Connect with us

News

Merevolusi Gaya Hidup Digital Anak Muda melalui AI, realme Selenggarakan Diskusi Panel Bertajuk AI for Youth

Published

on

Merevolusi Gaya Hidup Digital Anak Muda Melalui Ai, Realme Selenggarakan Diskusi Panel Bertajuk Ai For Youth

www.gwigwi.com –  realme, brand smartphone dengan pertumbuhan tercepat di dunia, bermitra dengan AIESEC menyelenggarakan forum diskusi “AI for Youth: Revolutionizing Digital Lifestyles”. Pada acara yang diselenggarakan di sela-sela rangkaian peluncuran realme GT 6 secara global di Milan, Italia (20/6) ini, turut menghadirkan para influencer di bidang teknologi dari mancanegara untuk membahas seputar pemanfaatan AI serta mengkaji potensi masa depan teknologi ini bagi anak muda, khususnya melalui smartphone.

Perkembangan AI yang Pesat Memicu Inovasi yang Disruptif

Pesatnya perkembangan AI telah menghasilkan inovasi yang mendisrupsi industri teknologi dengan integrasinya bersama teknologi mutakhir lainnya seperti robotika, komputasi awan, dan IoT. Dampaknya meluas ke hampir semua sektor perekonomian dan kehidupan sehari-hari. Generasi muda khususnya merasakan pengaruhnya secara signifikan, karena AI tidak hanya memperkuat kreativitas mereka tetapi juga membantu dalam penyelesaian masalah kompleks serta mendorong pengembangan ilmu pengetahuan lintas disiplin. Adopsi luas AI memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk lebih aktif terlibat dalam inovasi dan kolaborasi global, yang pada gilirannya membantu membentuk perspektif internasional dan meningkatkan keterampilan kepemimpinan mereka.

Francis Wong, Head of Product Marketing realme, menyoroti peran krusial smartphone dalam mendorong penggunaan dan adopsi aplikasi AI sebagai platform utama teknologi. Dalam pandangannya, smartphone tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai alat untuk memberdayakan generasi muda melalui kecerdasan buatan.

“Smartphone akan menjadi perangkat yang paling umum digunakan oleh para pengguna untuk berinteraksi dengan AI di masa depan, tidak peduli bagaimanapun fitur ini akan berkembang ke depannya,” ungkap Wong. “Kami berharap semua perusahaan besar AI akan berkolaborasi dengan produsen smartphone dalam berbagai implementasi untuk memperluas basis pengguna mereka dan mengkomersialkan model-model mereka melalui perangkat seluler. Oleh karena itu, smartphone memainkan peran penting dalam membentuk cara pengguna memandang dan merasakan AI.”

Dalam tren industri smartphone saat ini, fitur-fitur AI pada umumnya difokuskan pada tiga bidang utama: pemrosesan gambar, intelligent assistant (asisten cerdas), dan kemampuan pemrosesan multibahasa. Dalam hal pemrosesan gambar, integrasi AI memungkinkan smartphone mengoptimalkan kualitas gambar melalui algoritma untuk memberikan pengalaman visual yang lebih kaya. Di lain sisi, intelligent assistant memanfaatkan teknologi pemrosesan bahasa alami untuk memungkinkan interaksi yang lebih manusiawi, meningkatkan efisiensi baik dalam kegiatan kerja maupun waktu bersantai. Sedangkan kemajuan dalam kemampuan pemrosesan multibahasa membantu mengatasi hambatan bahasa, memfasilitasi komunikasi dan pemahaman di antara individu dari latar belakang budaya yang berbeda. Dipercepat oleh teknologi AI, smartphone saat ini bertindak sebagai penghubung yang cepat antara manusia dengan dunia yang semakin cerdas.

Rita El Khoury, Senior Editor di Android Authority, menjelaskan bahwa layaknya jaringan data 4G yang secara drastis mengubah industri seluler dan memfasilitasi penggunaan perangkat seluler secara luas, AI generatif juga memiliki peran penting dalam perkembangan industri smartphone. AI generatif khususnya akan memungkinkan smartphone untuk memberikan pengalaman interaksi yang lebih intuitif, personal, dan efisien, yang dapat mengarah pada revolusi baru dalam pengalaman pengguna.

 

Smartphone AI: Merevolusi Kehidupan Digital Anak Muda

Di acara roundtable tersebut, para influencer juga membahas bagaimana transformasi smartphone berbasis AI telah secara signifikan memengaruhi berbagai aspek kehidupan generasi muda. Mulai dari cara mereka belajar dan bekerja, hingga cara mereka bersosialisasi dan menghibur diri. Sebagai contoh dalam konteks pembelajaran, di lingkungan kelas tradisional, siswa terkadang kesulitan menangkap semua informasi penting karena kecepatan pembelajaran yang berbeda-beda. Namun, dengan bantuan AI dan kamera smartphone mereka, siswa sekarang dapat dengan mudah mengambil catatan dari papan tulis atau slide presentasi, yang kemudian bisa diubah menjadi teks untuk tinjauan lebih lanjut dan pemahaman yang lebih baik. Alat pembelajaran cerdas seperti ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pembelajaran, tetapi juga memberikan siswa lebih banyak waktu untuk berpikir kritis dan berpartisipasi dalam diskusi saat berada di dalam kelas.

Sebagai brand teknologi yang memahami kebutuhan pengguna muda, realme secara konsisten berinovasi untuk memberdayakan generasi muda di seluruh dunia, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional mereka. Selain diskusi, Zixuan Wang, Director of AI Technology realme, juga memperkenalkan fitur AI Smart Loop yang terintegrasi dalam realme GT 6, dengan fokus khusus pada kebutuhan anak muda. Fitur ini dirancang untuk memahami konteks pengguna dan informasi terbaru yang ditampilkan di smartphone mereka, seperti penerimaan lokasi rapat saat mereka sedang bekerja. Dengan kemampuan ini, AI Smart Loop dapat mengantisipasi langkah-langkah selanjutnya dalam suatu tugas, seperti membuka alamat di Google Maps secara otomatis. Seperti asisten pribadi yang cerdas, AI Smart Loop membantu pengguna menghemat waktu dan tenaga dalam berbagai situasi, sehingga mereka dapat fokus pada hal-hal yang benar-benar penting setiap harinya.

“AI harus lebih dari sekadar manipulasi data; AI harus menempatkan pengalaman pengguna sebagai fokus utama,” ujar Wang. 

“Banyak dari pengguna realme adalah profesional muda yang sedang memulai karier mereka dengan semangat tinggi, sama seperti semangat realme: mereka ambisius, bangga, cerdas, dan yakin dengan masa depan. Visi kami adalah memberdayakan generasi muda ini dengan kinerja yang handal dan desain yang inovatif, melebihi harapan mereka untuk meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas hidup mereka.”

AI Popularizer: Memperluas Akses dan Manfaat bagi Kaum Muda

Meskipun teknologi AI telah menghadirkan revolusi dalam dunia pendidikan dengan menyediakan pengalaman belajar yang personal dan sumber daya yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi masyarakat global, masih ada banyak tantangan yang perlu diatasi, terutama terkait dengan akses universal dalam pendidikan. Dalam acara roundtable tersebut, para tamu dari berbagai belahan dunia sepakat bahwa kerja sama global dan upaya bersama diperlukan untuk mengatasi tantangan ini dan memastikan bahwa teknologi AI benar-benar memberikan manfaat pendidikan kepada semua orang.

Dengan pergeseran dari AI ke smartphone AI, demokratisasi teknologi telah memungkinkan sebagian besar generasi muda di seluruh dunia merasakan manfaat AI. realme sebagai salah satu brand smartphone terkemuka di dunia mengambil langkah nyata dalam mendorong proses ini dengan menghadirkan smartphone berbasis AI yang mampu memberikan kinerja luar biasa pada segmen harganya. Bersamaan dengan peluncuran realme GT 6, realme juga memperkenalkan teknologi Next AI yang bertujuan untuk membuat AI lebih populer di kalangan generasi muda. Dengan komitmen ini, realme secara bertahap akan menyematkan kemampuan AI secara menyeluruh di seluruh lini produk, termasuk GT Series, Number Series, dan C Series, sekaligus memastikan bahwa AI tidak hanya terbatas pada smartphone flagship tetapi juga mencerminkan misi realme untuk memberikan pengalaman teknologi yang luar biasa bagi pengguna muda di seluruh dunia.

Untuk mendukung upaya tersebut, realme juga telah mendirikan NEXT AI Lab dan meluncurkan “AI+UI Popularizer Plan”. Melalui hal ini, realme akan bekerja sama dengan para ahli AI di seluruh dunia dan mengintegrasikan teknologi canggih dari mitra seperti Google, Qualcomm, dan Microsoft, untuk mengembangkan fitur-fitur AI yang unggul dan inovasi UI sambil mempercepat jalur mereka ke pasar agar lebih mudah dan nyaman bagi pengguna muda untuk mengakses teknologi AI terbaru.

“Dalam lima tahun ke depan, besar kemungkinannya masyarakat akan dapat berkomunikasi dengan smartphone mereka dan menggunakannya untuk berkomunikasi serta terhubung dengan dunia luar tanpa perlu sering mengoperasikannya secara manual,” tambah Francis Wong.

“Ini baru tahap pertama. Namun, dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, perangkat seluler mungkin tidak lagi menyerupai bentuknya saat ini. Sebaliknya, mereka bisa menjadi perangkat kecil yang mampu memahami seluruh niat kita dan berkomunikasi dengan kita seperti asisten pribadi. Terlepas dari bagaimana bentuk dan fungsi perangkat seluler berkembang, peran smartphone AI pada dasarnya tetap sama, dengan fokus pada desain yang berorientasi pada manusia dan melayani pengguna akhir.”

Kunjungi website www.realme.com/id untuk mengetahui rangkaian produk realme terbaru, serta ikuti akun-akun media sosial realme Indonesia agar selalu ter-update dengan informasi dari realme untuk pasar di Indonesia.

Advertisement

News

Arc System Works Dirikan Studio Takumi di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru

Published

on

By

Arc System Works Dirikan Studio Takumi Di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru

Arc System Works mengumumkan pembentukan studio pengembangan baru bernama Arc System Works Tokyo Studio “Takumi” pada 2 November 2026. Berlokasi di Urban Center Shinjuku, Tokyo, Jepang, studio ini dibentuk untuk memperkuat kapasitas produksi perusahaan sekaligus membuka peluang pengembangan proyek game baru.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Arc System Works untuk meningkatkan kemampuan pengembangan dan memperluas jangkauan produknya ke pasar internasional. Perusahaan berharap studio baru ini dapat membantu menghadirkan pengalaman bermain yang menarik bagi komunitas gaming di berbagai negara.

Studio Takumi Dukung Pengembangan Game Fighting Baru

Salah satu proyek yang akan mendapatkan dukungan adalah game fighting baru yang terpilih dalam program IP360 milik Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI).

Program tersebut dirancang untuk memberikan dukungan berskala besar dan berjangka panjang bagi industri konten Jepang agar mampu bersaing di pasar global. IP360 juga memiliki target ambisius, yakni meningkatkan nilai penjualan konten Jepang di luar negeri hingga 20 triliun yen pada 2033.

Keterlibatan Arc System Works dalam program ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas distribusi karya mereka ke audiens internasional. Meski demikian, detail mengenai game fighting yang dimaksud masih belum diungkapkan, termasuk judul, mekanisme pertarungan, platform, dan jadwal peluncurannya.

Fokus pada Kolaborasi dan Ekspansi Global

Arc System Works menempatkan Studio Takumi sebagai bagian strategis dari rencana pengembangan perusahaan. Selain memperbesar kapasitas produksi, studio ini diharapkan menjadi pusat kolaborasi yang mendukung penciptaan game dengan daya tarik lebih luas.

Pendekatan tersebut sejalan dengan ambisi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pemain di luar Jepang. Melalui penguatan tim dan kemampuan pengembangan, Arc System Works ingin menciptakan karya yang dapat diterima oleh komunitas internasional tanpa kehilangan kualitas pengalaman bermain yang menjadi perhatian utama mereka.

Pembentukan studio baru ini juga menunjukkan upaya perusahaan untuk mempersiapkan sumber daya tambahan dalam menghadapi proyek-proyek mendatang.

 

Arc System Works Buka Perekrutan Anggota Pendiri

Seiring persiapan operasional Studio Takumi, Arc System Works mulai meningkatkan aktivitas perekrutan untuk mencari kreator yang akan bergabung sebagai anggota pendiri.

Kesempatan tersebut ditujukan bagi talenta yang ingin terlibat dalam pembentukan tim pengembangan baru dan mendukung proyek-proyek perusahaan berikutnya. Informasi mengenai posisi yang tersedia serta proses pendaftaran dapat ditemukan melalui halaman rekrutmen resmi Arc System Works.

Untuk saat ini, belum ada pengumuman lebih lanjut mengenai identitas game fighting yang dikembangkan melalui program IP360. Informasi mengenai proyek tersebut dan rencana produksi Studio Takumi masih dinantikan oleh para penggemar.

Continue Reading

News

Activision Siapkan Subseri Baru Call of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare dan Black Ops?

Published

on

By

Activision Siapkan Subseri Baru Call Of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare Dan Black Ops?

Activision dikabarkan mulai mempersiapkan subseri baru untuk franchise Call of Duty. Rencana ini muncul setelah perusahaan merilis game utama yang berfokus pada Modern Warfare dan Black Ops secara bergantian selama beberapa tahun terakhir.

Dalam wawancara bersama The Game Business, Chief Marketing Officer Activision, Tyler Bahl, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah memulai persiapan awal untuk mengembangkan cabang baru tersebut. Langkah ini menjadi respons terhadap keinginan pemain yang mengharapkan pengalaman berbeda dari dua subseri yang selama ini mendominasi franchise.

Meski pengembangan awal telah dimulai, Activision belum mengungkapkan nama, latar cerita, mekanisme permainan, maupun perkiraan jadwal peluncurannya.

Call of Duty Butuh Arah Baru Setelah Lima Tahun

Jika melihat sejarah perilisan beberapa tahun terakhir, Call of Duty: Vanguard menjadi judul terakhir yang memperkenalkan subseri berbeda di luar Modern Warfare dan Black Ops. Game tersebut dirilis pada 2021, setelah Call of Duty: Black Ops Cold War pada 2020 dan sebelum Call of Duty: Modern Warfare II pada 2022.

Setelah itu, Activision kembali bergantian merilis judul dari kedua subseri tersebut. Pola ini membuat sebagian pemain menginginkan sesuatu yang lebih segar, baik dari segi konsep maupun pengalaman bermain.

Bahl menjelaskan bahwa ekspektasi pemain terus berkembang seiring perubahan industri game. Menurutnya, komunitas menginginkan pengalaman yang lebih baik, baru, atau benar-benar berbeda dari apa yang sudah mereka kenal.

Perbedaan latar, cerita, dan mekanisme permainan memang dapat memberikan variasi. Namun, perubahan tersebut belum tentu menghasilkan identitas yang cukup berbeda untuk memenuhi harapan seluruh pemain.

Subseri Baru Bisa Membawa Identitas Berbeda

Kehadiran subseri baru berpotensi memberi Activision ruang untuk bereksperimen dengan pendekatan yang tidak sepenuhnya terikat pada formula Modern Warfare maupun Black Ops.

Namun, belum ada informasi apakah proyek ini akan mengambil latar perang yang berbeda, memperkenalkan karakter baru, atau menghadirkan perubahan besar pada gameplay. Semua kemungkinan tersebut masih belum dapat dipastikan sebelum Activision mengungkap detail resmi.

Jika dikembangkan lebih jauh, proyek ini juga dapat menjadi kesempatan bagi franchise Call of Duty untuk memperluas identitasnya tanpa harus meninggalkan elemen inti yang selama ini dikenal pemain.

Modern Warfare 4 Dikabarkan Menutup Cerita Sejak 2019

Di sisi lain, Call of Duty: Modern Warfare 4 disebut dijadwalkan hadir pada 2026 dan akan melanjutkan pola perilisan yang sudah berjalan. Menurut keterangan Bahl, game tersebut juga akan mengakhiri rangkaian cerita yang dibangun oleh subseri Modern Warfare sejak kebangkitannya pada 2019.

Meski demikian, belum diketahui bagaimana rencana tersebut akan berhubungan dengan pengembangan subseri baru. Activision belum menjelaskan apakah proyek anyar itu akan diperkenalkan setelah cerita Modern Warfare berakhir atau dikembangkan secara paralel.

Untuk saat ini, informasi yang tersedia baru sebatas konfirmasi bahwa persiapan awal subseri baru telah dimulai. Penggemar masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui arah berikutnya dari franchise Call of Duty.

 

Continue Reading

News

PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll

Published

on

By

Ps5 Bakal Punya Hub Anime Khusus Dari Sony Dan Crunchyroll

Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.

Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.

Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.

Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game

Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.

Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.

Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.

Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.

Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll

Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.

Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.

Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.

Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.

Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation

Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.

Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.

Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.

Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending