Connect with us

News

Musik dance abadi ‘SUPER EUROBEAT’ bangkit Kembali dengan album baru ‘THE BEST OF SUPER EUROBEAT 2021’!

Published

on

GwiGwi.com – Seri ‘SUPER EUROBEAT', yang merayakan ulang tahun ke 30 tahun lalu, melanjutkan trennya dengan merilis album baru, ‘THE BEST OF SUPER EUROBEAT 2021', pada 21 Januari.

Kompilasi baru ini – dirilis pada tanggal yang sama dengan entri pertama dalam seri, ‘SUPER EUROBEAT VOL.1', pada 21 Januari 1990 – mengumpulkan lagu-lagu Eurobeat terbaik tahun 2021. Ini sekali lagi merupakan kumpulan dua CD dengan Disc 1 yang dijejali 16 lagu hit Eurobeat terbaru.

THE BEST OF SUPER EUROBEAT Download & streaming (Asia only)

DISC-1:https://avex.lnk.to/SEB2021-DISC1

DISC-2:https://avex.lnk.to/SEB2021-DISC2

Dari bintang kancah Eurobeat seperti Dave Rodgers, ACE, Leslie Pharrish dan Dejo hingga wajah baru yang segar seperti Honey Hime, album baru ini menyertakan lagu dari 10 label yang akan disukai oleh penggemar inti genre tersebut.

Lagu Dave Rodgers ‘TOFU CONNECTION' dan ‘HORSE POWER DESIRE' dari game arcade Sega ‘Initial D The Arcade' juga ditampilkan, sementara ‘RED ZONE' Ray Hikari adalah kolaborasi dengan pembalap NASCAR Akinori Ogata – trek ini berdasarkan tema mobil cepat dan balapan yang menjadi lagu perwakilan dari album ini.

Sementara itu, Disc 2 adalah campuran nonstop dari 30 lagu Eurobeat uptempo agresif yang sempurna untuk didengarkan saat mengemudi, bekerja, berlatih, atau kapan pun Anda ingin masuk ke dalam zona fokus. Mulai dari lagu ‘DEJA VU' yang telah menjadi soundtrack video online yang tak terhitung jumlahnya di platform media sosial hingga lagu-lagu klasik dan permata tersembunyi, lagu di album ini mencakup volume musik yang luar biasa.

 

Komentar dari artis ‘SUPER EUROBEAT’ artists

 

Komentar dari SinclaireStyle’s Bratt Sinclaire

“Genre Eurobeat dikembangkan di Jepang beberapa dekade lalu dan telah menyebar ke seluruh dunia dari sana. Dan berkat komunitas online, popularitas genre ini terus meningkat dari hari ke hari. Ini adalah pengalaman yang luar biasa bagi saya sebagai komposer dan produser yang telah terlibat dalam Eurobeat untuk waktu yang lama. Saya tidak bisa lebih bahagia. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua orang yang terlibat dalam genre Eurobeat.”

 

Komentar daro Delta Music Industry’s Clara Moroni & Laurent Newfield

“Sungguh suatu kehormatan memiliki begitu banyak penggemar yang luar biasa! Kami membuat musik kami untuk kalian, dan untuk kecintaan kami pada Eurobeat. Kami ingin menyebarkan genre Eurobeat lebih jauh lagi, dan kami berharap untuk melihat hari ketika lagu Eurobeat menembus tangga musik. Kami percaya itu bisa segera terjadi di tangga lagu di Jepang! Tolong terus dengarkan Eurobeat!”

 

Komendar dari SCP Eurobeat Productions’ Stefano Castagna & Evelina Somenzi

“Sebagai produser dan penyanyi, kami ingin berterima kasih secara personal kepada setiap penggemar ‘SUPER EUROBEAT’ dan memeluk kalian dengan erat. Pesan kami kepada kalian adalah jangan pernah menyerah, jaga diri kalian, dan mintalah bantuan saat kalian membutuhkannya. Komunitas bekerja lebih keras dari sebelumnya, dan masa-masa indah sudah dekat. Dengan cinta dari kita semua!”

 

Informasi Rilis

Judul: ‘THE BEST OF SUPER EUROBEAT 2021’

Artis: Various artists

Link Beli CD: https://avex.lnk.to/SEB2021

 

Tracklist

DISC 1: 16 new songs

  1. MASTER BUSTER / DEJO
  2. LIFE IS A BEAT / CHERRY
  3. A DANCE SONG / KEN MARTIN
  4. ADDICTED TO YOUR LOVE / IRENE
  5. WHAT’S UP HONEY? / HONEY HIME
  6. TOFU CONNECTION / DAVE RODGERS
  7. TIGER! TIGER! / ACE
  8. BLAZING GUNS / SAMUEL ZANINI
  9. STOP THE TIME / GINO CARIA – DAVID DIMA
  10. P.I. INVESTIGATOR / DETECTIVE NICK & THE FESTARI MYSTERY GALS
  11. JUST TO SAY Your Name./ LESLIE PHARRISH
  12. FLY ME TO THE STAR / LILLY
  13. WE LIKE IT DOOM DOOM 2021 / HONEY HIME
  14. DON'T STOP ‘TILL TOKYO / LUKE
  15. HORSE POWER DESIRE / DAVE RODGERS
  16. RED ZONE / RAY HIKARI

 

DISC 2: ‘SPEED & AGGRESSIVE’ NONSTOP MIX 30 TRACKS

  1. THE FINAL COUNTDOWN / DAVE RODGERS
  2. GAS GAS GAS / MANUEL
  3. SUPERSTAR / GO2 & DJ BOSS
  4. DEJA VU / DAVE RODGERS
  5. EUROHERO / NEO
  6. SPEEDWAY / NIKO
  7. SUPER RIDER / MARK ASTLEY
  8. SHOCK OUT / FASTWAY
  9. GO WILD / DUSTY
  10. THE TOP / KEN BLAST
  11. FOREVER YOUNG / SYMBOL
  12. DESTINY / CANDY TAYLOR
  13. SPEED MAN / DAVE SIMON
  14. EUROBEAT / DR.LOVE
  15. NIGHT OF FIRE / NIKO
  16. DANCING CRAZY / D.ESSEX
  17. LOVE GENERATION / SUZY LAZY
  18. RIDING ON FIRE / LOLITA
  19. ETERNITY / DENISE
  20. VIVA THE NIGHT / GROOVE TWINS
  21. THE POWER OF GASOLINE / MEGA NRG MAN
  22. FLY ME TO THE MOON / DREAM FIGHTERS
  23. ADRENALINE / MANUEL
  24. KILLER / DAVE SIMON
  25. ROCK ME / MEGA NRG MAN feat. KIKO LOUREIRO
  26. NOT FOR SALE / GO 2
  27. DRIFTING ALL NIGHT / DEJO
  28. Kingdom OF ROCK / DAVE RODGERS
  29. LOOKA BOMBA / GO 2
  30. COUNTDOWN TO DESTINATION / MANUEL
Advertisement

News

Kreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis

Published

on

By

Kreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun Dari Dunia Menulis

Yomi Hirasaka, penulis yang dikenal melalui seri Boku wa Tomodachi ga Sukunai atau Haganai, mengumumkan bahwa dirinya telah memutuskan untuk pensiun dari aktivitas menulis. Keputusan tersebut disampaikan setelah ia menyelesaikan sejumlah proyek utama yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Hirasaka menjelaskan bahwa keputusan untuk berhenti menulis bukan disebabkan oleh masalah kesehatan maupun kelelahan akibat pekerjaan. Ia memilih mengakhiri karier karena merasa sudah mencapai kondisi finansial yang cukup untuk menjalani kehidupan tanpa harus terus menghasilkan karya baru.

Dengan kondisi tersebut, Hirasaka ingin menikmati hasil dari kerja kerasnya selama bertahun-tahun. Ia merasa berbagai karya yang telah dibuat sebelumnya sudah memberikan pencapaian yang cukup untuk memasuki fase baru dalam kehidupannya.

Salah satu proyek yang menjadi penutup perjalanan kariernya adalah A Salad Bowl of Eccentrics. Volume ke-10 sekaligus volume terakhir seri tersebut telah diterbitkan pada 17 Juli 2026. Penyelesaian novel tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Hirasaka untuk menuntaskan karya-karya besarnya sebelum benar-benar meninggalkan profesi sebagai penulis.

Nama Yomi Hirasaka sendiri sudah cukup dikenal di industri light novel Jepang. Salah satu karyanya yang paling populer adalah Boku wa Tomodachi ga Sukunai, yang lebih dikenal dengan nama Haganai. Seri tersebut berhasil mendapatkan perhatian luas dan kemudian diadaptasi menjadi anime.

Sepanjang kariernya, karya-karya Hirasaka dilaporkan telah mencapai lebih dari 7 juta kopi dalam penjualan. Selain Haganai, beberapa karyanya juga mendapatkan adaptasi anime, sehingga namanya semakin dikenal oleh penggemar anime dan light novel.

Total terdapat tiga karya Hirasaka yang mendapatkan adaptasi anime, menunjukkan pengaruh sejumlah novelnya terhadap industri hiburan Jepang.

Keputusan pensiun ini menjadi penutup dari perjalanan panjang Hirasaka sebagai penulis. Alih-alih meninggalkan profesi karena tekanan pekerjaan atau kondisi kesehatan, ia memilih berhenti setelah merasa telah mencapai target yang diinginkan.

Kini, Hirasaka dapat menikmati hasil dari berbagai karya yang telah dibuatnya selama bertahun-tahun. Bagi penggemar Haganai dan karya lainnya, keputusan tersebut tentu menandai berakhirnya salah satu perjalanan kreator yang telah menghasilkan sejumlah judul populer di dunia light novel Jepang.

Continue Reading

News

Gabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve

Published

on

By

Gabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan Di Valve

Minh “Gooseman” Le, salah satu kreator Counter-Strike, membagikan cerita menarik mengenai masa kerjanya bersama Valve. Dalam sebuah wawancara, Le menceritakan kebiasaan tidak biasa yang pernah dilakukan Gabe Newell, salah satu pendiri Valve, ketika berada di kantor perusahaan.

Menurut Le, Newell sempat menghabiskan waktu sekitar lima bulan untuk mempelajari teknik nyanyian tenggorokan Mongolia atau Mongolian throat singing. Menariknya, latihan tersebut disebut dilakukan hampir setiap hari di lingkungan kantor Valve.

Ketertarikan Newell terhadap teknik vokal tersebut bermula setelah dirinya menonton sebuah dokumenter yang membahas nyanyian tradisional Mongolia. Setelah mengetahui teknik tersebut, ia kemudian tertarik untuk mempelajarinya secara langsung.

Le menceritakan bahwa Newell bahkan kerap berjalan menyusuri lorong kantor sambil berlatih. Aktivitas tersebut tentu menghasilkan suara yang cukup keras dan akhirnya menarik perhatian karyawan lain.

Suara latihan yang terdengar dari lorong bahkan disebut membuat sejumlah karyawan merasa terganggu. Beberapa di antaranya memilih menutup pintu ruang kerja masing-masing ketika Newell mulai berlatih.

Meski demikian, kebiasaan tersebut ternyata tidak berlangsung selamanya. Setelah kurang lebih lima bulan, Newell akhirnya berhenti berlatih nyanyian tenggorokan dan kemudian mulai tertarik pada hobi lain.

Salah satu hobi berikutnya yang diceritakan Le adalah ketertarikan Newell terhadap senjata tajam dan benda-benda bergaya abad pertengahan. Menurut cerita tersebut, ia mulai mengoleksi berbagai jenis pisau dan bahkan memenuhi ruangannya dengan sejumlah kapak serta pedang.

Cerita tersebut menjadi salah satu bagian menarik dari pengalaman Le selama bekerja di Valve. Alih-alih membahas perkembangan game atau bisnis perusahaan, kisah ini justru memperlihatkan sisi lain dari kehidupan sehari-hari di lingkungan studio pengembang yang dikenal lewat Half-Life, Portal, Dota 2, dan Counter-Strike.

Minh Le sendiri merupakan salah satu sosok penting dalam sejarah Counter-Strike. Ia mengembangkan modifikasi Half-Life bersama Jess Cliffe yang kemudian berkembang menjadi salah satu franchise FPS terbesar di industri game.

Sementara itu, cerita mengenai hobi Gabe Newell tersebut menjadi pengalaman pribadi yang dibagikan Le dalam konteks kenangannya selama berada di Valve. Detail tersebut tidak berkaitan dengan proyek game tertentu, tetapi memberikan gambaran unik mengenai suasana kerja di balik salah satu perusahaan game terbesar di dunia.

Continue Reading

News

SophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier

Published

on

By

Setelah menghadirkan RyzaChat AI, Koei Tecmo kembali memperkenalkan proyek serupa yang mengambil karakter dari franchise Atelier. Kali ini, perusahaan mengumumkan SophieChat: AI, sebuah aplikasi resmi berlisensi yang memungkinkan penggemar berinteraksi dengan Sophie Neuenmuller dari seri Atelier Sophie.

Aplikasi tersebut masih berada dalam tahap pengembangan dan direncanakan hadir dalam waktu dekat. Pengembangannya dipercayakan kepada SpiralAI, dengan konsep utama berupa pengalaman percakapan berbasis kecerdasan buatan. Melalui aplikasi ini, pengguna nantinya dapat berbicara dengan Sophie menggunakan teks maupun suara.

SophieChat menawarkan beberapa fitur yang dirancang untuk membuat interaksi terasa lebih personal. Pengguna dapat mengirimkan pesan melalui mode teks dan memperoleh respons dari Sophie. Selain itu, tersedia opsi untuk mendengarkan jawaban menggunakan suara karakter, termasuk fitur ASMR yang menghadirkan suara Sophie dengan gaya bisikan dari jarak dekat.

Gaya percakapan juga dapat disesuaikan sesuai kebutuhan pengguna. Mode teks menjadi pilihan bagi mereka yang ingin berinteraksi dengan Sophie secara praktis, sementara fitur suara memberikan pengalaman yang lebih imersif.

Menariknya, Koei Tecmo turut menjelaskan pendekatan mereka dalam menjaga keterlibatan kreator asli. Ilustrasi yang digunakan dalam aplikasi tidak dibuat menggunakan teknologi image-generating AI. Materi visual tersebut dikerjakan secara manual dengan pengawasan NOCO, desainer karakter asli Atelier Sophie.

Dari sisi audio, suara Sophie akan menggunakan rekaman khusus dari Yuka Aisaka, pengisi suara karakter tersebut. Koei Tecmo menyatakan bahwa rekaman tersebut dibuat dengan izin langsung dari sang pengisi suara. Pengembang juga menegaskan bahwa mereka tidak menggunakan suara tanpa izin untuk melatih sistem AI.

Saat ini, SophieChat: AI telah membuka pra-registrasi menggunakan alamat email. Namun, tahap awal pendaftaran masih dibatasi untuk pengguna yang berada di Jepang.

Aplikasi ini menjadi bagian dari proyek resmi berlisensi yang juga dirancang untuk memberikan sebagian pendapatan kepada kreator yang terlibat. Koei Tecmo belum mengungkap tanggal rilis SophieChat secara pasti dan berencana membagikan in

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending