Connect with us

News

Redmi 5 dan Redmi 5 Plus Hadir Untuk Merombak Pasar Smartphone Full Screen Display di Indonesia

Published

on

GwiGwi.com – Pemimpin teknologi global Xiaomi kemarin mengumumkan sebuah langkah besar guna merealisasikan visinya untuk menghadirkan inovasi untuk semua orang melalui peluncuran Redmi 5 dan Redmi 5 Plus di Indonesia. Kehadiran kedua produk ini menandai pertama kalinya inovasi full screen display diperkenalkan dengan harga yang luar biasa. Hal ini semakin memperkokoh komitmen Xiaomi untuk menghadirkan teknologi smartphone terbaru dengan harga yang menakjubkan.

Xiaomi adalah perusahaan teknologi pertama yang mempopulerkan konsep full screen display melalui peluncuran Mi MIX pada tahun 2016. Redmi 5 dan Redmi 5 Plus kini menghadirkan konsep yang sama bagi masyarakat luas, memungkinkan mereka untuk menggunakan area layar yang lebih lebar tanpa harus memperbesar dimensi fisik dari smartphone itu sendiri.

Sebelumnya, teknologi full screen display hanya bisa ditemukan di jajaran smartphone premium. Dengan harga spektakuler yang dimulai dari Rp1,699,000 untuk Redmi 5 dan Rp2,199,000 untuk Redmi 5 Plus, kedua smartphone ini siap untuk merombak pasar full screen display di Indonesia.

“Kami sangat gembira untuk bisa memulai tahun ini dengan peluncuran Redmi 5 dan Redmi 5 Plus,” kata Steven Shi, Head of Xiaomi South Pacific Region and Xiaomi Indonesia Country Manager. “Kami telah menuai banyak respon positif dari teknologi full screen display yang kami populerkan di tahun 2016 yang lalu. Dan keberhasilan kami untuk menawarkan pengalaman yang sama dengan harga terjangkau kepada masyarakat luas menjadi cerminan nyata semangat Xiaomi.”

Meski mengalami peningkatan ukuran layar, Redmi 5 dan Redmi 5 Plus tetap mempertahankan tradisi baterai tahan lama milik seri Redmi dengan penggunaan baterai built-in 3300 dan 4000 mAh. Kombinasi prosesor Qualcomm Snapdragon 14nm yang hemat daya dan peningkatan performa MIUI 9 membuat Redmi 5 dan Redmi 5 Plus bisa bertahan sepanjang hari.

Lebih lagi, Redmi 5 Plus, yang diperkuat chipset Qualcomm Snapdragon 625, dapat dipakai untuk memutar video selama 14 jam tanpa henti atau main game hingga hampir 8 jam tanpa harus mengisi baterai. Performa baterai tangguh seperti ini pasti akan banyak dicari di pasar seperti Indonesia, dimana 43% pengguna ponselnya mengkonsumsi konten video dan 37% menggunakan ponsel untuk main game, seperti dilansir We Are Social.

Semua model Redmi selalu menghadirkan teknologi terbaik dengan harga yang sangat terjangkau bagi pengguna di seluruh dunia. Selain layar 18:9, Redmi 5 dan Redmi 5 Plus menghadirkan fitur yang sebelumnya tidak terlihat dalam kategori ini, termasuk prosesor 14nm dengan delapan-inti milik Qualcomm, kamera belakang dengan sensor piksel besar (1.25μm), kamera depan dengan Selfie-light, serta baterai yang tahan lama.

Selain itu, Redmi 5 dan Redmi 5 Plus dirakit dengan MIUI 9, versi terbaru dari sistem operasi berbasis Android milik Xiaomi. Salah satu fitur MIUI 9 yang akan sangat mudah digunakan di kedua produk ini adalah fitur split screen, yang memungkinkan pengguna untuk melihat dan menggunakan dua aplikasi secara bersamaan. Fitur ini juga memungkinkan pengguna untuk memindahkan data antara kedua aplikasi untuk menciptakan pengalaman multitasking sempurna guna meningkatkan produktivitas.

Layar 18:9 dengan tepian melengkung

Dengan layar 5,7 inci dan 5,99 inci serta aspek rasio 18:9 yang hampir mengambil seluruh permukaan smartphone, Redmi 5 dan Redmi 5 Plus menawarkan tampilan layar yang jauh lebih besar dibandingkan layar tradisional dengan aspek rasio 16:9. Sama seperti smartphone tradisional berukuran 5,5 inci, Redmi 5 Plus terasa nyaman digenggam. Namun  Redmi 5 Plus memiliki area layar yang 12,5% lebih luas. Penambahan area layar tersebut memberi pengalaman yang lebih baik bagi pengguna saat membaca berita, mengerjakan spreadsheet, atau bermain game di smartphone.

Redmi 5 dan Redmi 5 Plus yang memiliki layar dengan tepian melengkung, dirancang dengan perhatian khusus terhadap konsep simetri untuk memberikan tampilan yang menakjubkan. Kedua smartphone juga menampilkan desain melengkung empat sisi sehingga sangat nyaman saat digenggam.

Piksel besar 1.25μm dan LED Selfie-light untuk foto natural yang terpapar dengan baik

Redmi 5 dan Redmi 5 Plus mengusung kamera belakang 12 Megapixel dengan sensor besar berukuran 1.25μm-pixel. Semakin besar ukuran pixel, semakin banyak cahaya yang dapat ditangkap, memberikan kualitas gambar yang lebih bagus bahkan dalam kondisi cahaya rendah. Sementara itu, kedua smarthpone juga dilengkapi oleh kamera depan 5 Megapixel dengan bukaan f/2.2.

Selfie-light pada Redmi 5 dan Redmi 5 Plus memungkinkan pengguna untuk mengambil selfie dengan detail yang menakjubkan bahkan dalam kondisi cahaya rendah. Dengan mode always-on, fitur ini juga berfungsi saat mengambil video. Dikombinasikan dengan Beautify 3.0 milik Xiaomi, Redmi 5 dan Redmi 5 Plus bisa menghasilkan selfie yang tidak hanya bagus tapi juga terlihat natural.

Standar pengujian flagship level

Seri Redmi milik Xiaomi terkenal dengan kualitas tinggi, yang merupakan hasil dari berbagai faktor termasuk kerjasama dengan pemasok terbaik di kelasnya, dan proses uji coba komprehensif yang setara dengan proses uji coba produk flagship.

Salah satu contoh dedikasi Xiaomi untuk menghadirkan fitur berkualitas tinggi di seluruh lini produknya dapat dilihat melalui desain khusus untuk meredam beragam benturan yang terjadi saat Redmi 5 atau Redmi 5 Plus dijatuhkan. Dengan struktur yang diperkuat, tepian smartphone mampu meredam benturan yang dapat merusak layar saat smartphone dijatuhkan. Selanjutnya, peningkatan terhadap bagian lubang suara, termasuk tambahan lapisan tahan air yang membantu melindungi Redmi 5 dan Redmi 5 Plus dari keringat dan debu, sehingga mengurangi kemungkinan penurunan suara seiring waktu berjalan.

Redmi 5 dan Redmi 5 Plus dilengkapi dengan body metal dan tersedia dalam warna hitam, biru dan gold. Redmi 5 hadir dengan dua opsi penyimpanan: Versi 2GB + 16GB dengan harga Rp1.699.000 dan versi 3GB +32GB dengan harga Rp1.899.000. Sementara Redmi 5 Plus hadir dalam versi 3GB + 32GB dengan harga Rp2.199.000 dan versi 4GB + 64GB dengan harga Rp2.699.000.

Penjualan Redmi 5 dan Redmi 5 Plus akan dimulai 22 Februari jam 11.00 WIB, dan registrasi dapat dilakukan mulai hari ini melalui link atau barcode dibawah ini. Kedua produk juga akan tersedia secara offline pada tanggal yang sama di semua lokasi Authorized Mi Store.

Harga dan Tanggal Ketersediaan

Konfigurasi

Online

Offline

Tanggal & Waktu

Harga

Redmi 5: 2+16

JD

Authorized Mi Store

(22/2) – 11.00

Rp1,699,000

Redmi 5: 3+32

Lazada

Authorized Mi Store

(22/2) – 11.00

Rp1,899,000

Redmi 5 Plus: 3+32

Lazada, JD, Shopee

Authorized Mi Store

(22/2) – 11.00

Rp2,199,000

Redmi 5 Plus: 4+64

-Lazada

-Lazada, JD, Shopee

Authorized Mi Store

(22/2-20/3) 11:00

(21/3)  – 11.00

Rp2,699,000


Spesifikasi Redmi 5 dan Redmi 5 Plus

Spesifikasi

Redmi 5

Redmi 5 Plus

Layar

5.7” Full Screen Display

18:9 Aspect Ratio

5.9” Full Screen Display

18:9 Aspect Ratio

Kamera

LED Selfie Light

5 MP Kamera Depan

12 MP Kamera Belakang

LED Selfie Light

5 MP Kamera Depan

12 MP Kamera Belakang

Baterai

Baterai 3300 mAh

Baterai Kapasitas Tinggi

Baterai 4000 mAh

Baterai Kapasitas Tinggi

Penyimpanan

2GB RAM + 16GB penyimpanan internal

3GB RAM + 32GB penyimpanan internal

3GB RAM + 32GB penyimpanan internal

4GB RAM + 64GB penyimpanan internal

Prosesor

Qualcomm® Snapdragon™ 450

14nm Octa Core Processor

Qualcomm® Snapdragon™ 625

14nm Octa Core Processor

SIM Card & Slot Micro SD


SIM Ganda (Micro-SIM, stand-by ganda)

SIM Ganda (Micro-SIM,l stand-by ganda)

Sistem Operasi

MIUI 9

Android v7.1.1 (Nougat)

MIUI 9

Android v7.1.1 (Nougat)

Dimensi

151 x 72.8 x 7.7 mm

158 × 75.5 × 8.1 mm

Berat

157g

180g

******

Tentang Xiaomi

Xiaomi didirikan pada tahun 2010 oleh pengusaha serial Lei Jun berdasarkan visi “inovasi untuk semua orang”. Kami percaya bahwa produk berkualitas tinggi yang dibangun dengan teknologi mutakhir harus dapat diakses oleh semua orang. Kami menciptakan perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan internet yang luar biasa untuk dan dengan bantuan penggemar kami. Kami memasukan umpan balik kepada berbagai macam produk, yang termasuk smartphone Mi dan Redmi, Mi TV dan kotak set-top, Mi routers, dan produk Mi Ecosystem, termasuk produk rumah cerdas, produk yang dapat dipakai dan aksesoris lainnya. Dengan kahadiran di lebih dari 60 negara dan daerah, Xiaomi memperluas jejaknya ke seluruh dunia untuk menjadi merek global dunia.

Gimana Gwiples? Bagi kalian yang udah mau ganti smartphone, mungkin ini bisa menjadi pilihan kalian untuk mendapat smartphone Joss harga hemat.

Advertisement

News

PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll

Published

on

By

Ps5 Bakal Punya Hub Anime Khusus Dari Sony Dan Crunchyroll

Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.

Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.

Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.

Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game

Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.

Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.

Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.

Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.

Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll

Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.

Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.

Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.

Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.

Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation

Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.

Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.

Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.

Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.

 

Continue Reading

News

PlatinumGames Beri Sinyal Bayonetta Masih Punya Masa Depan

Published

on

By

Platinumgames Beri Sinyal Bayonetta Masih Punya Masa Depan

Masa depan Bayonetta tampaknya masih terbuka lebar. PlatinumGames memberikan sinyal bahwa mereka masih memiliki rencana untuk terus mengembangkan karakter ikonik tersebut sekaligus memperluas dunia yang menjadi latar seri Bayonetta.

Dalam wawancara bersama Famitsu, Presiden PlatinumGames Atsushi Inaba belum mengungkap proyek baru secara spesifik. Namun, ketika ditanya mengenai masa depan franchise tersebut, Inaba menyampaikan bahwa studio masih memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan Bayonetta dan dunianya.

Pernyataan tersebut tentu menarik perhatian mengingat seri ini belum mendapatkan game utama baru dalam beberapa waktu terakhir. Judul terbaru yang dirilis adalah spin-off Bayonetta Origins: Cereza and the Lost Demon pada 2023.

Banyak Developer Penting Telah Meninggalkan PlatinumGames

Kondisi internal PlatinumGames memang mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah developer senior yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan seri Bayonetta telah meninggalkan studio.

Salah satu nama terbesar adalah Hideki Kamiya, kreator Bayonetta sekaligus salah satu pendiri PlatinumGames. Kamiya meninggalkan perusahaan pada 2023 dan kemudian mendirikan studio baru bernama Clovers, yang kini mengembangkan Okami 2.

Selain Kamiya, sejumlah developer lain seperti Abebe Tinari, Yusuke Miyata, Takahisa Taura, Kenji Saito, Masaki Yamanaka, serta Yusuke Hashimoto juga telah meninggalkan PlatinumGames. Hashimoto sendiri kemudian kembali bergabung dengan Capcom dan terlibat dalam proyek Onimusha.

Menariknya, Clovers juga memiliki sejumlah mantan developer yang sebelumnya bekerja dalam pengembangan Bayonetta 3. Kondisi tersebut membuat masa depan seri ini semakin menarik untuk diperhatikan.

Bayonetta Punya Hubungan dengan SEGA dan Nintendo

Selain perubahan internal, Bayonetta juga memiliki situasi kepemilikan IP yang cukup unik. Franchise tersebut berkaitan dengan SEGA dan Nintendo, sementara Nintendo menjadi pihak yang menerbitkan Bayonetta 2 dan Bayonetta 3 secara eksklusif di platformnya.

Komentar Inaba mengenai masa depan Bayonetta disampaikan dalam wawancara bersama Hyung-tae Kim, CEO Shift Up, dalam rangka mempromosikan kolaborasi Bayonetta dengan Stellar Blade untuk Nintendo Switch 2.

Inaba juga menyebut Switch 2 sebagai platform yang memiliki potensi besar. Meskipun PlatinumGames belum memiliki game original sendiri untuk konsol tersebut, pernyataan ini kembali membuka kemungkinan menarik mengenai proyek mereka di masa depan.

Dalam beberapa tahun terakhir, PlatinumGames juga semakin banyak mengerjakan proyek bersama perusahaan lain, termasuk keterlibatan dalam Ninja Gaiden 4, Final Fantasy XVI, eFootball, dan Metal Gear Solid Delta: Snake Eater. Studio tersebut kini juga mengembangkan game Teenage Mutant Ninja Turtles bersama Paramount.

Sementara itu, Inaba sebelumnya menyatakan keinginan PlatinumGames untuk berkembang dari sekadar studio pengembang menjadi perusahaan yang mampu membuat, memasarkan, berkomunikasi, hingga menerbitkan game sendiri.

Untuk saat ini memang belum ada pengumuman mengenai Bayonetta 4 atau proyek Bayonetta baru lainnya. Namun, pernyataan terbaru Inaba menunjukkan bahwa PlatinumGames masih melihat potensi untuk melanjutkan perjalanan sang Umbra Witch di masa mendatang.

Continue Reading

News

RyzaChat AI Bakal Batasi Input Pemain Mulai Oktober, Spiral AI Perketat Moderasi

Published

on

By

Ryzachat Ai Bakal Batasi Input Pemain Mulai Oktober, Spiral Ai Perketat Moderasi

Spiral AI mengumumkan bahwa RyzaChat AI, game chatbot RPG yang menghadirkan karakter Ryza dari seri Atelier Ryza, akan mendapatkan pembatasan input pemain melalui pembaruan model AI pada Oktober 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah pengembang menemukan adanya kekhawatiran terkait penyalahgunaan sistem AI oleh sebagian pengguna. Spiral AI menilai beberapa bentuk interaksi berpotensi merusak citra karakter Ryza maupun franchise Atelier secara keseluruhan.

Pengembang menegaskan bahwa RyzaChat AI tidak seharusnya digunakan untuk membuat karakter dari sumber aslinya mengeluarkan pernyataan yang tidak sesuai dengan kepribadiannya. Hal ini mencakup upaya membuat Ryza membahas konten yang melanggar norma atau ketertiban umum, hingga membuat screenshot palsu yang seolah-olah memperlihatkan karakter mengatakan atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi di dalam game.

Sistem Moderasi RyzaChat AI Masih Bisa Ditembus

Ryzachat Ai Bakal Batasi Input Pemain Mulai Oktober, Spiral Ai Perketat Moderasi

Sebelumnya, RyzaChat AI telah menggunakan sistem moderasi hingga tiga lapis. Input pemain terlebih dahulu diperiksa oleh Game Master AI, yang bertugas menyaring kata atau instruksi bermasalah sebelum diteruskan kepada Character AI.

Ryza juga dirancang untuk menghindari pembicaraan yang terlalu jauh dari karakter maupun dunia Atelier Ryza. Apabila respons yang dihasilkan masih mengandung ekspresi yang dianggap tidak pantas, sistem akan menghapus respons tersebut. Konten yang telah ditolak juga tidak disimpan ke dalam memory AI.

Namun, sistem tersebut ternyata belum sepenuhnya mampu mencegah berbagai upaya manipulasi. Sejumlah pengguna disebut berhasil melewati filter menggunakan prompt injection dan teknik serupa.

Karena itu, Spiral AI kini memilih pendekatan yang lebih ketat dengan membatasi jenis input yang dapat dikirim pemain kepada Ryza. Pengembang juga tengah mempertimbangkan aturan tambahan, termasuk kemungkinan menerapkan batas jumlah karakter dalam input, sambil terus memantau pola penggunaan sistem.

Spiral AI Mulai Tindak Screenshot Palsu

Tidak hanya membatasi percakapan, Spiral AI juga mulai mengambil tindakan terhadap screenshot palsu atau hasil editan yang membuat RyzaChat AI terlihat menghasilkan respons yang sebenarnya tidak pernah muncul dalam game.

Developer menyebut mereka telah mulai mengirimkan permintaan takedown serta laporan kepada sejumlah platform online yang menjadi tempat beredarnya konten tersebut.

Langkah ini juga berpotensi diterapkan pada SophieChat: AI, proyek chatbot lain dari Spiral AI yang menghadirkan karakter Sophie Neuenmuller dari Atelier Sophie.

Saat ini, RyzaChat AI tersedia di iOS dan Android serta sudah mendukung Bahasa Indonesia. Dengan demikian, pengguna Indonesia tetap dapat berinteraksi dengan Ryza menggunakan bahasa lokal. Namun setelah pembaruan Oktober diterapkan, ruang bagi pemain untuk mencoba mengeksploitasi respons AI diperkirakan akan menjadi jauh lebih terbatas.

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending