Connect with us
Maaf Anda Melihat Iklan

TV & Movies

‘Money Heist: Korea – Joint Economic Area’ Diumumkan Beserta Video Teaser

Published

on

GwiGwi.com – Adaptasi Korea yang sangat dinanti-nantikan dari serial perampokan terkenal Netflix di Spanyol Money Heist (La Casa de Papel) sekarang memiliki judul resmi – Money Heist: Korea – Joint Economic Area – dan teaser baru dirilis.

Maaf Anda Melihat Iklan

Netflix merilis klip khusus pada hari Selasa, 18 Januari, menunjukkan Profesor (Yoo Ji-tae) dengan hati-hati memilih dari deretan topeng unik, termasuk topeng Salvador Dali dan beberapa topeng tradisional Korea. Klip terpotong menjadi hitam saat Profesor mengulurkan tangan untuk memilih topeng tak dikenal untuk pencurian yang akan datang.

Money Heist: Korea – Joint Economic Area menceritakan kisah Profesor dalang kriminal jenius saat ia memimpin kru “pencuri kelas atas” selama krisis pencurian dan penyanderaan di Semenanjung Korea. Pemeran Korea termasuk aktor Squid Game Park Hae-soo (Berlin), Jeon Jong-seo (Tokyo), Lee Won-jong (Moskow), Kim Ji-hun (Denver), Jang Yoon-ju (Nairobi), Park Jung- woo (Rio), Kim Ji-hun (Helsinki), dan Lee Kyu-ho (Oslo) sebagai anggota geng.

Baca Juga:  Netflix Ungkap Film Baru Ultraman Akan Hadir

Tim Task Force akan diperankan oleh ketua tim Kim Yunjin (Seon Woojin) dan Kim Sung-o (Cha Moohyuk). Park Myung-hoon (Cho Youngmin) dan Lee Joobeen (Youn Misun) berperan sebagai sandera.

Netflix mengumumkan pada Desember 2020 bahwa adaptasi Korea 12 episode sedang dalam pengerjaan. Film ini disutradarai oleh sutradara The Guest, Kim Hong-sun dan ditulis oleh Ryu Yong-jae dari My Holo Love.

Money Heist: Korea – Joint Economic Area akan tayang perdana di Netflix pada tahun 2022.

The Money Heist original mengisahkan sekelompok pencuri di balik perampokan bank yang rumit, yang didalangi oleh Profesor misterius (Alvaro Morte). Bagian 1 ditayangkan perdana di Netflix pada tahun 2017, dan menjadi hit di seluruh dunia, menjadi serial non-Inggris Netflix yang paling banyak ditonton. Bagian 4 dirilis pada April 2020, dan bagian kelima dan terakhir ditayangkan perdana pada Desember 2021.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

TV & Movies

Beres ‘Stranger Things,’ Duffer Brothers Akan Garap Adaptasi Original ‘Death Note’

Published

on

GwiGwi.com – Setelah musim keempat dari popularitas luar biasa Stranger Things, menurut outlet berita Hollywood Deadline, Duffer Brothers telah meninggalkan Netflix untuk memulai perusahaan produksi mereka sendiri untuk karya orisinal dan adaptasi.

Maaf Anda Melihat Iklan

Serangkaian produk baru, termasuk adaptasi seri DEATH NOTE baru yang tidak terkait dengan anime sebelumnya, seri live-action, dan film fitur Netflix, akan tersedia di bawah label produksi baru, bernama Upside Down Pictures.

Menurut laporan, acara baru ini menawarkan perspektif baru tentang genre manga dan anime. Kami tidak akan melihat seri yang baru-baru ini diumumkan untuk sementara waktu karena pekerjaan sudah dimulai pada musim terakhir Stranger Things, tetapi kesediaan Duffer Brothers untuk menangani properti dengan cara mereka sendiri menunjukkan bahwa masih ada kehidupan di dalamnya.

Baca Juga:  Film Live-Action 'Zom 100: Bucket List of the Dead' Ungkap Detail Baru, Rilis 2023

SOURCE: Crunchyroll

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Box Office

Review Film Thor: Love and Thunder, The Lightning Second Strike Miss The Mark

Published

on

GwiGwi.com – THOR: RAGNAROK adalah perubahan radikal dari arah kreatif dua film Thor sebelumnya; lebih ringan, lebih banyak komedi dan Thor yang lebih luwes tak kaku dengan dialog ala teater Shakespeare seperti debutnya. Meski beberapa fans tak menyukai arah tersebut, film ketiga itu adalah film Thor tersukses yang pernah ada baik secara box office atau penerimaan kritikus dan penontonnya.

Maaf Anda Melihat Iklan

Maka tentu saja Taika Waititi, sutradara THOR: RAGNAROK, diminta kembali melanjutkan kesuksesan gaya filmnya dengan THOR: LOVE AND THUNDER, tapi apakah film ke 4 ini lebih fun atau justru mulai kehilangan “thunder” nya?

Dibuka dengan origin sang villain baru, Gorr (Christian Bell) mengenai kenapa ia sangat dendam kepada para dewa.

Akting mantan Batman zaman Nolan itu di awal film begitu kuat dan mengundang simpati. He really bring his A game. Sampai rasanya ingin melihat penampilannya lebih lama lagi, di mana itu dibutuhkan untuk lebih menjual tragedi dan keseramannya.

Thor (Chris Hemsworth) sedang mencari orang yang balik mencintainya setelah begitu banyak kehilangan orang terdekat di film-film sebelumnya. Dia mengisi kekosongan hati ini dengan pergi menjadi hero bersama Guardians of The Galaxy. Sampai saat bahaya mencapai New Asgard, dia terkejut melihat senjata lamanya, Mjolnir, digunakan oleh kenalan lamanya, Jane Foster (Natalie Portman)

Dengan judul THOR: LOVE AND THUNDER, jelas apa yang difokuskan cerita ini; Romansa. Namun saya melihat sebenarnya ada tema yang bisa jadi lebih menarik bila dieksplor lebih utama yakni mengenai hipokrasi kepahlawanan dewa yang diomongkan Gorr.

Baca Juga:  Review Hulu’s The Princess, Aksi Seru Sang Tuan Putri ala Film Laga 'The Raid'

Secara halus memang hubungan dewa dan orang biasa memang diceritakan. Seperti Zeus (Russel Crowe) yang sombong dan lalim, kontras dengan Thor yang selalu mencoba menolong orang. Coba saja ini fokusnya. Bisa ngasih film ini plot yang lebih dramatis dan berbeda. Memang filmnya akan jadi lebih serius, tapi ngeliat kurang nendangnya joke film ini, mungkin saatnya harus ganti tone lagi?

Natalie Portman diberi lebih banyak ruang daripada jadi pacar aja seperti film sebelumnya. Cukup meyakinkan sebagai The Mighty Thor dan lumayan saat komedi. Valkyrie (Tessa Thompson) rasanya jadi pembantu saja. Dia tidak ada story arc seperti di THOR: RAGNAROK. Begitu pula dengan Korg (Taika Waititi).

THOR: LOVE AND THUNDER berasa seperti versi inferior dari THOR: RAGNAROK. Seolah apa yang dicoba film ini, sudah ada versi superiornya dulu. Sekali lagi, apa sekarang saatnya mereka kembali mengganti arah kreatif si dewa petir ini?

Terakhir, baru-baru ini LIGHTYEAR tak jadi tayang karena konten LGBTnya yang frontal. THOR: LOVE AND THUNDER sebenarnya punya lebih banyak yang diselipkan sepanjang film. Saya penasaran bagaimana reaksi masyarakat nanti saat rilis.

Some swear word stuff in it and some intimacy stuff.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

TV & Movies

Review Hulu’s The Princess, Aksi Seru Sang Tuan Putri ala Film Laga ‘The Raid’

Published

on

Gwigwi.com – Film rilisan 20th Century Studios yang akan tayang di layanan streaming berbayar Disney+ Hotstar garapan sutradara Le-Van Kiet yaitu dengan genre action-fantasy The Princess.

Maaf Anda Melihat Iklan

Dikisahkan seorang putri (Joey King) yang menolak lamaran dari seorang bangsawan licik yang bernama Julius (Dominic Cooper) yang ingin menguasai tahta sang raja.

Merasa sakit hati, Julius menawan sang raja dan ratu di tahanan. Lalu sang putri dikurung di menara tertinggi yang ada di istana. Lantas sang putri harus melawan dengan segala cara dan menyelamatkan keluarga dan kerajaan nya.

Langsung ke filmnya, film ini gak banyak basa-basi menceritakan latar belakang cerita. Kita langsung disuguhkan dengan aksi brutal dan kecerdikan sang putri di awal film. Latar belakang cerita ini seiring berjalan nya Film Ini dijelaskan ditengah aksi seru.

Sang putri digambarkan bukan tipikal damsel in distress yang menunggu pangeran dengan kuda putih. She’s save his butt herself dengan segala kecerdikan dan skill yang diasah bersama sahabatnya seorang rakyat Biasa bernama Linh (Veronica Ngo).

Baca Juga:  Beres 'Stranger Things,' Duffer Brothers Akan Garap Adaptasi Original 'Death Note'

“Be patience and focus” merupakan quote sakti di film Ini dan menjadi pakem bagaimana si tuan putri bertindak dan beraksi.

Dari segi action nya, mengingatkan gue akan film indonesia yang berjudul The Raid, dengan set yang hanya di satu tempat. Serta aksi brutal yang penuh dengan ketangkasan dan dinamis ini membuat Film Ini menjadi seru untuk ditonton.

Dari segi akting, Joey King yang memerankan sang putri berhasil menjadi spotlight dikarenakan ia berhasil memerankan dengan baik peran nya dan juga berakting laga dengan apik.

Isu yang diangkat yaitu girl empowerment lewat film ini disampaikan dengan bagus dan on point tanpa melemahkan pihak laki-laki yang disampaikan dengan setara.

Secara keseluruhan, film The Princess merupakan sajian yang seru dan menghibur filmnya sendiri akan rilis di layanan streaming Hulu yang tayang di Amerika dan bisa di saksikan di Disney+ Hotstar di Indonesia mulai 1 July 2022.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

GwiGwi
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x