Connect with us

Box Office

Review Film The Addams Family (2019), Keluarga Abnormal yang Ingin Membaur

Published

on

GwiGwi.comHalloween is coming! Masih ingat dengan keluarga The Addams? Mereka kini hadir dalam versi animasi.

Filmnya kali ini disulih suarakan oleh para artis ternama seperti Charlize Theron, Oscar Isaac, Chloë Grace Moretz, Finn Wolfhard, Conrad Vernon hingga Bette Midler pemain film Hocus Pocus. Selain itu para karakter pendukung diisi suara oleh Snoop Dogg, Allison Janney, dan Pom Klementieff.

The Addams Family menceritakan Gomez (Oscar Isaac) dan Morticia Addams (Charlize Theron) yang dikejar-kejar oleh warga setelah pernikahannya. Mereka dan seluruh keluarganya dianggap monster aneh hingga akhirnya melarikan diri dan harus mencari rumah baru.

Memulai keluarga baru, Gomez dan Morticia pun akhirnya menemukan rumah besar kosong tak berpenghuni di atas bukit. Rumah tersebut bekas rumah sakit jiwa yang mencekam, tetapi menurut mereka sangat nyaman untuk keluarga baru.

Waktu berlalu, mereka memiliki dua anak. Wednesday (Chloë Grace Moretz), anak perempuan pertama mereka bermuka muram dengan gaya rambut kepangnya dan suka bermain busur panah. Kemudian anak kedua mereka, Pugsley (Finn Wolfhard), adik laki-lakinya dengan kaus garis-garis dan gemar bermain bahan peledak.

Mereka belajar sepanjang hari di rumah tersebut dan tidak mengenal dunia luar. Hal Ini dikarenakan Gomez dan Morticia sangat trauma dengan orang-orang yang jahat terhadap mereka. Namun semua berubah saat seorang presenter TV, Margaux Needler (Allison Janney) menemukan rumah mereka dan ingin merenovasi namun ditolak.

Margaux merasa rumah keluarga The Addams merusak pemandangan komunitas yang ia buat “Assimilation” dan menyiapkan rencana lain untuk mereka. Sementara itu Puglsey harus menghadapi tradisi Marzuka yang membuatnya cemas, Wednesday yang penasaran akan dunia luar. Apakah mereka akan tetap bersembunyi atau memulai bersosialisasi dengan warga normal?

Sepanjang film kita dibuat tertawa dengan kejanggalan dari keluarga The Addams dan keanehan para anggotanya.

Sebagai contoh cara Morticia membangunkan kedua anaknya cukup ekstrem namun lucu. Mereka berdua ditarik oleh pohon raksasa yang dahannya bisa bergerak sendiri. Sang ayah, Gomez sama saja janggalnya. Ia terkenal jago menggunakan pedang dan kumis kecil khasnya. Saat dirinya mengunjungi Assimilation dan mencari minuman, bukannya membeli kopi, namun dia memakan bubuk kopinya. Sungguh kejanggalan yang jenaka.

Baca Juga:  Daftar Anime Musim Dingin 2022 Yang Dinantikan Oleh Fans

 

Karena bertemakan gotik, nuansa gelap menghujani film animasi ini. Saat pagi mendung dan petir, Morticia pun berkata “pagi yang cerah”. Tingkah keluarga The Addams berlawanan dengan orang-orang pada umumnya. Saat Wednesday mengucapkan “I love you” kepada adiknya, terasa janggal bagi mereka. Mungkin karena mereka terbiasa menyiksa satu sama lain.

Mereka memiliki asisten rumah tangga seorang bernama Lurch, tinggi besar, suaranya sedikt namun seram, seperti Frankenstein. Kemudian ada kerabat, paman Fester (Nick Kroll) yang tidak kalah lucu. Dia dengan rela dipanah oleh Wednesday, bersiaplah tertawa melihat kekonyolannya.

Kisah The Addams Family mengambil set zaman sekarang, di mana sudah ada kecanggihan komputer dan smartphone. Karakter Wednesday yang paling mencuri perhatian. Wajahnya datar dan terlihat chill menghadapi semuanya. Namun saya rasa film Ini terkesan kurang kelam seperti versi live action nya dulu di tahun 1991. Mungkin Karena Film Ini ditujukan untuk keluarga dan semua umur agar semua bisa menikmatinya. Tidak seperti animasi kelam ala Tim Burton Yang cocok-cocokan dengan penonton nya.

Film The Addams Family pun menyampaikan pesan yang sangat relate, mulai dari melindungi keluarga dalam segala masalah, tetangga, hingga pesan tidak apa menjadi seseorang yang berbeda. Walau pun mereka seperti monster bukan berarti jahat, mereka sama saja dengan keluarga pada umumnya.

Secara keseluruhan, The Addams Family versi animasi ini cocok sebagai tontonan keluarga dan untuk merayakan Halloween. Jadi jangan sampai ketinggalan untuk menyaksikan film ini ya!

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Box Office

Review Film Peter Rabbit 2, Sajian Film Keluarga yang Apik

Published

on

Gwigwi.com – Thomas (Domnhall Glesson) dan Bea (Rose Brune) Akhirnya menikah, begitu juga Peter, Benjamin, Mopsy, Flopsy, dan Cotton Tail tinggal bersama dan memulai hidup baru.

Bea pun menulis buku anak-anak yang terinspirasi dari kelinci peliharaan nya yaitu Peter dan kawan-kawan hingga bertemu dengan penerbit besar dan menjanjikan kisah Peter Rabbit mendunia.

Peter pun digambarkan sebagai kelinci yang nakal dan selalu bikin ulah, ia pun ingin sekali saja terlihat baik di mata Thomas dan Bea dan juga ingin menunjukkan pada dunia bahwa ia adalah seekor kelinci yang baik.

Disinilah ia bertemu Barnabas, seekor kelinci liar yang nakal yang merupakan teman lama ayah dari Peter. Ia pun memiliki rencana pencurian makanan terbesar.

Langsung aja ke filmnya, film Ini Akhirnya rilis Setelah mengalami penundaan dikarenakan kondisi pandemi covid-19 yang akhirnya film Ini tayang di awal tahun 2022 untuk di Indonesia.

Film yang berdasarkan adaptasi dari buku anak-anak karangan Beatrix Potter Ini, memang cukup terkenal di seluruh dunia hingga diadaptasi ke film layar lebar dengan sajian cerita yang fresh tanpa merusak cerita aslinya yang Sudah kita kenal.

Baca Juga:  10 Karakter Anime Yang Bisa Menghentikan Kiamat

Sebagai sebuah sekuel dari film pertamanya yang rilis di tahun 2018. Film Ini berhasil sukses secara kualitas Karena membawa kisah yang segar untuk generasi sekarang.

Petualangan Peter yang sedang mengalami krisis identitas berhasil disajikan dengan menyenangkan dan mudah dicerna oleh semua kalangan dan sangat relate dengan kehidupan kita sebagai manusia.

Cerita dan jokes yang disajikan pun gak ada yang miss menurut gue, semua sesuai dan tampil di saat yang tepat. Alhasil membuat penonton tertawa Karena melihat kelucuan para kelinci dan hewan lainnya hingga dibawa Sedikit aksi yang menegangkan tetap seru untuk ditonton hingga akhir.

Ditambah dengan soundtrack dari beberapa Lagu yang gak asing seperti Boulevard of broken dreams nya Green Day dan Alright milik Supergrass membuat film Ini menyenangkan dan relate dengan cerita yang disajikan.

Secara keseluruhan, Peter Rabbit 2. Merupakan sajian yang asik untuk ditonton bersama keluarga Karena melihat para hewan yang menggemaskan dan juga cerita yang seru untuk dinikmati.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Box Office

Death on the Nile Tayang Eksklusif di Bioskop Pada 11 Februari 2022

Published

on

GwiGwi.com – Untuk merayakan perilisan 20th Century Studios’ “Death on the Nile” yang akan hadir secara eksklusif di bioskop pada 11 Februari 2022, 20th Century Studios merilis klip spesial untuk kisah kecemburuan penuh emosi yang disutradarai dan dibintangi peraih lima nominasi Academy Award® Kenneth Branagh. Selain itu, rangkaian poster karakter dari sederet bintang papan atas yang menjadi ‘tersangka’ juga telah tersedia.

Berdasarkan novel tahun 1937 karya Agatha Christie, Death on the Nile adalah cerita misteri tentang konflik emosional dan konsekuensi mematikan yang dipicu oleh cinta yang obsesif. Kenneth Branagh, kembali sebagai detektif ikonik Hercule Poirot, bergabung dengan Tom Bateman, peraih empat nominasi Oscar® Annette Bening, Russell Brand, Ali Fazal, Dawn French, Gal Gadot, Armie Hammer, Rose Leslie, Emma Mackey, Sophie Okonedo, Jennifer Saunders dan Letitia Wright. “Death on the Nile,” yang menyatukan kembali tim pembuat film di balik film ternama pada tahun 2017 “Murder on the Orient Express” ditulis oleh Michael Green, diadaptasi dari novel Christie, dan diproduksi oleh Ridley Scott, Kenneth Branagh, Judy Hofflund, dan Kevin J. Walsh, dengan Mark Gordon, Simon Kinberg, Matthew Jenkins, James Prichard dan Mathew Prichard sebagai produser eksekutif.

Baca Juga:  Review Film The King's Man, Aksi Spionase di Masa Perang Dunia Pertama

Bercerita tentang detektif Belgia, Hercule Poirot, yang sedang melakukan perjalanan dengan kapal glamor ke Mesir. Perjalanan tersebut berubah menjadi pencarian yang menakutkan ketika pasangan sempurna yang sedang bulan madu dibunuh secara tragis oleh sosok misterius. Berlatar di pemandangan indah gurun yang luas dan megahnya piramida Giza, kisah dramatis tentang cinta yang berakhir nahas ini menampilkan sekelompok turis kosmopolitan yang elegan dengan cerita yang dipenuhi oleh misteri dan kejutan yang akan membuat penonton penasaran sampai akhir.

Direkam dengan kamera Panavision 65mm pada akhir 2019, “Death on the Nile” membawa penonton ke tahun 1930-an, menciptakan ulang ragam lokasi yang menjadi inspirasi bagi Christie dalam menciptakan cerita misteri tentang masyarakat kelas atas yang glamor. Film ini juga akan diproyeksikan dengan format 70mm di beberapa layar terpilih di New York, Los Angeles dan London.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Box Office

Review Film The 355, Aksi Mata-Mata Wanita Seluruh Dunia

Published

on

GwiGwi.com – Film The 355 (yang artinya akan dijelaskan di dalam film) merupakan film aksi mata-mata besutan Simon Kinberg; mengenai agen CIA, Mace (Jessica Chastain) yang ditugaskan bersama partnernya, Nick Fowler (Sebastian Stan) untuk mengambil sebuah alat peretas yang sangat canggih dari seorang agen Colombia yang berkhianat. Sayangnya Nick terbunuh dalam operasi yang gagal itu karena intervensi agen BND, Marie Schmit (Diane Kruger). Mace pun diinvestigasi oleh CIA karena alat itu dicuri oleh kelompok tidak dikenal; namun Mace tidak ditahan.

Untuk mencari alat itu, Mace memutuskan untuk bekerja sama dengan Khadijah (Lupita Nyong’o), seorang mantan agen MI6 yang juga teman lamanya. Dan karena keadaan mendesak, Marie pun akhirnya bekerja sama dengan mereka. Seorang staf intelijen Colombia, Graciela (Penelope Cruz) juga terpaksa bergabung dengan 3 agen Wanita tersebut. Dengan dukungan yang minim dari negara masing-masing, mereka harus membongkar dalang pencurian alat itu dan menghentikannya sebelum digunakan untuk mengacaukan dunia.

Baca Juga:  10 Karakter Anime Yang Bisa Menghentikan Kiamat

The 355 ini sayangnya kurang istimewa karena banyak dialog yang cringe dan klise sehingga susah untuk menganggap ini sebagai film serius. Selain itu sebagian adegan Close Quarter Combat dalam film terlihat seperti orang yang sedang berlatih bela diri sehingga adegannya kurang sinematik. Apalagi banyak plot yang dipaksakan dan menimbulkan beberapa pertanyaan, sebagai contoh saat agen musuh akan melakukan pertukaran alat di sebuah pasar di Maroko, tiba-tiba ada sekelompok orang yang ingin membunuh sang agen namun tidak jelas kelompok ini dari pihak yang mana. Untungnya film ini masih terangkat dengan akting-akting dari para bintangnya. Bagi Gwiples yang ingin menonton film aksi para agen wanita yang lebih down to earth dibandingkan Charlie’s Angels, kalian dapat menonton The 355 di bioskop kesayangkan kalian ya Gwiples!

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x