Connect with us

Berita Anime & Manga

Death Note akan diadaptasi jadi Drama Audio

Published

on

GwiGwi.com – Film adaptasi Death Note buatan Netflix baru saja dirilis dan kini telah ada rencana untuk membuat adaptasi baru dari Death Note. Kali ini, Death Note akan diangkat ke dalam serial drama audio dengan durasi 12 jam.

Menurut laporan Anime News Network, penerbit asal Jerman, Lübbe akan mengadaptasi anime Death Note ke dalam drama audio berdurasi 12 Jam. Drama audio tersebut akan tersedia dalam bahasa Inggris dan juga bahasa Jerman. Penulis dan penerjemah Jonathan Clements akan menulis drama tersebut, yang akan didasarkan pada anime Death Note dan bukan manga-nya.

Pada awalnya, Death Note adalah sebuah manga yang mulai diterbitkan pada 2003 dan berakhir pada 2006. Sejak saat itu, Death Note telah diadaptasi ke berbagai media, mulai dari anime, novel hingga film layar lebar.

Selain anime, Death Note juga diadaptasi ke dalam film live-action. Adaptasi terbaru Death Note adalah buatan Netflix, yang dianggap dibuat dengan terlalu terburu-buru.

Mengingat betapa rumit cerita yang diangkat oleh Death Note, keseluruhan ceritanya mungkin akan sulit untuk dimasukkan ke dalam drama audio berdurasi 12 jam. Death Note bercerita tentang seorang siswa SMA yang menemukan sebuah buku yang dapat digunakan untuk membunuh seseorang dengan menuliskan nama orang tersebut.

Light Yagami, sang tokoh utama, kemudian berambisi untuk “membersihkan” dunia dengan membunuh para kriminal dan orang-orang yang dia anggap sebagai penjahat. Dia kemudian bertemu dengan seorang detektif misterius bernama L yang berusaha untuk menghentikannya.

Drama audio Death Note ini akan dirilis pada tahun depan.

Chief dan editor, suka nonton anime mainstream yang ga ribet, mulai mendalami yang namanya cameco (cameramen cosplay)

Film Anime

Review Film Anime Tenki No Ko, Menantang Alam Demi Cinta

Published

on

GwiGwi.com – Tenki No Ko atau yang dalam Bahasa Inggris berjudul “Weathering With You” menceritakan Tokyo yang dilanda curah hujan yang abnormal dan hanyalah seorang “Anak Cuaca” bernama Hina Amano (Nana Mori) yang dapat mengembalikan cuaca menjadi cerah.

Rahasia ini hanya diketahui oleh Hodaka Morishima (Kotaro Daigo), yang kabur dari rumahnya dan ditampung oleh Keisuke Suga, seorang editor majalah supernatural dan mistis.

Hodaka mengusulkan agar Hina menjadikan kemampuannya sebagai pekerjaan untuk menghidupi Hina yang hanya tinggal berdua dengan adiknya.

Lantas banyak kejutan menanti di sepanjang film Ini bergulir. Dalam film ini, Makoto Shinkai kembali menggunakan unsur agama Shinto sebagai tema cerita.

Diceritakan dalam Film Ini dalam agama Shinto mempercayai adanya gadis-gadis kuil yang terpilih sebagai “Anak Cuaca” dan dapat mempengaruhi perubahan cuaca lewat permintaan.

Namun apakah seseorang bisa terus menerus meminta para dewa untuk mengubah cuaca sesuai keinginannya tanpa adanya balasan yang setimpal? Dan apakah imbalan yang diinginkan oleh para dewa ? Itulah yang akah diketahui oleh Hodaka dan Hina jika kekuatan untuk mengubah cuaca terus menerus digunakan.

Soal visualnya? Udah pasti jadi gak diragukan lagi. Di tiap menit film Ini visual nya sangat apik dan memanjakan mata disertai dengan scoring yang selaras dengan adegan nya.

Kemudian dari segi soundtrack dan scoring yang dibawakan oleh Radwimps dipadukan dengan scene-scene memukau dan penuh warna mampu membuat penonton terharu dan membuat tiap adegan lebih hidup.

Secara keseluruhan, lewat Tenki no Ko sutradara Makoto Shinkai kembali menghasilkan sebuah kisah romance dengan bumbu mistisisme Shinto yang bisa ditonton bukan hanya oleh penggemar anime tapi juga penonton umum.

Continue Reading

Serial Anime

Karakter Hewan Anime yang Paling Unik

Published

on

GwiGwi.com – Karakter hewan anime sebenarnya bukanlah yang baru, tapi sepertinya masih sering ada karena penggemar anime tidak bosan-bosannya dengan mereka. Hewan adalah salah satu makhluk yang kehidupannya dekat dengan manusia. Berikut ini adalah karakter hewan anime terbaru yang menyita perhatian para penggemar anime. Mereka adalah hewan yang banyak tingkah, tapi tetap berhasil mengambil hati siapa saja yang melihatnya.

1. Chibi Dragon (Endro!)

Chibi adalah naga mungil yang menggemaskan. Ia milik tokoh utama di anime ini. Meskipun menggemaskan, ia adalah karakter hewan anime yang bisa diandalkan ketika keadaan dalam bahaya. Chibi mampu memakan monster-monster yang berusaha menyerang tuannya. Jadi jangan galak-galak sama dia, karena kalau sudah marah ia tidak ragu untuk memakan orang yang membuatnya marah.

2. Chitose (Okoshiyasu, Chitose-chan)

Chitose adalah penguin yang hobi jalan-jalan di sekitar Kyoto. Selama dalam perjalanan, ia bertemu dengan beberapa macam orang yang sebagian dari mereka akhirnya menjadi temannya. Kamu yang menontonnya akan gemas sendiri karena Chitose selalu berhasil membawa kebahagiaan di tempat-tempat yang ia kunjungi. Menonton anime ini juga akan membuatmu jadi ingin berkunjung ke Kyoto. Setting Kyoto-nya sangat detail.

3. Mozuku (New Game!)

Mozuku adalah karakter hewan anime yang patut kamu perhitungkan juga. Ia adalah seekor kucing tua milik Hazuki. Kerjaannya adalah bermalas-malasan, tapi meski sudah tua dan sering tidur, ia selalu berhasil mengambil hati para teman Hazuki yang terdiri dari cewek-cewek cantik. Mozuku yang gemuk memang kadang cocok dijadikan bantal, tapi ia memang cuma ramah pada manusia yang ramah padanya. Ia juga senang jadi pusat perhatian.

4. Romero (Zombieland Saga)

Romero adalah anjing zombie yang awalnya mungkin terlihat menyeramkan karena ia akan menggigit siapa saja yang mencoba kabur dari rumah Franchouchou. Rumah tersebut berisikan para idol zombie yang sehari-harinya disibukkan dengan pekerjaan. Mereka jadi sering kelelahan dan ingin bersenang-senang di luar rumah. Karena hal itu terlarang, maka Romero akan dengan sigap menangkap para idol yang berusaha mangkir dari tugas.

5. Morgana (Persona 5: The Animation)

Morgana dikenal sebagai kucing yang serbabisa. Ia memiliki kostum menarik yang sesuai dengan tugasnya yang membantu tokoh utama dalam melaksanakan misi. Ia kadang adalah hewan yang sok tahu, tapi kemampuannya dalam menggunakan beberapa macam senjata tidak bisa diremehkan. Karena itu kamu juga pasti ingin memiliki hewan seperti Morgana.

 

Continue Reading

Film Anime

Review Film Detective Conan the Movie: The Fist of Blue Sapphire, aksi menegangkan memecahkan kasus di Singapura

Published

on

GwiGwi.com – Perhiasan Blue Sapphire dipamerkan di Marina Bay Sands, Singapura. Kemudian di saat yang sama terjadi pembunuhan yang menghebohkan dan terdapat sebuah kartu milik Kaito Kid di TKP, sehingga membuat pihak polisi curiga karenanya.

Lewat kasus ini Kaito Kid asli yang ingin membersihkan namanya dari tuduhan itu, membawa Conan Edogawa ke dalam kopernya menuju Singapura.

Kaito Kid juga menyamar menjadi Shinichi Kudo supaya dia bisa dekat dengan detektif Kogoro Mouri yang diminta bantuannya dalam menyelidiki kasus ini.

Siapa pelaku sebenarnya? Bagaimana kasus ini terpecahkan?

Film Detective Conan: The Fist of Blue Sapphire (Meitantei Konan: Konjō no Fisuto) merupakan film ke-23 dari serial anime dan manga Detektif Conan karangan Aoyama Gosho.

Film ini sempat mengalahkan Avengers: Endgame di Box Office Jepang pada minggu keempat penayangannya.

Film yang tayang mulai 24 Juli 2019 di Bioskop Indonesia yang tayang di jaringan bioskop CGV, Cinemaxx dan Flix Ini, memiliki cerita yang sangat menegangkan dan seru untuk diikuti. Gimana gak seru? Kali Ini Conan dan Kaito Kid suka gak suka bekerjasama untuk menyelesaikan kasus ini meskipun setelah beberapa kali bersitegang.

Lewat Film ini, hubungan mereka digambarkan seperti love-hate relationship atau bisa juga bagai yin dan yang, mereka memang seringkali tidak sependapat dalam banyak hal dan bisa dikatakan sebagai musuh, namun seringkali memiliki tujuan yang sama maupun rasa ingin membantu dan akhirnya menjadi saling melengkapi.

Dengan latar negara Asia Tenggara, bisa dibilang Film Ini merupakan film anime pertamayang menampilkan negara Singapura dengan sangat realistis dan tampak sama dengan aslinya.

Berbagai lokasi iconic di Singapura diperlihatkan dengan real seperti Marina Bay Sands, Garden at the Bays, Haji Lane, Merlion Park hingga Maxwell Food Centre.

Bagian terbaik adalah saat pemandangan malam hari pada shot dari udara yang memperlihatkan Singapura begitu indah dan gemerlap….Beuhhh kerenn pisan!!

Film Conan kali ini masih terdapat jokes-jokes yang dapat mengundang tawa dan ada juga kisah asmara dari Shinichi Kudo dengan Ran Mouri serta sahabatnya Sonoko dengan Makoto Kyogoku.

Even terasa cheesy, namun seringkali membuat penonton menjadi tersenyum melihat bagaimana romantisme para muda-mudi itu di sepanjang film.

Berbagai adegan aksinya pun seru dan berjalan dengan rapi, banyak adegan aksi yang melibatkan Kaito Kid maupun Conan yang membuat kita menahan nafas.

Kaito Kid ini memang sangat licin dan cerdik, banyak adegan-adegan yang seakan stuck in the moment maupun adegan di mana Kaito Kid sedikit lagi tertangkap namun dia berkali-kali bisa lepas.

Adegan aksi lainnya yang mencuri perhatian adalah dari tokoh atlet karateka Makoto Kyogoku, dia sungguh sangat bad-ass dalam menghabisi semua lawan-lawannya.

Secara keseluruhan, Film Detective Conan: The Fist of Blue Sapphire Ini masih menggunakan formula klasik ala komik dan serial animasinya , namun kali ini kembali munculnya Kaito Kid yang harus bekerjasama dengan Conan Edogawa membuat Film Ini terlihat segar. Latar kota Singapura yang begitu mirip dengan aslinya turut menjadi nilai plus dibandingkan dengan film layar lebar Detective Conan sebelumnya.

Continue Reading
Advertisement SGCC 2019
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

GwiGwi Space

GWIDEV

Trending