Connect with us

Serial Anime

[NSFW] Ini Dia Video Kompilasi Adegan Tanpa Sensor di anime Prison School

Published

on

GwiGwi.com – Anime Prison School kembali lagi, namun kali ini yang ada ialah video kompilasi adegan tanpa sensor yang ada di tiap episode serial anime Prison School yang telah tayang pada anime musim panas lalu. Niconico telah menyelesaikan streaming untuk anime yang diadaptasi dari manga karya AKIRA Hiramoto ini.

prison-school-8

Pada bulan September lalu Niconico menyiarkan video 3 episode awal Prison School tanpa sensor yaitu pada tanggal 9 Agustus, 5 September dan 3 Oktober. Walaupun tidak lagi menawarkan video tanpa sensor ini, kini adegan ecchi serial anime Prison School telah dikompilasi dalam sebuah video berdurasi 18 menit. Bukan 3 episode saja melainkan seluruh ke-12 episode Prison School yang telah tayang.

Walau cuman cuplikan, video ini sudah dapat menjawab rasa penasaran para penggemar. Untuk versi utuhnya akan rilis di versi DVD dan Blu-ray dari anime Prison School. DVD dan Blu-ray Prison School akan dirilis dalam 6 episode dimana tiap 2 episode ada dalam 1 volume yang dirilis dari bulan September hingga Februari mendatang. Versi Blu-ray akan dihargai ¥7,000 dan DVD seharga  ¥6,000, selain itu akan banyak bonus video footage lainnya dalam paket penjualan.

Simak video berikut ini NSFW

Prison School adalah anime yang menceritakan tentang 5 siswa yang bersekolah di suatu akademi di mana seluruh para murid nya adalah wanita, kecuali 5 murid laki-laki tadi. Karena kenakalan mereka, mereka pun mendapatkan berbagai tekanan batin dan mental, siksaan fisik juga tidak lepas dari hukuman tersebut.

Advertisement

Serial Anime

Review Black Clover Season 2 Episode 1: Adaptasi Manga yang Makin Memukau

Published

on

By

Review Black Clover Season 2 Episode 1: Adaptasi Manga Yang Makin Memukau

Black Clover Season 2 akhirnya kembali membawa kisah Asta dan kawan-kawan ke layar anime. Episode pertamanya langsung melanjutkan cerita dari bagian manga yang menjadi salah satu momen penting dalam perkembangan konflik. Menariknya, episode pembuka ini mengadaptasi materi dari chapter 74 dan chapter 75 dengan sejumlah penyesuaian yang membuat versi animenya terasa lebih hidup.

Salah satu hal yang paling mencuri perhatian dalam Black Clover Season 2 Episode 1 adalah kualitas animasinya. Adegan pertarungan, ekspresi karakter, hingga beberapa momen dramatis mendapatkan penggambaran yang cukup detail. Bagi pembaca manga, terdapat beberapa adegan yang sebelumnya hanya bisa dibayangkan melalui panel, tetapi kini mendapatkan tambahan visual dan gerakan dalam versi anime.

Keputusan tersebut menjadi salah satu nilai menarik dari episode perdana ini. Alih-alih sekadar memindahkan panel manga ke layar, tim produksi memberikan sejumlah adegan tambahan yang membantu memperkuat atmosfer cerita. Beberapa momen juga terasa lebih emosional karena didukung oleh ekspresi karakter, musik, serta penggunaan animasi yang lebih dinamis.

Dari sisi cerita, episode pertama Black Clover Season 2 tetap mempertahankan inti kejadian dari manga chapter 74 dan 75. Alurnya tidak terasa terburu-buru sehingga penonton masih memiliki kesempatan untuk menikmati perkembangan karakter sekaligus memahami situasi yang sedang berlangsung.

Bagi penggemar lama yang sudah mengikuti manga, tambahan adegan tersebut tentunya menjadi sesuatu yang menarik untuk diperhatikan. Sementara bagi penonton anime-only, episode ini tetap dapat dinikmati tanpa harus mengetahui secara detail bagaimana adegan tersebut ditampilkan dalam versi manga.

Secara keseluruhan, Black Clover Season 2 Episode 1 menjadi pembuka yang cukup menjanjikan. Adaptasi yang tidak sepenuhnya terpaku pada panel manga justru memberikan pengalaman berbeda, terutama melalui beberapa adegan tambahan yang tidak ditemukan dalam sumber aslinya.

Black Clover Season 2 dapat disaksikan melalui platform Crunchyroll setiap Sabtu pukul 21.00 WIB. Dengan kualitas animasi dan beberapa tambahan adegan yang ditawarkan sejak episode pertama, menarik untuk melihat bagaimana episode-episode berikutnya akan mengembangkan cerita dan menghadirkan pertarungan yang lebih besar.

Continue Reading

Serial Anime

Review Anime Overgeared Episode 1: Awal Perjalanan Shin Youngwoo sebagai Pemain Game

Published

on

By

Auto Draft

Overgeared atau yang dikenal dengan judul Jepang Tempal: Item no Chikara membuka episode pertamanya dengan memperkenalkan Shin Youngwoo, seorang pemain game yang menjalani aktivitasnya seperti gamer pada umumnya. Ia menghabiskan waktunya di dalam game untuk melakukan leveling, mencari item, serta meningkatkan kemampuan karakternya.

Pada awal episode, Youngwoo digambarkan sebagai pemain yang belum memiliki kemampuan luar biasa. Perjalanannya masih terasa seperti pengalaman pemain biasa yang berusaha meningkatkan level dan mendapatkan perlengkapan lebih baik. Namun, situasi tersebut mulai berubah ketika ia menemukan sesuatu yang tidak seharusnya mudah didapatkan oleh pemain biasa.

Salah satu daya tarik utama episode pertama adalah bagaimana anime mulai memperlihatkan hubungan antara item dan perkembangan karakter. Sesuai dengan konsep judulnya, perlengkapan memiliki peran besar dalam menentukan kekuatan seorang pemain. Hal ini membuat perjalanan Youngwoo terasa berbeda dari protagonis game fantasy yang sejak awal sudah memiliki kemampuan spesial.

Dari sisi cerita, episode perdana lebih berfungsi sebagai pengenalan terhadap dunia dan karakter utama. Penonton diperlihatkan bagaimana sistem permainan bekerja sekaligus memahami posisi Youngwoo sebagai seorang pemain yang masih berjuang mendapatkan pengakuan.

Perubahan besar yang terjadi dalam episode ini menjadi titik awal perjalanan Youngwoo. Temuan yang didapatkannya berpotensi mengubah cara ia bermain dan membuka jalan menuju perkembangan karakter yang lebih besar pada episode berikutnya.

Secara visual, Overgeared menggabungkan elemen dunia game dengan nuansa fantasy. Beberapa bagian pertarungan dan eksplorasi menjadi pelengkap untuk memperkenalkan mekanisme permainan yang menjadi dasar cerita. Anime juga tidak langsung memberikan seluruh informasi mengenai dunia tersebut, sehingga masih terdapat ruang untuk pengembangan cerita pada episode selanjutnya.

Bagi penonton yang menyukai anime dengan tema game, leveling, item langka, dan perkembangan karakter, episode pertama Overgeared cukup efektif sebagai pembuka. Ceritanya masih berada pada tahap membangun fondasi, sehingga daya tarik utamanya justru terletak pada pertanyaan mengenai bagaimana Youngwoo akan berkembang setelah memperoleh kesempatan yang tidak biasa tersebut.

Overgeared dapat disaksikan melalui Crunchyroll dengan jadwal tayang setiap Jumat pukul 21.30 WIB. Episode berikutnya diharapkan mulai memperlihatkan lebih jauh dampak dari perubahan yang dialami Shin Youngwoo.

Continue Reading

Berita Anime & Manga

Review Tomb Raider King Eps.1-2

Sama-sama mengusung tema dungeon crawling seperti Solo Leveling, mampukah adaptasi anime Tomb Raider King meraih kesuksesan yang sama? Simak ulasan dua episode pertamanya di sini.

Published

on

Review Tomb Raider King Eps.1 2

www.gwigwi.com – Dikhianati kontraktornya, “Tomb Raider” Jooheon Suh hampir saja mati di sebuah makam/tomb berisikan relik ajaib saat tetiba dia kembali 15 tahun lalu saat God’s Tombs ajaib belum bermunculan. Bertekad untuk membalas, berbekal pengetahuan dan keahliannya, dia pergi mengoleksi berbagai elik dengan tangannya sendiri.

TOMB RAIDER KING dianimasikan! Manhwa karya Sanji Jiksong ini tampaknya ingin ikut mencicipi kesuksesan SOLO LEVELING. Sesama sub genre Lit-RPG (cerita dengan mekanisme gim) dan dungeon crawling, mampukah mereka meraup harta kesuksesan yang sama?

Menjanjikan petualangan, misteri, atraksi aksi yang dibumbui strategi cerdik tak terduga, TOMB RAIDER KING memiliki banyak key selling point buat penyuka sub genre ini.

Cerita dengan cerdas tidak dimulai dari awal mula karir Jooheon. Penonton langsung disuguhi misteri pengkhianatan, kenapa dia bisa kembali ke masa lalu dan protagonis yang sudah jago, cepat memahami situasi dan langsung bertindak.

Alur ringkas cepat ini membantu memaku perhatian saat animasi dan art style gambar terasa cukup saja. Sisa informasi world building dieksposisikan tokoh utama sambil jalan yang untungnya lore TOMB RAIDER KING ini cukup sederhana dan mudah dicerna.

Mungkin karena keliatan sederhana ini juga, rasanya dunianya kurang terasa spesial. Tomb yang didatangi Jooheon saat baru sadar terinspirasi dari kisah populer ‘Kapak Emas’ dari dongeng Aesop. Memang boleh saja terinspirasi demikian, tapi seperti kurang ada polesan unik ala TOMB RAIDER KING itu sendiri. Ya, ada twist berbeda, namun kurang terasa menghentak.

Entah karena Jooheon yang digambarkan dengan istilah “OP” atau over power kah? Pemuda ini sudah sakti, pede, cerdas, pokoknya wah. Dari dua episode ini, belum ada tantangan berarti mau itu dari menghajar orang atau melawan monster. Fokus memperlihatkan hebatnya dia memang boleh saja, tetapi cerita seperti lupa memberikan suspense atau pembeda dari sub genre yang sama saat sekarang dunia sudah mengenal SOLO LEVELING dan SHANGRI-LA FRONTIER (tentang petualangan seorang gamer di dunia gim, Shangri-La Frontier).

Rakurou Hizutome atau Sunraku, protagonis SHANGRI-LA FRONTIER memang jago tapi diperlihatkan juga dia tidak bisa memakai armor hingga terkena serangan sekali saja sudah fatal. Hal demikian belum ada di TOMB RAIDER KING. Karakter Jooheon terkesan power fantasy untuk para pembaca merasa strong dan kurang memiliki kedalaman lain supaya audiens bisa relate, malahan dia kadang terasa angkuh menyebalkan.

Bila ingin sekedar melihat protagonis doing cool, strong, smart stuff dibumbui misteri dan petualangan, dan diakhiri dengan mendapat harta yang bisa bikin lebih cool, strong, smart lagi, TOMB RAIDER KING mungkin bisa jadi pilihan.

Review Tomb Raider King Eps.1 2

Review Tomb Raider King Eps.1 2

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending