Connect with us

Berita Anime & Manga

Cour dan Season di Anime, Apa itu? dan Bedanya Apa?

Published

on

GwiGwi.com – Apakah kalian baru-baru ini bergabung dalam dunia anime? mungkin kalian akan menemukan istilah season atau cour di anime. Kali ini gwimin bakal bahas apa itu keduanya dan bedanya apa.

 

Apa itu Cour anime?

Jadi, apa sebenarnya Cour itu? Ini adalah unit pengukuran penyiaran televisi selama tiga bulan. Cara lain untuk melihatnya adalah sebagai bagian dari program televisi yang ditayangkan selama satu periode. Kata itu sendiri dipinjam dari bahasa Prancis dan telah sering digunakan oleh komunitas anime setidaknya sejak tahun 2007, ketika situs web hosting anime dan forum online populer.

Dalam kasus anime, sebuah cour mengukur berapa lama anime itu disiarkan dalam satu musim. Ini masuk akal karena satu tahun standar adalah 12 bulan dan kita biasanya membagi durasi menjadi empat. Misalnya, kuartal pertama berlangsung dari Januari hingga Maret. Kuartal kedua berlangsung dari April hingga Juni dan seterusnya.

Jadi kurang lebih seperti ini: satu Cour memiliki 10 hingga 14 episode yang berjalan selama periode musiman tiga bulan (atau kuartal). Namun, rata-rata durasi acara ini biasanya 12 atau 13 episode, dengan salah satunya berfungsi sebagai OVA khusus yang dirilis nanti.

 

Apa itu Season (musim) anime?

Walaupun Indonesia cuma punya dua musim, musim hujan dan musim kemarau, pasti kalian sudah tahu yang dimaksud dengan musim disini yaitu, Musim Semi, Musim Panas, Musim Gugur, dan Musim Dingin. Masing-masing melewati periode waktu, bertransisi satu sama lain, dan kemudian berulang setiap tahun.

Setiap season baru anime bekerja dengan cara yang sama. Terbagi menjadi empat bagian berbeda, setiap musim menawarkan beragam pertunjukan dan kelanjutan yang dapat kalian ikuti. Bergantung pada bagaimana kalian melihatnya, bagaimanapun, season baru memiliki sesuatu untuk semua orang. Jadi, berikut adalah uraian sederhana tentang bagaimana season anime itu:

Musim Dingin: Januari, Februari, Maret

Beberapa orang melihat musim dingin sebagai musim ketika studio dan perusahaan membuang judul anime ‘sisa' mereka dari tahun lalu, tapi saya sangat tidak setuju. Musim anime musim dingin adalah kesempatan bagi anime baru untuk membuat kesan pertama yang luar biasa.

Musim Semi: April, Mei, Juni

Musim semi membawa awal yang baru dan banyak judul penting untuk ditonton.

Musim Panas: Juli, Agustus, September

Musim panas menghadirkan beberapa judul populer untuk menghibur selama cuaca cerah dan hangat.

Musim Gugur: Oktober, November, Desember

Cukup banyak penggemar anime yang menganggap musim gugur sebagai puncak tahun di anime. Tapi sekali lagi, ini semua subjektif karena musim gugur memang memiliki jumlah judul yang tidak biasa setiap tahun. Faktanya, Neon Genesis Evangelion dan InuYasha adalah contoh anime musim gugur sebelumnya.

Cour? Season?

Untuk meringkas cepat, anime episode atau anime TV biasanya disiarkan dalam cour (periode 3 bulan) dengan setiap cour termasuk dalam satu season (Musim Dingin – Musim Semi – Musim Panas – Musim Gugur). Anime juga dibagi menjadi single cour (paling umum), double cour, atau split cour:

Single Cour: 10–14 Episodes (rata-rata 12-13 episode)

Double Cour: 24–26 Episode pada musim yang berurutan atau berkelanjutan (mis. Musim Semi – Musim Panas)

Split Cour: 24–26 Episode cour kedua disiarkan setelah jeda 1/2 (atau lebih) musim (mis. Musim Panas – Musim Dingin)

Contoh:

Horimiya adalah anime single cour dengan 13 episode yang tayang pada Musim Dingin 2021.

Jujutsu Kaisen adalah anime double cour. Cour pertama ditayangkan Musim Gugur 2020 dan dilanjutkan cour kedua pada musim Dingin 2021.

Black Clover adalah anime multi-cour yang pertama kali tayang pada musim gugur 2017 dan berakhir pada musim dingin 2021.

 

Jadi apa bedanya Season dan Cour?

Istilah Cour dan season bisa dibilang dapat memiliki arti yang sama, tetapi memiliki arti yang berbeda dalam konteks tertentu. Istilah tersebut sering membingungkan karena sebagian besar bersifat teknis. Misalnya, kalian kemungkinan besar akan mendengar orang mengatakan ‘musim anime' daripada ‘cour anime' khususnya di dunia wibu Indonesia. Mereka jarang menyebut cour pertama atau kedua dst, tapi biasa menyebut anime season 1, season 2 dan seterusnya.

‘Cour' adalah istilah yang lebih spesifik yang mengacu pada periode tiga bulan siaran dan jumlah episode yang dimiliki judul. Season bisa sedikit lebih sulit untuk dinavigasi karena itu bisa berarti musim seperempat yang akan datang atau angsuran lain dari anime. Misalnya: season kelima My Hero Academia ditayangkan selama musim semi 2021. Sementara istilah yang secara teknis benar adalah ‘cour', cara yang lebih santai untuk menyebut sekuel anime adalah ‘season'.

 

Kenapa anime menggunakan istilah cour atau season?

Anime single cour lebih umum sekarang daripada anime panjang yang memiliki banyak cour. Umur rata-rata dari sebuah anime saat ini adalah 12 episode, hanya beberapa debfab 24 episode.

Jika kalian pernah bertanya-tanya mengapa anime favorit kalian tidak memiliki musim kedua, durasi cour mungkin menjadi alasan yang bagus. Performa satu cour membuat perusahaan produksi memiliki lebih banyak opsi, bergantung pada apakah mereka sudah mendapat lampu hijau pada musim lain atau sedang menunggu hasil peforma anime tersebut. Jika cour kedua telah dikonfirmasi, anime dapat dilanjutkan sebagai anime double cour atau split cour.

Jika anime anime pertama populer, dengan rating bagus dan penjualan Blu-ray tinggi, perusahaan dapat melanjutkannya dengan season kedua. Jika penggemar menyukai anime tersebut, tetapi memiliki keluhan tertentu, serial tersebut dapat memasukkan format split-cour dan melewati satu atau dua musim, tergantung pada berapa lama produksi berlangsung. Jika anime gagal dan penjualan tidak sebanding, perusahaan mengabaikan sekuel atau tindak lanjut apa pun dan beralih ke judul berikutnya.

 

Kesimpulan

Tidak penting kalian menyebutnya apa, pada akhirnya terserah kalian apakah menggunakan cour atau season adalah cara yang akurat untuk mendeskripsikan anime. Ada banyak acara baru untuk ditemukan dan tambahkan ke watchlist kalian. Mudah-mudahan, panduan kami telah membantu dalam mendefinisikan istilah-istilah ini dan menjelaskan kebingungan tersebut.

Advertisement

Berita Anime & Manga

Review Film The Mandalorian and Grogu, Is this The Way?

Published

on

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?

www.gwigwi.com – www.gwigwi.com –   Sukses dari serial Disney+ nya, Abang Din Djarin alias Mandalorian (Pedro Pascal) bersama Grogu kali ini nongol di layar besar bioskop. Apakah bisa menyuguhkan petualangan yang lebih wah?

Mandalorian diminta Kolonel Ward (Sigourney Weaver) untuk menyetujui permohonan kembar Hutt. Kedua dedengkot kriminal gang Hutt itu meminta si pemburu hadiah untuk mencari Rotta (Jeremy Allen White) yakni anak dari si cacing legendaris trilogi orisinil Star Wars, Jabba The Hutt.

Plot sebenarnya tidak se straight forward kedengarannya dan masih memberikan surprise yang boleh lah menegangkan. Walau terasa episode tambahan saja dari serialnya.

Barangkali yang disayangkan, transisi ke layar lebar ini kurang dibarengi presentasi yang lebih sinematik.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?

Konsep sinematografinya terasa tak jauh berbeda dengan di serialnya yang untuk layar kecil. Membuat petualangan ini sedikit terasa kurang epik.

Mungkin tujuannya memang menampilkan skala konflik yang lebih kecil tapi rasa low budget nya jadi berkesan sekali apalagi melihat dari layar lebar. Begitu pun spesial efek yang cukup sering terlihat kurang meyakinkan apalagi di paruh awal.

Penulis Dave Filoni (yang sekarang menjadi Presiden Lucasfilm) dan sutradara Jon Favreau, boleh jadi ahli dalam world building baik soal desain planet baru dan alien baru, tapi rasanya kurang menginjeksinya dengan karakterisasi yang unik.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?

Rotta memiliki kontras yang menarik dengan Hutt lain yang doyan jadi jahat. Kalau saja ditampilkannya tak melulu dengan dia mengeksposisi situasi dan perasaannya layaknya sinetron, dan dengan cara yang lebih subtil.

Rasanya jadi paham kenapa James Gunn begitu komitmen dengan komedinya dan serial The Boys kerap memperlihatkan nyelenehnya; gunanya untuk menghidupkan adegan dan memberi keunikan. Sesuatu yang dibutuhkan THE MANDALORIAN AND GROGU untuk lebih memoles desain produksinya yang cakap.

Apabila tujuan film ini adalah menampilkan petualangan pulp sederhana yang seru dibumbui komedi, duo Mando dan Grogu sudah plek sekali cocoknya.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?

Namun rasanya mereka membutuhkan para karakter pendukung yang punya kepribadian kuat, unik dan menghibur lebih banyak lagi, juga ketegangan dan komedi yang lebih kental lagi.

Bila sudah demikian, mau berapa kali pun petualangan THE MANDALORIAN AND GROGU dirilis, meskipun tak banyak benang merah di antaranya, penonton boleh jadi masih akan wow dengan aksi keren Mando dan terpesona lucunya Grogu.

Untuk sekarang THE MANDALORIAN AND GROGU mungkin not exactly the way.

Continue Reading

Berita Anime & Manga

Biblia Koshodou no Jiken Techou Resmi Diumumkan, Tayang 2027

Published

on

Biblia Koshodou No Jiken Techou Resmi Diumumkan, Tayang 2027

www.gwigwi.com – www.gwigwi.com –

Kabar menarik datang untuk penggemar cerita misteri bernuansa literatur. Light novel populer Biblia Koshodou no Jiken Techou atau The Case Files of Biblia Bookstore akhirnya resmi dikonfirmasi akan mendapatkan adaptasi anime dan dijadwalkan tayang pada tahun 2027.

Kisah ini berpusat pada toko buku tua yang menyimpan berbagai koleksi langka. Buku-buku kuno yang ada di sana bukan sekadar bacaan biasa, melainkan menyimpan rahasia dan misteri yang mampu menarik perhatian siapa pun yang terlibat. Setiap cerita menghadirkan kasus unik yang berkaitan dengan sejarah buku, membuat alurnya terasa berbeda dari anime misteri pada umumnya.

Adaptasi anime ini akan digarap oleh CloverWorks, studio yang dikenal lewat berbagai judul populer dengan kualitas visual yang solid.

Keterlibatan CloverWorks tentu menambah ekspektasi penggemar terhadap bagaimana suasana misterius dan hangat dari toko buku tersebut akan divisualisasikan dalam format anime.

Dari segi genre, anime ini mengusung kombinasi drama dan misteri. Ceritanya tidak hanya berfokus pada pemecahan kasus, tetapi juga menggali emosi karakter serta hubungan mereka dengan buku-buku yang menjadi pusat cerita. Pendekatan ini menjadikan Biblia Koshodou no Jiken Techou memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi penonton yang menyukai kisah tenang namun penuh makna.

Hingga saat ini, detail lebih lanjut seperti tanggal rilis pasti, jumlah episode, maupun jajaran pengisi suara masih belum diumumkan. Meski begitu, pengumuman ini sudah cukup untuk membangun antusiasme, terutama bagi penggemar light novel aslinya.

Dengan premis unik yang memadukan dunia literasi dan misteri, anime ini berpotensi menjadi salah satu tontonan menarik saat perilisannya nanti. Jika digarap dengan baik, bukan tidak mungkin Biblia Koshodou no Jiken Techou akan menjadi salah satu anime misteri yang mencuri perhatian di tahun 2027.

Continue Reading

Berita Anime & Manga

Devil May Cry Season 2 Siap Tayang 12 Mei 2026, Dante Hadapi Musuh dan Masa Lalunya

Published

on

www.gwigwi.com –

Kisah sang pemburu iblis kembali berlanjut. Melalui pengumuman resmi dari Netflix Anime, serial Devil May Cry Season 2 dijadwalkan tayang mulai 12 Mei 2026. Musim terbaru ini akan membawa cerita yang lebih gelap, intens, dan emosional dibandingkan sebelumnya.

Dalam season kali ini, Dante tidak hanya harus menghadapi ancaman iblis yang semakin kuat, tetapi juga konflik yang jauh lebih personal. Salah satu sorotan utama adalah kemunculan sosok yang memiliki hubungan erat dengan masa lalunya, termasuk bayangan dari Vergil yang kembali menghantui perjalanan hidupnya.

Cerita season kedua ini juga akan menggali lebih dalam sisi psikologis Dante. Trauma masa lalu yang belum terselesaikan menjadi bagian penting dalam perkembangan karakternya. Ia dipaksa menghadapi sisi gelap dalam dirinya sendiri, menjadikan konflik tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga emosional.

Dengan pendekatan cerita yang lebih serius, anime ini berusaha menghadirkan keseimbangan antara aksi penuh adrenalin dan pendalaman karakter. Pertarungan melawan iblis tetap menjadi daya tarik utama, namun kini dibalut dengan narasi yang lebih kompleks dan penuh makna.

Kehadiran kembali karakter-karakter ikonik serta eksplorasi hubungan antara Dante dan Vergil menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh penggemar. Dinamika keduanya selalu menjadi inti cerita dalam franchise ini, dan season terbaru tampaknya akan membawa konflik tersebut ke level yang lebih dalam.

Secara keseluruhan, Devil May Cry Season 2 berpotensi menjadi lanjutan yang lebih matang dan emosional. Dengan jadwal tayang yang sudah dikonfirmasi, para penggemar kini hanya tinggal menunggu bagaimana kisah Dante akan berkembang dalam menghadapi musuh, masa lalu, dan dirinya sendiri.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending