Connect with us

Event

Indonesia Menang, Nobar World Cosplay Summit pun Hacep di Road to KAORI Expo

Published

on

GwiGwi.com – Hacep! Demikian ekspresi untuk menggambarkan meriahnya nonton bareng perwakilan Indonesia di ajang World Cosplay Summit (WCS) 2016. Segera setelah nama Indonesia diumumkan sebagai juara pertama WCS 2016, seisi ruangan nobar di Road to KAORI Expo, Plaza Blok M Jakarta pun berteriak.

Lagu Indonesia Raya yang normalnya hanya terdengar saat hari Senin dan acara-acara kenegaraan spontan dinyanyikan oleh seluruh pengunjung ruangan. Menangnya Indonesia sebagai juara pertama pun semakin dimeriahkan setelah tim Indonesia menjadi tim pilihan pemirsa situs livestreaming Nico Nico Video selama dua hari berturut-turut dengan jumlah apresiasi lebih dari 90 persen.

rtkx-nobar-wcs16-kaori-nusantara-rtkx-01

Pada tahun 2016, penyelenggaraan nonton bareng WCS di area Jabodetabek dilaksanakan dalam acara Road to KAORI Expo di Plaza Blok M, Jakarta Selatan. Nonton bareng WCS ini didukung oleh Clas:h dan dimeriahkan oleh sejumlah guest cosplayer termasuk Yukitora Keiji, Rising Sun, Sora Hua, Skoater, serta dimeriahkan dengan kompetisi cosplay individu dan kelompok. Pada acara nobar kali ini, terhitung sekitar 200-an orang pengunjung Road to KAORI Expo memeriahkan acara puncak pada hari Minggu sore.

Rian Cahyadi (23) dengan nama panggung Rian Cyd dan Marchella (25) dengan nama panggung Frea Mai, dua warga Jakarta yang menjadi perwakilan Indonesia untuk World Cosplay Summit (WCS) 2016 ini mampu menampilkan pertunjukan panggung yang luar biasa. Selain itu mereka juga meraih Alumni Award, sebuah penghargaan yang diberikan oleh para alumni dan organizer WCS dari kepada peserta yang dianggap sebagai peserta terbaik.

rtkx-nobar-wcs16-kaori-nusantara-rtkx-02

Membawakan serial Trinity Blood dengan nama tim CRUSNIK, Rian dan Frea menampilkan efek tubuh terbelah dengan mengejutkan. Dengan efek visual seperti itu, Indonesia pun berhasil menarik simpati penonton Nico-Nico Live sehingga mereka mendapatkan Nico-Nico Award sebagai salah satu penghargaan yang mereka dapatkan.

Bertempat di kota Nagoya, Perfektur Aichi, Jepang, World Cosplay Summit merupakan ajang tahunan berskala internasional dengan mengusung budaya cosplay (costume play) sebagai muatan utamanya. Acara utama dalam ajang tersebut adalah Parade, Kunjungan Resmi dan Kompetisi. Ajang World Cosplay Summit pula mendapat dukungan penuh dari pemerintah kota Nagoya dan Departemen Pariwisata Jepang.

rtkx-nobar-wcs16-kaori-nusantara-rtkx-03

Selain dalam ajang World Cosplay Summit 2016, Indonesia juga mengirimkan perwakilannya yaitu Esteracia (29) dengan nama panggung Ester Sei, dalam ajang World Karaoke Grandprix 2016 yang juga diselenggarakan di kota Nagoya. Dengan membawakan lagu Ambiguous yang dinyanyikan duo Garnidelia dari serial Kill la Kill yang temponya cukup kencang diperkuat oleh kostum karakter Kiryuuin Satsuki yang tokohnya memang tegas dan enerjik, Ester berhasil meraih penghargaan Jury’s Special Award karena penampilannya tersebut sangat memukau juri.

Dengan demikian Indonesia berhasil meraih beberapa penghargaan yang diterima di ajang tahunan kota Nagoya tersebut. Penghargaan tersebut adalah World Cosplay Summit Champion 2016, Nico-Nico Live Award, Alumni Award, ANA Award, dan Foreign Ministry Award untuk ajang World Cosplay Summit, kemudian Jury’s Special Award untuk kompetisi World Karaoke Grand Prix 2016. Sungguh membanggakan dan tahun ini luar biasa di mana beberapa pekan lalu Indonesia juga berhasil menjuarai kompetisi dunia di bidang sepakbola.

Simak video di bawah ini untuk menikmati meriahnya suasana nobar WCS di Road to KAORI Expo.

Advertisement

Event

AKEMI ID SIAP GELAR ‘KEMISTAGE VOL. 1: THE BEGINNING’, AWAL BARU PERTUNJUKAN KONSEPTUAL BERKALA DI ZONA KOREA

Published

on

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea

www.gwigwi.com – JAKARTA, 19 MEI 2026 – Girl group independent asal Jakarta, Akemi ID, secara resmi mengumumkan gelaran pertunjukan mandiri terbaru mereka yang bertajuk “Kemistage Vol. 1: The Beginning”. Acara ini akan diselenggarakan pada Minggu, 31 Mei 2026, bertempat di Zona Korea, Mangga Dua Square, Jakarta, dengan gerbang utama (Open Gate) yang akan dibuka tepat pukul 12.00 WIB.

Berbeda dengan rangkaian konser mandiri yang pernah diadakan sebelumnya, Kemistage hadir sebagai gebrakan baru Akemi ID dalam menyajikan rangkaian pertunjukan konseptual yang akan digelar secara berkala setiap dua bulan sekali. Melalui edisi perdana bertajuk “The Beginning”, Akemi ID akan membawa para penggemar masuk ke dalam era baru group yang lebih intim, matang, dan sarat akan konsep visual yang segar.

Dalam pertunjukan berdurasi 2,5 jam ini, Akemi ID dijadwalkan akan membawakan deretan lagu original mereka, penampilan khusus dari Trainee terbaru, hingga sesi interactive games interaktif di atas panggung. Rangkaian acara kemudian akan ditutup dengan sesi Meet & Greet eksklusif berupa sesi foto dua arah (Ceki session) antara member dan para pengunjung.

Untuk menjaga keintiman jalannya acara, pihak manajemen menerapkan batasan kuota yang sangat eksklusif, di mana hanya tersedia 24 kursi prioritas bagi penonton tercepat, sementara area lainnya dialokasikan sebagai standing area. Pembelian tiket Pre-Order (PO) telah dibuka dengan harga Rp 50.000,- yang sudah mencakup akses All Day Pass serta merchandise eksklusif. Pihak manajemen juga menyediakan opsi tiket On The Spot (OTS) pada hari-H dengan harga Rp 60.000,-.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas basis penggemar, manajemen Akemi ID memberikan program khusus berupa potongan harga tiket sebesar Rp 5.000,- bagi para pengunjung yang dapat menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi Kemifirst, baik dalam bentuk fisik maupun digital pada saat registrasi ulang di lokasi.

Informasi lebih lanjut mengenai registrasi tiket Pre-Order dan pembaruan berkala mengenai Kemistage Vol. 1: The Beginning dapat diakses melalui akun Instagram resmi @akemiofficial_id atau melalui tautan formulir pendaftaran di https://forms.gle/jbfeYjF4XBy5e7Hr7.

Kontak Akemi

Web: mez.ink/akemi.official

Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/

Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id

TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id

Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756

Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01

Whatsapp: 08551614433

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea

Continue Reading

Event

Chainsaw Man The Stage 2026: Reze Arc Siap Bikin Penonton Baper di Panggung!

Published

on

Chainsaw Man The Stage 2026: Reze Arc Siap Bikin Penonton Baper Di Panggung!

www.gwigwi.com –

Kabar seru buat para penggemar Chainsaw Man! Adaptasi panggung Chainsaw Man The Stage dipastikan kembali pada tahun 2026 dengan membawakan salah satu arc paling ikonik sekaligus emosional, yaitu Reze Arc. Cerita ini dikenal sebagai salah satu bagian paling “nendang” secara perasaan, karena menghadirkan dinamika hubungan yang manis tapi juga tragis.

Kali ini, penonton akan diajak menyaksikan kisah pertemuan antara Denji dan Reze dalam versi live stage yang jauh lebih nyata. Pertunjukan akan digelar di dua kota besar Jepang, yaitu Tokyo pada Juli 2026 dan Kyoto pada Agustus 2026. Dengan format teater, emosi cerita diprediksi bakal terasa lebih dekat dan intens dibanding versi anime atau manga.

Arc Reze sendiri terkenal karena perpaduan antara romansa, aksi brutal, dan plot twist yang menyakitkan. Dalam versi panggung, tantangan terbesarnya adalah bagaimana menghadirkan adegan-adegan ikonik—termasuk transformasi dan pertarungan—dengan efek visual yang tetap meyakinkan. Biasanya, teater Jepang dikenal kreatif dalam memanfaatkan lighting, koreografi, serta efek praktikal untuk menggantikan CGI, jadi ekspektasinya cukup tinggi.

Yang bikin menarik, hubungan antara Denji dan Reze kemungkinan akan terasa lebih “hidup” karena diperankan langsung oleh aktor di atas panggung. Ekspresi, dialog, dan chemistry antar karakter bisa memberikan nuansa yang lebih personal dan menyentuh, terutama di momen-momen emosional yang jadi ciri khas arc ini.

Banyak fans juga penasaran apakah produksi kali ini akan menghadirkan inovasi efek panggung yang lebih canggih dibanding adaptasi sebelumnya. Mengingat popularitas Chainsaw Man yang terus meningkat, bukan tidak mungkin pihak produksi akan meningkatkan kualitas dari segi set, musik, hingga koreografi pertarungan.

Dengan kombinasi cerita yang kuat dan potensi visual yang kreatif, Chainsaw Man The Stage 2026 berpeluang jadi salah satu pertunjukan teater anime paling dinanti tahun ini. Tinggal menunggu apakah versi panggung ini mampu menghadirkan emosi yang sama—atau bahkan lebih dalam—dibanding versi aslinya.

Continue Reading

Event

Silent Hill F Umumkan Kolaborasi Kosmetik dengan Fatal Frame II: Crimson Butterfly Remake

Published

on

Silent Hill F Umumkan Kolaborasi Kosmetik Dengan Fatal Frame Ii: Crimson Butterfly Remake

www.gwigwi.com –

Nuansa horor Jepang kembali menguat dengan diumumkannya kolaborasi spesial antara dua waralaba legendaris. Melalui pengumuman resmi, Silent Hill f mengonfirmasi kolaborasi kosmetik dengan game horor ikonik Fatal Frame II: Crimson Butterfly versi remake. Kolaborasi ini langsung menarik perhatian penggemar genre horor, terutama karena mempertemukan dua pendekatan teror psikologis yang sama-sama kuat namun memiliki ciri khas berbeda.

Pengumuman tersebut dibuka dengan kalimat misterius, “Something lies within the fog and darkness”, sebuah frasa yang dengan sempurna merepresentasikan identitas kedua game. Silent Hill dikenal dengan kabut tebal, horor simbolik, dan tekanan psikologis, sementara Fatal Frame II identik dengan kegelapan, kutukan, serta teror berbasis ritual dan arwah penasaran. Perpaduan keduanya memunculkan ekspektasi tinggi akan konten kolaborasi yang sarat atmosfer menyeramkan.

Kolaborasi ini difokuskan pada konten kosmetik khusus, meski detail lengkapnya masih dirahasiakan. Berdasarkan pola kolaborasi serupa di industri game, kosmetik tersebut diperkirakan mencakup kostum karakter, aksesori, atau elemen visual yang terinspirasi langsung dari Fatal Frame II: Crimson Butterfly. Kemunculan elemen seperti motif kupu-kupu merah, kamera obscura, atau simbol ritual kembar menjadi spekulasi yang ramai dibicarakan di komunitas.

Pilihan Fatal Frame II sebagai mitra kolaborasi juga dinilai sangat tepat. Game tersebut sering disebut sebagai salah satu game horor Jepang paling menakutkan sepanjang masa, dengan cerita tragis tentang ikatan saudara kembar dan ritual pengorbanan. Versi remake-nya kembali menghidupkan atmosfer kelam tersebut dengan visual modern, menjadikannya relevan untuk diperkenalkan ke generasi pemain baru.

Sementara itu, Silent Hill f sendiri merupakan entri terbaru dalam franchise Silent Hill yang mengambil pendekatan berbeda dari seri sebelumnya. Dengan latar Jepang dan sentuhan horor folklor yang lebih kental, Silent Hill f dianggap sebagai titik temu ideal untuk kolaborasi dengan Fatal Frame. Keduanya sama-sama menekankan rasa tidak nyaman yang perlahan, bukan sekadar jumpscare, menjadikan kolaborasi ini terasa alami secara tematik.

Meski masih belum diumumkan tanggal rilis maupun bentuk kosmetik secara detail, pengembang menyatakan bahwa informasi lanjutan akan dibagikan dalam waktu dekat. Hal ini membuat penggemar diminta untuk “stay tuned” sembari bersiap menyambut konten kolaborasi yang diprediksi akan menjadi salah satu crossover horor Jepang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.

Kolaborasi ini juga mencerminkan tren industri game modern yang semakin sering mempertemukan IP legendaris dalam bentuk konten kosmetik. Selain menjadi bentuk penghormatan antar franchise, kolaborasi semacam ini juga memperluas jangkauan audiens, mempertemukan komunitas penggemar Silent Hill dan Fatal Frame dalam satu pengalaman horor yang saling melengkapi.

Secara keseluruhan, kolaborasi Silent Hill f x Fatal Frame II: Crimson Butterfly Remake menjanjikan pengalaman estetika horor yang kaya dan penuh simbolisme. Dengan atmosfer kabut, kegelapan, dan teror psikologis yang menjadi benang merah keduanya, kolaborasi ini berpotensi menjadi salah satu momen crossover horor paling berkesan bagi penggemar game horor Jepang.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending