Connect with us

News

Inilah Info Mengenai Galaxy S10 Yang Sudah Diketahui Sebelum Rilis!

Published

on

GwiGwi.com – Setiap tahunnya, Samsung mengeluarkan perangkat flagshipnya dibawah naungan seri Galaxy S dan tahun ini menjadi tahun ke 10 dan Galaxy S10 akan segera diluncurkan beberapa saat lagi. Namun demikian, beberapa bocoran mengenai perangkat terbaru Samsung ini sudah banyak beredar, dan berikut adalah beberapa informasinya!

1. In-display Fingerprint Ultrasonic

Nama keren ini adalah salah satu cara menggunakan fingerprint-unlock tanpa harus menggunakan fingerprint-pads yang sudah lumrah ditemui sejak tahun 2016 dan telah digunakan oleh banyak smartphone, murah dan mahal, mulai dari Xiaomi, hingga Apple sebelum akhirnya Apple memutuskan untuk menggunakan face ID.

In-display Fingerprint Ultrasonic ini memungkinkan smartphone untuk menerima input sidik jari menggunakan pantulan ultrasonic, sehingga kaca yang digunakan tetaplah kaca utuh tanpa harus menurunkan kualitas pada bagian untuk sensor fingerprint. Ini berarti layar Galaxy S10 ini nantinya akan lebih terlindungi dibandingkan sensor fingerprint kapasitif. Selain itu, Ultrasonic ini mampu memantulkan 3D Imaging sehingga akurasi sidik jari lebih akurat dibandingkan imaging 2D yang banyak ditemukan dari fingerprint sensor lainnya.

2. Kameranya berada di dalam layar, disudut kanan

Berbeda dengan pendekatan notch, Samsung sepertinya lebih memilih model kamera tertanam dalam layar. Setelah Galaxy A8s dirilis menggunakan inovasi Infinity-O Display dari Samsung, Galaxy S10 dan keluarganya akan menjadi perangkat berikutnya. Namun demikian, cara pendekatan seperti ini digadang akan memiliki masalah sendiri. Mulai dari tidak konsistennya ukuran layar karena akan memotong beberapa area (sama seperti Notch), hingga ketidaknyamanan bagi pengguna karena desain layar yang jadi tidak 100% simetris.

Sayang Samsung sepertinya belum siap atau tidak menyetujui inovasi dari pop-up front-camera yang sudah digunakan oleh Vivo, OPPO, dan juga Xiaomi.

3. Kemungkinan akan ada 3 model Galaxy S10 yaitu S10, S10 Plus, dan S10e

Baca Juga:  Xiaomi mau rilis Mi CC9e dan Mi CC9, penerus Mi A2 kah?

Seperti mengenang masa lalu, ada kemungkinan Galaxy S10 dikeluarkan dalam 3 model dimana S10 dan S10 Plus berbeda dari segi luas layar, jumlah kamera, baterai, dan fitur minimalis, serta kemungkinan adanya Galaxy S10 Lite atau S10e sebagai versi “lebih murah”, seperti Galaxy S3 Mini.

Namun untuk hal ini, belum begitu jelas bagaimana segmentasinya, atau apakah Samsung tetap akan mengeluarkan 3 jenis tersebut.

4. Wireless Qi Charging untuk perangkat yang mendukung Qi + Galaxy Earbuds

Huawei sudah pernah memperlihatkan fitur ini di Huawei Mate 20, dan Samsung sepertinya segera menyusul. Ini berarti baterai S10 bisa dibilang cukup besar hingga bisa melakukan charging untuk perangkat lainnya melalui wirelss. Disini pun membuat Galaxy Earbuds , True Wireless baru dari Samsung akan bisa di charge menggunakan Samsung Galaxy S10 ini.

5. Setup 3 Kamera + Wide Angle

Setelah trend Dual Camera usai, sekarang Samsung pun ikut terjun kedunia 3 lensa dimana lensa tambahannya mampu memberikan hasil gambar ultra-wide hingga 120 derajat. Ini bukan kali pertama Samsung menggunakan lebih dari 2 lensa untuk kamera utamanya karena Galaxy A7 dan Galaxy A9 sudah menunjukan kemampuan Samsung terlebih dahulu.

Lalu berapakah harga Galaxy S10 ini nantinya? Sayangnya untuk hal itu kita masih harus menunggu hari ini untuk dibuka harga resmi dari Samsung baik secara Global maupun di Indonesia.

Namun dari beberapa fitur diatas, sepertinya Samsung tetap memberikan inovasi walau minim, kedunia smartphone yang sudah mulai bekecendrungan itu-itu saja dan jarak antara perangkat Flagship dengan Budget sudah tidak begitu jauh kecuali untuk harganya.

Baca juga: Mendahului Redmi Note 7, Samsung Galaxy M20 di Indonesia 14 Februari 2019!

Freelancer serabutan yang demenannya beragam sampai tidak jelas kemana. Saat ini sedang berkutat sebagai Web Developer sembari mengupdate informasi tentang Gadget Teranyar yang biasanya berada di segmentasi affordable hingga high end flagship. Selain itu juga jadi Youtuber untuk GwiGwi. Kontak: fsp@giwgwi.com.

News

Sambut Trailer Perdana dari Film The King’s Man

Published

on

(more…)

Continue Reading

News

Mungkinkah Black Shark 2 Masuk Indonesia? Kabarnya Lolos TKDN!

Published

on

By

GwiGwi.com – Perusahaan asal Tiongkok, Black Shark, dikabarkan akan memboyong flagship-nya yaitu Black Shark 2 ke Indonesia. Dilansir GwiGwi dari GadgetTren(sumber), Flagship trendy yang berfokus pada mobile-gaming ini sedang menjalani TKDN dan akan dirilis di Indonesia.

Pihak Black Shark sendiri dikabarkan siap tunduk pada seluruh aturan yang berlaku di Indonesia mengenai peluncuran perangkat pintar di Indonesia. Salah satunya adalah kesiapan untuk memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau yang dikenal sebagai TKDN sebesar 30% untuk bisa diluncurkan secara resmi di Indonesia.

Black Shark 2 ini memang sempat menjadi incaran para penggiat gadget di tanah air karena smartphone ini merupakan salah satu smartphone yang memang dikhususkan sebagai perangkat Gaming selain merk-merk ternama lainnya seperti Asus ROG Phone, Razer Phone, dan Nubia Black Magic. Di Indonesia sendiri, yang pernah secara resmi diumumkan adalah ASUS ROG Phone.

Black Shark 2 memiliki prosesor flagship yang sudah tidak perlu diragukan lagi jika diajak bermain game-game kelas atas pada perangkat pintar Android yaitu Qualcomm Snapdragon 855. Selain itu untuk persoalan RAM, Black Shark 2 memiliki setup hingga 12GB dan memori penyimpanan internal 256GB. Performa dari Black Shark 2 sudah tentu setara dengan flagship kelas atas bahkan lebih karena adanya optimalisasi yang lebih mendalam lagi di segi OSnya untuk performa gaming.

Baca Juga:  ASUS ROG Phone 2 dipastikan rilis 23 Juli di China

Namun demikian, yang membuat Black Shark 2 menjadi pusat perhatian jika dibandingkan dengan kompetitor lainnya adalah di segi harga, dan peripherals pelengkapnya. Black Shark 2 dibanderol dengan harga sekitar 6 hingga 7 Jutaan Rupiah saja di Tiongkok untuk seri terendahnya dengan RAM 6GB dan Memory Penyimpanan 128GB. Sedangkan untuk versi RAM 12GB dan Memory 256GB, Black Shark 2 dibanderol dengan harga kurang dari 9 Jutaan Rupiah. Selain itu, sejak versi pertamanya, Black Shark memiliki controller yang terintegrasi secara seemless layaknya perangkat konsol seperti Nintendo Switch, yang membuat bermain di Black Shark sangatlah menarik karena presisinya.

Tentu menjadi kabar yang sangat baik jika Black Shark berhasil diluncurkan di Indonesia dengan harga serupa. Namun demikian, belum ada kabar kapankah perangkat ini akan mendarat di Indonesia. Jika benar, apakah Gwiples akan tertarik untuk meminang si perangkat gaming hiu ini?

Review Black Shark 2 

Continue Reading

News

Redmi K20 Pro Mendarat 6 Minggu Lagi Di India, Tidak Berubah Nama!

Published

on

By

GwiGwi.com – Perangkat yang digadang menjadi Flagship Killer dari Xiaomi Redmi akan resmi hadir di India, dengan nama aslinya yaitu Redmi K20 dan Redmi K20 Pro. Perangkat yang diberi kode sebagai Flagship Killer 2.0 dari Redmi ini memiliki segudang spesifikasi yang memang dapat “membunuh” perangkat flagship yang sudah dirilis oleh brand lainnya secara global.

Setelah melalui perdebatan dan spekulasi yang panjang, Redmi K20 dan K20 Pro akan resmi diboyong Redmi ke India, tanpa adanya perubahan nama. Setelah sebelumnya Xiaomi membawa Redmi K20 ini ke pasar “Global” luar Asia dengan nama Xiaomi Mi9T, dan juga dirumorkan akan mendarat ke pasar lainnya dengan nama Pocophone F2, kini terbuka sudah bahwa Redmi akan tetap menggunakan nama aslinya.

Redmi K20 dan K20 Pro sendiri pernah dipakai untuk menyindir Flagship sekelas OnePlus 7 dan OnePlus 7 Pro, yang diluncurkan belum lama lalu. Namun saat itu, Redmi K20 dan K20 Pro baru akan diumumkan di China saja, dan saat diluncurkan memang menuai antusias yang sangat tinggi dan adanya ketertarikan dari pasar Global untuk segera menghadirkan perangkat itu.

Redmi K20 dan K20 Pro mengusung prosesor teranyar dari Qualcomm yaitu Snapdragon 730 dan Snapdragon 855, dimana 730 merupakan prosesor paling tinggi dipasar budget, dan 855 sebagai chipset flagship. Keduanya juga mengusung spesifikasi flagship kekinian dengan adanya pop-up camera dengan sensor sebesar 20 megapiksel, dan juga sidik jari yang disematkan dibawah layar. Lalu semua itu dilengkapi dengan pilihan memori yang tak kalah menarik, yaitu RAM mulai dari 6GB, hingga 8GB, dengan opsi memori penyimpanan hingga 256GB.

Baca Juga:  Dirumorkan dapat sertifikasi, Inikah Realme 4 dan Realme 4 Pro?

Kemudian semua itu dilengkapi Xiaomi dengan harganya yang sangat terjangkau mulai dari 260 EURO atau sekitar 4,1 jutaan. Murah sekali kan? Namun itu berlaku hanya untuk Redmi K20 yang merupakan versi paling “kecil” dari seri Flagship Killer ini. Kemudian untuk versi 6GB/128GB akan dibanderol dengan harga 2,099 CNY (sekitar 4,5 jutaan), dan versi 8GB/256GB dengan harga 2,599 CNY atau sekitar 5,3 jutaan. Untuk Redmi K20 Pro dimulai dengan harga 2,499 CNY untuk 6/64, 2,599 CNY untuk 6/128, 2,799 CNY untuk 8/128, dan yang termahal 2,999 CNY untuk 8/256GB. Harga ini berlaku saat ini untuk di China, dan belum diketahui apakah akan lebih mahal atau lebih murah saat mendarat di India.

Sepertinya perangkat ini juga akan hadir di Indonesia, namun mungkin tidak berbarengan dengan versi India karena belum ada desas desus yang dimunculkan untuk mendatangkan perangkat gahar nan murah ini ke tanah air. Namun demikian, keinginan pasar cukup tinggi untuk mendatangkan perangkat yang bisa “membunuh” flagship mahal.

Baca juga: Dirilis Setelah Lebaran, Inilah Si Samsung Galaxy M40! Harga dan Spesifikasi

Continue Reading

Trending