Connect with us

Serial Anime

Review Anime Kumo Desu Ga Nani Ka?, Ini Bukan Isekai Biasa

Published

on

Gwigwi.com – Sejatinya, Kumo Desu Ga, Nani Ka? Merupakan anime yang tayang pada musim dingin 2021. Namun karena tayang dengan sistem 2 cour, anime ini baru selesai pada musim semi lalu. Kini kita bisa melihat lebih dalam seperti apa anime isekai yang satu ini.

Maaf Anda Melihat Iklan

Untuk kamu yang belum tahu, Kumoko merupakan gadis laba-laba yang terlahir kembali di dunia lain. Di dalam labirin bawah tanah yang gelap, dia masih memiliki ingatan tentang kehidupan masa lalunya sebagai anak sekolah normal. Kumoko memang tidak populer dan bahkan tidak tahu bagaimana bisa meninggal.

Di dunia ini, dia berjuang terus menerus untuk agar bisa bertahan hidup. Labirin sendiri merupakan sebuah rumah untuk para monster yang kuat. Maka dari itu, saat melihat Kumoko dalam bentuk laba-laba, itu merupakan makanan lezat bagi monster kuat. Tidak hanya Kumoko, di dunia tersebut juga ada temannya yang bereinkarnasi pada dunia tersebut.

Nah, untuk melihat penilaian kami tentang anime Kumo Desu Ka, Nani Ka? Silakan Simak ulasannya di bawah ini.

Kumoko adalah calon bintang

Tentu saja bagian yang paling menonjol pada anime ini adalah keberadaan Kumoko sebagai karakter utama. Dia merupakan penyemangat sekaligus penyelamat di anime ini. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya kalau monster-monster kuat akan menjadikan monster lemah sebagai makanan. Hal itu juga termasuk Kumoko.

Akan tetapi, sepanjang serialnya, dia berhasil mengalahkan naga bumi hingga menghadapi ibunya yang tangguh. Kumoko sangat kuat dan bahkan dipuji dalam sejarah Nightmare of the Labyrinth. Memang jika dilihat dari sisi penampilannya tidak ada yang menyangka kalau laba-laba imut ini sebegitu kuat.

Penjahat menjadi pahlawan

Pada episode terakhir, penonton dapat mengetahui tentang teka-teki siapa “penjahat” di dalam Kumo Desu Ga, Nani Ka? Memang mereka membunuh banyak orang dan mengikuti berbagai cara untuk mencapai tujuan. Akan tetapi, raja iblis ini juga tahu bahwa waktu di alam semesta juga terbatas. Hal itu tidak jauh berbeda dengan Kumoko namun memilih jalan berbeda.

Hal ini sangat menarik untuk dibahas. Namun sampai animenya berakhir belum ada jawaban jelas seperti sistem dunia tersebut, pemimpinnya, atau beberapa hal kecil lainnya.Mungkin mereka bisa membahas detail lainnya pada musim kedua jika ada.

Alur cerita dari sisi manusia

Kumo Desu Ga, Nani Ka? Tidak hanya menyajikan konflik antar monster, tetapi juga pada manusia di dunia tersebut. Meskipun cukup jarang diulas, kehadiran dan masalah mereka juga tidak kalah penting. Karakter seperti Schlain, sang pahlawan merupakan pria yang menyenangkan dan juga pelindung teman-temannya. Masih ada lagi dari karakter Filimos, Putri Potimas, dan Feirune yang memiliki rahasia sendiri.

Baca Juga:  Review Film No Time To Die, Sebuah Salam Perpisahan dari Daniel Craig

Kesimpulan

Kumo Desu Ga, Nani Ka? Merupakan anime menyenangkan dengan komedi dan pertarungan besar. Untuk kamu yang mencari anime isekai dengan nuansa yang lebih segar, anime ini patut kamu coba.

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Serial Anime

Review Anime Sentoiun Hakenshimasu! : Melihat Cikal Bakal Konosuba

Published

on

Gwigwi.com – Sentouin Hakenshimasu merupakan adaptasai novel ringan dari penulis Konosuba, Natsume Akatsuki. Bisa dibilang anime inilah dasar dari pembuatan Konosuba yang saat ini sudah sangat terkenal. Kisahnya sendiri adalah tentang tokoh utama bernama Sentouin Roku-Gou yang menerima perintah untuk membantu organisasi milik Perusahaan Kisaragi yang jahat. Sentouin ditemani android yang memiliki nama Alice Kisaragi. Mereka pun diteleportasi ke dunia sihir atau bisa dikatakan sebuah dunia pedang untuk memata-matai kerajaan di sana.

Maaf Anda Melihat Iklan

Mengingat kesuksesan yang dicapai Konosuba, apakah anime ini bisa mengikuti jejak yang sama? Kita simak ulasannya di bawah ini.

Konosuba versi Lite

Seperti yang sudah disebutkan bahwa anime ini memiliki kemiripan dengan Konosuba. Tidak hanya setting dunianya saja, sampai-sampai karakter yang ada juga memiliki kemiripan. Contohnya Sentouin Roku-Gou memiliki kemiripan dengan Kazuma, yakni berotak mesum dan tidak memiliki sihir yang baik.

Selain dia, masih ada lagi seperti Snow yang sifatnya mirip Aqua. Meskipun begitu, ada beberapa karakter yang bisa dikatakan fresh seperti Alice, Rose, dan Grimm. Untuk segi ceritanya pun sama ringannya dengan Konosuba sehingga kamu tidak perlu berpikir keras tentang apa yang terjadi di dunia tersebut.

Karakter Lucu dengan desain yang apa adanya

Dengan titik fokus pada komedi, seharusnya kamu tidak perlu komplain dengan kualitas animasi pada Sentoiun Hakenshimasu. Apalagi desain karakternya juga sangat mendukung untuk menampilkan sisi komedi. Tidak hanya dari desainnya saja, dari sifat pada tokohnya juga cukup membuat penonton tertawa.

Baca Juga:  Beberapa Elemen Klasik di Anime Isekai Yang Masih Disukai Penggemar

Contohnya Sentouin Roku-gou selalu berpikir dia adalah tokoh jahat. Padahal dia hanay berpikir mesum dengan tindakan yang mengarah lelucon hingga sesat. Kadang-kadang dia juga merasa pola pikirnya mirip dengan anak SMA. Karakter lain seperti Alice, Snow, Grimm, dan Rose juga menunjukan sisi lucunya masing-masing.

Lelucon yang hit and miss

Nah, mungkin poin inilah yang membuat Sentouin Hakenshimasu agak kalah dengan Konosuba, yakni penggunaan lelucon yang hit and miss. Hal itu dikarenakan lelucon yang dipakai lebih mengarah pada taktik licik Sentoiun Roku-Gou. Hal itu membuat sebagian penonton mungkin risih.

Apalagi lelucon yang agak kasar juga tidak selamanya disukai oleh penonton. Itu pun belum ditambah dengan ceritanya yang sejak awal memang tidak jelas. Dengan begitu, penonton yang mencari cerita agak serius akan kesulitan menemukannya pada anime ini.

Kesimpulan

Sentouin Hakenshimasu merupakan anime komedi yang cukup menarik pada musim semi 2021. Meskipun tidak sesukses Konosuba, namun anime ini bisa membuat kamu ketawa, khususnya fans Konosuba.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Serial Anime

Review Tengah Musim Anime Fumetsu no Anata E

Published

on

Gwigwi.com – Seperti yang sudah diketahui bahwa anime Fumetsu no Anata E masih berlangsung hingga 20 episode. Meskipun begitu, kita akan bahas sebentar selama tayang pada musim semi 2021. Bisa dikatakan, Fumetsu Anata E mendapatkan perhatian lebih dari sisi ceritanya yang menyentuh.

Maaf Anda Melihat Iklan

Dibuat oleh penulis Koe no Katachi, anime ini memiliki premis menarik dan juga solid. Mari kita lihat apa yang membuat anime ini mendapatkan perhatian lebih.

Karakter yang menyenangkan dengan dunia yang cukup detail

Kisah ini bermula dari dunia praindustri yang orang-orangnya berjuang untuk bertahan hidup dengan melawan kekuatan alam yang tidak memiliki perasaan. Itu pun belum ditambah dengan orang-orang kejam yang memanfaatkan ketakutan serta kenaifan orang lain.

Dewa misterius melemparkan makhluk abadi yang nantinya bernama Fushi ke lingkungan tersebut untuk melihat apa yang dipelajari di sana. Fushi pada awalnya berbentuk bola putih yang tidak tahu apa-apa namun memiliki kemampuan untuk berubah menjadi apapun atau siapapun yang memberikan kesan mendalam bagi dirinya. Untuk jenis makhluk hidup, dia dapat mengambil bentuknya saat makhluk itu sudah mati.

Uniknya lagi, Fushi selalu menemukan karakter yang sangat kompleks dan menyenangkan. Contohnya bisa dilihat pada anak laki-laki tanpa nama yang merupakan bentuk dasar Fushi di episode pertama. Di dalam perjalannya, dia gagal melakukan perjalanan melalui tundra cukup emosional. Hal itulah yang membuat Fushi akan bertemu dengan lebih banyak orang yang kurang lebih seperti anak laki-laki itu.

Baca Juga:  Review Film No Time To Die, Sebuah Salam Perpisahan dari Daniel Craig

Karakter lain seperti March, Parona, Gugu dan masih banyak lainnya juga memiliki dampak mendalam pada Fushi dengan cara mereka sendiri. Contohnya seperti mempelajari bahasa atau mengadopsinya sebagai anggota keluarga.

Melihat sebuah kehidupan dengan lensa baru

Fokus utama pada sebuah makhluk asing abadi yang harus mempelajari segala sesuatu di dunia dari awal, Fumetsu no Anata E dapat menceritakan jenis cerita yang berbeda dari protagonis secara umum. Dia harus belajar melalui petunjuk orang lain atau coba-coba cara makan, berbicara, menulis, memasak, berkelahi, mencintai, berduka, dan bahkan arti sebuah kehidupan.

Meskipun begitu, dia masih belum dapat memahami pengalaman hidup sebenarnya tidak tahu apa-apa tentang sejarahnya sendiri dan tidak bisa mati. Tidak peduli seberapa dekat Fushi dengan orang lain, penonton tahu hubungan tersebut tidak bertahan lama. Pada akhirnya orang-orang tersebut akan meninggalkannya baik itu karena terbunuh atau mati karena usia. Bagian yang tersisa dengan Fushi adalah replika dari wujud yang dia miliki.

Karena monster Nokker yang menyerang Fushi sangat misterius dan dapat mencuri wujudnya, bayangan suram mulai terasa pada seri ini. Dengan begitu, setiap karakter baru tidak hanya calon teman saja, tetapi juga bisa menjadi calon musuh.

Kesimpulan

Karena Fumetsu no Anata E baru berjalan setengahnya, masih akan ada kejutan lainnya. Kita akan nantikan apakah ada hal baru pada bagian selanjutnya atau justru sebaliknya. Hal yang jelas, anime ini sangat layak kamu tonton saat ini.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Serial Anime

Review Anime Osananajimi Ga Zetai ni Makenai

Published

on

Gwigwi.com – Pada musim semi 2021, ada satu anime harem yang cukup menyita perhatian para fans. Judulnya adalah Osananajimi ga Zetai ni Makenai. Hal itu dikarenakan hampir semua karakter perempuan di sini merupakan teman masa kecil sang tokoh utama. Dengan konsep yang menarik seperti itu, apakah anime ini memenuhi ekspektasi penonton? Kita simak ulasannya di bawah ini.

Maaf Anda Melihat Iklan

Pertarungan teman masa kecil

Jika diperhatikan, anime yang sering disingkat Osamake ini adalah serangkaian perkelahian kucing antara tiga gadis untuk mendapatkan pria yang sama dan dianggap mereka cinta pertama. Pada setiap arc secara efektif menunjukan apa yang membuat para gadis tersebut sangat jatuh cinta pada Sueharu. Dengan begitu, secara tidak langsung mengarahkan pada penonton untuk memilih gadis mana yang cocok untuk Sueharu.

Menonjolkan pertikaian dibandingkan plot itu sendiri

Untuk kamu yang mengharapkan adanya perkembangan cerita yang menarik, bersiaplah untuk kecewa. Hal tu dikarenakan fokus utama pada anime ini adalah Waifu War dalam memperebutkan MC. Nyaris setiap episode selalu ada pertikaian baik secara langsung maupun saling menyindir.

Selain itu, hampir setiap episode juga lebih menonjolkan trik-trik agar Suehara mau melirik mereka. Ya, di satu sisi hal ini memang diinginkan oleh sebagian fans yang menginginkan ada di posisi Suehara. Maka dari itu, kamu jangan heran jika hampir setiap episode akan selalu ada adegan Kuroha, Shirokusa maupun Maria selalu membayangkan romantisme dengan Suehara.

Baca Juga:  Review Game Greak: Memories of Azur

Karakter yang seperti “Copy-Paste”

Bagian yang menggelikan lainnya dari anime Osamake adalah karakternya, atau secara khusus pada tokoh ceweknya. Baik Kuroha, Shirokusa dan Maria tidak memiliki perbedaan yang jauh. Hal yang membedakan hanya gaya dan warna rambut, ukuran dada, dan status pada sang karakter utama.

Hal tersebut membuat ketiganya tidak ada ubahnya dengan melakukan “Copy-Paste” setiap karakter. Penonton pun juga terkadang kesulitan membedakan ketiganya dan meskipun begitu, tetap saja para gadis di anime ini memiliki pesonanya tersendiri.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Osamake lebih banyak menunjukan stereotip pada anime harem. Maka dari itu, jika kamu sudah sangat bosan dengan tema tersebut, anime ini kurang direkomendasi. Akan tetapi, jika kamu memang penggemar anime harem dan juga fans pada seiyu seperti Matsuoka Yoshitsugu, Shimazaki Nobunaga, Inori Minase, dan Ayane Sakura, maka Osamake sangat layak untuk dicoba.

 

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x