Event
Main ke Comivuro, Jangan Sampai Kelewatan Nonton Konser “J-Music Live” di Youtube!
GwiGwi.com – Komunitas pecinta musik Jepang bernama HERE US yang berpusat di Jakarta akan mengadakan “J-Music Live 2021”, sebuah konser virtual yang menampilkan cover lagu Jepang secara live streaming dari studio. Acara tersebut akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Desember 2021, pukul 19:00 – 22:00 WIB melalui Platform Youtube HERE US bersamaan dengan acara Comic Frontier Virtual 2 yang diadakan secara online.
“J-Music Live 2021” YouTube Livestream
Totalnya akan ada 8 orang performer yang penuh talenta dari komunitas HERE US yaitu Mari, Rikka, Dian, Inami, Nime, Kimmy, Meira, dan Dira yang akan menghibur teman-teman dengan penampilan mereka mengcover lagu Jepang. Penasaran siapa aja mereka? Yuk kenalan!
Line Up J-Music Live 2021:
Performer pertama ada Mari yang pernah aktif menjuarai beberapa acara karaoke kejepangan di Jakarta. Mari juga aktif sebagai vokalis dan leader dari band Black Paper Moon hingga saat ini. Bersama Black Paper Moon, Mari sempat aktif mengisi acara kejepangan di Jakarta. Dan tidak hanya itu, Mari juga beberapa kali aktif sebagai MC di acara-acara kejepangan.
Performer kedua ada Rikka yang pernah menjadi leader dari grup idol bernama Aniqueen di Bogor. Bersama Aniqueen, Rikka sempat aktif sebagai performer di acara kejepangan di Bogor dan Jakarta. Rikka yang juga bisa bermain alat musik seperti piano dan biola, saat ini aktif sebagai penyanyi cover melalui kanal Youtube nya sendiri.
Performer ketiga ada Dian. Dian merupakan gitaris, penyanyi, dan penulis lagu asal Jakarta. Awalnya Dian aktif sebagai member dari grup band bernama Go! Go! Tabe, dan kemudian aktif sebagai member dari grup band Project Cadmus. Salah satu lagu ciptaannya berjudul “Happy Birthday 12.8” pernah dibawakan oleh salah satu musisi indie asal jepang bernama Ayuka. Kini Dian lebih aktif menjadi solo musisi dan sebagai host di aplikasi streaming Bigo Live.
Performer keempat adalah Inami, seorang penyanyi, penulis lagu, dan pembuat trans-lirik. Inami sudah bisa menjuri di acara-acara kejepangan di Yogjakarta. Dulu Inami sering menjadi performer kejepangan di Yogyakarta bersama grup bandnya, Rockusatsu, Fleur De Lis, sKyNaMi Project, dan Fallen Arcilla. Kemudian bersama grup band Mikazuki yang juga aktif menjadi performer kejepangan di Jakarta. Saat ini Inami aktif sebagai mentor penyanyi-penyanyi untuk komunitasnya Cleffenhagen Academy di platform Smule.
Performer kelima yakni Nime. Nime pernah aktif sebagai leader dari grup idol Bandung bernama LuSca. Bersama LuSca, Nime aktif mengisi banyak acara kejepangan baik di Bandung, Jakarta, ataupun di kota-kota lainnya, Bersama LuSca juga, Nime pernah sekaligus mendapat kesempatan untuk tampil di Asia Music Festival di Hanamatsu, Jepang. Setelah graduated dari LuSca, Nime kini aktif sebagai model hingga sekarang.
Performer keenam ada Kimmy. Kimmy awalnya aktif sebagai utaite dengan nama Ozuu. Setelah itu, Kimmy sempat tergabung dalam grup Tokyo Hits Joshi Idol di Bandung. Kini Kimmy aktif sebagai lead dancer dan rapper dari grup idol Jakarta bernama Hira Dazzle. Bersama dengan Hira Dazzle, Kimmy masih tetap aktif di acara kejepangan Jakarta hingga saat ini.
