Connect with us

Smartphone

Hands On dan Review Galaxy Tab S7 | S7+ Indonesia, Tablet Flagship Android Ini …

Published

on

GwiGwi.com – Galaxy Tab S merupakan lini tablet android yang bisa dibilang masih rajin memberikan penerus setiap tahunnya. Samsung cukup confident dengan Lini Tab ini sepertinya, dan tahun ini, Review Galaxy Tab S7 Series resmi diluncurkan di Indonesia. Dengan spesifikasi yang setara dengan tablet flagship, Tab S7 jatoh kedalam kategori Full-Flagship, tapi bukan Smartphone, namun sebuah tablet android. Samsung pun menjual perangkat ini dengan 2 mindset, yaitu Work Hard, Play Harder yang membuat tablet ini memiliki segmentasi yang cukup dewasa ketimbang tablet yang biasa dimainkan anak-anak. Inilah Review Galaxy Tab S7.

Dalam box penjualan retailnya, saat kita buka kita langsung bertemu dengan Tabnya yang masih terbungkus rapih. Selain itu dibawahnya terdapat S Pennya, Charging adapter, dan Kabel USB Type C, dan juga buku-buku kebutuhan garansi dan manual. Sayangnya, charging adapter yang diberikan masih merupakan charger 18 Watt, namun Samsung mengklaim jika kita punya charger Fast Charging Samsung laninnya seperti yang mungkin dimiliki Galaxy Note 10+ dan Galaxy Note 20 Ultra, maka kita bisa mendorongnya hingga 45 Watt.

Desain

Secara body desainnya terbuat dari Aluminium, dengan desain minimalis. Bentuknya memang square-ish, dan well, mengingatkan gw dengan bentukan dari Macbook Air. Ukurannya cukup besar untuk versi terkecil ini, namun tetap tipis dengan ketebalan hanya 6,3mm, dan memiliki lebar, yang menurut gw cukup nyaman dipegang jika menggunakan 2 tangan. Jika 1 tangan sayangnya, untuk tangan cowo, maupun tangan cewe yang kecil seperti feli, Tab S7 aga mulai sulit digenggam. Then again, tablet ini memang bukan tipe compact di ranah 8 inci – 9 incian yang memang untuk tangan kecil, so just be careful handling it with the kids. Warna yang tersedia ada Mystic Black dan Mystic Silver, dan yang gw pegang ini adalah Mystic Black. Karena finish belakangnya yang merupakan Brushed Aluminium, terkadang bercak sidik jari bisa tertinggal disini, namun masih cukup subtle untuk tidak terlalu terlihat. Lagi pula kemungkinan kebanyakan orang akan memakaikan case, atau flip cover yang akan dijual samsung nantinya, termasuk Keyboard Book Covernya. Di bodynya terdapat Power button yang berfungsi sebagai Fingerprint Scanner juga, Volume Rocker, dan SIM Card Tray dengan SD Card Slot. Untuk charging port bergantung pada USB Type C di sisi kanan dari layar, dan sayangnya tidak ada Headphone Jack di Tablet seluas 11 inci ini. Selain itu ada juga Magnetic Port dibawah yang berfungsi sebagai konektor ke Keyboard Case yang dimiliki Galaxy Tab S7. Sayangnya dalam unit hands on kita kali ini, tidak ada Keyboard Case yang diikutsertakan.

Display

Di urusan layar, Review Galaxy Tab S7 versi kecil ini memiliki bentang layar seluas 11 inci, dengan resolusi 1600×2560 pixel. Sayangnya Panel yang digunakan di downgrade dari kakaknya si S7+ yang sudah menggunakan Panel display Super Amoled, namun untungnya disini S7 juga sudah mendukung 120hz refresh rate, sama seperti yang dimiliki oleh kakanya si S7+. Walau belum menggunakan layar Super Amoled, Contrast warna yang dimilikinya cukup oke, dan untuk menikmatimultimedia, warna yang dihasilkan masih tetap memiliki kontras dan saturasi yang menurut gw cukup baik. Sayangnya, konten HDR10+ tidak bisa dinikmati disini, karena ternyata memang sudah direservasi untuk si kakanya juga. Untuk soal kecerahan, dalam kondisi cukup cahaya S7 masih cukup bisa mendorong dengan maksimal tingkat kecerahannya berada di kisaran 300an Nits.

Performa

Beralih ke soal performa, ini baru persoalan dimana gw mengacungi 5 jempol untuk si Galaxy Tab S7. Jeroan yang diusungnya adalah SoC Terbaik Qualcomm saat ini yaitu Snapdragon 865+, ditemani oleh RAM 6GB dan penyimpanan sebesar 128GB. Sayangnya untuk model RAM 8GB dengan penyimpanan 256GB kembali diberikan secara eksklusif ke si kakaknya S7+. Kombinasi ini setara atau bahkan melebihi dari performa yang dimiliki oleh Galaxy Note20 Ultra di Indonesia yang bergantung pada Exynos 990 dibandingkan Snapdragon 865+. Day-to-Day use seharusnya cukup lancar karena feli bisa menggunakannya cukup baik untuk multitasking seperti menonton sambil menggambar, dan juga mengganti apps sana sini. Sayangnya saat waktu hands on ini sangat terbatas sehingga kita belom sempat mencobanya untuk menjalankan performa gaming. Namun, gw sempat melakukan benchmark Antutu, dan angka yang didapatnya sangat fantastis di 62ribuan, melebihi angka flagship rata-rata yang menggunakan Snapdragon 865. Tentu saja ini membuat Tablet ini berada di kelasan Flagship atas, mau itu didalam ranah Tablet, maupun di ranah Flagship karena Tab S7 juga sudah mensupport SIM Card Slot. Sayangnya 865+ yang dipakai saat ini belum memiliki Modem 5G atau masih dalam kondisi locked, sepertinya karena keputusan Samsung Indonesia untuk menahan pada Teknologi 4G LTE saja dulu di Indonesia.

S Pen 9ms, Seperti Nulis Diatas Kertas

Tentunya belum lengkap ngomongin Galaxy Tab S series kalau belum membahas soal S Pennya. S Pen yang menjadi populer di seri Note, kembali hadir pada lini tablet Tab S7 Series dengan beberapa peningkatan. Peningkatan yang sangat berasa adalah di latencynya yang sekarang hanya 9ms saja. Memanfaatkan performa refresh rate layar yang baik, dan juga performa S Pen yang ditingkatkan secara hardware. Ini memberikan performa mencoret-coret di tablet ini menjadi seperti mencoret diatas kertas. Menggambar juga dipermudah dengan sangat baik di tablet ini karena delay yang sangat tipis sekali ketika pennya menyentuh tablet. Sebagai tambahan, salah satu aplikasi yang sudah tersedia disini yaitu Clip Studio Paint, akan sangat mempermudah ilustrator apalagi Ilustrator seperti feli yang biasa menggambar di Pain Tool Sai di Desktop, maka CSP bisa menghasilkan feels dan ambience yang at home bagi para penggiat ilustrasi dan animasi yang biasa menggunakan CSP versi Dekstop, atau aplikasi ilustrasi serupa.

Soal baterai, Unit Review Galaxy Tab S7 sudah dibekali oleh Baterai sebesar 8.000mAh dengan kemampuan untuk diisi ulang dengan menggunakan 45 watt Fast Charging. Sayangnya seperti yang gw bilang diawal, Charging Adapter yang diikutsertakan masih merupakan charger 18 watt, namun kalau kalian sudah memiliki smartphone Samsung dengan Charger watt lebih tinggi, maka kalian bisa langsung menggunakannya. 8.000mAh ini seharusnya cukup untuk melewati seharian lebih, namun sayangnya dalam waktu yang singkat ini gw belum bisa mengkonfirmasi performa baterainya ini sendiri.

Kamera yang …

Soal kamera sayangnya kamera dari Tab S7 tergolong biasa saja, dengan menggunakan 13 MP kamera utama, ditemani 5MP Ultra Wide, dan 8MP untuk kamera selfie. Untuk penggunaan dadakan atau sekedar saja, seharusnya kamera ini sudah cukup oke mengingat sensor yang sama juga digunakan pada Galaxy Note 10+, namun entah kenapa gw berharap kalau saja menggunakan 64MP, paling tidak bisa mendorong kualitas ranah kamera tablet ke posisi yang lebih baik. Untuk video recording, sayangnya gw tidak menemukan settingan 60fps, sehingga maksimal si Tab S7 hanya bisa mendorong ke UHD 30FPS saja. Berikut adalah contoh foto-fotonya dan videonya.

Kesimpulan

Overall, dalam Review Galaxy Tab S7 ini merupakan tablet flagship Android terbaik saat ini. Tidak ada kompromi yang tidak diperlukan dari sebuah tablet profesional. Sesuai yang gw bilang barusan, ini adalah tablet profesional, karena gw rasa aga kurang tepat jika Tab S7 diberikan ke Anak-Anak. Performa dan fitur yang dimilikinya sangat dapat membantu kinerja profesional yang membutuhkan sebuah perangkat yang lebih besar dari sebuah smartphone, namun tidak perlu sekomplit sebuah laptop profesional seperti UltraBook. Samsung Galaxy Tab S7 juga memiliki fitur-fitur yang gw rasa jauh lebih berguna daripada membeli smartphone yang lebih besar saja seperti S Pen yang lebih baik dibanding Galaxy Note 10+ milik gw dengan latency 9ms saja, display dengan refresh rate yang tinggi, dan tentunya bagi yang suka menggambar ataupun melakukan pekerjaan yang membutuhkan mencorat coret diatas layar. Gw sangat bisa mengacungi jempol untuk si Tab S7 ini.

Lalu soal harga, well inilah kenapa Tab S7 jatuh dalam keadaan premium. Dibanderol dengan harga Rp 12.999.000, Tab S7 memang tidak bisa dibilang murah. Namun, dengan performa yang diberikan, serta kualitas yang dimilikinya, sebenarnya Galaxy Tab S7 bisa dibilang adlaah sebuah flagship killer, mengingat saudara smartphonenya yaitu Galaxy Note 20 Ultra, dibanderol dengan harga yang terpaut jauh diatas, dan juga kompetitor lain dengan spesifikasi serupa di kalangan smartphone berada di rentang 10-15 jutaan juga. Ini malahan membuat gw berpikir, jika smartphone budget saja sudah cukup, kayanya punya tablet pendukung seperti Tab S7 ini bisa dibilang adalah opsi yang sangat baik untuk diambil.

Spesifikasi Lengkap Galaxy Tab S7 | S7+

Galaxy Tab S7 Galaxy Tab S7 Plus
Layar IPS LCD 11 inci (2.560 x 1.600 piksel), 120 Hz Super AMOLED 12,4 inci (800 x 1.752 piksel), 120 Hz, HDR 10+
Dimensi 253,8 x 165,3 x 6,3 mm 285,0 x 185,0 x 5,7 mm
Bobot 500 gram 575 gram
System-On-Chip Snapdragon 865 Plus Snapdragon 865 Plus
CPU SM 8250-1, Octa core (1x 2.8 GHz+ 3×2.4 GB + 4×1.8 GB) SM 8250-1, Octa core (1x 2.8 Ghz+ 3×2.4 GB +4×1.8 GB)
Sistem Operasi Android 10, One UI 2.5 Android 10, One UI 2.5
RAM 6 GB 8 GB
Memori Internal 128 GB 256 GB
Kamera Depan 8 MP 8 MP
Kamera Belakang 13 MP wide angle (f/2.0)
5 MP ultra wide (f/2.2)
13 MP wide angle (f/2.0)
5 MP ultra wide (f/2.2)
Baterai 8.000 mAh, fast charging 45 watt 10.090 mAh, fast charging 45 watt
Audio Quad Speakers sound by AKG, Dolby Atmos Quad Speakers sound by AKG, Dolby Atmos
Video UHD 4K (3.840 x 2.160 piksel) 30fps UHD 4K (3.840 x 2.160 piksel), 30fps
Sensor Accelerometer, Gyroscope, RGB, Hall Sensor Accelerometer, Gyroscope, RGB, Hall Sensor
GPS GPS + GLONASS GPS + GLONASS
S-Pen Included, BLE (9 ms latency) Included, (BLE 9 ms latency)
Fitur Lainnya NFC, Bluetooth 5.0, USB type-C, Wi-Fi 6 (802.11 a/b/g/n/ac/ax), LTE, face recognition, slot micro SD up to 1 TB NFC, Bluetooth 5.0, USB type-C, Wi-Fi 6 (802.11 a/b/g/n/ac/ax), LTE, face recognition, slot micro SD up to 1 TB
Warna Mystic Black, Mystic Silver Mystic Black, Mystic Silver, Mystic Bronze
Harga Rp 12.999.000,- Rp 16.999.000,-

Gallery Galaxy Tab S7 | S7+

Advertisement

Smartphone

OPPO Resmi Perkenalkan ColorOS 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow with AI

Published

on

By

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

OPPO hari ini memperkenalkan ColorOS 17, sistem operasi mobile generasi terbarunya, yang menghadirkan pengalaman penggunaan lebih mulus serta kemampuan AI yang semakin cerdas dan terintegrasi di seluruh sistem. ColorOS 17 pertama kali akan hadir pada OPPO Find X10 Series mendatang dan diluncurkan secara bertahap ke perangkat OPPO lainnya, sehingga semakin banyak pengguna di seluruh dunia dapat menikmati pengalaman terbaru ini.

Flow Everywhere

Pengalaman penggunaan yang lancar dan responsif merupakan salah satu keunggulan utama ColorOS, mulai dari Parallel Animation di ColorOS 15 hingga Seamless Animation di ColorOS 16. Kini, melalui ColorOS 17, OPPO membawa pengalaman ini ke tingkat berikutnya dengan memperkenalkan Living Flow Design, yang membuat setiap interaksi terasa semakin natural, berkesinambungan, dan responsif.

Living Flow Design hadir dengan tiga elemen utama: Luminous Effect, Fluid Motion, dan Flexible Feedback. Luminous Effect menghadirkan visual yang lebih lembut dan transparan, menciptakan kesan kedalaman dan susunan visual yang elegan. Efek pencahayaan yang halus juga membantu mengarahkan perhatian pengguna secara alami sekaligus memberikan respons terhadap sentuhan.

Sementara itu, Fluid Motion memungkinkan berbagai elemen antarmuka bergerak, menyatu, dan berubah bentuk dengan transisi yang mulus. Setiap perpindahan terasa lebih alami dan berkesinambungan, menghadirkan pengalaman visual yang konsisten di seluruh sistem.

Melengkapi keduanya, Flexible Feedback membuat setiap sentuhan terasa lebih hidup dan responsif. Tombol, toolbar, dan berbagai elemen interaktif lainnya dapat terlihat mengecil, meregang, dan kembali ke bentuk semula saat disentuh. Hal ini menciptakan sensasi interaksi yang lebih nyata dan intuitif, bukan sekadar respons mekanis.

Perpaduan ketiga elemen tersebut menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih lancar dan menyatu di seluruh sistem. Mulai dari transisi antar aplikasi, interaksi dengan Fluid Cloud, hingga berbagai aktivitas sehari-hari, semuanya terasa lebih cepat dan intuitif.

Untuk memastikan pengalaman yang konsisten di seluruh sistem, ColorOS 17 memperkenalkan Unified Rendering Architecture yang didukung oleh Luminous Rendering Engine terbaru. Teknologi ini menyatukan proses rendering yang sebelumnya terpisah ke dalam satu pipeline terpadu, sehingga mampumenghasilkan efek visual yang lebih kaya dan transisi yang lebih mulus, sekaligus meningkatkan efisiensi dengan mengurangi proses rendering yang tidak diperlukan.

Dalam skenario penggunaan utama, teknologi ini mampu mengurangi beban rendering hingga 30% dan penggunaan RAM untuk rendering hingga 25% dibandingkan generasi sebelumnya. Hasilnya, pengguna dapat menikmati pengalaman yang tetap lancar bahkan saat smartphone menjalankan berbagai aktivitas berat.[1]

Selain menyempurnakan tampilan visual, ColorOS 17 juga meningkatkan responsivitas sistem melalui Laminar Flow Engine yang kini hadir dengan peningkatan terbaru. Teknologi ini merupakan sistem pengelolaansumber daya cerdas yang dirancang untuk menangani berbagai aktivitas smartphone yang semakin kompleks. Didukung oleh Adaptive Scheduling Architecture dari OPPO, sistem ini mengoordinasikan beban kerja di latar depan dan latar belakang secara terpadu, sehingga performa smartphone tetap lancar, baik untuk penggunaan sehari-hari maupun skenario yang lebih berat.

Berkat Laminar Flow Engine, stabilitas saat membuka aplikasi meningkat hingga 55%, sementara thumbnail foto di Galeri dapat dimuat hingga 50% lebih cepat saat pertama kali dibuka dibandingkan ColorOS 16. Kemampuan multitasking juga semakin optimal, dengan ColorOS 17 yang mampu mempertahankan lebih dari 25% aplikasi tetap berjalan di latar belakang, sehingga pengguna dapat berpindah antar aplikasi dengan lebih lancar.¹

Pengalaman yang mulus juga bukan hanya soal performa ponsel saat ini, tetapi juga bagaimana kelancarannya tetap terjaga dalam jangka panjang. Berdasarkan pengujian yang menyimulasikan penggunaan selama enam tahun, ColorOS 17 mampu mempertahankan lebih dari 90% tingkat kelancaran performa awal, bahkan ketika kapasitas penyimpanan telah terisi hingga 90%.¹

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

OPPO AI, Semakin Memahami Kebutuhan Pengguna

ColorOS 17 memperluas OPPO AI dengan kemampuan agentic di tingkat sistem. Tidak hanya sekadar menjawab pertanyaan, OPPO AI kini juga mampumembantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas kompleks secara lebih praktis dan efisien.

Di ColorOS 17, AI Mind Pilot kini dilengkapi Agent Mode, fitur terbaru yang memungkinkan AI bekerja langsung dengan foto dan file yang tersimpan di perangkat, mencari informasi dari berbagai sumber, serta menggunakan tools yang sesuai, serta mengkoordinasikan beberapa langkah sekaligus untuk menyelesaikan tugas sesuai permintaan pengguna. Agent Mode dapat menemukan dan merapikan file yang tersebar, mengganti nama file berdasarkan isi dan tanggalnya, serta mengolah informasi di dalamnya untuk membuat hasil baru seperti itinerary perjalanan atau halaman web. Fitur ini juga dapat menemukan foto dari perjalanan tertentu, mengelompokkannya ke dalam album, bahkan mengubah foto pilihan menjadi cover vlog atau menyesuaikannya untuk berbagai kebutuhan kreatif lainnya.

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

ColorOS 17 juga memperkenalkan AI Photo Agent[2], yang membuat proses edit foto lebih intuitif dengan tetap mempertahankan tampilan alami dan karakter asli dari suasana aslinya. Melalui fitur Style Match, pengguna cukup memasukkan fotoreferensi, lalu AI Photo Agent akan memahami komposisi warna, tone, dan nuansa visualnya untuk menerapkan tampilan serupa pada foto milik pengguna. Pengguna juga dapat mendeskripsikan hasil edit yang diinginkan dengan bahasa sehari-hari, atau membiarkan AI Photo Agent menganalisis gambar dan merekomendasikan penyesuaian yang sesuai berdasarkan suasana dan subjek foto.

AI Mind Space, sebagai pusat informasi personal dari OPPO, kini hadir dengan peningkatan signifikan di ColorOS 17. Pengguna dapat menyimpan dokumen dan tautan video,[3] lalu AI akan mengenali isinya dan mengubahnya menjadi memori personal yang terstruktur dan mudah dicari kembali. Seiring bertambahnya informasi yang disimpan, fitur baru Memory Collections akan secara otomatis mengelompokkan memori yang saling berkaitan menjadi koleksi dan rangkuman yang lebih praktis. Untuk kebutuhan perjalanan, fitur ini juga dapat menggabungkan informasi yang telah disimpan dengan peta destinasi untuk membuat rencana perjalanan yang lebih personal, berdasarkan tempat, ide, dan referensi yang telah dikumpulkan pengguna.

ColorOS 17 juga memperkenalkan AI Mind Suggest[4] , fitur yang secara proaktif menghadirkan informasi dan layanan sesuai kebutuhan yang pengguna di saat yang dibutuhkan. Mulai dari rangkuman informasi di pagi hari, pengingat perjalanan, hingga tiket penerbangan dan kereta yang menampilkan informasi penting perjalanan, AI Mind Suggest membantu pengguna tetap terorganisir sepanjang hari. Fitur ini bahkan dapat merekomendasikan musik saat earphone terhubung, sehingga berbagai informasi dan layanan yang dibutuhkan dapat diakses dengan lebih praktis sesuai aktivitas pengguna.

Sementara itu, OSee menyatukan berbagai kemampuan visual AI OPPO dalam satu pengalaman yang terintegrasi. Cukup dengan sekali tekan tombol shutter kamera, OSee dapat secara cerdas memahami objek dan situasi di hadapan pengguna lalu menghubungkannya ke berbagai layanan yang relevan, seperti identifikasi objek, pencarian informasi, analisis nutrisi, pemindaian dokumen beresolusi tinggi, dan terjemahan. Dengan begitu, pengguna tidak perlu lagi berpindah-pindah fitur atau aplikasi untuk mendapatkan informasi dan layanan yang dibutuhkan.

Keamanan yang Selalu Terjaga

ColorOS terus menempatkan privasi dan perlindungan data pengguna sebagai prioritas utama dalam pengembangan teknologi AI. Melalui Private Computing Cloud (PCC), OPPO melindungi data yang digunakan untuk pemrosesan AI berbasis cloud dengan enkripsi end-to-end. Seluruh pemrosesan dilakukan dalam lingkungan yang aman dan dirancang untuk mencegah akses dari pihak ketiga, termasuk OPPO sendiri. Pada ColorOS 17, keamanan pengiriman data semakin diperkuat melalui teknologi keamanan pasca-kuantum (post-quantum) terbaru di PCC. Saat data dikirimkan antara perangkat dan cloud, mekanisme enkripsi ganda membantu melindungi informasi pengguna dari potensi ancaman keamanan yang timbul seiring perkembangan teknologi komputasi kuantum.

ColorOS 17 juga memperkenalkan Transparency Report, fitur yang memberikan transparansi kepada pengguna tentang cara data mereka diproses. Laporan ini menyajikan berbagai informasi, termasuk layanan AI apa saja yang telah digunakan, kapan layanan tersebut diakses, dan operasi apa saja yang dilakukan. Pengguna dapat melihat laporan ini langsung di perangkat mereka dan mengekspornya kapanpun dibutuhkan.

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

Perlindungan juga semakin ditingkatkan melalui fitur terbaru AI Call Guard.[5] Didukung deteksi AI on-device, AI Call Guard mampu memantau panggilan secara real-time untuk mendeteksi risiko penipuan baru seperti suara buatan dan manipulasi wajah melalui AI face swap, lalu memberikan peringatan kepada pengguna untuk membantu melindungi komunikasi sekaligus informasi pribadi mereka.

Ketersediaan

ColorOS 17 akan melakukan debut perdana di OPPO Find X10 Series yang akan segera hadir, lalu tersedia secara bertahap sebagai pembaruan untuk perangkat OPPO lainnya.

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

Oppo Resmi Perkenalkan Coloros 17 Secara Global: Silky Smooth. Flow With Ai

Continue Reading

Smartphone

Intip Proses di Balik OPPO A7 Pro Series 5G yang Disiapkan untuk Performa Lancar dan Penggunaan Jangka Panjang hingga 6 Tahun

Published

on

By

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

Sebelum sampai ke tangan pengguna, OPPO A7 Pro Series 5G telah melewati rangkaian pengujian untuk mengevaluasi keandalannya dalam penggunaan jangka panjang. Pengujian tidak hanya mencakup ketahanan terhadap benturan, air, dan debu, tetapi juga performa serta kesehatan baterai setelah digunakan selama bertahun-tahun. Pendekatan inilah yang membawa durability A Series ke level berikutnya.

Pengujian tersebut menjadi bagian dari upaya OPPO untuk melihat lebih jauh dari sekadar ketahanan fisik. OPPO A7 Pro Series 5G diuji apakah mampu bertahan ketika terjatuh atau terkena air, juga bagaimana performa tetap lancar dan battery health tetap terjaga setelah digunakan dan diisi ulang berulang kali. Pendekatan ini diwujudkan melalui OPPO’s 6-Year Smoothness Test serta pengujian baterai hingga 2.000 siklus pengisian penuh, yang setara dengan sekitar 6 tahun penggunaan.

“Durability bagi kami tidak selesai ketika smartphone berhasil melewati drop test. Tantangan berikutnya adalah bagaimana perangkat yang sama tetap nyaman digunakan setelah bertahun-tahun. Karena itu, pada OPPO A7 Pro Series 5G kami juga menguji performa dan baterainya untuk penggunaan jangka panjang. Inilah evolusi berikutnya dari durability A Series,” ujar Jiang Linlin, Chief Marketing Officer OPPO Indonesia.

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

Pengujian Performa agar Tetap Lancar hingga 6 Tahun

OPPO A7 Pro Series 5G telah melewati OPPO’s 6-Year Smoothness Test untuk mengevaluasi kemampuan perangkat mempertahankan pengalaman penggunaan yang lancar dalam jangka panjang. OPPO juga melakukan software aging test untuk mensimulasikan kondisi perangkat setelah digunakan bertahun-tahun pada lebih dari 40 aplikasi dari kategori yang umum digunakan, termasuk ecommerce, game, messaging, dan media sosial.

Dari sisi software, Extended Use Care 2.0 membantu mengoptimalkan sistem berdasarkan pola penggunaan, sementara ColorOS Smoothness Boost melalui pembaruan OTA membantu menjaga pengalaman penggunaan tetap optimal dari waktu ke waktu.

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

(Foto: Robot Arm Testing OPPO A7 Pro Series 5G)

Quality control dimulai sejak perangkat berada di lini produksi. Mesin otomatis dan teknologi AI digunakan untuk membantu mendeteksi ketidaksesuaian selama perakitan. Setelah dirakit, Robot Arm Testing secara otomatis memeriksa hardware dan software, mulai dari pengisian daya, GPS, Wi-Fi, antena, audio, hingga kamera.

Dengan rangkaian pengujian tersebut, OPPO tidak hanya mengevaluasi bagaimana perangkat bekerja saat pertama kali digunakan, tetapi juga bagaimana pengalaman penggunaannya dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Baterai 10000mAh yang Disiapkan untuk Jangka Panjang

OPPO A7 Pro Max 5G hadir dengan baterai 10000mAh untuk mendukung penggunaan intensif sehari-hari. Namun, OPPO tidak hanya menguji berapa lama baterai bertahan dalam sekali pengisian, tetapi juga bagaimana kondisinya setelah melalui penggunaan dan pengisian berulang.

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

(Foto: Pengujian baterai OPPO A7 Pro Series 5G)

Di Quality Control Lab, baterai menjalani simulasi charge dan discharge hingga 500 siklus untuk mengevaluasi kestabilan pengisian dan kapasitasnya. Baterai juga diuji pada suhu 55°C dengan kelembapan 90–95% selama 14 hari untuk mengevaluasi kestabilannya dalam kondisi panas dan lembap.

Baterai OPPO A7 Pro Series 5G dirancang untuk mempertahankan battery health di atas 80% setelah 2.000 siklus pengisian penuh, atau setara dengan penggunaan hingga 6 tahun. Komitmen tersebut juga didukung Asuransi Kesehatan Baterai. Apabila kesehatan baterai turun di bawah 80% selama periode perlindungan, pengguna dapat memperoleh satu kali penggantian baterai resmi secara gratis melalui MyOPPO.*

Ketangguhan Fisik: Tetap Membawa DNA “HP Badak” A Series

Ketangguhan fisik yang telah menjadi karakter A Series tetap menjadi fondasi OPPO A7 Pro Series 5G. Untuk memastikan perangkat siap menghadapi berbagai kondisi penggunaan sehari-hari, perangkat menjalani berbagai simulasi termasuk Free Fall Test dari ketinggian satu meter sebanyak 24 kali, Roller Drop Test sebanyak 150 kali, dan Microdrop Test hingga 24.000 kali, serta pengujian konektor USB untuk penggunaan berulang.

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

Ntip Proses Di Balik Oppo A7 Pro Series 5g Yang Disiapkan Untuk Performa Lancar Dan Penggunaan Jangka Panjang Hingga 6 Tahun

(Foto: Drop Test pada OPPO A7 Pro Series 5G)

Tidak berhenti pada pengujian benturan, OPPO juga menguji ketahanan perangkat terhadap berbagai kondisi lingkungan. IPX8 Water Soaking Test dilakukan dengan merendam perangkat pada kedalaman 1,5 meter selama 30 menit dan pengujian debu selama delapan jam. Perangkat juga diuji menghadapi temperatur ekstrem, termasuk suhu hingga 65°C serta Cold and Thermal Shock Testing pada rentang -40°C hingga 75°C.

Rangkaian pengujian tidak berhenti setelah perangkat dinyatakan lolos berbagai simulasi. Sebelum dikemas dan dikirimkan kepada konsumen, perangkat OPPO A7 Pro Series 5G masih harus melewati Outgoing Quality Control (OQC) untuk memastikan kualitas perangkat tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Melalui rangkaian pengujian tersebut, OPPO A7 Pro Series 5G, membawa durability A Series ke level berikutnya dengan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada ketangguhan fisik, tetapi juga pada kemampuan perangkat untuk tetap lancar, memiliki baterai yang dapat diandalkan, dan nyaman digunakan hingga bertahun-tahun.

OPPO A7 Pro Series 5G akan segera hadir di Indonesia. Informasi mengenai harga, ketersediaan, dan waktu peluncuran akan diumumkan dalam waktu dekat.

Continue Reading

Smartphone

POCO F9 Series Menggebrak Indonesia: Ultrapower Unbound, Saatnya Gamer Kalcer Naik Level

Published

on

By

Poco F9 Series Menggebrak Indonesia: Ultrapower Unbound, Saatnya Gamer Kalcer Naik Level

Lewat semangat #POCONYABERAKSI, POCO menginjak pedal gas lebih dalam dengan menghadirkan POCO F9 Ultra dan POCO F9 Pro di Indonesia. Kehadiran duet ini menegaskan satu hal: POCO sudah selesai dengan urusan penantang pasar (flagship killer). Tetap membawa DNA Extreme Performance, Extreme Value, POCO F9 Series memulai era Ultrapower Unbound! Mengambil alih panggung sebagai True Flagship tanpa kompromi bagi siapa pun yang menolak tunduk pada batasan performa.

 

Manifesto Gamer Kalcer: Dari Hype Menjadi Kepercayaan Nyata

Antusiasme gila-gilaan yang selalu berujung ludes terjual di setiap generasi POCO F Series bukanlah kebetulan. Ini bukan sekadar hype sesaat, melainkan bentuk kepercayaan nyata (trust) antargenerasi. Lonjakan permintaan seri Pro dan Ultra yang melesat lebih dari 35% secara year-on-year (termasuk ledakan antusiasme pada POCO F8 Series awal tahun ini) menjadi bukti tak terbantahkan. Di Indonesia, POCO F Series telah menjelma menjadi senjata wajib bagi generasi baru gamer kalcer: mereka yang tidak sekadar bermain game untuk mengisi waktu, melainkan benar-benar hidup di dalam kultur dan kompetisinya.

Reputasi ini bahkan mengguncang level internasional. Secara global, POCO resmi menembus rekor pengiriman lebih dari 100 juta unit smartphone per 30 Juni 2026, sekaligus mengunci posisi empat besar penjualan daring dunia (Top 4 Global Online Sales) di segmen harga 700–800 dolar AS pada kuartal pertama 2026. Semua pencapaian masif ini mustahil terwujud tanpa dukungan solid dari seluruh POCO Fans.

Gamer kalcer adalah audiens yang paham barang. Mereka tahu betul bedanya hape yang cuma bermodal gimmick dengan perangkat yang sanggup mengunci stabilitas grafis rata kanan seharian penuh tanpa ampun. Daripada bertaruh pada perangkat yang gampang kedodoran dan bikin frame drop di tengah pertempuran krusial, mereka memilih senjata yang siap diajak tempur habis-habisan. Bagi mereka, pengalaman flagship sejati tidak pernah berhenti saat layar game ditutup, tetapi terus mengalir di setiap aktivitas harian.

“Kepercayaan luar biasa dari komunitas inilah yang bikin POCO berani melangkah makin ekstrem. Lewat POCO F9 Series, kami nggak cuma mengikuti standar flagship yang ada. Kami justru jadi yang mendefinisikan ulang seperti apa harusnya True Flagship yang sesungguhnya untuk gamer kalcer hari ini. Karena bagi POCO, kata ekstrem bukan sekadar kata-kata. It’s our standard!,” ujar Novita Krisutami, PR Manager POCO Indonesia.

 

Dual-Chipset Unbound, Gaming hingga 185FPS

Sektor dapur pacu POCO F9 Series dirancang tanpa batas toleransi. POCO F9 Ultra langsung membenamkan platform monster Snapdragon® 8 Elite Gen 5 yang memecahkan rekor skor AnTuTu tertinggi sepanjang sejarah POCO di angka 4.165.108 poin, ditopang ruang penyimpanan ekstra lega 512GB. Sementara POCO F9 Pro dipersenjatai Snapdragon® 8 Elite Gen 5 V series yang menawarkan performa buas sekaligus efisiensi tinggi untuk kebutuhan harian.

Gebrakan paling radikal ada pada hadirnya Dedicated VisionBoost D8 Chipset untuk pertama kalinya di lini POCO F Series. Kolaborasi dua otak prosesor ini membuka jalan bagi fitur Smart Frame Rate dan AI Super Resolution untuk bekerja serempak, grafis tampil super tajam tanpa sedikit pun mengorbankan kelancaran animasi. Melalui polesan WildBoost Engine, POCO F9 Series sanggup melibas game berat di angka fantastis 185 FPS secara native pada lebih dari 20 judul game populer, ditambah lima game lainnya lewat akselerasi frame cerdas.

Angka 185 FPS ini menyuguhkan 65 frame lebih banyak tiap detiknya dan memangkas jeda refresh interval hingga 3 milidetik dibanding layar 120 FPS biasa. Gerakan lawan terbaca jauh lebih dini, keputusan menyerang bisa dieksekusi lebih instan. Seluruh reflek jari diterjemahkan tanpa jeda lewat respons sentuh instan 4.800Hz, 10-point touch sampling 480Hz, sensor gyro 200Hz, serta fitur Game Color Enhancement. Urusan panas tidak lagi jadi alasan kekalahan berkat sistem pendingin POCO 3D IceLoop yang bekerja agresif menjaga suhu mesin tetap adem walau digeber tanpa henti.

 

HyperRGB AMOLED: Visual Ekstrem, Detail Tanpa Batas

Sektor visual dieksekusi tanpa kompromi melalui panel 185Hz POCO HyperRGB AMOLED seluas 6,9 inci pada POCO F9 Ultra dan dimensi pas di genggaman 6,59 inci pada POCO F9 Pro. Menggunakan arsitektur subpiksel full RGB, layar ini menyajikan ketajaman visual setara resolusi 2K namun jauh lebih hemat daya baterai. Kehadiran material luminosen M11 yang melakoni debut globalnya di perangkat ini sanggup menghadirkan kecerahan puncak hingga 4.500 nits dan melesat ke angka 10.000 nits saat memutar konten HDR. Maraton mabar sampai larut malam pun tidak bikin mata cepat lelah berkat sertifikasi resmi TÜV Rheinland Quadruple Eye Care via teknologi Xiaomi Vision Care.

 

Revolusi Akustik BOSE: Pertama dengan Subwoofer Fisik Independen

Bukan POCO namanya kalau nggak mendobrak pakem di sektor multimedia. Melanjutkan kemitraan eksklusif bersama raksasa audio BOSE, POCO F9 Ultra mencetak sejarah sebagai perangkat pertama di kelasnya yang membawa arsitektur audio 2.1-channel fisik. Hape ini memadukan dual symmetrical 1115D master-grade stereo speakers dengan sebuah ultra-large 1620 independent subwoofer, menghadirkan dentuman bass padat dan resonansi suara yang benar-benar bergetar nyata di telapak tangan.

Sementara itu, POCO F9 Pro dipersenjatai dual symmetrical 1115F super-linear stereo speakers dengan arsitektur Sealed Cavity Design racikan BOSE untuk staging vokal yang bersih serta detail nada tinggi yang renyah. Keduanya dibekali profil audio profesional Dynamic dan Balanced, plus fitur Game Audio Mode yang secara akurat memperjelas arah derap langkah kaki lawan serta letusan tembakan tanpa menutupi efek suara lainnya.

 

Baterai Badak 8.050mAh dan Kecepatan HyperCharge

Kekhawatiran baterai habis pas lagi seru-serunya team fight nggak bakal kejadian. POCO F9 Ultra dibekali baterai badak 8.050mAh berbasis silicon-carbon (16 persen) yang sanggup bertahan hingga dua hari penuh pemakaian normal dalam bodi ramping. Sedangkan POCO F9 Pro ditopang kapasitas 6.330mAh untuk durabilitas seharian penuh. Keduanya mendukung pengisian kilat 100W wired HyperCharge dan 50W wireless HyperCharge, lengkap dengan kapabilitas reverse charging berdaya tinggi (27W kabel dan 22.5W nirkabel).

 

Kamera 200MP Ultra-Clear dan Lensa Telefoto Flagship

Sektor kamera ditingkatkan lewat debut kamera utama 200MP Ultra-Clear dengan fitur Optical Image Stabilization (OIS) di kedua model untuk hasil foto tajam dan fleksibilitas cropping. Untuk bidikan jarak jauh, POCO F9 Ultra dipersenjatai lensa telefoto periskop 5x dengan 10x lossless zoom serta 20x AI Ultra Zoom yang stabil. Sementara POCO F9 Pro mengandalkan kamera telefoto floating 50MP 2.5x dengan jarak fokus sedekat 10 sentimeter untuk makro maupun lanskap luas. Keduanya dilengkapi kamera depan 32MP dan fitur perekaman sinematik 4K Ultra HD Live cinematography.

 

Desain Futuristik dan Ketersediaan

Secara estetika, POCO F9 Ultra tampil ikonik dengan modul dynamic light interaktif di bodi belakang yang menyala selaras dengan notifikasi, musik, dan sesi game. Pada POCO F9 Pro, varian Aurora Green membawa inovasi full-panel luminous design yang dapat berpendar lembut dalam gelap setelah terpapar cahaya, bahkan bisa digambar menggunakan pointer laser biru-violet.

POCO F9 Ultra hadir dalam varian warna Dark Cherry dan Black dengan memori 16GB+512GB. Adapun POCO F9 Pro tersedia dalam pilihan warna White, Aurora Green, dan Black dengan memori 12GB+512GB.

 

 

Produk Ketersediaan Extreme Value (SRP) Extreme Value 6-15 Oktober 2026 Extreme Value 16-25 Oktober 2026
POCO F9 Ultra

16GB + 512GB

 

Warna: Dark Cherry and Black

Online

mi.com, Tokopedia, Tokopedia | Tiktok Shop, Shopee.

Rp13.999.000 Rp12.499.000

 

Khusus pembelian melalui Tokopedia dan Tiktok Shop

Rp13.699.000
POCO F9 Pro

12GB + 512 GB

 

Warna: White, Aurora Green, Black

Online

mi.com, Tokopedia, Tokopedia | Tiktok Shop, Shopee.

Rp12.499.000

 

Rp10.499.000

 

Khusus pembelian melalui Shopee

Rp12.099.000

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending