Connect with us

Event

#CSF18 Interview DJ D-Yama, Makanan di Indonesia itu enak enak

Published

on

GwiGwi.comCreators Super Fest 2018 menghadirkan banyak guest star dan salah satunya adalah DJ D-Yama dari MOGRA AKIHABARA. GwiGwi berkesempatan untuk mewawancarai DJ yang dikenal dengan panggilan ” Tenchou ” nya dan berikut wawancaranya

 Bagaimana kesan anda setelah datang ke Indonesia ?

Saya senang saat datang ke Indonesia karena ini adalah yang pertama kali saya kesini dan makanan makanan yang ada disini enak enak

 Apa yang menginspirasi anda untuk menjadi seorang DJ ?

Sewaktu saya muda, saya melihat seorang DJ adalah seseorang yang memiliki wibawa dan juga keren

 Kapan Club MOGRA AKIHABARA itu didirikan ? dan apakah ada alasan mengapa club tersebut berdiri ? 

MOGRA berdiri di tahun 2009 dan alasan berdirinya MOGRA adalah karena pada waktu itu kultur club-music dan anisong berjalan kesinambungan, sehingga terjadi Mix-Culture di antara kedua hal itu dan karena efek Mix-Culture itulah MOGRA lahir

 Mengapa anisong menjadi genre musik anda ?

Sebenarnya DJ juga melakukan remix lagu J-Pop, anisong dan lagu genre lainnya. namun karena anisong sedang sangat populer disana maka anisong menjadi pilihan genre musik saya

 Anda lebih suka menciptakan lagu remix dari J-Pop atau Anisong ?

Saya suka keduanya dan saya juga sering melakukan remix lagu dari aliran lain seperti club dan lain-lain itu, sehingga kalau ditanya apa yang saya suka, saya suka semuanya.

 Apakah ada perbedaan antara fans Jepang dengan fans Indonesia ? 

Karena perkembangan teknologi hampir tidak ada perbedaan antara fans Indonesia dengan fans di Jepang terlebih ternyata fans di Indonesia masih menyukai anime anime lama

 Bagaimana perasaan anda setelah tampil di depan para penggemar anda disini ?

Saya senang melihat antusiasme mereka saat saya tampil, namun saya melihat banyak penonton yang sangat semangat waktu lagu yang dikenalnya diputar namun diam waktu lagu yang tidak dia kenal diputar.

Baca Juga:  Review Anime Kitakubu, Bersenang senang dengan Eskul Pulang Ke Rumah

 Apakah anda memiliki artis favorit ? 

Saat saya muda dulu, saya menyukai Kawada Mami dan sekarang menjadi official DJ untuk beliau.

 Apakah anda memiliki kesulitan tersendiri selama menjadi seorang DJ  ?

karena saya lebih sering menggunakan peralatan DJ dari Pioneer maka bila diberikan peralatan DJ dari merek lain maka saya mesti meraba raba dulu serta saya tidak bisa tampil kalau belum minum alkohol

 Bagaimana perasaan anda setelah tampil bersama DJ Anisong dari Indonesia ?

Saya senang bisa bertemu dengan para DJ anisong di sini. Saya sebenarnya sempat mengajak mereka makan bareng, tetapi akhirnya batal dilakukan karena keterbatasan waktu. Saya juga banyak kenal dengan para DJ di sini setelah bertemu dengan Redshift yang sebelumnya pernah tampil bersama di MOGRA

 Apakah anda memiliki komentar tentang DJ Anisong di Indonesia ?

DJ anisong di sini banyak yang bagus, tetapi mereka perlu mempelajari lagi melodi dan lirik dari setiap lagu anisong yang dimainkan agar perpindahan di tiap lagunya bisa lebih sempurna.

 Apakah anda pernah dimarahi tetangga saat anda berlatih ? 

Rumah di Jepang berukuran kecil jadi kalau menyalakan radio dengan suara keras sedikit mungkin akan ada komplain dari tetangga, namun sekarang saya memiliki ruang sendiri di MOGRA sehingga tidak ada masalah.

 Apakah anda ke depannya akan menggelar event Anisong khusus MOGRA di Indonesia ?

walaupun belum kepikiran, tetapi saya ingin menggelar acara tersebut di sini. Mungkin kendalanya, mereka suka meminum minuman beralkohol dan akan sulit bagi mereka untuk mencari minuman tersebut di sini. Tetapi saya akan tetap memikirkan hal tersebut.

 Adakah tips bagi teman teman yang ingin menjadi seorang DJ Anisong ? 

seringlah memainkan lagu yang kamu suka dulu. Untuk membuat setilist yang kira-kira dapat menghibur penonton, itu bisa dilakukan kemudian.

Lokal

Panduan Lalu Lintas dan Transportasi Umum Menuju Comic Frontier 11

Published

on

By

GwiGwi.com – Event pasar kreatif terbesar di Indonesia, Comic Frontier kembali hadir menyapa seluruh kreator dan penggemar produk kreatif di Indonesia. Kali ini event Comic Frontier 11 diadakan pada tanggal 18-19 Agustus 2018, bertepatan dengan pembukaan pesta olahraga Asian Games 2018. Menyambut upacara pembukaan Asian Games 2018, rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus pun dilakukan.

Kartika Expo Center, Balai Kartini, Jakarta Selatan kembali menjadi saksi lahirnya beragam karya kreatif asal kreator berbakat dari Indonesia di ajang Comic Frontier 11. Lalu lintas di sekitar Balai Kartini akan menjadi akses jalan utama pemberlakuan rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus untuk pembukaan Asian Games. Sehubungan dengan kondisi lalu lintas tersebut, berikut ini adalah beberapa panduan lalu lintas dan transportasi umum yang perlu diketahui oleh seluruh kreator dan pengunjung yang akan menghadiri Comifuro 11.

Dikarenakan adanya pengalihan arus dan pemberlakukan ganjil-genap di ruas jalan utama Jakarta, panitia Comic Frontier 11 sangat menyarankan seluruh pengunjung dan partisipan untuk menggunakan transportasi umum seperti Transjakarta dan KRL Commuterline. Bagi para pengguna Transjakarta bisa menuju venue acara dengan berhenti di Halte Kuningan Barat/Timur yang dilewati oleh bus Transjakarta koridor 9 (Pluit-Pinang Ranti dan variasinya) serta koridor 6 (Ragunan-Dukuh Atas 2 dan variasinya). Sedangkan untuk pengguna KRL Commuterline bisa turun di stasiun Cawang, Duren Kalibata, atau Palmerah, kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan moda transportasi umum lain seperti bus Transjakarta.

Khusus untuk pengguna bus Transjakarta, pemerintah provinsi DKI Jakarta menggratiskan bus Transjakarta saat akhir pekan selama penyelenggaraan Asian Games 2018. Ada sebanyak 1.750 bus Transjakarta yang digratiskan oleh pihak pemerintah provinsi DKI Jakarta. Layanan gratis bus Transjakarta ini bisa menjadi alternatif transportasi umum untuk partisipan dan pengunjung yang akan datang ke Comic Frontier 11.

Selain transportasi umum, moda layanan transportasi online juga bisa digunakan sebagai alternatif untuk menuju venue Comic Frontier 11. Namun perlu diingat bahwa dikarenakan adanya pemberlakuan ganjil-genap, bagi pengunjung dan partisipan yang hendak menggunakan layanan taksi online perlu memperhatikan plat nomor taksi online yang dipesan. Gunakanlah taksi online dengan plat nomor ganjil untuk pergi ke Comifuro 11 di hari Minggu (19 Agustus) dan plat nomor genap untuk datang di hari Sabtu (18 Agustus).

Untuk partisipan dan pengunjung yang datang dengan menggunakan kendaraan pribadi, pihak panitia kembali mengingatkan partisipan dan pengunjung yang mengendarai mobil pribadi untuk memperhatikan plat nomornya. Bagi yang ingin menuju Balai Kartini dengan melewati jalur alternatif untuk menghindari Ganjil-Genap, bisa melewati ruas jalan Karet menuju kawasan Mega Kuningan. Untuk partisipan dan pengunjung yang hendak melewati ruas jalan Gatot Subroto dari arah Grogol atau Kemanggisan bisa melewati jalur alternatif menuju Tanah Abang ke arah Karet untuk mencapai kawasan Mega Kuningan. Sebaliknya untuk partisipan dan pengunjung yang hendak melewati ruas jalan Gatot Subroto dari arah Cawang dan Pancoran bisa mengambil jalur alternatif dari Tebet menuju Karet untuk menuju kawasan Mega Kuningan.

Baca Juga:  Review Mi Band 3, Fitness Tracker terbaru dari Xiaomi | Pairing ke Android dan Ganti Bahasa Inggris

Alternatif lain bagi para partisipan dan pengunjung yang mengendarai mobil pribadi dan ingin menghindari ruas jalan yang diberlakukan Ganjil-Genap, bisa memarkirkan kendaraannya di Pusat Perbelanjaan atau tempat umum yang ada di sekitar jalan Gatot Subroto seperti Mal Central Park, Plaza Semanggi, Pejaten Village, Senayan City/Plaza Senayan, dan lainnya. Perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan moda transportasi umum Transjakarta yang digratiskan dari halte terdekat di pusat perbelanjaan tersebut.

Kemudian untuk partisipan dan pengunjung yang datang dari luar kota dengan menggunakan moda transportasi Kereta Api bisa turun di stasiun Gambir maupun di stasiun Senen. Jika partisipan dan pengunjung turun di stasiun Gambir atau Senen, bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan Transjakarta dari halte terdekat stasiun. Partisipan dan Pengunjung nantinya diharuskan transit untuk pindah koridor agar bisa mencapai Halte Kuningan Barat/Timur.

Alternatif lain bagi partisipan dan pengunjung yang datang dengan menggunakan Kereta Api tujuan stasiun Senen adalah dengan turun di stasiun Jatinegara. Dari stasiun Jatinegara, partisipan dan pengunjung bisa menggunakan KRL Commuterline menuju stasiun Manggarai. Dari stasiun Manggarai partisipan dan pengunjung bisa melanjutkan perjalanan menggunakan Transjakarta, atau melanjutkan perjalanan KRL menuju stasiun Cawang untuk menggunakan Transjakarta dari halte Cawang.

Bagi para partisipan dan pengunjung yang datang dari luar kota menggunakan kendaraan mobil pribadi ada dua jalur yang bisa ditempuh. Untuk kendaraan mobil pribadi yang datang dari arah Cikampek/Bandung/Cirebon bisa mengambil jalur Tol Purwakarta –Jakarta untuk keluar dari pintu Tol Cawang. Jika mobil yang dikendarai memiliki plat nomor yang sesuai tanggal bisa langsung melewati ruas Jl. Gatot Subroto dan memutar di ruas Semanggi untuk menuju Balai Kartini. Jika hendak menghindari ruas ganjil-genap partisipan dan pengunjung bisa memutar arah dari pintu Tol Cawang menuju Pancoran melalui jalan Kalibata. Setelah tiba di ruas perempatan Pancoran partisipan dan pengunjung bisa mengambil jalur alternatif melalui Tebet untuk menuju kawasan Mega Kuningan.

Ada berbagai jalur alternatif yang bisa ditempuh oleh partisipan dan pengunjung untuk menuju venue Comic Frontier 11. Demi kemudahan akses dan waktu tempuh panitia sangat menyarankan untuk menggunakan mobil dengan plat nomor sesuai tanggal atau menggunakan transportasi umum. Keselamatan dalam perjalanan juga harus diperhatikan agar partisipan dan pengunjung bisa sampai dengan selamat untuk menjadi saksi lahirnya berbagai karya kreatif dari komik, game, dan animasi dari para kreator lokal di Comic Frontier 11.

Continue Reading

Lokal

Gelar Jepang Universitas Indonesia siap dengan gelaran ke-24 bersama duo rock Jepang, BACK-ON

Published

on

By

GwiGwi.com – Depok – Gelar Jepang Universitas Indonesia, festival budaya Jepang yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Japanologi FIB UI kembali lagi tahun ini! Dalam penyelenggaraannya yang ke-24, Gelar Jepang Universitas Indonesia 24 (GJUI 24) mengusung tema Luminous Japan dan berupaya untuk menampilkan budaya pop Jepang yang meriah dan gemerlap namun tidak kehilangan ciri khas budayanya.

Tahun ini, GJUI24 mendatangkan bintang tamu internasional yang sangat spesial yaitu BACK-ON, duo rock Jepang yang namanya sudah tidak asing lagi di dunia J-Rock dan anisong. Selain itu, ada deretan pengisi panggung yang siap memeriahkan acara, diantaranya komunitas DJ Otagroove, grup idol Shojo Complex, Nanairo Symphony, visual kei band HYDRA, dan band-band lainnya seperti Tokyolite dan Amakusa. Line-up performer GJUI24 yang beragam akan memamerkan berbagai sisi budaya pop Jepang yang unik di panggung GJUI24.

Keseruan rangkaian acara GJUI24 tidak berhenti di pertunjukan musik saja. Ada lomba-lomba seperti dance cover dan cosplay, workshop informatif dengan pembicara ahli yang membahas berbagai topik dari masakan Jepang, komik, hingga seiyuu,  berbagai pertunjukan budaya Jepang seperti omikoshi dan bon odori, rumah hantu Jepang, foto yukata dan masih banyak lagi. Dan tentunya, akan banyak cosplayer yang hadir di GJUI 24 untuk ditemui dan diajak berfoto!

Baca Juga:  Review Anime Kitakubu, Bersenang senang dengan Eskul Pulang Ke Rumah

Hari pertama dan kedua GJUI24 akan diadakan di Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia dan tidak dipungut biaya. Hari ketiga, dengan performance dari para bintang tamu GJUI24, akan diadakan di Lapangan Parkir FPsiko-FISIP Universitas Indonesia dan dikenakan biaya tiket masuk. Saat ini, tiket presale II bisa didapatkan di gerai Indomaret terdekat, secara online di ticketing-gelarjepang.com dan secara COD sesuai jadwal yang terdapat di lini masa media sosial GJUI24 seharga Rp30.000,00. Tiket hari ketiga tersedia on the spot seharga Rp50.000,00.

Gelar Jepang UI juga menawarkan paket-paket Meet & Greet bersama BACK-ON lho! Cek detailnya di www.gelarjepang.com atau media sosial resmi GJUI24.

Ayo seru-seruan di Gelar Jepang UI 24!

More info at

Twitter/IG: @gelarjepangui

LINE@: @gelarjepang_ui

Facebook: Gelar Jepang Universitas Indonesia

Website: www.gelarjepang.com

Continue Reading

Lokal

Sambut Asian Games, Comic Frontier Hadirkan Semangat Kreativitas

Published

on

By

GwiGwi.com – Berbagai macam karya kreatif dari para kreator dalam negeri saat ini sudah mulai menunjukkan potensinya yang tidak bisa diremehkan lagi. Setiap harinya ada ratusan judul komik baru dipersembahkan oleh kreator dalam negeri untuk para pecinta komik di seluruh penjuru negeri. Tidak sedikit dari komik karya kreator dalam negeri juga sudah mampu membangun basis penggemar (fanbase) yang besar dan memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan komik luar.

Semangat kreativitas kembali dihadirkan oleh Comic Frontier dengan mengadakan kembali acara yang diselenggarakan dua kali dalam setahun ini. Setelah penyelenggaraan Comic Frontier X pada bulan Maret lalu, Comic Frontier 11 akan hadir tepat pada pembukaan ajang olahraga akbar Asian Games 2018.

Dalam setiap penyelenggaraannya, Comic Frontier selalu menghadirkan illustrasi unik yang berbeda pada setiap eventnya. Untuk menyambut Asian Games 2018, Comic Frontier 11 menghadirkan illustrasi dengan tema semarak sportivitas. Illustrasi ini dibuat oleh salah satu kreator berbakat dari dalam negeri yaitu Sen-Jou. Berbagai illustrasi unik dan kreatif karya Sen-Jou bisa dilihat langsung dalam galeri yang ia buat di laman Facebook dan DeviantArt miliknya.

Berbicara mengenai kreativitas, Comic Frontier selalu menghadirkan semangat kreativitas kepada seluruh kreator dan juga para pecinta produk kreatif di Indonesia. Dalam mewujudkan semangat kreativitas ini, Comic Frontier selalu memberikan wadah bagi para kreator untuk menunjukkan eksistensi karya kreatifnya kepada ribuan pengunjung yang datang. Ada lebih dari 400 kreator dan komunitas kreatif dari dalam negeri yang ikut berpartisipasi dalam acara kali ini.

Baca Juga:  Review Mi Band 3, Fitness Tracker terbaru dari Xiaomi | Pairing ke Android dan Ganti Bahasa Inggris

“Untuk Comic Frontier ke-11 kali ini, sudah ada lebih dari 400 kreator baik itu perorangan maupun komunitas dan lingkar kreatif yang ikut serta untuk mempersembahkan beragam karya kreatifnya kepada para pengunjung yang hadir.” Ujar Sudwi Karyadi, ketua penyelenggara Comic Frontier.

Tidak hanya kreator perorangan dan komunitas, berbagai perusahaan yang bergerak di industri komik juga berpartisipasi dalam Comic Frontier 11. Dari industri penerbitan komik cetak ada majalah komik Re:ON Comics dan penerbit Koloni yang ikut serta. Dari industri platform komik online CIAYO Comics dan Comico Indonesia juga turut berpartisipasi di Comic Frontier 11. Bumi Langit, perusahaan yang menaungi berbagai komik superhero legendaris asal Indonesia seperti Si Buta dari Gua Hantu dan Gundala juga hadir memberikan semangat kreativitas dalam acara kali ini.

Comic Frontier 11 diselenggarakan pada hari Sabtu-Minggu tanggal 18-19 Agustus 2018, bertepatan dengan pembukaan Asian Games 2018. Venue dari Comic Frontier kali ini masih bertempat di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta Selatan. Ini adalah ketiga kalinya acara ini diselenggarakan di Kartika Expo, Balai Kartini sejak penyelengaraan Comic Frontier 9 pada tahun 2017 lalu.

Tiket masuk Comic Frontier 11 kali ini dijual dengan harga Rp30.000. Tiket bisa dibeli langsung di tempat saat acara berlangsung. Penjualan tiket dibuka sejak pagi agar bisa mengantisipasi antrian pengunjung yang ingin berpartisipasi dalam acara ini.

Continue Reading

Trending