Connect with us

News

PopCon Asia 2016: Para Pemenang Kosasih Award 2016 di PopCon Asia 2016

Published

on

GwiGwi.com – Kosasih Award yang dikenal juga sebagai CITRA PAWITRA, merupakan salah satu ajang apresiasi untuk insan komik Indonesia. Seluruh Rangkaian Kosasih Award 2016 telah usai dilaksanakan, dari ratusan karya komik yang telah terbit dalam rentang waktu April 2015 hingga Maret 2016, terpilihlah 8 pemenang dari 8 kategori yang dipertarungkan. Penjurian dimulai dari pemilihan long list oleh tim seleksi, kemudian pemilihan short list oleh tim kurator, terakhir seluruh kurator dikumpulkan dalam sebuah rapat kemudian memutuskan para pemenang secara bersama melalui diskusi. Diskusi terjadi cukup alot, namun begitu pada akhirnya inilah komik terbaik dari seluruh komik yang telah terbit dalam satu tahun terakhir.

Karya-karya telah telah dipilih oleh kurator yang mumpuni di bidangnya, sehingga komik-komik ini boleh dikatakan terbaik dari yang terbaik, berikut adalah profil kurator Kosasih Award.

 Seno Gumira Ajidarma

Lahir di Boston, Amerika Serikat, 19 Juni 1958 adalah penulis dari generasi baru di sastra Indonesia. Beberapa buku karyanya adalah atas nama malam, Wisanggeni-Sang Buronan, Sepotong Senja untuk Pacarku, Biola Tak Berdawai, Kitab Omong Kosong, Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi, Negeri Senja, dan Naga Bumi. Sampai saat ini Seno telah menghasilkan puluhan cerpen yang di muat di beberapa media massa. Cerpennya Pelajaran Mengarang terpilih sebagai cerpen terbaik kompas 1993. Pada Tahun 1987, Seno mendapat Sea Write Award. Berkat cerpennya Saksi Mata, Seno memperoleh Dinny O’Hearn Prize for Literary pada tahun 1997

Henri Ismono

lahir di Salatiga 28 September 1965. Sejak tahun 1994 bekerja sebgai jurnalis di Tabloid Nova. di sela-sela kesibukannya, ia rajin mengoleksi komik indonesia. Catatan tentang komiknya dimuat untuk mengantarkan komik Tumbal karya Man (terbit tahun 2009), iblis mengamuk di Mataram (tahun 2010), dan akan terbit juga komik Roseta karya Man. Profilnya sebagai kolektor komik dimuat di harian Koran Jakarta. Ia juga meunlis buku. Bukunya yang sudah terbit berjudul “Aku Wanita Terkaya (Elexmedia Komputindo 2009) dan ” Laskar Pejuang 9 Wanita Wirausaha (Elexmedia Komputindo 2010).

Hikmat Darmawan

Peneliti dan penulis komik di beberapa media, pernah menerbitkan hasil pengamatannya tahun 2001 dalam sebuah buku yang berjudul “Dari Gatot Kaca Hingga Batman; Potensi-Potensi Naratif dalam Komik”. Terlibat dalam mendirikan komunitas dan organisasi seperti Musyawarah Burung, Akademi Samali, Rumahfilm, dan menjadi pengajar di sekolah menulis dan komik Plotpoint. Pada tahun 2012 menerbitkan  buku ‘How to Make A Comic’. Kini aktif di Koalisi Seni dan Dewan Kesenian Jakarta.

 

Rege Indrastudianto

Lulusan Desain Komunikasi Visual di IKJ pada tahun 2005. Mendirikan Vision Studio dan blog grafismasakini.com. sebelum mendirikan vision studio, ia telah banyak bekerja sebagi desain grafis di Ogilvy & Mather dan Lowe Indonesia, dan kini aktif sebagai ketua ADGI cabang Jakarta .

Penghargaan

Ratusan komik yang telah terbit dalam rentang waktu satu tahun menggambarkan bahwa komik Indonesia sebetulnya sudah semakin maju, yang perlu dibangun saat ini adalah iklim industri yang saling mendukung antar komikus, penerbit dan elemen lainnya sehingga dapat terbangun sinergi, elemen-elemen tersebut merupakan kesatuan yang tidak bisa berdiri sendiri untuk memajukan komik Indonesia.Pada Akhirnya seluruh pemenang dari tiap kategori akan mendapatkan Piala Kosasih Award yang merupakan penganugerahan tertinggi bagi komik Indonesia.

Nominasi Komik 2016

Nominasi Karakter Komik Terbaik: (1) Arif dan Imam, kasogo Pratomo & Azam, (2) Japarr, Glenn Ardiansya & Edya, (3) Hama, Potonv, (4) Timun, Alex Irzaqi;

Nominasi Sampul Komik Terbaik : (1) Halo Ibu, Aku Kangen, Sheila Rooswitha, Octopus, (2) Mendung Bertulang, Gandhi Eka, (3) Kala Part 2, Ram, (4) Fantasteen : Sekolah Zombie, Fatimah Assegaf, Hasan; (5) Hama, Potonv;

Nominasi Komik Strip Terbaik : (1) Arif dan Imam, kasogo Pratomo & Azam, (2) Digidoy, M Arief Siregar, Fajar Maulana H, Vera Riyani, DOdi Pratama, Yasir Harahap, WIra Tama, (3) Zombinesia, (4) Komiktitit, (5) Maghfirare, (6) Komikfaktap, Iskandar, (7) Kostum, Haryadhi, (8) Komikazer, Reza Mustar;

Nominasi Gambar Terbaik : (1) Fajar di Hastina, Apriyadi K, (2) Ksatria Topeng Emas, Toto Winaryo, (3) Kala, Ram, (4) Minor, Jink, (5) Sepotong Kisah Sepenggal Kepala, Abdoel Semute, 6) Negeri Arwah Lentera, Endar Novianto, (7) Phagia, Alzein P Merdeka, (8) Hama, Potonv, (9) Lampion Merah, Aris Mybret, (10) Timun, Alex Irzaqi;

Nominasi Cerita Komik Terbaik : (1) Serat Tripama, Sudjiwo Tedjo, Bentang, (2) Timun, Alex Irzaqi, (3) Phagia, Alzein P Merdeka, (4) Negeri Arwah Lentera, Endar Novianto;

Nominasi Cerita Pendek Terbaik : (1) Gugusan Pintu: Asylum, R29, Disko, (2) Harimau dari Madiun, Aji Prasetyo, (3) Khadam, Zoe Iskandar (4) Untuk Menik, Aji Prasetyo, (5) Sepanel 3 hati: The Book of Truth, Desi Rismayanti, (6) Jet-Jetan, Ogi Prasety;

Nominasi Komik Kampus Terbaik : (1) Oppa!!, Cantika, (2) Mallique, Ahmad Alhamra Putra, (3) Inyong Bocah UNY, Anggoro Adhi Nugroho, (4) SIkat John!, Febrian Doni, (5) Duka, Jasmine Hanny Surkatty, Binus;

Nominasi Komik Terbaik: (1) Timun, Alez Irzaqi, (2) Phagia, Alzein P Merdeka, (3) Negeri Arwah Lentera, Endar Novianto, (4) Fajar di hastina, Apriyadi K.

Malam Penganugerahan

Malam Penganugerahan Kosasih Award akan dilaksanakan pada acara POP CON ASIA 2016, 12 Agustus 2016, pukul 18.30 di Jakarta Convention Center, Jl. Gatot Subroto Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta .

 

Pemenang Kosasih Award 2016

  1. Karakter Komik Terbaik :Timun (Alex Irzaqi)
  2. Sampul Komik Terbaik : Hama (Potonv)
  3. Gambar Komik Terbaik : Ksatria Topeng Emas (Toto Winarno)
  4. Komik Pendek Terbaik : Harimau dari Medan ( Aji Prasetyo)
  5. Cerita Komik Terbaik : Phagia (Alzein P Merdeka)
  6. Komik Kampus Terbaik : Oppa!! (Cantika)
  7. Komik Strip Terbaik : Digidoy (M Arief S, Fajar M, Vera R, Dodi P, Yasir H, Wira)
  8. Komik Terbaik : Hama (Potonv)

Piagam

  1. Penghargaan Khusus : Sepotong Kisah Sepenggal Kepala (Abdoel Semute)
  2. Apresiasi Khusus : 9 Kisah Dakwah Wali Songo (Gerdi W K)

 

Pelaksana

  • Citra Pawitra

Gerakan para stakeholder komik Indonesia dengan mengabadikan nama komikus legendaris, RA Kosasih, untuk menjadi acuan perkembangan komik Indonesia.

Partner

  • Akademi Samali

Komunitas yang didirikan pada tahun 2005 oleh Beng Rahadian, Hikmat Darmawan dan Zarki ini pada awalnya berlokasi di Jalan Samali Pasar Minggu. Para founder ini berprofesi sebagai illustrator dan komikus. Tujuan didirikan Akademi Samali ini adalah untuk mengembangkan sistem pendidikan terbuka melalui kegiatan workshop dan diskusi interaktif dan tidak mengikat. Workshop yang diadakan bersifat gratis, segala biaya workshop ditanggung oleh sponsor. Akademi Samali memanfaatkan sistem pameran untuk berpromosi. Cita-citana sederhana, ingin memajukan perkembangan komik dalam negeri.

  • POP CON ASIA 2016

POP CON ASIA adalah “Popular Culture Convention” yang merupakan salah satu acara terbesar di Asia yang berisi berbagai kegiatan kreatif seperti Komik, toys, Film dan Animasi dari berbagai pelaku di industri kreatif di Asia. Kegiatan tersebut telah menjadi suatu industri besar di dunia hiburan modern. Kegiatan ini selalu membawa nama-nama besar di dunia hiburan seperti komikus, animator, games dan juga mengangkat para kreator lokal. Ajang ini diharapkan menjadi pengalaman berbagi informasi dan ilmu pengetahuan sehingga dapat mendatangkan keuntungan di dalam negeri, khususnya industri kreatif lokal.

  • Kreavi.com

Pekerja kreatif visual Indonesia kini memiliki tempat kumpul virtual di sebuah situs web jejaring sosial buatan lokal. Pekerja kreatif bisa membuat galeri untuk memamerkan karyanya. Bahkan, jejaring sosial ini bisa dimanfaatkan sebagai bursa mencari peluang bisnis dan pekerjaan.

Advertisement

News

Arc System Works Dirikan Studio Takumi di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru

Published

on

By

Arc System Works Dirikan Studio Takumi Di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru

Arc System Works mengumumkan pembentukan studio pengembangan baru bernama Arc System Works Tokyo Studio “Takumi” pada 2 November 2026. Berlokasi di Urban Center Shinjuku, Tokyo, Jepang, studio ini dibentuk untuk memperkuat kapasitas produksi perusahaan sekaligus membuka peluang pengembangan proyek game baru.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Arc System Works untuk meningkatkan kemampuan pengembangan dan memperluas jangkauan produknya ke pasar internasional. Perusahaan berharap studio baru ini dapat membantu menghadirkan pengalaman bermain yang menarik bagi komunitas gaming di berbagai negara.

Studio Takumi Dukung Pengembangan Game Fighting Baru

Salah satu proyek yang akan mendapatkan dukungan adalah game fighting baru yang terpilih dalam program IP360 milik Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI).

Program tersebut dirancang untuk memberikan dukungan berskala besar dan berjangka panjang bagi industri konten Jepang agar mampu bersaing di pasar global. IP360 juga memiliki target ambisius, yakni meningkatkan nilai penjualan konten Jepang di luar negeri hingga 20 triliun yen pada 2033.

Keterlibatan Arc System Works dalam program ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas distribusi karya mereka ke audiens internasional. Meski demikian, detail mengenai game fighting yang dimaksud masih belum diungkapkan, termasuk judul, mekanisme pertarungan, platform, dan jadwal peluncurannya.

Fokus pada Kolaborasi dan Ekspansi Global

Arc System Works menempatkan Studio Takumi sebagai bagian strategis dari rencana pengembangan perusahaan. Selain memperbesar kapasitas produksi, studio ini diharapkan menjadi pusat kolaborasi yang mendukung penciptaan game dengan daya tarik lebih luas.

Pendekatan tersebut sejalan dengan ambisi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pemain di luar Jepang. Melalui penguatan tim dan kemampuan pengembangan, Arc System Works ingin menciptakan karya yang dapat diterima oleh komunitas internasional tanpa kehilangan kualitas pengalaman bermain yang menjadi perhatian utama mereka.

Pembentukan studio baru ini juga menunjukkan upaya perusahaan untuk mempersiapkan sumber daya tambahan dalam menghadapi proyek-proyek mendatang.

 

Arc System Works Buka Perekrutan Anggota Pendiri

Seiring persiapan operasional Studio Takumi, Arc System Works mulai meningkatkan aktivitas perekrutan untuk mencari kreator yang akan bergabung sebagai anggota pendiri.

Kesempatan tersebut ditujukan bagi talenta yang ingin terlibat dalam pembentukan tim pengembangan baru dan mendukung proyek-proyek perusahaan berikutnya. Informasi mengenai posisi yang tersedia serta proses pendaftaran dapat ditemukan melalui halaman rekrutmen resmi Arc System Works.

Untuk saat ini, belum ada pengumuman lebih lanjut mengenai identitas game fighting yang dikembangkan melalui program IP360. Informasi mengenai proyek tersebut dan rencana produksi Studio Takumi masih dinantikan oleh para penggemar.

Continue Reading

News

Activision Siapkan Subseri Baru Call of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare dan Black Ops?

Published

on

By

Activision Siapkan Subseri Baru Call Of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare Dan Black Ops?

Activision dikabarkan mulai mempersiapkan subseri baru untuk franchise Call of Duty. Rencana ini muncul setelah perusahaan merilis game utama yang berfokus pada Modern Warfare dan Black Ops secara bergantian selama beberapa tahun terakhir.

Dalam wawancara bersama The Game Business, Chief Marketing Officer Activision, Tyler Bahl, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah memulai persiapan awal untuk mengembangkan cabang baru tersebut. Langkah ini menjadi respons terhadap keinginan pemain yang mengharapkan pengalaman berbeda dari dua subseri yang selama ini mendominasi franchise.

Meski pengembangan awal telah dimulai, Activision belum mengungkapkan nama, latar cerita, mekanisme permainan, maupun perkiraan jadwal peluncurannya.

Call of Duty Butuh Arah Baru Setelah Lima Tahun

Jika melihat sejarah perilisan beberapa tahun terakhir, Call of Duty: Vanguard menjadi judul terakhir yang memperkenalkan subseri berbeda di luar Modern Warfare dan Black Ops. Game tersebut dirilis pada 2021, setelah Call of Duty: Black Ops Cold War pada 2020 dan sebelum Call of Duty: Modern Warfare II pada 2022.

Setelah itu, Activision kembali bergantian merilis judul dari kedua subseri tersebut. Pola ini membuat sebagian pemain menginginkan sesuatu yang lebih segar, baik dari segi konsep maupun pengalaman bermain.

Bahl menjelaskan bahwa ekspektasi pemain terus berkembang seiring perubahan industri game. Menurutnya, komunitas menginginkan pengalaman yang lebih baik, baru, atau benar-benar berbeda dari apa yang sudah mereka kenal.

Perbedaan latar, cerita, dan mekanisme permainan memang dapat memberikan variasi. Namun, perubahan tersebut belum tentu menghasilkan identitas yang cukup berbeda untuk memenuhi harapan seluruh pemain.

Subseri Baru Bisa Membawa Identitas Berbeda

Kehadiran subseri baru berpotensi memberi Activision ruang untuk bereksperimen dengan pendekatan yang tidak sepenuhnya terikat pada formula Modern Warfare maupun Black Ops.

Namun, belum ada informasi apakah proyek ini akan mengambil latar perang yang berbeda, memperkenalkan karakter baru, atau menghadirkan perubahan besar pada gameplay. Semua kemungkinan tersebut masih belum dapat dipastikan sebelum Activision mengungkap detail resmi.

Jika dikembangkan lebih jauh, proyek ini juga dapat menjadi kesempatan bagi franchise Call of Duty untuk memperluas identitasnya tanpa harus meninggalkan elemen inti yang selama ini dikenal pemain.

Modern Warfare 4 Dikabarkan Menutup Cerita Sejak 2019

Di sisi lain, Call of Duty: Modern Warfare 4 disebut dijadwalkan hadir pada 2026 dan akan melanjutkan pola perilisan yang sudah berjalan. Menurut keterangan Bahl, game tersebut juga akan mengakhiri rangkaian cerita yang dibangun oleh subseri Modern Warfare sejak kebangkitannya pada 2019.

Meski demikian, belum diketahui bagaimana rencana tersebut akan berhubungan dengan pengembangan subseri baru. Activision belum menjelaskan apakah proyek anyar itu akan diperkenalkan setelah cerita Modern Warfare berakhir atau dikembangkan secara paralel.

Untuk saat ini, informasi yang tersedia baru sebatas konfirmasi bahwa persiapan awal subseri baru telah dimulai. Penggemar masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui arah berikutnya dari franchise Call of Duty.

 

Continue Reading

News

PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll

Published

on

By

Ps5 Bakal Punya Hub Anime Khusus Dari Sony Dan Crunchyroll

Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.

Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.

Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.

Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game

Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.

Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.

Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.

Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.

Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll

Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.

Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.

Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.

Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.

Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation

Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.

Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.

Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.

Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending