Connect with us

Dorama

Review drama Netflix, ERASED (Bokudake ga Inai Machi), perjalanan menembus waktu yang emosional

Published

on

GwiGwi.com – Saat Netflix terus menerus menayangkan lebih banyak drama Jepang dan Korea, Erased (Bokudake ga Inai Machi) adalah satu drama yang paling menonjol yang harus kalian tonton.

Erased menceritakan Fujinuma Satoru (Yuki Furukawa), laki-laki 29 tahun yang ingin menjadi mangaka dan memiliki kekuatan misterius untuk kembali ke masa lalu sebelum sebuah insiden mematikan terjadi. Kemampuannya ini membuat Satoru bisa mencegah insiden tersebut menjadi kenyataan. Namun cerita drama arahan Ten Shimoya yang berat ini bukan hanya untuk para penggemar sci-fi.

Pada awalnya, Satoru diperkenalkan pada penonton sebagai seseorang yang sederhana dan bahkan boleh dibilang membosankan, bekerja sebagai pengantar pizza sembari menunggu manga buatannya sukses. Setelah mengalami kecelakaan saat mencoba menghentikan truk yang supirnya tertidur saat mengemudi dan masuk rumah sakit, penonton bisa melihat kalau Satoru bukanlah pahlawan yang hebat tapi punya insting yang bagus yang pada akhirnya menuntunnya ke jalan yang benar.

Satoru kembali ke masa lalu untuk menyelamatkan nyawa keluarganya. Tapi ternyata dia terlempar jauh ke masa lalu, 18 tahun lalu di mana dia berurusan dengan sekumpulan kasus pembunuhan yang tak terpecahkan yang terjadi di SDnya. Pada saat pembunuhan itu terjadi, seorang teman dekat Satoru dijebloskan ke penjara sebagai tersangka meski bukti-bukti yang mendukung bahwa dia berkaitan dengan berbagai pembunuhan tersebut tidak mencukupi.

Kembali menjadi anak-anak, Satoru tetap memiliki kesadarannya sebagai orang deasa dan berusaha untuk memecahkan kasus-kasus tersebut, demi menyelamatkan hidup tiga orang temannya yang dulu dibunuh menggunakan informasi yang dia dapatkan tentang cara pembunuhan tersebut dilakukan. Satoru juga tidak bisa kembali ke masa kini sampai kasus pembunuhan tersebut dapat dipecahkan. Meski plot ini kelihatannya akan membuat narasinya melemah, sang penjahat sangatlah licik dan lihai dalam beradaptasi di setiap kesempatan meskipun usaha Satoru banyak merubah rencananya.

Baca Juga:  Review Film Captain Marvel, compliment menuju Avengers: Endgame

Berpindah-pindah antara masa lalu dan masa kini, serial yang terdiri dari 12 episode ini menyajikan melodrama yang dikemas dengan apik, menampilkan bagaimana usaha Satoru yang bisa selangkah lebih depan dari sang pembunuh, meski dengan penuh susah payah sebelum akhirnya mencapai klimaks dimana Satoru dan sang pembunuh berhadapan langsung. Pembunuhan-pembunuhan tersebut bahkan terlihat lebih mengerikan saat rahasia sang pembunuh terbongkar.

Serial ini adalah serial yang cukup menguras mental penonton karena penonton harus memperhatikan dengan cermat setiap detil-detil yang ada. Satu episode berdurasi 30 menit dan sang penulis naskah meski hanya menampilkan detil yang ringkas, tapi tetap bisa menimbulkan kesan pedih dari cerita ini.

Ketegangan yang ada mampu menarik penonton tanpa membuyarkan misteri yang dan pelan-pelan terurai dengan sendirinya. Sebuah cerita yang disusun dengan baik dan bisa dibilang, tak semenitpun sia-sia. Konflik ditampilkan dengan tepat, bagaimana Satoru menghadapi bahaya sebagai anak-anak dan orang dewasa demi menghentikan sebuah pembunuhan.

Sebuah paduan yang solid dari karakter pendukung seperti Kenya, teman dekat Satoru dan pengamatan tajamnya. Juga Sachiko, ibu Satoru, dan rasa keadilannya yang tinggi lah yang mendorong Satoru ketika Satoru merasa tidak ada jalan keluar.

Narasinya sangat berfokus pada keberanian, persahabatan dan kepedulian pada mereka yang terpinggirkan dalam masyarakat. Perjalanan Satoru ke masa lalu juga memberinya kesempatan untuk membangun hubungan baik yang dia lewat dulu. Hal ini membuat Satoru memiliki empati yang lebih tinggi dari dirinya di masa lalu. Serial ini juga dengan bagusnya menyambungkan masa lalu dan masa kini dan untuk sebuah perjalanan menembus waktu, serial ini menghadirkan sesuatu yang emosional.

Dorama

Daftar lengkap pemenang Tokyo Drama Award 2018

Published

on

By

GwiGwi.com –  ‘Tokyo Drama Award’ kembali digelar tahun ini untuk mengapresiasi drama Jepang yang diakui para penggemarnya. Berlangsung pada tangal 25 Oktober di Tokyo Prince Hotel ini dia daftar pemenangnya.

Drama Series Category
Grand Prix: Ossans Love (TV Asahi)

Excellence Awards:
Hiyokko (NHK)
Kahogo no Kahoko (NTV)
Unnatural (TBS)
Confidence Man JP (FujiTV)
Ishitsubute ~ Gaimusho kimitsuhi wo abaita sousa nika no otokotachi ~ (WOWOW)

Drama SP Category
Grand Prix: Kurara ~ Hokusai no Musume ~ (NHK)

Excellence Awards:
Aniimouto (TBS)
Kohaku (TV Tokyo)
Kuroidogoroshi (FujiTV)

Satellite / Streaming Drama Category
Excellence Awards:
Chiisana hashi de (Sky Perfect JSAT)
Miss Sherlock (Hulu)

Baca Juga:  Review Film Misteri Dilaila, thriller asik yang menegangkan

Local Drama Category
You May Dream (NHK Fukuoka)
Mothers 2017 Nojuku no Ninpu (Chukyo TV)

Individual Awards
Best Leading Actor: Tanaka Kei – Ossans Love

Best Leading Actress: Ishihara Satomi – Unnatural

Best Supporting Actor: Yoshida Kotaro – Ossans Love

Best Supporting Actress: Agawa Sawako – Rikuou

Best Scriptwriter: Nogi Akiko – Unnatural

Best Director: Tsukahara Ayuko – Unnatural

Special Award: The production team of “Unnatural”

Best Theme Song: “Lemon” by Yonezu Kenshi (Unnatural)

Continue Reading

Dorama

Manga Gokudō Meshi Gourmet dapatkan serial live-action

Published

on

By

GwiGwi.com – Manga Gokudo Meshi karya Shigeru Tsuchiyama mendapatkan live-action serial yang akan tayang tanggal 14 Juli. Acara ini akan tayang setiap hari Sabtu malam jam 9.

Seiji Fukushi akan membintangi drama untuk karakter baru bernama Ippei Hara, seorang anggota baru blok sel 2014.

Berikut daftar pemeran:
Hiroki Konno sebagai Hiroshi Ozu
Yū Tokui sebagai Gosaburō Hachinobe
Shingo Yanagisawa sebagai Naotsugu Chikai
Hitoshi Ozawa sebagai Kensaku Araki

Gokudo Meshi berarti Makanan Kriminal, menceritakan kisah komedi 5 tawanan Jepang yang mendapat makanan lezat dan nikmat yang tak pernah dirasakan sebelumnya.

Baca Juga:  Gaming Review Lenovo Z5 Pro GT 855 Indonesia | PUBG, Asphalt 9, Lineage, Vainglory, Fornite

Manga ini telah diangkat menjadi film live-action sebelumnya di tahun 2011 di sutradarai oleh Tetsu Maeda dan dibintangi Tasuku Nagaoka, Masanobu Katsumura, Akaji Maro, dan Motoki Ochiai.

 

Continue Reading

Dorama

Hiroya Shimizu Bintangi Drama TV Tokyo “Investor Z”

Published

on

By

GwiGwi.com – Hiroya Shimizu akan memerankan peran utama dalam serial drama live-action TV Tokyo “Investor Z.” Serial drama ini disadur pada manga berjudul sama karangan Norifusa Mita.

Norifusa Mita pun pernah mencatat manga pribumi “Naga Zakura” yang diadaptasi ke dalam serial drama TBS “Dragon Zakura” dan drama serial KBS2 “Master of Study.” Cerita untuk “Investor Z” bertempat di sekolah bergengsi di mana sekolah menghasilkan duit dari investasi yang disepertikan oleh klub investasinya. “Investor Z” bakal pertama mengangkasa Juli, 2018 di Jepang.

Baca Juga:  Review Film Mia and the White Lion, persahabatan manusia dengan hewan liar

Continue Reading

Trending