News
McDonald’s Indonesia Kembali Hadirkan Menu “Taste Of Japan” dan Kolaborasi Bareng Ica Zahra
www.gwigwi.com – Setelah sukses diluncurkan pada tahun 2020 lalu dan mendapatkan respon yang luar biasa dari pelanggan dan para penggemar, restoran cepat saji ternama di dunia, McDonald’s Indonesia, hari ini meluncurkan kembali “Taste of Japan” yang menghadirkan beragam menu dengan paduan cita rasa Jepang yang autentik. Peluncuran kembali menu “Taste of Japan” dilakukan di McDonald’s Salemba Raya, Jakarta Pusat. McDonald’s Indonesia mengajak para penggemar menu “Taste of Japan”, para pencinta budaya Jepang, dan seluruh masyarakat Indonesia untuk #YangPentingNgertiEnaknya rasa autentik kuliner khas Negeri Matahari Terbit tanpa perlu pergi jauh-jauh ke Jepang, cukup ke McDonald’s Indonesia terdekat!
Caroline Kurniadjaja, Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesia mengatakan, “Kami sangat senang melihat tingginya permintaan dan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap menu Taste of Japan saat pertama kali diluncurkan pada tahun 2020 dan 2021 lalu. Itulah yang menjadi alasan utama kami meluncurkan kembali menu ini. Lewat Taste of Japan, kami menghadirkan kembali pengalaman cita rasa kuliner khas Jepang yang autentik untuk memuaskan para penggemar budaya dan tradisi Jepang di Indonesia.”
“Para pencinta budaya Jepang dan seluruh masyarakat Indonesia dapat merasakan kelezatan kuliner khas Negeri Matahari Terbit ini tanpa perlu pergi jauh-jauh ke Jepang, cukup dengan mengunjungi restoran McDonald’s Indonesia terdekat,” lanjut Caroline.

Mcdonald’s Indonesia Kembali Hadirkan Menu “taste Of Japan” Dan Kolaborasi Bareng Ica Zahra
McDonald’s Indonesia menawarkan berbagai menu pilihan dengan kekayaan dan keragaman kuliner Negeri Matahari Terbit lewat menu “Taste of Japan”, di antaranya adalah Yakiniku Burger yang menghadirkan tiga varian Burger, yaitu Beef Yakiniku Tamago Burger, Burger dengan daging sapi asli dilengkapi saus Yakiniku dengan kombinasi nori (rumput laut) dan irisan kol, ditambah telur yang disajikan dengan roti Burger yang lembut. Ada juga McSpicy Yakiniku Burger yang disajikan dengan sensasi daging ayam pedas. Tidak kalah menariknya dengan kedua varian ini, ada Fish Fillet Yakiniku Burger dengan daging ikan yang juga disajikan dengan saus Yakiniku, nori (rumput laut) dan irisan kol. Tidak lengkap jika makan Burger tanpa kentang, ketiga varian Burger ini juga ditemani dengan Spicy Nori McFlavor Fries, kentang goreng McDonald’s dengan bumbu nori (rumput laut) pedas dan Sakura Fizz, minuman bersoda rasa lemon menyegarkan dengan Topping sakura yang berasal dari buah berry.
Seluruh masyarakat Indonesia juga dapat menikmati McFlurry Matcha Cookies atau Oreo, teh Hojicha Jepang yang khas di-mix dengan es krim vanila McD dan pilihan Topping Cookies atau Oreo yang unik. Tak hanya itu, kali ini McDonald’s Indonesia juga menghadirkan Yuzu Pink Waffle Cone, varian baru menu “Taste of Japan” yang menyegarkan dengan warna Pink cerah khas bunga Sakura.
Untuk memberikan pengalaman kuliner khas Negeri Matahari Terbit yang menyeluruh kepada para penggemar dan seluruh masyarakat Indonesia seperti sedang berada di Jepang, McDonald’s Indonesia menghadirkan dekorasi dengan sentuhan dan ornamen Jepang yang autentik di tiga restoran McDonald’s Indonesia di Jakarta: McDonald’s Salemba dengan tema Osaka, McDonald’s Kemang dengan tema Tokyo, dan tema Kyoto di restoran McDonald’s Indonesia yang akan segera dibuka di akhir Juni.
Tak hanya itu, para kru di tiga restoran McDonald’s Indonesia tersebut juga akan mengenakan pakaian kimono bernuansa merah yang khas dari Negeri Matahari Terbit.

Mcdonald’s Indonesia Kembali Hadirkan Menu “taste Of Japan” Dan Kolaborasi Bareng Ica Zahra
McDonald’s Indonesia Rilis Lagu Nihon No Fureebaa Hasil Kolaborasi dengan 1st Winner of Nippon Television Nodojiman The World 2015, Ica Zahra
McDonald’s Indonesia juga memperkenalkan kolaborasi terbarunya dengan Ica Zahra, 1st Winner of Nippon Television Nodojiman The World 2015 untuk merilis lagu “Nihon No Fureebaa”. Lagu ini menceritakan tentang Yakiniku Burger dari menu “Taste of Japan” yang mengajak para pendengar untuk mendapatkan menu gratis di aplikasi McDonald’s. Pendengar dapat menikmati enaknya lagu ini tanpa harus memahami maknanya, sama seperti menu Yakiniku Burger “Taste of Japan” yang akan membuat semua orang paham enaknya.
Berawal dari kecintaannya terhadap menu Taste of Japan, yang menghadirkan cita rasa Jepang yang autentik, Ica Zahra membuat lagu “Nihon No Fureebaa” dan melihat kolaborasi ini sebagai latar yang sempurna untuk membawa para penggemar hanyut dalam cita rasa autentik dari “Taste of Japan”.
“Dalam kunjungan saya ke Indonesia pada tahun 2021 lalu, saya jatuh cinta dengan menu Taste of Japan McDonalds. Itulah mengapa saya sangat senang dapat berbagi pengalaman dan kecintaan saya terhadap menu ini, Negara Jepang, dan budayanya melalui lagu Nihon No Fureebaa bersama McDonald’s Indonesia. Lagu ini akan menginspirasi dan mengajak masyarakat Indonesia untuk menjelajahi keindahan budaya Jepang melalui rasa dan musik. Mungkin banyak yang tidak mengerti arti dari lagu ini, tetapi #YangPentingNgertiEnaknya karena lagu ini dapat membangkitkan semangat pencinta makanan Jepang serta menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap kunjungan mereka ke McDonald’s Indonesia,” ujar Ica Zahra, yang untuk pertama kalinya menyanyikan lagu “Nihon No Fureebaa” secara langsung di peluncuran kembali menu Taste of Japan.
Selain dapat menikmati menu “Taste of Japan”, McDonald’s Indonesia juga mengajak penggemar menu Taste of Japan dan masyarakat Indonesia untuk mengikuti kompetisi yang menarik, yaitu Lip-sync Competition. McDonald’s Indonesia mengajak untuk berpartisipasi dalam kompetisi lip-sync baik secara online maupun offline yang akan diselenggarakan mulai 22 Juni 2023 sampai 2 Agustus 2023. Bagi peserta kompetisi lip-sync, baik secara online maupun offline, McDonald’s Indonesia memberikan kesempatan untuk menunjukkan bakat mereka dengan mengunggah video lip-sync lagu “Nihon No Fureebaa” bersama salah satu menu (Burger) Taste of Japan yang dipadukan dengan kreativitas peserta. Peserta online dapat langsung mengunggah video mereka di platform TikTok dan Instagram, sementara peserta offline diharapkan untuk datang ke restoran McDonald’s Kelapa Dua. Nantinya di restoran McDonald’s Kelapa Dua, para peserta offline akan disediakan tempat khusus untuk merekam video lip-sync dan beberapa atribut menarik sebagai alat pendukung. Para peserta kompetisi lip-sync “Nihon No Fureebaa” akan berkesempatan mendapatkan tiket liburan ke Jepang untuk dua pasang pemenang, serta berbagai hadiah menarik seperti gaming console dan gift card McDonald’s Indonesia.
News
Kreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis
Yomi Hirasaka, penulis yang dikenal melalui seri Boku wa Tomodachi ga Sukunai atau Haganai, mengumumkan bahwa dirinya telah memutuskan untuk pensiun dari aktivitas menulis. Keputusan tersebut disampaikan setelah ia menyelesaikan sejumlah proyek utama yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Hirasaka menjelaskan bahwa keputusan untuk berhenti menulis bukan disebabkan oleh masalah kesehatan maupun kelelahan akibat pekerjaan. Ia memilih mengakhiri karier karena merasa sudah mencapai kondisi finansial yang cukup untuk menjalani kehidupan tanpa harus terus menghasilkan karya baru.
Dengan kondisi tersebut, Hirasaka ingin menikmati hasil dari kerja kerasnya selama bertahun-tahun. Ia merasa berbagai karya yang telah dibuat sebelumnya sudah memberikan pencapaian yang cukup untuk memasuki fase baru dalam kehidupannya.
Salah satu proyek yang menjadi penutup perjalanan kariernya adalah A Salad Bowl of Eccentrics. Volume ke-10 sekaligus volume terakhir seri tersebut telah diterbitkan pada 17 Juli 2026. Penyelesaian novel tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Hirasaka untuk menuntaskan karya-karya besarnya sebelum benar-benar meninggalkan profesi sebagai penulis.
Nama Yomi Hirasaka sendiri sudah cukup dikenal di industri light novel Jepang. Salah satu karyanya yang paling populer adalah Boku wa Tomodachi ga Sukunai, yang lebih dikenal dengan nama Haganai. Seri tersebut berhasil mendapatkan perhatian luas dan kemudian diadaptasi menjadi anime.
Sepanjang kariernya, karya-karya Hirasaka dilaporkan telah mencapai lebih dari 7 juta kopi dalam penjualan. Selain Haganai, beberapa karyanya juga mendapatkan adaptasi anime, sehingga namanya semakin dikenal oleh penggemar anime dan light novel.
Total terdapat tiga karya Hirasaka yang mendapatkan adaptasi anime, menunjukkan pengaruh sejumlah novelnya terhadap industri hiburan Jepang.
Keputusan pensiun ini menjadi penutup dari perjalanan panjang Hirasaka sebagai penulis. Alih-alih meninggalkan profesi karena tekanan pekerjaan atau kondisi kesehatan, ia memilih berhenti setelah merasa telah mencapai target yang diinginkan.
Kini, Hirasaka dapat menikmati hasil dari berbagai karya yang telah dibuatnya selama bertahun-tahun. Bagi penggemar Haganai dan karya lainnya, keputusan tersebut tentu menandai berakhirnya salah satu perjalanan kreator yang telah menghasilkan sejumlah judul populer di dunia light novel Jepang.
News
Gabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve
Minh “Gooseman” Le, salah satu kreator Counter-Strike, membagikan cerita menarik mengenai masa kerjanya bersama Valve. Dalam sebuah wawancara, Le menceritakan kebiasaan tidak biasa yang pernah dilakukan Gabe Newell, salah satu pendiri Valve, ketika berada di kantor perusahaan.
Menurut Le, Newell sempat menghabiskan waktu sekitar lima bulan untuk mempelajari teknik nyanyian tenggorokan Mongolia atau Mongolian throat singing. Menariknya, latihan tersebut disebut dilakukan hampir setiap hari di lingkungan kantor Valve.
Ketertarikan Newell terhadap teknik vokal tersebut bermula setelah dirinya menonton sebuah dokumenter yang membahas nyanyian tradisional Mongolia. Setelah mengetahui teknik tersebut, ia kemudian tertarik untuk mempelajarinya secara langsung.
Le menceritakan bahwa Newell bahkan kerap berjalan menyusuri lorong kantor sambil berlatih. Aktivitas tersebut tentu menghasilkan suara yang cukup keras dan akhirnya menarik perhatian karyawan lain.
Suara latihan yang terdengar dari lorong bahkan disebut membuat sejumlah karyawan merasa terganggu. Beberapa di antaranya memilih menutup pintu ruang kerja masing-masing ketika Newell mulai berlatih.
Meski demikian, kebiasaan tersebut ternyata tidak berlangsung selamanya. Setelah kurang lebih lima bulan, Newell akhirnya berhenti berlatih nyanyian tenggorokan dan kemudian mulai tertarik pada hobi lain.
Salah satu hobi berikutnya yang diceritakan Le adalah ketertarikan Newell terhadap senjata tajam dan benda-benda bergaya abad pertengahan. Menurut cerita tersebut, ia mulai mengoleksi berbagai jenis pisau dan bahkan memenuhi ruangannya dengan sejumlah kapak serta pedang.
Cerita tersebut menjadi salah satu bagian menarik dari pengalaman Le selama bekerja di Valve. Alih-alih membahas perkembangan game atau bisnis perusahaan, kisah ini justru memperlihatkan sisi lain dari kehidupan sehari-hari di lingkungan studio pengembang yang dikenal lewat Half-Life, Portal, Dota 2, dan Counter-Strike.
Minh Le sendiri merupakan salah satu sosok penting dalam sejarah Counter-Strike. Ia mengembangkan modifikasi Half-Life bersama Jess Cliffe yang kemudian berkembang menjadi salah satu franchise FPS terbesar di industri game.
Sementara itu, cerita mengenai hobi Gabe Newell tersebut menjadi pengalaman pribadi yang dibagikan Le dalam konteks kenangannya selama berada di Valve. Detail tersebut tidak berkaitan dengan proyek game tertentu, tetapi memberikan gambaran unik mengenai suasana kerja di balik salah satu perusahaan game terbesar di dunia.
News
SophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier
Setelah menghadirkan RyzaChat AI, Koei Tecmo kembali memperkenalkan proyek serupa yang mengambil karakter dari franchise Atelier. Kali ini, perusahaan mengumumkan SophieChat: AI, sebuah aplikasi resmi berlisensi yang memungkinkan penggemar berinteraksi dengan Sophie Neuenmuller dari seri Atelier Sophie.
Aplikasi tersebut masih berada dalam tahap pengembangan dan direncanakan hadir dalam waktu dekat. Pengembangannya dipercayakan kepada SpiralAI, dengan konsep utama berupa pengalaman percakapan berbasis kecerdasan buatan. Melalui aplikasi ini, pengguna nantinya dapat berbicara dengan Sophie menggunakan teks maupun suara.
SophieChat menawarkan beberapa fitur yang dirancang untuk membuat interaksi terasa lebih personal. Pengguna dapat mengirimkan pesan melalui mode teks dan memperoleh respons dari Sophie. Selain itu, tersedia opsi untuk mendengarkan jawaban menggunakan suara karakter, termasuk fitur ASMR yang menghadirkan suara Sophie dengan gaya bisikan dari jarak dekat.
Gaya percakapan juga dapat disesuaikan sesuai kebutuhan pengguna. Mode teks menjadi pilihan bagi mereka yang ingin berinteraksi dengan Sophie secara praktis, sementara fitur suara memberikan pengalaman yang lebih imersif.
Menariknya, Koei Tecmo turut menjelaskan pendekatan mereka dalam menjaga keterlibatan kreator asli. Ilustrasi yang digunakan dalam aplikasi tidak dibuat menggunakan teknologi image-generating AI. Materi visual tersebut dikerjakan secara manual dengan pengawasan NOCO, desainer karakter asli Atelier Sophie.
Dari sisi audio, suara Sophie akan menggunakan rekaman khusus dari Yuka Aisaka, pengisi suara karakter tersebut. Koei Tecmo menyatakan bahwa rekaman tersebut dibuat dengan izin langsung dari sang pengisi suara. Pengembang juga menegaskan bahwa mereka tidak menggunakan suara tanpa izin untuk melatih sistem AI.
Saat ini, SophieChat: AI telah membuka pra-registrasi menggunakan alamat email. Namun, tahap awal pendaftaran masih dibatasi untuk pengguna yang berada di Jepang.
Aplikasi ini menjadi bagian dari proyek resmi berlisensi yang juga dirancang untuk memberikan sebagian pendapatan kepada kreator yang terlibat. Koei Tecmo belum mengungkap tanggal rilis SophieChat secara pasti dan berencana membagikan in
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film HOPE, Big Trouble in Little Village
-
Gaming4 weeks agoFate/EXTRA Record Akhirnya Umumkan Jadwal Rilis Global pada Januari 2027
-
Gaming4 weeks agoRev. NOiR Kembali Dipamerkan di State of Play, Rilis 2027 untuk PS5, Xbox Series, dan PC
-
TV & Movies3 weeks agoBuka Proyek Solo Perdana, Tomohiro Kamiyama (WEST.) Rilis Album “INPUT⇄OUTPUT” Secara Global!
-
TV & Movies3 weeks agoMagnifique Group Angkat Diskusi tentang Masa Depan Media dan Kepercayaan terhadap AI melalui Dua Kelas Khusus di IdeaFest 2026
-
Smartphone2 weeks agoPeran Ekosistem Samsung Galaxy dalam Mendukung Hidup yang Lebih Seimbang
-
Gaming3 weeks agoBrown Dust 2 Kolaborasi dengan Chained Soldier 2, Hadirkan Tiga Karakter
-
Gaming3 weeks agoAtelier Karia Resmi Dapatkan Jadwal Rilis Februari 2027