Performer ketujuh ada Meira. Meira yang saat ini satu grup dengan Kimmy, aktif sebagai leader dari grup idol Hira Dazzle di Jakarta. Bersama Hira Dazzle, Meira tetap masih aktif sebagai performer di acara-acara kejepangan di Jakarta hingga sekarang. Meira mempunyai hobi bernyanyi, baik lagu-lagu Jepang, atau pun lagu lagu non Jepang. Selain itu sampai saat ini, Meira juga masih tetap aktif sebagai pianist & cosplayer.
Konser virtual musik cover lagu jepang dari ke-tujuh performer tersebut akan diiringi oleh Dira, seorang musisi yang aktif di kejepangan Jakarta. Dira sudah aktif dalam beberapa band, sebut saja, Izanami, Zenja, Meyza, Mikazuki, dan kini tergabung sebagai member grup band di AMAKUSA. Bersama dengan Amakusa, Dira sempat tampil dalam konser internasional Hammersonic Fest. Dan kini Dira juga aktif sebagai produser musik di komunitas HERE US.
Selama 3 jam penuh ke-delapan performer tadi yang akan tampil untuk menghibur kalian di acara J-Music Live 2021. Menurut HERE US, mereka berharap dengan adanya acara ini dapat memberikan hiburan untuk acara kejepangan, baik di Jakarta maupun di kota lainnya.
Saksikan juga video-video ucapan dari ke-delapan performer tersebut dari tanggal 6 – 12 Desember, melalui kanal Youtube HERE US. Jadi, supaya kalian tidak ketinggalan dengan karya-karya terbaru mereka, jangan lupa subscribe kanal Youtube HERE US ya!
Event
AKEMI ID SIAP GELAR ‘KEMISTAGE VOL. 1: THE BEGINNING’, AWAL BARU PERTUNJUKAN KONSEPTUAL BERKALA DI ZONA KOREA
www.gwigwi.com – JAKARTA, 19 MEI 2026 – Girl group independent asal Jakarta, Akemi ID, secara resmi mengumumkan gelaran pertunjukan mandiri terbaru mereka yang bertajuk “Kemistage Vol. 1: The Beginning”. Acara ini akan diselenggarakan pada Minggu, 31 Mei 2026, bertempat di Zona Korea, Mangga Dua Square, Jakarta, dengan gerbang utama (Open Gate) yang akan dibuka tepat pukul 12.00 WIB.
Berbeda dengan rangkaian konser mandiri yang pernah diadakan sebelumnya, Kemistage hadir sebagai gebrakan baru Akemi ID dalam menyajikan rangkaian pertunjukan konseptual yang akan digelar secara berkala setiap dua bulan sekali. Melalui edisi perdana bertajuk “The Beginning”, Akemi ID akan membawa para penggemar masuk ke dalam era baru group yang lebih intim, matang, dan sarat akan konsep visual yang segar.
Dalam pertunjukan berdurasi 2,5 jam ini, Akemi ID dijadwalkan akan membawakan deretan lagu original mereka, penampilan khusus dari Trainee terbaru, hingga sesi interactive games interaktif di atas panggung. Rangkaian acara kemudian akan ditutup dengan sesi Meet & Greet eksklusif berupa sesi foto dua arah (Ceki session) antara member dan para pengunjung.
Untuk menjaga keintiman jalannya acara, pihak manajemen menerapkan batasan kuota yang sangat eksklusif, di mana hanya tersedia 24 kursi prioritas bagi penonton tercepat, sementara area lainnya dialokasikan sebagai standing area. Pembelian tiket Pre-Order (PO) telah dibuka dengan harga Rp 50.000,- yang sudah mencakup akses All Day Pass serta merchandise eksklusif. Pihak manajemen juga menyediakan opsi tiket On The Spot (OTS) pada hari-H dengan harga Rp 60.000,-.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas basis penggemar, manajemen Akemi ID memberikan program khusus berupa potongan harga tiket sebesar Rp 5.000,- bagi para pengunjung yang dapat menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi Kemifirst, baik dalam bentuk fisik maupun digital pada saat registrasi ulang di lokasi.
Informasi lebih lanjut mengenai registrasi tiket Pre-Order dan pembaruan berkala mengenai Kemistage Vol. 1: The Beginning dapat diakses melalui akun Instagram resmi @akemiofficial_id atau melalui tautan formulir pendaftaran di https://forms.gle/jbfeYjF4XBy5e7Hr7.
Kontak Akemi
Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/
Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id
TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id
Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756
Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01
Whatsapp: 08551614433

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea
Event
Chainsaw Man The Stage 2026: Reze Arc Siap Bikin Penonton Baper di Panggung!
www.gwigwi.com –
Kabar seru buat para penggemar Chainsaw Man! Adaptasi panggung Chainsaw Man The Stage dipastikan kembali pada tahun 2026 dengan membawakan salah satu arc paling ikonik sekaligus emosional, yaitu Reze Arc. Cerita ini dikenal sebagai salah satu bagian paling “nendang” secara perasaan, karena menghadirkan dinamika hubungan yang manis tapi juga tragis.
Kali ini, penonton akan diajak menyaksikan kisah pertemuan antara Denji dan Reze dalam versi live stage yang jauh lebih nyata. Pertunjukan akan digelar di dua kota besar Jepang, yaitu Tokyo pada Juli 2026 dan Kyoto pada Agustus 2026. Dengan format teater, emosi cerita diprediksi bakal terasa lebih dekat dan intens dibanding versi anime atau manga.
Arc Reze sendiri terkenal karena perpaduan antara romansa, aksi brutal, dan plot twist yang menyakitkan. Dalam versi panggung, tantangan terbesarnya adalah bagaimana menghadirkan adegan-adegan ikonik—termasuk transformasi dan pertarungan—dengan efek visual yang tetap meyakinkan. Biasanya, teater Jepang dikenal kreatif dalam memanfaatkan lighting, koreografi, serta efek praktikal untuk menggantikan CGI, jadi ekspektasinya cukup tinggi.
Yang bikin menarik, hubungan antara Denji dan Reze kemungkinan akan terasa lebih “hidup” karena diperankan langsung oleh aktor di atas panggung. Ekspresi, dialog, dan chemistry antar karakter bisa memberikan nuansa yang lebih personal dan menyentuh, terutama di momen-momen emosional yang jadi ciri khas arc ini.
Banyak fans juga penasaran apakah produksi kali ini akan menghadirkan inovasi efek panggung yang lebih canggih dibanding adaptasi sebelumnya. Mengingat popularitas Chainsaw Man yang terus meningkat, bukan tidak mungkin pihak produksi akan meningkatkan kualitas dari segi set, musik, hingga koreografi pertarungan.
Dengan kombinasi cerita yang kuat dan potensi visual yang kreatif, Chainsaw Man The Stage 2026 berpeluang jadi salah satu pertunjukan teater anime paling dinanti tahun ini. Tinggal menunggu apakah versi panggung ini mampu menghadirkan emosi yang sama—atau bahkan lebih dalam—dibanding versi aslinya.
Event
Silent Hill F Umumkan Kolaborasi Kosmetik dengan Fatal Frame II: Crimson Butterfly Remake
www.gwigwi.com –
Nuansa horor Jepang kembali menguat dengan diumumkannya kolaborasi spesial antara dua waralaba legendaris. Melalui pengumuman resmi, Silent Hill f mengonfirmasi kolaborasi kosmetik dengan game horor ikonik Fatal Frame II: Crimson Butterfly versi remake. Kolaborasi ini langsung menarik perhatian penggemar genre horor, terutama karena mempertemukan dua pendekatan teror psikologis yang sama-sama kuat namun memiliki ciri khas berbeda.
Pengumuman tersebut dibuka dengan kalimat misterius, “Something lies within the fog and darkness”, sebuah frasa yang dengan sempurna merepresentasikan identitas kedua game. Silent Hill dikenal dengan kabut tebal, horor simbolik, dan tekanan psikologis, sementara Fatal Frame II identik dengan kegelapan, kutukan, serta teror berbasis ritual dan arwah penasaran. Perpaduan keduanya memunculkan ekspektasi tinggi akan konten kolaborasi yang sarat atmosfer menyeramkan.
Kolaborasi ini difokuskan pada konten kosmetik khusus, meski detail lengkapnya masih dirahasiakan. Berdasarkan pola kolaborasi serupa di industri game, kosmetik tersebut diperkirakan mencakup kostum karakter, aksesori, atau elemen visual yang terinspirasi langsung dari Fatal Frame II: Crimson Butterfly. Kemunculan elemen seperti motif kupu-kupu merah, kamera obscura, atau simbol ritual kembar menjadi spekulasi yang ramai dibicarakan di komunitas.
Pilihan Fatal Frame II sebagai mitra kolaborasi juga dinilai sangat tepat. Game tersebut sering disebut sebagai salah satu game horor Jepang paling menakutkan sepanjang masa, dengan cerita tragis tentang ikatan saudara kembar dan ritual pengorbanan. Versi remake-nya kembali menghidupkan atmosfer kelam tersebut dengan visual modern, menjadikannya relevan untuk diperkenalkan ke generasi pemain baru.
Sementara itu, Silent Hill f sendiri merupakan entri terbaru dalam franchise Silent Hill yang mengambil pendekatan berbeda dari seri sebelumnya. Dengan latar Jepang dan sentuhan horor folklor yang lebih kental, Silent Hill f dianggap sebagai titik temu ideal untuk kolaborasi dengan Fatal Frame. Keduanya sama-sama menekankan rasa tidak nyaman yang perlahan, bukan sekadar jumpscare, menjadikan kolaborasi ini terasa alami secara tematik.
Meski masih belum diumumkan tanggal rilis maupun bentuk kosmetik secara detail, pengembang menyatakan bahwa informasi lanjutan akan dibagikan dalam waktu dekat. Hal ini membuat penggemar diminta untuk “stay tuned” sembari bersiap menyambut konten kolaborasi yang diprediksi akan menjadi salah satu crossover horor Jepang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.
Kolaborasi ini juga mencerminkan tren industri game modern yang semakin sering mempertemukan IP legendaris dalam bentuk konten kosmetik. Selain menjadi bentuk penghormatan antar franchise, kolaborasi semacam ini juga memperluas jangkauan audiens, mempertemukan komunitas penggemar Silent Hill dan Fatal Frame dalam satu pengalaman horor yang saling melengkapi.
Secara keseluruhan, kolaborasi Silent Hill f x Fatal Frame II: Crimson Butterfly Remake menjanjikan pengalaman estetika horor yang kaya dan penuh simbolisme. Dengan atmosfer kabut, kegelapan, dan teror psikologis yang menjadi benang merah keduanya, kolaborasi ini berpotensi menjadi salah satu momen crossover horor paling berkesan bagi penggemar game horor Jepang.
-
News4 weeks agoGenshin Impact Versi “Candra VII”: Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana
-
News4 weeks agoPara Pemain “Mortal Kombat II” Meriahkan Tur Global di Jakarta lewat kehadiran di Fan Event dan Red Carpet di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoResmi Meluncur, Xiaomi TV S Mini LED 2026 Standar Baru Hiburan Premium di Rumah
-
TV & Movies4 weeks agoGrogu Hadir Di Perayaan Star Wars Day Di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Mortal Kombat II, Semakin Berani Bermain
-
TV & Movies4 weeks agoREVIEW FILM FUZE, PERAMPOKAN DI TENGAH TEROR BOM YANG PENUH KEJUTAN
-
Box Office3 weeks agoReview Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru
-
Gaming3 weeks agoSiap Tempa Takdirmu: Blades of Fire Versi 2.0 Kini Resmi Hadir di Steam!





