Connect with us

Teknologi

Demi meningkatkan Kawasan Manufaktur Lokal, Xiaomi dan BP Batam Selenggarakan Supplier Investment Summit

Published

on

GwiGwi.com – Pemimpin teknologi global, Xiaomi, bersama dengan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), pada hari ini menyelenggarakan Supplier Investment Summit untuk pertama kalinya di Batam guna menjamu lebih dari 20 pemasok komponen smartphone global dengan misi untuk memberikan pemahaman tentang ekosistem manufaktur di Indonesia yang pada akhirnya dapat membantu mereka untuk mendirikan pabrik di Indonesia.

Steven Shi, Head of Xiaomi South Pacific Region and Xiaomi Indonesia Country Manager mengatakan: “Kami sangat senang dapat bekerjasama dengan BP Batam untuk menjamu para supplier global dalam kegiatan Supplier Investment Summit pertama di Batam. Melalui berbagai kegiatan yang berbeda di acara ini, kami yakin bahwa para supplier dapat melihat secara langsung besarnya potensi pasar serta memahami iklim investasi di Indonesia, dan khususnya di wilayah Batam.”

Pada tahun 2017, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) mencatat nilai investasi sebesar lebih dari $1,15 miliar yang berasal dari 73 proyek di Batam tahun lalu. Apabila seluruh supplier komponen smartphone global yang hadir pada kegiatan ini membangun pabrik di Indonesia, nilai investasi yang dihasilkan dapat mencapai $315 juta dan pada saat bersamaan dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi 10.000 orang.

Lukita Dinarsyah Tuwo, Kepala BP Batam menyambut baik para partisipan dalam gelaran forum bisnis tersebut. Ia mengatakan: “Supplier Investment Summit pertama yang diprakarsai oleh Xiaomi ini merupakan sebuah langkah penting dalam menyambut gelombang baru dari investasi asing yang diperkirakan akan memperkuat seluruh proses manufaktur smartphone lokal di Indonesia. Selain jumlah investasi dan lapangan pekerjaan, kita juga perlu mempertimbangkan bagaimana kegiatan ini dapat mempercepat laju transformasi Indonesia untuk menjadi salah satu negara dengan perekonomian digital terbesar di dunia.” Ia menilai ketersediaan infrastruktur, letak geografis yang strategis dan dukungan pemerintah dalam kemudahan perizinan investasi menjadikan Batam sangat siap sebagai tujuan investasi yang kompetitif baik di Asia maupun dunia. Salah satu dukungan BP Batam untuk memudahkan proses investasi asing telah terselenggara melalui program izin investasi 3 jam (i23j).

Baca Juga:  Redmi 'Berpisah' dari Xiaomi Menjadi Brand Tersendiri, Redmi Pro Segera Hadir?

Selain Lukita Dinarsyah Tuwo dari BP Batam, acara pembukaan Supplier Investment Summit juga dihadiri oleh tamu kehormatan Mochammad Hadiyana (Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Telekomunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI). Kegiatan ini juga mencakup dua sesi presentasi mengenai kebijakan pemerintah terhadap investasi asing yang disampaikan oleh BP Batam dan jajaran pemerintahan kemudian dilanjutkan dengan presentasi mengenai praktik dan kebijakan di Batam.

Pada awal tahun lalu, Xiaomi meluncurkan inisiatif ”Kami Buatan Indonesia”, yang memungkinkan perusahaan menghadirkan lebih banyak produk yang telah disesuaikan dengan kebutuhan lokal sehingga dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik secara menyeluruh. Saat ini, Xiaomi bekerjasama dengan PT Sat Nusapersada sebagai manufaktur lokal di Indonesia.

Acara ini akan berlanjut hingga Selasa (8/5) dimana para supplier akan mengunjungi Pelabuhan Laut Batu Ampar dan Bandara Kargo Hang Nadim untuk mengeksplorasi fasilitas logistik di Batam serta mengunjungi area industri Batam yang berlokasi di Batam Center dan Nongsa. Kunjungan tersebut akan memberikan akses langsung bagi para supplier untuk mengeksplorasi dan mempelajari peluang investasi, berbagai insentif yang ditawarkan oleh BP Batam dan pemerintah lokal, kebijakan investasi asing langsung, kebijakan Industri, dan berbagai kebijakan pemerintah lainnya yang diterapkan untuk investor asing di Indonesia.

Supplier Investment Summit merupakan acara pertemuan bagi para supplier komponen smartphone yang pertama kali diselenggarakan untuk memperkenalkan peluang investasi strategis di Batam. Pada acara tersebut, Steven Shi juga menambahkan bahwa Xiaomi akan terus bekerjasama dengan berbagai lapisan pemerintah di Indonesia untuk menciptakan kegiatan serupa agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar di Indonesia.

News

16 Januari, OPPO Segera Merilis Kamera 10x Optical Zoom

Published

on

By

GwiGwi.com – OPPO pada tahun 2017 di MWC (Mobile World Congress) hadir tanpa smartphone tapi mengenalkan konsep 5x Optical Zoom. Sekarang OPPO sudah siap memperkenalkan lossless zoom baru hingga 10x Optical Zoom. OPPO sudah mulai mengundang media untuk hadir pada pengumuman tersebut pada 16 Januari 2019, di Beijing, China.

Saat ini, setup lensa 5x yang dulu diperkenalkan adalah kamera dengan 5 element dan diikuti dengan prisma bersudut 90 derajat yang memantulkan cahaya langsung ke sensor kamera. Lalu kemudian ada unit OIS yang dipasang pada ujungnya sehingga akan dapat tetap bekerja walau zoom yang dipakai adalah zoom paling maksimal.

OPPO R17 Pro Membuka Pre Order di Indonesia

Sumber dari China memberikan informasi yang sedikit abu-abu apakah nantinya OPPO akan memiliki perangkat yang bisa langsung dijual dalam pasar luas ataukah hanya mendemokan teknologinya. Ini terbukti dari kenyataannya, OPPO belum pernah merilis smartphone dengan 5x Optical Zoom sehingga bisa saja yang diperlihatkan adalah sebuah demo saja nantinya.

Baca Juga:  Xiaomi Mi Play, Seri Baru Lagi Dari Xiaomi dengan Fitur Internet Gratis! Harga dan Spesifikasi Indonesia

Baca Juga: OPPO A7 Indonesia Mulai Pre-Order. Berikut Spesifikasi dan Harganya.

Continue Reading

News

Samsung Galaxy M Segera dirilis Di India, Jawaban Samsung Melawan Xiaomi?

Published

on

By

GwiGwi.com – Samsung akan mengumumkan perangkat barunya di India dengan kode Galaxy M. Mungkinkah ini jawaban Samsung dari kekalahannya sekarang di pasar India oleh Xiaomi?

Samsung melalui poster teranyarnya, mengumumkan bahwa sebuah perangkat baru di kelas menengah dengan nama Galaxy M akan segera diumumkan di India pada 28 Januari 2019. Samsung mengumumkan ini melalui poster yang dipasangkannya di Amazon India. Kemungkinan seri ini akan memiliki 3 model smartphone secara total yaitu M10, M20, M30. Ketiga peringkat tersebut akan mengusung bentuk layar baru dari Samsung dengan nama Infivity-V.

Pengumuman ini muncul seiring tergusurnya Samsung dari kompetitor asal negeri China di India. Menurut data teranyar, Xiaomi telah menyalip Samsung di pasar India sejak Q4 2017, dan masih bertahan dengan 5 point pada Q3 2018.

Spesifikasi jelas tentang smartphone ini masih cukup ditutupi, namun dari poster yang sudah di tampilkan melalui Amazon memperlihatkan nantinya Galaxy M akan memiliki dual-rear cameras, fingerprint pada bagian belakang, charging port dari USB Type-C, dan sebuah colokan headphone 3.5mm. Harga untuk smartphone ini diprediksi akan mulai dari 140 USD, setara 1.8 Juta Rupiah, hingga 280 USD atau 3.9 Juta Rupiah dan akan didukung dengan baterai yang besar serta quick charging.

Baca Juga:  Redmi 'Berpisah' dari Xiaomi Menjadi Brand Tersendiri, Redmi Pro Segera Hadir?

Tahun lalu, Samsung sudah memulai untuk melawan kembali produsen smartphone dari China dengan cara menggunakan mid-range mereka sebagai tempat meletakan fitur-fitur baru sebelum disandingkan dengan smartphone Flagship mereka. Galaxy A9 menjadi smartphone pertama dengan 4 lensa kamera dalam 1 smartphone, dan Galaxy A8s menjadi perangkat pertama dengan model baru infinity display yaitu Infinity-O Display. Kira-kira apa yah fitur menantang dari Galaxy M selain Infinity-V Display nantinya? Kita tunggu saja yah apakah smartphone ini juga akan mendarat ke Indonesia.

Baca juga: Xiaomi Mi Play, Seri Baru Lagi Dari Xiaomi dengan Fitur Internet Gratis! Harga dan Spesifikasi Indonesia

Continue Reading

News

Redmi Note 7, Monster 48 Megapiksel Pertama Redmi Xiaomi, Spesifikasi dan Harga

Published

on

By

GwiGwi.com – Setelah “berpisah dari Xiaomi, Redmi sudah siap memperkenalkan perangkat terbaru mereka yaitu Redmi Note 7. Menyasar kedaerah spesifikasi dengan prosesor yang sudah sangat “padat”, Redmi yakin bahwa pilihannya menghadirkan kamera “monster” 48 Megapiksel dan harga yang sangat bersaing, bisa membawa merk yang dulunya adalah sebuah seri dari Xiaomi lebih sukses. Berikut adalah spesifikasi dan harganya.

Setelah sekian lama hadir dalam bentuk teaser, akhirnya smartphone dengan resolusi sensor kamera sebesar 48 megapiksel dari seri Redmi yang sekarang sudah menjadi brand independen resmi dirilis. Walau dengan fokus spesifikasi yang sangat menarik ini, nyatanya Redmi Note 7 ternyata adalah perangkat budget.

Dari segi desainnya, terlihat bahwa Redmi Note 7 mengikuti guideline desain baru dari Xiaomi sejak Xiaomi Mi Play yang dirilis belum lama waktu yang lalu. Dengan back-cover kaca 2.5D dengan warna gradasi membuat smartphone ini terlihat paling premium tanpa embel-embel “mirip kaca”. Di bagian belakangnya juga tersedia fingerprint, sayang sekali karena ternyata bukan in-display. Bagian belakang ini juga adalah rumah untuk kamera 48 Megapiksel-nya dengan aparture F/1.8, ditemani oleh depth-sensor 5 Megapiksel.

Selain itu untuk Notch didepannya pun serupa dengan Mi Play yang hanya berbentuk bulat pada bagian kamera saja (atau lebih dikenal sebagai waterdrop notch). dengan kamera selfie 13 megapiksel single-lens walaupun di seri Redmi Note 6 Pro yang dirilis beberapa waktu lalu dipamerkan bahwa Xiaomi mulai menggunakan total 4 kamera, 2 depan dan 2 belakang. Tidak ada sensor Face Recognition seperti yang ditemukan di POCOPHONE F1.

Baca Juga:  Redmi Note 7, Monster 48 Megapiksel Pertama Redmi Xiaomi, Spesifikasi dan Harga

Spesifikasi lainnya adalah bentang layar 6.3 inci dengan rasio 19.5:9 1080p, Prosesor sejuta umat Qualcomm Snapdragon 660 AIE, baterai sebesar 4,000mAh, USB Type-C untuk charging dan komunikasi melalui kabel, serta headphone jack 3.5mm (untungnya masih ada).

Soal harga, Redmi Note 7 ini membuat kagum dengan harga terendah dengan konfigurasi 3/32GB mulai dari 150$ atau sekitar 2.1 Juta rupiah, hingga 200$ atau 2.8 Juta Rupiah untuk versi paling atas RAM 6GB dan Memori penyimpanan 64GB. Dengan harga segini, spesifikasi yang didapatkan serupa atau bahkan lebih baik (hanya untuk hitungan kamera yah) dibandingkan kompetitor lain yang merilis perangkatnya lebih dulu beberapa bulan yang lalu dengan harga mulai dari 2.9 Juta.

Xiaomi Indonesia melalui cuitannya pun sudah mulai memberikan spekulasi bahwa perangkat ini akan segera hadir di Indonesia dalam waktu dekat, namun belum diketahui kapankah akan didatangkan.

Baca juga: Xiaomi Mi 8 Lite Full Review | kerasa flagshipnya

Continue Reading

Trending