil menjadi Top 5 brand smartphone di Indonesia. Tentunya ini menjadi pencapaian terbesar realme mengingat prestasi ini diperoleh realme dalam waktu kurang dari setahun di Indonesia.

Menurut laporan Counterpoint, penjualan smartphone di Indonesia tumbuh 6% year-on-year (YoY) selama Q2 2019 didorong oleh promosi selama Bulan Ramadan baik di saluran online dan offline. Dan realme berhasil meraih pangsa pasar 8% dari penjualan smartphone di Indonesia, menjadikan realme berada di jajaran lima besar merek smartphone dalam waktu kurang dari satu tahun.

Josef Wang, Marketing Director realme SEA mengatakan, “Ini adalah hasil yang sangat menggembirakan bagi kami, karena kerja keras kami dalam waktu kurang dari setahun di Indonesia membuahkan hasil yang manis. Tidak mudah bagi kami untuk mencapai Top 5 brand smartphone di Indonesia, perlu penelitian yang sangat intensif untuk mengetahui kebutuhan anak muda Indonesia dari sebuah smartphone dan semangat “Dare to Leap” kami dalam menghadirkan smartphone yang penuh inovasi, memiliki teknologi terbaru, desain elegan dan harga terjangkau pada saat bersamaan.”

Baca Juga:  Resmi Diluncurkan! Inilah Samsung Galaxy Note 10, dan Galaxy Note 10+

Mengomentari hasil laporan Counterpoint, Parv Sharma, Counterpoint Research Analyst mengatakan, “Merek smartphone Tiongkok adalah alasan bertumbuhnya pasar smartphone di Indonesia. Empat dari lima merek smartphone teratas berasal dari Tiongkok. Pangsa pasar gabungan mereka lebih dari 55%. Realme, merek smartphone yang diluncurkan di Indonesia pada Q4 2018, menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan dengan strategi harga yang agresif. Dalam tiga kuartal, realme telah meraih pangsa pasar 8%, sehingga mendapatkan urutan ke lima brand smartphone berdasarkan volume. Portofolio realme yang lebih ramping dengan fokus penjualan online yang agresif dan proposisi value for money telah membantunya mendapatkan pangsa pasar dalam waktu singkat. Namun, realme juga memperluas pangsanya di segmen offline untuk tumbuh lebih lanjut.”

Melalui pengaplikasian teknologi smartphone yang berani dan optimalisasi model bisnis, realme telah menciptakan langkah untuk menjadi game changer untuk industri smartphone domestik, membawa kejutan dan kemungkinan tak terbatas bagi anak muda. Realme telah mengadopsi model distribusi dengan rantai yang sederhana e-commerce, dan menguntungkan penggunanya, memungkinkan lebih banyak anak muda menikmati kehidupan berkualitas tinggi yang dihasilkan oleh kombinasi teknologi dan estetika. Hal tersebut memungkinkan realme untuk melangkah melampaui persaingan dan menjadi game changer pasar smartphone yang ada, terutama di pasar Indonesia yang memiliki persaingan ketat.

Continue Reading

News

Resmi Diluncurkan! Inilah Samsung Galaxy Note 10, dan Galaxy Note 10+

Published

on

By

GwiGwi.com – Setelah banyaknya bocoran yang beredar serta spekulasi yang betebaran, Samsung kini sudah resmi mengeluarkan perangkat terbarunya yang berada di seri Note, yaitu Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+. Berbeda dengan seri-seri Note sebelumnya, Galaxy Note kini hadir dalam 2 varian. Seperti biasa, upgrade tahunan dari Galaxy Note ini membawa beberapa penyegaran di beberapa sektor seperti performa, hardware, dan juga software.

Tidak biasanya Samsung merilis 2 perangkat dibawah versi yang sama, namun sepertinya Galaxy S10 memberikan value tersendiri bagi Samsung untuk melengkapi beberapa sektor pasar. Secara garis besar, kedua perangkat ini, Note 10 dan Note 10+ memiliki kesamaan disoal hardware. Keduanya dibekali oleh S-Pen yang sudah menjadi peripherals yang menegaskan bahwa Note memang diperuntukan untuk produktivitas di berbagai bidang mulai dari Arts, hingga Bisnis. Kemudian ada chipset Qualcomm Snapdragon 855 untuk pasar US, atau Exynos 9825 untuk pasar Global. Selain itu keduanya dibekali dengan RAM LPDDR4 sebesar 8GB dan hingga 12GB untuk Galaxy Note 10+. Storage juga dimulai dari 256GB untuk Note 10, sedangkan Note 10+ tersedia hingga 512GB. Galaxy Note 10 juga akan hadir dengan versi 5G hanya untuk Galaxy Note 10+ yang akan diumumkan nantinya.

Yang menjadi nilai jual utama si Galaxy Note 10 ini adalah layarnya yang sangat luas, 6.3 inci untuk Galaxy Note 10, dan 6.8 inci untuk Note 10+, serta hampir menutupi kesulurah layar. Kamera depannya juga sedikit dirancang ulang dan ditingkatkan lagi jika dibandingkan dengan S10 yang dimana kameranya yang cukup besar dan berada di sudut kanan, kini berpindah ke tengah dan juga berukuran lebih kecil sehingga tidak begitu mengganggu layarnya.

Baca Juga:  MOQI i7S Indonesia Unboxing & Top Features | Konsol Gaming Android

Selain itu sektor kamera juga mendapatkan sedikit peningkatan. Live Focus Video ikut hadir di Galaxy Note 10 ini setelah sebelumnya merupakan fitur eksklusif si Galaxy A80. Memang tidak sehalus menggunakan DSLR aslinya, tapi fitur ini sedikit meningkatkan kreativitas pengguna dalam membuat konten-konten yang menarik menggunakan smartphone. Lalu ada juga fitur Super Fast Charging dengan Charger 25 Watt serta Wireless Charger 15 Watt yang membuat si Galaxy Note 10 ini dapat diisi ulang dengan cepat. S-Pennya pun mendapatkan sedikit upgrade dimana selain menjadi remote bluetooth, sekarang pen ini juga dapat mengontrol Galaxy Note 10 hanya dengan menggerakan pennya bagaikan tongkat ajaib.

Selain Note 10, Samsung juga sudah memperkenalkan Galaxy Tab S6 serta Galaxy Watch Active 2 sebelum acara ini. Bersamaan dengan si Galaxy Note 10, Samsung memperkenalkan lini laptop dengan merk Galaxy Book di acara ini sebagai laptop yang simple dan clean, serta ditenagai oleh prosesor Snapdragon 8cx.

Pre-Order untuk Galaxy Note 10 sendiri akan dimulai di Indonesia mulai tanggal 9 Agustus 2019 besok, namun belum diketahui apakah akan ada bundling khusus untuk sesi pre-ordernya. Di US, pre-order sudah dibuka dengan bonus potongan US$150. Diperkirakan harga jual di Indonesia adalah sekitar 13 Juta hingga 16 Juta rupiah saat dirilis nanti. Apakah kalian tertarik Gwiples?

Review Galaxy S10

Continue Reading
Advertisement SGCC 2019
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

GwiGwi Space

GWIDEV

Trending