Tech & life
Memilih Memory Penyimpanan, SSD, SD Card Yang Bagus Tapi Murah Untuk Gaming Rig Kamu!
www.gwigwi.com – GwiGwi.com – Menjadi seorang gamer, tentunya kalian ga akan bisa lepas dari yang namanya memory dong. Mulai dari memory yang kalian pakai untuk penyimpanan seperti Harddisk ataupun SSD, hingga Memory yang berfungsi sebagai tempat tersimpannya aplikasi yang sering berjalan atau yang pastinya kalian lebih kenal sebagai namanya RAM. Nah kali ini kita mau coba bagikan tips, memilih memory baik penyimpanan dalam bentuk SSD, Internal/External, dan SD Card yang bagus, tapi ga perlu merogoh kocek sampai bikin dompet kalian kering! Yuk simak artikel berikut!
Memilih Model Penyimpanan
Sederhananya, ada banyak opsi penyimpanan yang bisa kalian gunakan seperti Hard Disk 3,5 inci, 2,5 inci, kemudian ada juga SSD yang juga hadir dalam platform atau form factor berbeda seperti SSD SATA 2,5 inci, SSD M.2 SATA, SSD M.2 NVME, kemudian ditemani lagi oleh PCIe Gen berapa yang akan digunakan. Terkadang kalau dipikirkan, sebenarnya opsi ini bisa membuat bingung dan takut bagi kalian yang baru saja mau meng-upgrade Gaming Rig kalian. Tetap kita akan coba membantu memudahkannya.
Biasanya game banyak memakan space atau tempat dari penyimpanan, apalagi game Triple-A jaman sekarang bisa memakan lebih dari 100GB per gamenya! Nah disinilah fungsi dimana Hard Disk menjadi opsi yang tepat. Hard Disk merupakan opsi termurah dengan kapasitas terbesar yang kalian bisa temukan di pasaran. Ini juga karena HDD sudah tersedia lebih dari 50 tahun loh! (* Tentunya dengan kapasitas dan kemampuan yang berbeda) HDD juga umumnya bisa diterima oleh PC dan juga Laptop apapun dengan konektor yang tepat. HDD 2.5 inci menjadi pilihan terbaik mengingat ukurannya yang compact, dan konektivitas SATA yang lebih ringkas dan hemat daya dibandingkan 3.5 inci dengan dedicated power.

Bentuk HDD dari Atas. Masih memanfaatkan Disk untuk penyimpanannya.
Untuk generasi sekarang, jika kalian menginginkan storage dengan kecepatan tinggi, kita tentu saja merekomendasikan SSD M.2 NVME PCIe Gen 4 karena kalian akan mendapatkan pengalaman yang terbaik yang bisa kalian temukan disini. Rekomendasi model yang kita pilih disini adalah Lexar NM790. Ini adalah salah satu model SSD terbaru dari Lexar yang tergolong cukup budget. Pada awal kehadirannya, SSD M.2 NVME tergolong cukup mahal, bahkan untuk mendapatkan storage hingga 1TB kalian butuh merogoh kocek hingga 3 Jutaan. SSD M.2 memberikan kecepatan transfer yang sangat tinggi, hingga 6500MB/s. Model NM790 dari Lexar ini juga sebenarnya sangat versatile karena kalian bisa opt-in dengan model yang menggunakan heatsink untuk menjaga performanya. Tentu saja ini juga membuatnya PlayStation 5 Ready loh Gwiples!

PlayStation 5, Console teranyar Sony yang sudah didukung Lexar NM790 dengna Heatsink
NM790 merupakan flagship model dari Lexar yang menghadirkan opsi kapasitas beragam mulai dari 512GB hingga 4TB. Kita merekomendasikan model dengan kapasitas 2TB dengan harga yang perlu dibayarkan hanya sekitar Rp 1.799.000 (Per September 2023)

Detail soal Lexar NM790
External atau Internal HDD?
Nah kalian mau beli storage akhirnya butuh yang gede banget kapasitasnya, tapi bingung nih, mending internal atau external? Siapa tau kan males buka Gaming Rig kalian yang udah rapih banget? Nah coba cek bahasan ini.
Internal HDD biasanya memiliki bentuk yang bare, dan dibalut material mayoritas besi. Bagian bawahnya akan memperlihatkan sebagian dari Disk yang terekspose, ditemani oleh bagian bagian dari PCBnya. HDD Internal biasanya hadir dengan berbagai macam speed read dan write yang biasanya di iklankan dengan target marketing yang berbeda. Contohnya untuk HDD yang dipakai sebagai backup storage CCTV keamanan akan memiliki kapasitas yang sangat tinggi, tapi read speednya cukup rendah. Ini dikarenakan HDDnya sangat dimaksimalkan untuk menyimpan rekaman, dan sering di timpa atau overwrite. Lalu ada juga beberapa model HDD biasa yang ekonomis, speed standard namun harganya masih cukup terjangkau. Walau demikian ini kurang kita rekomendasikan buat kalian yang ga sabaran karena load speednya kadang masih tergolong rendah. Lalu munculah beberapa model ke pasaran dengan gimick Gamingnya. Ini biasanya HDD yang ditemani oleh dedicated cache yang membantu percepatan membaca dari Harddisknya. Tidak jarang mereka diiklankan dengan speed 7200RPM dan hadir dengan desain yang gaming banget.

Penggunaan External HDD saat dibawa keluar, sering dimanfaatkan bersama Laptop.
External HDD menjadi opsi beberapa orang karena faktor yang beragam. Mungkin mereka malas atau tidak berani membuka Gaming Rig mereka, atau mungkin lebih memilih akses yang bisa cabut pasang. Secara jeroan, External HDD tidak jauh berbeda dengan Internal HDD. Mulai dari harga ekonomis, hingga Gaming Oriented. Jelas saja, karena sebenarnya External HDD merupakan Internal HDD yang umumnya berukuran 2.5 inci, diberikan controller yang membuatnya dapat mengirim data dan menerima power melalui kabel USB saja tanpa perlu konfigurasi kabel SATA. Ini membuat juga cukup versatile, karena jika kalian suka ngoprek, bisa membukanya dan memasukan HDD external tadi jadi internal. Namun salah satu kekurangannya adalah beberapa model HDD External tidak tahan banting karena perputaran disk terus menerus, ditemani oleh posisi yang tidak stationary karena merupakan model lepas pasang.
Eh tapi berkat perubahan jaman, lokasi ini juga berlaku untuk SSD loh, makanya masih ada SSD dan marketing yang digunakan sebenarnya tidak jauh berbeda, tapi tentu saja berkat perubahan jaman Flash Memory lebih tahan lama ketimbang HDD.

Penampakan Box Lexar SL660 Blaze
Lexar SL600 Series adalah salah satu model External SSD yang cukup recommended bagi kalian Pro Gamers, maupun para Professional. Lexar SL660 adalah model yang lebih gaming oriented, hadir dengan kelap kelip RGB yang menarik, dan memiliki speed kencang hingga 2000MB/s. SSD ini juga ditemani oleh koneksi USB 3.2 Gen 2, jadi kalian bisa cukup enjoy dan nyaman dalam setiap sesi gaming kalian. Tapi kalau para professional, Lexar SL600 seharusnya lebih oke. Secara bentuk dan spesifikasi keduanya tidak berbeda, hanya saja SL600 tidak memiliki RGB yang bisa mengganggu untuk pekerjaan profesional yang lebih kalem. Keduanya sayangnya belum dijual secara resmi di Indonesia dan masih berstatus Coming Soon, tapi untuk alternatif, kalian bisa melirik Lexar SL200 yang ga kalah menarik, dan dibanderol dengan harga mulai dari 800rban aja (Per September 2023)

Detail opsi penyimpanan Lexar SL660 Blaze
Butuh Storage Buat Smartphone, Nintendo Switch, ROG Ally, atau Steam Deck?
Lebih Mobile Gamer ketimbang PC/Desktop atau Home Console gamer? Berarti opsi diatas tadi pastinya kurang cocok buat kalian, karena form factornya berbeda nih. Untuk ROG Ally dan Steam Deck ataupun PC-Console Hybrid, sebenarnya juga bisa memakai SSD, namun mereka membutuhkan form factor yang berbeda yaitu SSD M.2 NVME 2230 bukan 2280 yang sudah cukup awam ditemukan di pasaran. SSD ukuran kecil ini dimanfaatkan untuk menjaga ukurannya agar tetap lebih kecil. Modifikasi juga bisa dilakukan sebenarnya karena secara koneksi, baik 2280 maupun 2230 memanfaatkan koneksi M.2 NVME.

ROG Ally, PC-Console Hybrid terbaik ASUS
Nah jadi apa opsi yang lebih sesuai? Tentu saja SD Card lebih tepatnya microSD Card. MicroSD ini sudah menjadi pionir penyimpanan yang dimanfaatkan oleh banyak perangkat terutama perangkat mobile seperti smartphone, Nintendo Switch, bahkan PC-Console Hybrid seperti ROG Ally dan Steam Deck. Kotak memory berukuran kecil ini memiliki dasar pembuatan yang sama dengan kakaknya, SD Card, maupun SSD. Yang membedakan tentu saja kecepatannya, tapi semuanya masih berupa Flash Storage. MicroSD juga memiliki spesifikasi dan kapasitasnya masing-masing. Yang akan sering kalian temukan adalah UHS-1/3, Class 10, Class 3, V10, V30, dan A1/A2. Sebenernya apa sih semua angka itu? Berikut penjabarannya:
- Speed Class
Ini adalah kecepatan awal-awal SDXC dan SDHC. Cara membacanya adalah dengan ditandai huruf “C” ditemani oleh angka yang merupakan Write Speed dari memory card tersebut. Berdasarkan class ini dapat terlihat perbandingan kecepatan dari SDCard tersebut seperti ini:- C2 (Class 2): minimum write speed of 2MB/s
- C4 (Class 4): minimum write speed of 4MB/s
- C6 (Class 6): minimum write speed of 6MB/s
- C10 (Class 10): minimum write speed of 10MB/s
- UHS Speed Class (Ultra High Speed)
Ini adalah kategori baru untuk speed class yang sekarang lebih dikenal dibandingkan “C” Class. Kecepatan dari SD Card kategori ini jauh lebih cepat dari C Class dimulai dari 10MB/s hingga 30MB/s. Ditandai dengan huruf “U” didepannya, dan dilanjutkan dengan angka sebagai penanda Write Speed nya.- U1 (UHS Speed Class 1): minimum write speed of 10MB/s
- U3 (UHS Speed Class 3): minimum write speed of 30MB/s
- Video Speed Class
Class ini diciptakan lebih kearah Video Recording. Ini dapat terlihat beda-bedanya dari resolusi yang bisa direkam, seperti 360 recording, VR Content, ataupun 4K/8K Recording. Penanda dari class ini adalah penggunaan huruf “V” didepannya dan total ada 5 klasifikasinya:
-
- V6 (Video Speed Class 6): minimum write speed of 6MB/s
- V10 (Video Speed Class 10): minimum write speed of 10MB/s
- V30 (Video Speed Class 30): minimum write speed of 30MB/s
- V60 (Video Speed Class 60): minimum write speed of 60MB/s
- V90 (Video Speed Class 90): minimum write speed of 90MB/s

SDCard Collection
Untuk penanda A1/A2 adalah penanda kemampuan Random Read/Write dari SDCard tersebut. Karena penggunaannya SDCard kali ini sudah mengarah ke app storage juga, penanda A1/A2 jadi cukup crucial untuk mengetahui apakah mampu membuka dan menjalankan game kalian dengan cepat.

Table A1/A2 SDCard
Lexar Play adalah MicroSDXC dari Lexar yang memang sudah disiapkan untuk menjadi solusi storage dan juga tempat penyimpanan game favorit kalian di gadget portable. Lexar Play tersedia dengan kapasitas hingga 1TB, dan juga sudah memenuhi semua klasifikasi dasar sebagai perangkat penyimpanan. U3, UHS-I, V30, dan A2 adalah angka spesifikasi pendukungnya. Lexar Play dibanderol dengan harga mulai dari Rp 148.00 (per September 2023) untuk 128GB, hingga Rp 1.439.000 untuk 1TBnya.

Opsi Penyimpanan di Lexar Play microSDXC UHS-I Card
Nah gimana Gwiples? Udah makin yakin mau pilih yang mana yang tepat buat Gaming Rig kalian? Nah pastiin juga kalian memilih Lexar (https://www.lexar.com/) sebagai merek yang akan kalian gunakan. Lexar sudah berdiri selama 27 tahun dan merupakan bagian dari Longsys, perusahaan yang merupakan pemimpin dalam pengaplikasian NAND Flash untuk konsumen. Lexar sendiri menghadirkan banyak opsi yang juga sudah memenangkan penghargaan mulai dari Kartu Memory, USB Flash Drive, Card Reader, SSD, dan juga DRAM.

Lexar SD Card
Pastiin juga produk Lexar yang kalian dapatkan merupakan barang yang beredar secara resmi di Indonesia, dari Distributor terpercaya yaitu PT Astrindo Senayasa (https://www.astrindo.co.id/). Didirikan sejak 19 September 1991, PT Astrindo Senayasa sudah dipercaya sebagai salah satu Distributor produk IT yang bahkan sudah menjadi ternama di dunia seperti Lexar, ASUS, Intel, Sandisk, WD, dan lainnya. Saat ini PT Astrindo Senayasa masih menjadi distributor terbesar dengan jaringan distribusi, penjualan, dan aftersales terbaik di Indonesia.

Logo PT Astrindo Senayasa
Tech & life
ASUS Resmi Hadirkan ProArt Display OLED PA27USD dan PA32USD untuk Kreator Profesional
www.gwigwi.com – ASUS resmi mengumumkan kehadiran monitor profesional terbaru mereka, ProArt Display OLED PA27USD dan ProArt Display OLED PA32USD. Kedua monitor QD-OLED 4K ini dirancang khusus untuk kreator konten profesional dengan menghadirkan refresh rate 240Hz, kecerahan puncak hingga 1000 nits, serta dukungan konektivitas 12G-SDI.
Monitor ProArt terbaru tersebut sudah tersedia mulai Mei 2026. Bahkan, model PA27USD berhasil meraih penghargaan CES 2026 Innovation Award dan Red Dot Product Design Awards berkat inovasi dan desain premium yang diusungnya.
Panel QD-OLED 4K dengan Refresh Rate 240Hz
ProArt Display OLED PA27USD hadir dengan ukuran 26,5 inci, sementara PA32USD mengusung panel 31,5 inci. Keduanya menggunakan panel QD-OLED 4K yang mampu menghasilkan kecerahan puncak hingga 1000 nits untuk menampilkan kontras tajam antara area terang dan gelap.
Selain itu, refresh rate 240Hz dan dukungan Variable Refresh Rate (VRR) membuat monitor ini mampu menghadirkan tampilan visual yang sangat mulus, baik untuk rendering maupun pengecekan kualitas konten dalam satu layar. Dukungan HDMI 2.1 dengan output 4K@240Hz juga memastikan visual tetap detail dan responsif.
Akurasi Warna Profesional untuk Editing dan Pasca Produksi
Kedua monitor ProArt ini menawarkan cakupan warna DCI-P3 99%, sRGB 100%, serta kedalaman warna true 10-bit yang mampu menampilkan lebih dari 1,07 miliar warna. Hal tersebut membuat PA27USD dan PA32USD sangat ideal untuk kebutuhan editing video, color grading, hingga workflow pasca produksi profesional.
ASUS juga memastikan akurasi warna tingkat tinggi melalui proses kalibrasi pabrik dengan nilai Delta E < 1. Teknologi grayscale tracking canggih turut digunakan untuk menjaga konsistensi warna dan gradasi agar tetap presisi.

Asus Resmi Hadirkan Proart Display Oled Pa27usd Dan Pa32usd Untuk Kreator Profesional
Dibekali Colorimeter dan Dukungan HDR Lengkap
Salah satu fitur unggulan monitor ini adalah hadirnya motorized flip colorimeter bawaan yang memungkinkan proses kalibrasi otomatis tanpa memerlukan software tambahan. Pengguna bahkan dapat menjadwalkan proses kalibrasi secara berkala melalui menu OSD.
Di sisi lain, ASUS juga menyematkan teknologi Smart HDR yang mendukung berbagai format HDR populer seperti Dolby Vision, HDR10, dan Hybrid Log-Gamma (HLG). Dukungan tersebut membuat monitor cocok untuk kebutuhan produksi video modern maupun konten streaming HDR.
Konektivitas Lengkap dengan Dukungan 12G-SDI
Untuk menunjang workflow profesional, ProArt Display OLED PA27USD dan PA32USD hadir dengan konektivitas yang sangat lengkap. Kedua monitor dibekali dual Thunderbolt 4, HDMI 2.1, DisplayPort 2.1, serta USB hub bawaan.
Monitor PA27USD memiliki satu port 12G-SDI, sedangkan PA32USD dibekali dua port 12G-SDI untuk mendukung transmisi video 4K@60Hz tanpa kompresi. Fitur ini sangat penting bagi kebutuhan color grading profesional, VFX, hingga integrasi capture card di studio produksi.
Selain itu, salah satu port Thunderbolt 4 mendukung Power Delivery hingga 96W sehingga laptop dapat tetap terisi daya hanya menggunakan satu kabel.
ASUS OLED Care Pro untuk Mencegah Burn-In
ASUS juga menghadirkan teknologi ASUS OLED Care Pro untuk melindungi panel OLED dari risiko burn-in. Teknologi ini mencakup berbagai fitur seperti Pixel Shift, Screen Saver, hingga Proximity Sensor yang dapat otomatis meredupkan layar saat tidak ada pengguna di depan monitor.
Harga dan Ketersediaan
ProArt Display OLED PA27USD tersedia mulai Mei 2026 dengan harga US$2199, sementara versi ProArt Display OLED PA27USD Panaro MAX Rugged Case Edition dijual seharga US$2599. Adapun ProArt Display OLED PA32USD dijadwalkan hadir pada Juni 2026 dengan harga US$2699.
Informasi lebih lanjut mengenai produk ini dapat dilihat melalui situs resmi ASUS ProArt.
Tech & life
ZTE dan Telkom Indonesia Teken MoU Strategis untuk Mempercepat Pengembangan Solusi dan Infrastruktur Digital
www.gwigwi.com – ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi terkemuka di dunia, secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk memperkuat kerja sama strategis dalam pengembangan solusi dan infrastruktur digital.
Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam kemitraan jangka panjang antara ZTE dan Telkom, sekaligus mempertegas komitmen kedua belah pihak dalam mempercepat transformasi digital Indonesia melalui penerapan teknologi canggih, termasuk cloud computing, kecerdasan buatan (AI), dan next-generation connectivity.
Melalui kolaborasi ini, ZTE akan memanfaatkan pengalaman dan keunggulan teknologinya di tingkat global dalam bidang infrastruktur digital, solusi berbasis AI, dan platform terintegrasi untuk mendukung Telkom dalam memperkuat ekosistem digitalnya. Kemitraan ini diharapkan dapat mempercepat inovasi, memperkuat potensi layanan, serta menghadirkan solusi digital yang lebih scalable dan aman bagi sektor enterprise dan pemerintahan.
Zhu Yang, Sales Director ZTE Indonesia, mengatakan, “Kami bangga dapat memperkuat kolaborasi dengan Telkom Indonesia, salah satu penggerak utama ekosistem digital di Asia Tenggara. Kemitraan ini mencerminkan visi bersama kami untuk membangun infrastruktur digital yang cerdas, efisien, dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan keahlian teknologi ZTE dan kekuatan pasar Telkom, kami berharap dapat menciptakan nilai baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.”
