Connect with us

Berita Anime & Manga

Chizuru Merayakan Lebih dari 8 Juta Salinan Manga Rent-a-Girlfriend

Published

on

GwiGwi.com – Pencipta serial manga Rent-a-Girlfriend, Reiji Miyajima, mengungkapkan pada 2 April bahwa manga komedi romantis telah melampaui 8 juta kopi. Untuk merayakan pencapaian tersebut, Miyajima menggambar ilustrasi khusus dari karakter utama wanita Chizuru yang berterima kasih kepada penggemar.

Manga Rent-a-Girlfriend akan merilis volume ke-20 pada 16 April. Manga tersebut diadaptasi menjadi serial anime TV yang ditayangkan di Jepang. Musim kedua dijadwalkan akan dirilis pada 2022.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan

Sumber: Crunchyroll

Baca Juga:  Netflix Kini Punya YouTuber Virtual
Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 vote
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Serial Anime

Review Anime Tensei Shitara Slime Datta Ken Season Kedua

Published

on

GwiGwi.com – Anime Musim Dingin 2021 merupakan suatu berkah tersendiri. Hal itu dikarenakan cukup banyak anime menarik yang tayang di musim itu. Salah satunya adalah Tensei Shitara Slime Datta Ken (That Time I Got Reincarnated As a Slime). Setelah musim pertamanya yang sangat baik, musim kedua ini juga tidak kalah bagusnya. Kira-kira apa yang menarik di musim keduanya? Ikutilah pembahasannya di sini.

Perluasan wilayah

Setelah Rimuru mendirikan negara monster baru di bawah namanya, dia melihat masa depan The Jura Tempest Federation. Dia pun memutuskan membentuk aliansi dengan berbagai negara tetangga. Di dalam daftarnya ada kerajaan binatang, Eurazania yang dipimpin Raja Iblis Carrion, lalu Dwarven Kingdom of Dwargon yang dipimpin Gazel Dwargo.

Mereka dapat menangani penciptaan aliansi ini sejak awal pada musim kedua. Hal tersebut memberikan kita banyak perasaan senang. Ditambah juga menjadikan ciri khas sejak musim pertama anime Tensei Shitara Slime Datta Ken.

Hal satu ini memang memberikan kesan yang baik. Sebab, kita bisa menjelajahi berbagai area lain pada peta dunia dan juga memperkenalkan Raja Setan yang dapat memimpin negara tertentu. Kita juga diperkenalkan dengan kerajaan manusia. Kerajaan suci Ruberios percaya kalau monster merupakan musuh alami manusia. Apalagi di daerah tersebut terdapat wilayah bernama Falmuth dan merupakan pusat perdagangan negara-negara barat yang terancam oleh kehadiran Tempest.

Kepemimpinan Rimuru juga menciptakan sebuah kondisi yang makmur di dalam Tempest. Pada bagian ini, penggambarannya sudah sangat bagus. Sebab, aspek perluasan wilayah pada musim ini merupakan langkah baik untuk pengembangan cerita.

Maaf Anda Melihat Iklan

Peran Sang Raja Iblis

Pada musim kedua Tensei Shitara Slime Datta Ken kita diperkenalkan dengan banyaknya Raja Iblis. Kita pun bisa melihat bagaimana kapasitas mereka sebagai penguasa yang setia atau bahkan dalang kejahatan. Di musim kedua ini juga kita bisa melihat Rimuru Tempest menjadi Raja Iblis itu sendiri.

Baca Juga:  Netflix Kini Punya YouTuber Virtual

Musim ini juga lebih fokus pada efek aktivitas Raja Iblis Clayman. Dia secara diam-diam menghasut orang-orang untuk memusuhi Rimuru hingga membawa kesengsaraan pada The Jura Tempest Federation. Keberadaanya sendiri jarang diketahui dan selalu terlibat dalam manipulasi dan pemaksaan demi tujuannya sendiri.

Terdapat unsur romantis

Sebenarnya Tensei Shitara Slime Datta Ken sangat jarang memasukan unsur romantis. Anime ini lebih banyak pada aksi, slice of life, hingga komedi. Meskipun begitu, kita bisa menyaksikan perkembangan hubungan antara CZ dan Rimuru di musim pertama. Lalu untuk musim kedua ini giliran Youm yang merupakan mantan bandit menemukan cinta di tempat yang tak terduga saat mata-mata Clayman Myulan mendapatkan kepercayaannya.

Romansa mereka kelihatannya sudah hancur sejak awal. sebab, Youm hanya ingin memanfaatkan Myulan. Akan tetapi, perasaan Myulan sendiri pada Youm masih bertahan. Meskipun peran Youm bukanlah karakter penting, namun perannya dalam kelanjutan kemakmuran Tempest tidak boleh diabaikan. Potongan kecil unsur romantis ini cukup memberikan perkembangan yang menarik.

Kesimpulan

Tensei Shitara Slime Datta Ken musim kedua ini cukup memberikan hiburan yang kuat sebagai salah satu anime isekai tebaik. Ekspansi dunia, plot, dan juga perkembangan Rimuru sebagai karakter musim ini juga sangat bagus. Kami tidak sabar dengan musim selanjutnya.

 

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Serial Anime

Review Anime Attack on Titan : The Final Season, Masterpiece Yang Sedang Dibuat

Published

on

GwiGwi.com – Yup, awalnya kami mengira bahwa Attack on Titan akan selesai pada tahun ini. Namun ternyata Attack on Titan belum berakhir. Sambil kita menunggu musim berikutnya, ada baiknya kita ulas dulu anime Attack on Titan :The Final Season pada Musim Dingin 2021.

Tim Aliansi atau Tim Yeager

Di musim ini, penonton dibagi menjadi dua bagian. Kebanyakan penonton dibuat dua pilihan antara Tim Yeager atau Tim Aliansi. Hal itu dikarenakan kedua kelompok ini bertentangan satu sama lain. Konflik satu ini termasuk sangat luar biasa karena kami juga dibuat bingung memilih tim yang mana.

Apakah Eren adalah orang jahat

Salah satu teka-teki terbesar musim ini adalah Eren secara total memihak pada Zeke Yeager untuk menidurkan para Tetua. Hal ini dilakukan agar bisa memberikan kedamaian pada dunia. Terlepas Anda mendukung atau tidak, Eren yang merupakan tokoh utama yang kita kenal selama 3 musim lalu berubah dengan cara yang tidak terduga merupakan plot poin terbaik.

Hal ini juga membuat kita juga bertanya-tanya apakah penonton benar-benar paham tentang karakter utama ini? Pada akhirnya ada dua pilihan yang bisa diambil, pertama percaya pada Eren sampai akhir atau menerima dia berubah menjadi lebih buruk.

Perkembangan plot yang fantastis

Plot cerita di Attack on Titan berkembang sangat panjang. Setiap episode juga kami telah belajar banyak namun tidak ada yang benar-benar terburu-buru. Hal itu dikarenakan kami menginginkan lebih saat episode terakhir. Perbedaan dalam perkembangan plot dibandingkan musim ketiga bagian kedua dan terakhir sangat mencolok.

Baca Juga:  Ayumi Tsunematsu dan Daisuke Sakaguchi bergabung ke pemeran Anime 'Aoi Hane Mitsuketa!'

Salah satu yang menarik dari musim ini adalah bagaimana kutipan “Sinzou Sasageyo” berubah menjadi sesuatu yang mengerikan. Bahkan bisa jadi tidak manusiawi sehingga mengerikan. Sementara itu, semua orang memiliki perasaan yang bertentangan tentang perubahan studio, khususnya animasi.

Maaf Anda Melihat Iklan

Studio MAPPA bisa dikatakan berhasil mengarahkan Attack on Titan secara baik. Hal itu juga berlaku ketika bagaimana cara plot berkembang hampir mulus sehingga pendekatannya mirip dengan manga karya Isayama.

Perkembangan Karakter

Di musim ini, ada begitu banyak karakter baru yang diperkenalkan. Kami melihat berbagai karakter yang dapat berpotensi baik seperti Falco dan Niccolo. Lalu ada juga karakter baru yang berpotensi buruk seperti Gabi dan Pieck yang tentunya menarik.

Perubahan musim yang sangat kuat adalah persahabatan antara Armin dan Mikasa berkembang sebagai karakter mereka sendiri tanpa harus bergantung pada Eren. Hal ini semakin menyempurnakan mereka sebagai individu mereka sendiri yang peduli dengan Eren namun tidak ikut-ikutan caranya.

Kebohongan “Final Season”

Salah satu kekecewaan terbesar di Final Season ini adalah MAPPA tidak secara resmi mengumumkan adanya bagian kedua. Meskipun hal ini merupakan strategi pemasaran untuk mendapatkan lebih banyak penonton, namun terkadang memberikan rasa kecewa karena dianggap musim ini adalah terakhir.

Kesimpulan

Meskipun agak kecewa karena tidak terungkap adanya bagian kedua dari Final Season. Attack on Titan bisa dikatakan cukup sempurna dalam eksekusinya. Tidak mengherankan jika anime ini termasuk ke dalam salah satu anime terbaik di musim dingin 2021

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Film Anime

Review Anime Uma Musume: Pretty Derby Season 2

Published

on

GwiGwi.com – Uma Musume merupakan sebuah anime moefikasi dari kuda menjadi seorang waifu. Bagi sebagian orang mungkin menganggap anime ini hanyalah another moe anime. Namun jika kita melihat dari sisi yang lain, Uma Musume cukup berhasil mematahkan klise dalam anime moe.

Untuk Anda yang belum tahu, Uma Musume pada musim pertama tayang pada April 2018. Pada saat itu, studio yang menangani Uma Musume musim pertama adalah P.A Works sebanyak 13 episode. Selanjutnya, anime ini berlanjut ke spinoff dan diproduksi oleh studio berbeda, yakni DMM.futureworks dan juga W-Toon Studio. Terakhir di musim kedua ini juga diproduksi oleh studio berbeda lagi, yakni Studio Kai.

Lalu, apa yang membedakan anime moe satu ini dibandingkan lainnya? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Kedalaman Karakter

Salah satu hal yang mencolok dari Uma Musume adalah kedalaman karakternya yang begitu banyak. Untuk Anda yang mungkin sangat anti dengan anime moe sebaiknya pikirkan lagi dengan Uma Musume ini. Cukup banyak anime moefikasi yang sudah ditayangkan seperti Kancolle, Azur Lane, Girl’s Frontline dan sejenisnya. Namun, dari sisi kualitas cerita, Uma Musume bisa jadi lebih top.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa Uma Musume mengambil tema seekor kuda yang dimoefikasi menjadi gadis. Akan tetapi, para gadis di Uma Musume lebih baik dibandingkan dengan beberapa anime yang sudah disebutkan sebelumnya. Dengan adanya kedalaman karakter tersebut, penonton bisa tahu latar belakang dan motivasi setiap karakter untuk bertanding di pacuan kuda.

Bahkan penonton tidak hanya melihat kedalaman karakter dari tokoh utamanya saja, tetapi juga dari pemain pendukung. Di musim kedua ini, tokoh pendukung mendapatkan screentime yang lebih banyak dibandingkan musim pertama. berbicara tokoh, kita akan masuk ke alasan kedua.

Maaf Anda Melihat Iklan

Fokus tokoh utama yang berbeda

Hal yang menarik dari Uma Musume season kedua ini adalah fokus tokoh utamanya berbeda. Pada musim pertama, penonton disuguhkan dua tokoh sentral pada Special Week dan Silence Suzuka. Sedangkan pada musim kedua ini justru kita difokuskan pada Tokai Teio dan Mejiro McQueen.

Baca Juga:  Kota Otsuchi Memproduksi Anime Pendek Yang Dibintangi Shouta Aoi

Konsep ini terlihat fresh karena di sini tokoh utama bisa diganti oleh siapapun. Namun, di sisi lain konsep ini bisa jadi bumerang jika eksekusinya gagal. Untunglah pihak studio berhasil dan bahkan diluar ekspektasi.

Drama yang lebih intens

Mengingat Uma Musume adaah anime tipikal sports, maka tentunya unsur drama di sini sangat kuat. Hal itu juga sebenarnya sempat disajikan pada musim pertama. Permasalahan utama saat itu ada di dalam Silence Suzuka. Lalu untuk musim kedua ini fokus permasalahan ada di Tokai Teio.

Untuk unsur drama di musim kedua ini jauh lebih dapat. Bahkan sisi emosionalnya sangat dapat pada episode terakhir. Kolaborasi antara komentator, dan penonton yang menyaksikan pacuan kuda tersebut berhasil memancing emosi penonton. Tak pelak hal inilah yang membuat Uma Musume begitu berbeda dibandingkan anime moe sejenisnya.

Kesimpulan

Meskipun Uma Musume season dua terlihat sempurna, namun tetap saja ada kekurangan seperti beberapa karakter samping yang sekedar lewat saja dan universe yang cukup kacau balau. Namun, anime ini tetap layak ditonton, khusus para fans yang anti moe.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x