News
Perhelatan Seru The First Galaxy AI Live Creation untuk Peluncuran Galaxy Z Fold7, Z Flip7 dan Galaxy Watch8
www.gwigwi.com – Menjelang akhir Juli dan bertempat di Spike Air Dome PIK 2, SAMSUNG menggelar acara bertajuk “The First Galaxy AI Live Creation” dalam rangka meluncurkan Galaxy Z Fold7, Z Flip7 dan Galaxy Watch8.
Dihadiri taburan bintang dari Omara Esteghlal, Azizi, Feby Rastanti sampai grup Brand Ambassadors Team Galaxy; Prilli Latuconsina, Ariel Tatum, Reza Rahadian, Yura Yunita, Arif Muhammad dan Vidi Aldiano.

Perhelatan Seru The First Galaxy Ai Live Creation Untuk Peluncuruan Galaxy Z Fold7, Z Flip7 Dan Galaxy Watch8
Meski perlu dituntun ke atas panggung karena sakit yang dideritanya, Vidi tetap bisa menghibur penonton dan membaur dengan artis lain, di mana penampilan mereka ini yang justru menjadi kejutan bagi para undangan.
Para bintang yang mempresentasikan kemampuan Galaxy Z Fold7, Galaxy Z Flip7 dan Galaxy Watch8 Series, ternyata bisa memiliki chemistry yang unik dan membuat acara lebih semarak. Mereka bisa tetap memaku perhatian walau sesekali off-script yang justru membuat acara lebih menarik.
Reza bercerita soal kemampuan AI dari Gemini yang membantunya menulis puisi secara cepat. Yura mengaku dibantu AI di di Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Watch8 untuk membuat lagu dan menjaga kebugaran. Lalu Vidi mempresentasikan kemampuan Galaxy Watch8 dalam membantunya berolahraga dan memperkenalkan Galaxy Active Club, di mana para pengguna Galaxy Watch bisa berolahraga bersama.
Diakhiri dengan Prili yang menggunakan fitur Flex Window untuk bisa berfoto bersama para teman-temannya di panggung.
Setelah Yura membawakan beragam lagu, layar panggung berputar dan membuka jalan bagi para undangan untuk memasuki area Product Experience, di mana undangan bisa mencoba langsun kemampuan Galaxy Z Fold7, Galaxy Z Flip7 dan Galaxy Watch8 Series.
Galaxy Z Fold 7 hadir dengan kamera 200 MP, ketebalan yang lebih tipis dari sebelumnya yakni 8,9 mm dengan berat lebih ringan -24g dari Galaxy Z Fold6.
Layarnya semakin lebar dengan 21:9 cover screen dan main screen yang bertambah selebar 21:9. Galaxy Fold7 juga didesain lebih mudah digenggam dan digunakan dengan lebih nyaman.
Tampak keren dengan beragam balutan warna di antara lain Blue Shadow dan Blue Navy, Galaxy Z Fold7 juga tampil kuat dengan Armor Aluminium Frame, Armor FlexHinge yang memperkuat ketahanan sebanyak 500.000 kali lipat dan layarnya, untuk pertama kalinya dalam seri Fold, menggunakan Corning Gorilla Glass Ceramic 2, bersama dengan Corning Gorilla Glass Victus 2.

Perhelatan Seru The First Galaxy Ai Live Creation Untuk Peluncuruan Galaxy Z Fold7, Z Flip7 Dan Galaxy Watch8
Galaxy Z Flip7 dilengkapi dengan Flex Window 4.1″ yang kini bertambah luas layarnya dari ujung ke ujunh. Kamera 50 MP untuk selfies yang hasil gambarnya diperkuat oleh ProVisual Engine yang terdapat AI Zoom untuk gambar terlihat jernih untuk selfie dekat atau dengan FlexCam.
Dibalut beragam warna, khusunya warna Coral Red yang diperagakan oleh Prili. Hinge nya juga diperkuat dengan Armor FlexHinge yang menutup lebih tipis dari seri-seri Flip sebelumnya (-0.4 mm dibanding Galaxy Z Flip6).
Performa Galaxy Z Flip7 juga meningkat dengan penambahan kekuatan prosesor yang membuatnya memiliki CPU 9% proses lebih cepat, GPU 23% untuk gambar lebih halus dan NPU 22% untuk AI yang lebih cepat dibanding Galaxy Z Flip6.
Galaxy Watch8 yang diperagakan Arif Muhammad saat liburannya di Jepang. Berkat Dynamic Lug System yang membuat pergelangan nyaman, Youtuber itu mengaku smartwatch itu terasa ringan di tangan sampai lupa dia sedang mengenakannya.
Dilengkapi prosesor 3nm, 5 core yang membuat multitasking lancar dan halus Galaxy Watch8 juga memiliki baterai 325 mAh yang mampu membuatnya tetap terang benderang sepanjang hari dengan Always on Display selama 30 jam.

Perhelatan Seru The First Galaxy Ai Live Creation Untuk Peluncuruan Galaxy Z Fold7, Z Flip7 Dan Galaxy Watch8
Dengan built-in Google Gemini, pengguna bisa langsung berbicara dengan AI melalui Galaxy Watch8 yang bisa tersambung dengan Samsung Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7, berikut Galaxy ber Android 12 ke atas, untuk mengakses informasi penting dan mendapatkan inspirasi.
Fitur kesehatan Galaxy Watch8 juga bertambah lengkap dengan;
* High Stress Alert yang membantu pengguna menuju mindfulness- memanage stress dengan mindfulness tracker, guided breathing dan latihan meditasi.
* Antioxidant Index: fitur yang memantau karotenoid dalam tubuh guna mendukung pertumbuhan yang sehat.
* Vascular Load: Ukuran baru untuk memantau detak jantung, tekanan darah dan memperingatkan bila ada ketidakberesan.
* Bedtime Guidance: membantu mengatur pola tidur yang sehat.
* Running Coach: Mendukung strategi latihan yang lebih personal
Semua fitur hadir dalam bagian One UI8, Galaxy Watch8 memiliki sederetan band seperti; Sport Band, Fabric Band, Hybrid Band, Athleisure Band. Warnanya pun juga beragam; Green, Sage, White, Blue dan Graphite.
Mulai tanggal 1 Agustus 2025, kamu sudah bisa beli Galaxy Z Fold7 | Z Flip7 langsung di toko offline terdekat. Selama periode 1 – 14 Agustus 2025, kamu akan bisa mendapatkan keuntungan eksklusif pembelian device Galaxy Z Fold7 | Z Flip7 hingga Rp6 juta rupiah dengan Purchase with Purchase atau Trade-in Cashback hingga Rp3.5 juta rupiah dan bank cashback hingga Rp2.5 juta rupiah.
Galaxy Z Fold7 hadir di Indonesia dalam opsi 16GB/1TB (Rp34.999.000), 12GB/512GB (Rp31.499.000), dan 12GB/256GB (Rp28.499.000). Opsi warna untuk Galaxy Z Fold7 meliputi Blue Shadow, Silver Shadow, Jetblack, dan Mint (online exclusive). Sementara itu, Galaxy Z Flip7 hadir di Indonesia dengan pilihan 12GB/512GB (Rp19.999.000) dan 12GB/256GB (Rp17.999.000). Ada pilihan warna Blue Shadow, Jetblack, Coral-red, dan Mint (online exclusive) yang bisa dipilih sesuai warna favorit kamu
News
PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll
Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.
Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.
Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.
Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game
Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.
Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.
Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.
Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.
Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll
Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.
Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.
Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.
Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.
Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation
Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.
Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.
Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.
Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.
News
PlatinumGames Beri Sinyal Bayonetta Masih Punya Masa Depan
Masa depan Bayonetta tampaknya masih terbuka lebar. PlatinumGames memberikan sinyal bahwa mereka masih memiliki rencana untuk terus mengembangkan karakter ikonik tersebut sekaligus memperluas dunia yang menjadi latar seri Bayonetta.
Dalam wawancara bersama Famitsu, Presiden PlatinumGames Atsushi Inaba belum mengungkap proyek baru secara spesifik. Namun, ketika ditanya mengenai masa depan franchise tersebut, Inaba menyampaikan bahwa studio masih memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan Bayonetta dan dunianya.
Pernyataan tersebut tentu menarik perhatian mengingat seri ini belum mendapatkan game utama baru dalam beberapa waktu terakhir. Judul terbaru yang dirilis adalah spin-off Bayonetta Origins: Cereza and the Lost Demon pada 2023.
Banyak Developer Penting Telah Meninggalkan PlatinumGames
Kondisi internal PlatinumGames memang mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah developer senior yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan seri Bayonetta telah meninggalkan studio.
Salah satu nama terbesar adalah Hideki Kamiya, kreator Bayonetta sekaligus salah satu pendiri PlatinumGames. Kamiya meninggalkan perusahaan pada 2023 dan kemudian mendirikan studio baru bernama Clovers, yang kini mengembangkan Okami 2.
Selain Kamiya, sejumlah developer lain seperti Abebe Tinari, Yusuke Miyata, Takahisa Taura, Kenji Saito, Masaki Yamanaka, serta Yusuke Hashimoto juga telah meninggalkan PlatinumGames. Hashimoto sendiri kemudian kembali bergabung dengan Capcom dan terlibat dalam proyek Onimusha.
Menariknya, Clovers juga memiliki sejumlah mantan developer yang sebelumnya bekerja dalam pengembangan Bayonetta 3. Kondisi tersebut membuat masa depan seri ini semakin menarik untuk diperhatikan.
Bayonetta Punya Hubungan dengan SEGA dan Nintendo
Selain perubahan internal, Bayonetta juga memiliki situasi kepemilikan IP yang cukup unik. Franchise tersebut berkaitan dengan SEGA dan Nintendo, sementara Nintendo menjadi pihak yang menerbitkan Bayonetta 2 dan Bayonetta 3 secara eksklusif di platformnya.
Komentar Inaba mengenai masa depan Bayonetta disampaikan dalam wawancara bersama Hyung-tae Kim, CEO Shift Up, dalam rangka mempromosikan kolaborasi Bayonetta dengan Stellar Blade untuk Nintendo Switch 2.
Inaba juga menyebut Switch 2 sebagai platform yang memiliki potensi besar. Meskipun PlatinumGames belum memiliki game original sendiri untuk konsol tersebut, pernyataan ini kembali membuka kemungkinan menarik mengenai proyek mereka di masa depan.
Dalam beberapa tahun terakhir, PlatinumGames juga semakin banyak mengerjakan proyek bersama perusahaan lain, termasuk keterlibatan dalam Ninja Gaiden 4, Final Fantasy XVI, eFootball, dan Metal Gear Solid Delta: Snake Eater. Studio tersebut kini juga mengembangkan game Teenage Mutant Ninja Turtles bersama Paramount.
Sementara itu, Inaba sebelumnya menyatakan keinginan PlatinumGames untuk berkembang dari sekadar studio pengembang menjadi perusahaan yang mampu membuat, memasarkan, berkomunikasi, hingga menerbitkan game sendiri.
Untuk saat ini memang belum ada pengumuman mengenai Bayonetta 4 atau proyek Bayonetta baru lainnya. Namun, pernyataan terbaru Inaba menunjukkan bahwa PlatinumGames masih melihat potensi untuk melanjutkan perjalanan sang Umbra Witch di masa mendatang.
News
RyzaChat AI Bakal Batasi Input Pemain Mulai Oktober, Spiral AI Perketat Moderasi
Spiral AI mengumumkan bahwa RyzaChat AI, game chatbot RPG yang menghadirkan karakter Ryza dari seri Atelier Ryza, akan mendapatkan pembatasan input pemain melalui pembaruan model AI pada Oktober 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah pengembang menemukan adanya kekhawatiran terkait penyalahgunaan sistem AI oleh sebagian pengguna. Spiral AI menilai beberapa bentuk interaksi berpotensi merusak citra karakter Ryza maupun franchise Atelier secara keseluruhan.
Pengembang menegaskan bahwa RyzaChat AI tidak seharusnya digunakan untuk membuat karakter dari sumber aslinya mengeluarkan pernyataan yang tidak sesuai dengan kepribadiannya. Hal ini mencakup upaya membuat Ryza membahas konten yang melanggar norma atau ketertiban umum, hingga membuat screenshot palsu yang seolah-olah memperlihatkan karakter mengatakan atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi di dalam game.
Sistem Moderasi RyzaChat AI Masih Bisa Ditembus

Sebelumnya, RyzaChat AI telah menggunakan sistem moderasi hingga tiga lapis. Input pemain terlebih dahulu diperiksa oleh Game Master AI, yang bertugas menyaring kata atau instruksi bermasalah sebelum diteruskan kepada Character AI.
Ryza juga dirancang untuk menghindari pembicaraan yang terlalu jauh dari karakter maupun dunia Atelier Ryza. Apabila respons yang dihasilkan masih mengandung ekspresi yang dianggap tidak pantas, sistem akan menghapus respons tersebut. Konten yang telah ditolak juga tidak disimpan ke dalam memory AI.
Namun, sistem tersebut ternyata belum sepenuhnya mampu mencegah berbagai upaya manipulasi. Sejumlah pengguna disebut berhasil melewati filter menggunakan prompt injection dan teknik serupa.
Karena itu, Spiral AI kini memilih pendekatan yang lebih ketat dengan membatasi jenis input yang dapat dikirim pemain kepada Ryza. Pengembang juga tengah mempertimbangkan aturan tambahan, termasuk kemungkinan menerapkan batas jumlah karakter dalam input, sambil terus memantau pola penggunaan sistem.
Spiral AI Mulai Tindak Screenshot Palsu
Tidak hanya membatasi percakapan, Spiral AI juga mulai mengambil tindakan terhadap screenshot palsu atau hasil editan yang membuat RyzaChat AI terlihat menghasilkan respons yang sebenarnya tidak pernah muncul dalam game.
Developer menyebut mereka telah mulai mengirimkan permintaan takedown serta laporan kepada sejumlah platform online yang menjadi tempat beredarnya konten tersebut.
Langkah ini juga berpotensi diterapkan pada SophieChat: AI, proyek chatbot lain dari Spiral AI yang menghadirkan karakter Sophie Neuenmuller dari Atelier Sophie.
Saat ini, RyzaChat AI tersedia di iOS dan Android serta sudah mendukung Bahasa Indonesia. Dengan demikian, pengguna Indonesia tetap dapat berinteraksi dengan Ryza menggunakan bahasa lokal. Namun setelah pembaruan Oktober diterapkan, ruang bagi pemain untuk mencoba mengeksploitasi respons AI diperkirakan akan menjadi jauh lebih terbatas.
-
News4 weeks agoSophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier
-
News3 weeks agoGabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve
-
News3 weeks agoKreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis
-
Smartphone4 weeks agoBebas Drama Pas Mabar! Ini Rahasia Gaming Seru Bebas Suntuk Bareng POCO C81 Pro
-
TV & Movies4 weeks agoKolaborasi Spesial SEGA dan Netflix: Film Adaptasi Game Legendaris “Crazy Taxi” Resmi Digarap!
-
TV & Movies3 weeks agoREVIEW FILM VERITY, MENGUNGKAP SISI GELAP PENULIS TERSOHOR
-
TV & Movies3 weeks agoJangan Tertipu Image Couple Goals! iQIYI Original ‘Dalam Suka dan Dusta’ Ungkap Sisi Gelap di Balik Pernikahan Selebriti
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Forgotten Island, Animasi DreamWorks Berlatar Mitologi Filipina