Dari perspektif Telkom, kolaborasi ini sejalan dengan strategi transformasi perusahaan dalam berevolusi dari operator telekomunikasi tradisional menjadi perusahaan berbasis infrastruktur dan platform digital yang terintegrasi.
Seno Soemadji, Direktur Strategic Business Development & Portfolio PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, menegaskan bahwa kemitraan strategis memainkan peran penting dalam mempercepat agenda pertumbuhan jangka panjang perusahaan. “Kolaborasi ini mencerminkan fokus berkelanjutan kami dalam memperkuat infrastruktur digital sebagai fondasi pertumbuhan di masa depan. Selanjutnya, Telkom berkomitmen untuk meningkatkan kapabilitas di bidang data center, konektivitas, dan platform berbasis cloud, sekaligus menjadikan AI sebagai penggerak utama untuk menghadirkan solusi yang lebih terintegrasi dan bernilai tinggi bagi pelanggan kami. Melalui kemitraan seperti ini, kami ingin membangun ekosistem digital yang lebih tangguh, aman, dan kompetitif di Indonesia maupun di tingkat regional,” ujarnya.
Kerja sama ini juga mendukung upaya berkelanjutan Telkom dalam mempertajam fokus portofolio dan meningkatkan disiplin eksekusi, sehingga setiap inisiatif yang dijalankan dapat menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan serta memperkuat daya saing perusahaan dalam jangka panjang.
Ke depannya, ZTE dan Telkom akan menjajaki berbagai peluang kolaborasi, termasuk pengembangan infrastruktur digital, solusi enterprise, layanan berbasis AI, dan pengembangan kapabilitas untuk mendukung kebutuhan ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang.
Tech & life
ASUS Umumkan Kehadiran Kartu Grafis NVIDIA GeForce RTX 5060 dan 5060 Ti
ASUS mengumumkankehadirankartugrafis NVIDIA ® GeForce RTX™ 5060 dan GeForce RTX 5060 Ti (versi 16GB dan 8GB) darijajaran TUF Gaming yang tangguh, Prime yang fleksibel, serta Dual GeForce yang ultra-ringkas. Dengankombinasiarsitektur NVIDIA Blackwell serta hardware canggih ASUS, masing-masing kartugrafisinimenawarkanakses gaming PC modern yang mudah dan menarikkepada para pengguna. Terlepasapakahpenggunamemerlukankartugrafis yang tangguh, SFF-ready, atauopsidengan VRAM yang melimpahuntuk gaming yang lebihserius, ASUS menyediakankartugrafissesuaidenganberagamkebutuhanpengguna.
Teknologi, hardware, dan fiturgenerasiberikutnya
Kesembilankartugrafis TUF Gaming, Prime, dan ASUS Dual GeForce RTX 5060 dan 5060 Tiiniditenagai oleh NVIDIA Blackwell yang menyuguhkankemampuaninovatifkepada para gamer dan kreator. Dengankemampuan AI yang masif, GeForce RTX 50 Series mampumemanjakanpenggunadenganpengalamanbaru dan akurasigrafis level berikutnya. Penggunadapatmelipatgandakanperformadenganteknologi NVIDIA DLSS 4 yang memilikifitur Super Resolution, Ray Reconstruction, dan Multi Frame Generation. Mereka juga dapatmenciptakangambardengankecepatan yang tidakpernahadasebelumnyasertamenyalurkankreativitasnyamelaluifitur NVIDIA Studio.
Lebihdariitu, penggunadisuguhkandenganakseskepadalayananmikro NVIDIA NIM sebagai model AI canggih yang membuat para enthusiast dan developer dapatmembangunasisten, agent, dan alurkerja AI denganperformaterbaik pada sistem NIM-ready. GPU terbaruini juga dilengkapidengan neural shader yang dapatdigunakan oleh para developer game untukmengomprestekstursertamengurangipenggunaanmemori. Semuafiturinimembantukartugrafis RTX 5060 dan RTX 5060 Timenyajikanperformaciamik di atas rata-rata.
Masing-masing liniproduk TUF Gaming, Prime, dan ASUS Dual mengeluarkankartugrafis RTX 5060 8GB dan RTX 5060 Ti (versi 16GB dan 8GB). Semuakartugrafis ASUS RTX 5060 dan RTX 5060 Tidilengkapidukungan Dual BIOS. Penggunadapatmemilihsuhurendahuntukmendapatkanperformatinggiataumengutamakan level kebisinganrendahuntuk gaming bebashambatan. Kartugrafis ASUS RTX 5060 dan RTX 5060 Ti juga menawarkanberagaminovasitermal, sepertikipas Axial-tech denganukuranbilah yang lebihpanjanguntukmeningkatkanaliranudara. Denganteknologi 0dB, kipas juga akanberhentisecaracerdassaattidakdiperlukan, sehingga level kebisingankartugrafistetaprendahseminimalmungkin.
Kartuini juga dilengkapidual-ball fan bearinguntukdayatahan yang maksimalsertavented backplateuntukmenjagatemperaturtetaprendah. Setiap backplate terbuatdari aluminium untukmenambahkesanestetissekaligusmemaksimalkanpembuanganpanas. Setiapkartu juga dibuatdenganteknologi ASUS Auto Extreme. Denganteknologiini, semua proses penyolderandilakukandalamsekalijalanuntukmengurangibebanproduksisekaligusmeningkatkankualitaskartugrafissecarakeseluruhan. Selainitu, ASUS GPU Guard melindungikartugrafisdenganlapisanperekat di keempatsudutnyauntukmencegahkeretakan. Saatpenggunamembelikartugrafis ASUS GeForce RTX 5060 atau RTX 5060Ti Series, sehinggamerekadijaminakanmendapatkankartugrafis yang tahan lama.
Kartugrafis TUF Gaming: kombinasidayadengan hardware kelasatas
ASUS meluncurkan TUF Gaming GeForce RTX 5060 8GB, TUF Gaming RTX 5060 Ti 8GB, dan TUF Gaming GeForce RTX 5060 Ti 16GB untukmemuaskandahaga para pengguna yang menginginkan hardware tangguh dan andal.
Kartugrafisinihadirdengankonstruksikelasmiliteruntukmemastikanketangguhannya, meskisedangberada di bawahtekanan yang paling beratsekalipun. Lebihdariitu, lapisan PCB melindungikartugrafisinidaridebu, serpihan, dan kelembapan. Untukmanajementermal, kartu TUF RTX 5060 dan 5060 Tidilengkapidengan heatsink MaxContact yang dapatmenghilangkanpanassecaraefisien.
Kartugrafisberwarnagunmetal-grayinidirancangsecarapresisidengantampilan industrial khasTUF Gaming berupasuduttegas dan garis miring yang sudahteruji. Selainitu, bagipengguna yang menyukaisentuhancahaya pada hardware berteknologitinggiini, sebuahpencahayaan ARGB pada backplate menyuguhkanwarna-warni yang dapatdisesuaikan. Setiapkartutelahkompatibeldengan Aura Sync, sehinggapenggunadapatmenyesuaikanpencahayaandenganperangkat Aura Sync yang lain untukmenciptakanbattlestation yang tersinkronisasi.
Untukmelengkapikartugrafisini, ASUS merekomendasikancatudayaTUF Gaming 750W Gold. PSU inimemilikisertifikasikelasmiliter dan standardayatahan TUF Gaming. Artinya, PSU tersebutdapatberfungsidenganbaikbersama RTX 5060 atau 5060 Titerbaruini. Dengangaransi 10 tahun, penggunaakanmerasatenangbagaimana pun merekamemaksimalkan PC miliknya.
Kartugrafis Prime: siapuntuk PC gaming SFF
Bagipengguna yang mencarikartugrafisuntuksmall-form-factor (SFF), Prime memilikiberagamopsi di jajaran ASUS RTX 5060 dan 5060 Ti. Prime GeForce RTX 5060 8GB, Prime GeForce RTX 5060 Ti 8GB, dan Prime GeForce RTX 5060 Ti 16GB merupakankartugrafis 2,5 slot dengankonfigurasitigakipas. Artinya, kartugrafisinisiapuntukmendukung PC berbentukringkasdengankemampuanpendinginan yang kencang.
Selaindesain 2,5 slot yang nyaman, kartuini juga cocokuntukmereka yang menyukaikomponendengantampilan modern dan ramping. Tepianbulat dan tampilanminimalismemastikankartu Prime dapatdipasangdenganhampirsemua PC secara pas.
Untukkartu Prime RTX 5060 dan RTX 5060 Ti, ASUS Prime 750W Gold adalah PSU paling cocokuntukdigunakanbersama. Dengansertifikasi Gold 80 Plus, dual-ball fan bearing, dan komponen premium lainnya, PSU inimenghasilkandaya yang stabildalamwaktu yang lama dengangaransi 8 tahununtukmenjaminkualitasnya.
ASUS Dual GeForce RTX 5060 dan RTX 5060 Ti: ukuran minimal,performamaksimal
Bagipengguna yang menginginkankartugrafis RTX 5060 atau RTX 5060 Tiberukuranlebihringkasdibandingkanliniproduk Prime, ASUS menyediakansolusinya. ASUS Dual GeForce RTX 5060 8GB, Dual GeForce RTX 5060 Ti 8GB, dan Dual GeForce RTX 5060 Ti 16GB masing-masing menyuguhkangaming horsepower yang kuatdalamsebuahkartugrafisringkasdengankonfigurasiduakipas.
Setiapkartuhadirdenganwarnahitam-putihkontrasyang menarikuntuk para enthusiast PC yang senangtampilmenonjoldengan PC-nya. DenganaksenfiksiilmiahGolden Age, kartuinimemberikankesan retro-futurisme yang sangat cocokdenganbanyakkomponen ASUS lainnya.
Untukkartugrafisini, ASUS merekomendasikan PSU ASUS Prime 750W Gold. Selainsebagaipasanganestetis yang ideal, PSU iniakanmenyediakantenagatahan lama yang dibutuhkansemuakartugrafis ASUS Dual GeForce RTX 5060 dan 5060 Tiagarmemberikanperformaterbaiknya.
Optimasisetiappengalamandengan GPU Tweak III
Software ASUS GPU Tweak III memudahkanpenggunauntukmemantau dan menyesuaikanperforma GPU denganpraktis. Software inimenyediakaninformasimendalammengenaispesifikasi dan status kartugrafissekaligusmemudahkanpenggunauntukmenyesuaikanberbagai parameter prosesor. Terlepasapakahpenggunainginmengganti mode kinerjakartugrafisataumelakukan overclocking dengansekaliklik, GPU Tweak III membuatprosesnyamenjadi sangat mudah. Selainitu, adanyafitur OSD Wizard terbarumempermudahpenggunauntukmenyesuaikantampilanlayar (OSD) GPU Tweak III, sehingamerekadapatmemperolehinformasi yang diperlukandalam format yang diinginkan.
-
Box Office4 weeks agoReview Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli dari Vietnam
-
Laptop3 weeks agoHP EliteBook 8 G1i 14 AI: Tangguh untuk Bisnis, Siap Gaming Ringan
-
Box Office3 weeks agoReview The Death of Robin Hood, Akhir Tragis Sang Legenda
-
Serial Anime2 weeks agoReview Clevatess Season 2 Episode 1: Misi Rahasia Klen dan Alicia Dimulai, Visual Makin Manjakan Mata!
-
News2 weeks agoAnime Festival Asia Rayakan Edisi ke-10 di Indonesia!
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Love Barista, Megabintang yang Terdampar
-
TV & Movies2 weeks agoREVIEW FILM MOANA (2026), Keindahan Visual Kepulauan Pasifik
-
Gaming2 weeks agoAkhirnya Rilis! Wuthering Waves Versi 3.5 Hadirkan Region Baru dan Resmi Tuju Xbox!




