Connect with us

Box Office

Bocoran Seputar Film Saban’s Power Rangers

Published

on

GwiGwi.com – “Go Go Power Rangers!”, begitulah slogan yang selalu teringat begitu mendengar kata Power Rangers. Serial TV yang menjadi tontonan favorit di tahun 90’an ini mengisahkan tentang 5 anak muda yang dikumpulkan dan diberi kekuatan untuk melawan Alien. Saat ini, Power Rangers sedang dalam proses pembuatan film reboot nya dan dijadwalkan tayang pada 24 Maret 2017. Sambil menunggu filmnya dirilis, kami akan memberikan sedikit bocoran untuk film ini, yaitu profil singkat para karakter yang akan ikut meramaikan filmnya. Yuk, langsung disimak!

 

1. Zordon

zordon

Tokoh paling utama yang perlu kamu ketahui tentu saja adalah Zordon. Zordon biasanya diperlihatkan sebagai penasehat tim dengan ciri khas penampilannya yang sebatas bagian kepala di dalam tabung berawan serta suara yang berat. Ia jugalah yang memberikan kekuatan kepada kelima Power Rangers untuk melawan musuh bernama Rita. Uniknya, dalam serial TV tahun 90’an ternyata Zordon hanya melakukan shooting satu kali sedangkan sisanya hanya menggunakan rekaman suara yang berbeda dari sang aktor. Itulah kenapa gerak bibir dan kalimatnya sering tidak selaras di setiap scene yang menampilkan Zordon. Hal ini hampir bisa dipastikan tidak akan terulang di film layar lebarnya, mengingat budget dan proses produksi yang lebih baik dari serial TV-nya.

Di film reboot ini, Zordon akan diperankan oleh Bryan Cranston, aktor yang pernah mendapatkan penghargaan Golden Globe di tahun 2014 melalui aksinya di Breaking Bad. Namun, ini bukanlah pengalaman pertama Bryan dalam projek Power Rangers, karena ia pernah terlibat menjadi pengisi suara pada serial TV Mighty Morphin’s Power Rangers. Selain itu, produser juga menggunakan nama belakang Bryan pada Ranger biru yang melengkapkan nama Billy, menjadi Billy Cranston.

 

2. Ranger Merah

red

Jason Lee Scott (Ranger Merah) sangat terkenal di sekolahnya karena jago dalam olahraga American Football. Sosok yang juga berperan sebagai pemimpin tim ini memiliki senjata Power Sword dan kemampuan bertarung yang baik. Jason kehilangan status pemimpin saat Tommy (Ranger Hijau) berubah menjadi Ranger Putih, namun dia tidak merasa keberatan dan tetap bertarung bersama Ranger lainnya.

Meskipun tidak memiliki pengalaman tampil di film layar lebar sebelumnya, Dacre Montgomery berhasil memenangkan casting untuk memerankan Ranger Merah. Bagi yang penasaran, kamu dapat melihat aksi Aktor muda asal Australia ini di film pendek berjudul “Bertrand the Terrible” melalui peran Fred.

 

3. Ranger Biru

blue

Jika kamu menemukan sosok pintar yang mengerti teknologi dan terkesan nerd di film Power Rangers, ia adalah Billy Cranston sang Ranger Biru. Sejak kemunculan di serial TV Power Rangers, ia kerap kali menciptakan gadget baru yang digunakan rekan-rekannya dalam menghadapi musuh. Billy adalah Ranger terlama yang tampil di serial TV dengan kehadirannya sebanyak tiga season, hingga kemudian terlibat di Power Rangers Zeo sebagai ahli teknologi dan senjata.

Watak Billy yang cerdas dan jauh dari interaksi sosial akan diperankan oleh RJ Cyler, sosok yang mendapatkan nominasi di Critics' Choice Movie Award melalui peran nya sebagai Earl di film “Me and Earl and the Dying Girl”.

 

4. Ranger Kuning

yellow

Ranger berikutnya yang juga memiliki kecerdasan tinggi adalah Trini Kwan, sang Ranger Kuning. Trini adalah sosok yang dikenal tenang ketika menghadapi masalah. Ia menggunakan senjata Power Daggers di setiap pertarungannya.

Becky Gomez, aktris yang memenangkan penghargaan Best New Artist oleh Radio Disney Music Awards ini akan memerankan Ranger Kuning di film reboot Power Rangers. Sebelumnya, Becky juga pernah berperan sebagai Valentina Galindo di serial TV Empire.

 

5. Ranger Pink

Power Ranger Movie - Ranger Pink - Kimberly Ann Hart

Kimberly Ann Hart adalah Ranger perempuan yang mengenakan kostum berwarna pink. Dalam aksinya, Kim mengandalkan kemampuan senam ditambah senjata berupa Power Bow. Kim pernah diceritakan memiliki ketertarikan personal terhadap Tommy, sang Ranger Putih.

Ranger Pink akan diperankan oleh Naomi Scott, aktris muda yang pernah terlibat dalam Film The Martian sebagai Ryoko, dan juga sebagai Escarlette di film The 33.

 

6. Ranger Hitam

Power Ranger Movie - Ranger Hitam - Zack Taylor

Hampir di setiap kelompok pasti ada saja sosok yang dapat mencairkan suasana, entah itu dengan tingkah lucu ataupun semangat yang seolah selalu membara. Itulah gambaran dari sosok Ranger Hitam, atau yang dikenal dengan nama Zack Taylor. Senjata yang ia gunakan adalah Power Axe yang berfungsi sebagai meriam laser. Watak humoris dan tubuh atletis yang dimiliki Zack memudahkan ia untuk mendekati setiap wanita. Namun, di balik semua itu ternyata Zack memiliki kehidupan yang kurang beruntung karena harus tinggal di taman bersama ibunya.

Aktor yang akan memerankan Zack sang Ranger Hitam adalah Ludi Lin. Sebelumnya, aktor kelahiran Tiongkok-Canada ini pernah muncul satu kali di serial TV Marco Polo.

 

7. Ranger Hijau

Power Ranger Movie - Ranger Hijau - Tommy Oliver

Tommy Oliver adalah tokoh yang dapat dikatakan paling terkenal di antara Ranger lainnya meskipun ia bukanlah anggota dari tim 5 Power Rangers pertama. Malah, Tommy sempat menjadi tokoh antagonis berkat mantra yang dilakukan oleh Rita untuk mengalahkan tim Power Rangers. Sebagai Ranger Hijau, Tommy kemudian dikalahkan oleh tim Power Rangers dan berhasil lepas dari kontrol Rita. Sejak saat itu, Tommy menjadi bagian dari tim dan menjadi Ranger Putih. Ia juga pernah memerankan Ranger Merah di Power Rangers Zeo dan Power Rangers Turbo. Ya, jadi Tommy telah mengenakan 3 warna kostum yang berbeda sebagai Ranger.

Kehadiran Tommy sebenarnya belum diresmikan oleh tim produksi. Namun, mengingat cerita yang tersaji di serial TV, ada kemungkinan ia muncul terlebih dahulu sebagai musuh sebelum menjadi tim Power Rangers nantinya. Mari kita tunggu update berikutnya!

 

8. Rita Repulsa

Power Ranger Movie - Rita Repulsa

Tokoh yang satu ini dipastikan mengisi peran antagonis untuk tim Power Rangers. Rita adalah alien yang sebelumnya dipenjara ribuan tahun dan berniat untuk menguasai bumi. Penampilan Rita mengalami beberapa perubahan dibandingkan dengan yang sebelumnya, di mana ia akan mengenakan kostum berwarna hijau lengkap dengan tongkat berwarna emas.

Rita Repulsa akan diperankan oleh Elizabeth Bank yang telah cukup lama melintang di perfilman Hollywood. Sebelumnya, ia berperan sebagai Betty Brant di trilogi Spider-Man dan juga Effie di trilogi Hunger Games.

 

Itu dia profil singkat dari para karakter yang akan muncul di film reboot Power Rangers. Untuk membahas hal-hal seru lainnya tentang Power Rangers dan karakter lainnya, kamu bisa bertemu dan berkumpul dengan para komunitas di acara Colony Collection Market: Toys & Games yang akan dilaksanakan di Jakarta Convention Center pada tanggal 3-4 Desember 2016. Di acara tahunan yang diselenggarakan oleh Colony ini, kamu juga bisa berburu barang-barang seperti action figure dan LEGO untuk di koleksi. Selain itu, kamu juga dapat bertemu dengan tokoh-tokoh ikonik di dunia toys & games, mengikuti berbagai kegiatan seru seperti kompetisi cosplay, rare item auction, games virtual reality dan juga mencoba motion sensor yang sedang hits.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi website Colony Collection Market atau hubungi cs@colony.co.id.

This article was first published on Colony.co.id

Advertisement

Box Office

Review The Death of Robin Hood, Akhir Tragis Sang Legenda

Published

on

Review The Death Of Robin Hood, Akhir Tragis Sang Legenda

www.gwigwi.com – Berapa banyak versi Robin Hood yang sudah kita saksikan di layar lebar? Mulai dari aksi teatrikal Errol Flynn, pesona klasik Kevin Costner, hingga versi taktis Russell Crowe. Kita terbiasa melihat Robin Hood dalam masa kejayaannya: muda, tangkas, memegang busur dengan presisi mematikan, dan meneriakkan keadilan di tengah Sherwood Forest. Film The Death of Robin Hood melompati era kejayaan sang pencuri budiman. Kita mendapati Robin Hood (Hugh Jackman) dalam kondisi yang mengenaskan. Ia sudah menua dan dihantui oleh bayang-bayang masa lalunya yang penuh darah dan pertempuran.

Review The Death Of Robin Hood, Akhir Tragis Sang Legenda

Robin Hood bukan lagi simbol harapan, melainkan hanya orang tua yang lelah dan tersisih dari dunia yang terus bergerak maju. Dalam pertarungan nya yang terakhir, ia terluka parah dan diselamatkan oleh seorang biarawati (Jodie Comer). Pertemuan ini bukanlah awal dari petualangan baru, melainkan sebuah ruang refleksi dan sebuah kesempatan bagi Robin untuk berdamai dengan takdirnya sebelum ajal menjemput. Film garapan Michael Sarnoski membuktikan sekali lagi bahwa ia adalah master dalam memotret kerapuhan pria-pria tangguh.

The Death of Robin Hood menanggalkan romantisasi kehidupan seorang penyamun. Hutan Sherwood tidak lagi digambarkan sebagai tempat persembunyian yang magis, melainkan tempat yang dingin, basah, dan tak kenal ampun. Film ini menggali pertanyaan mendalam: Apa yang terjadi pada simbol perlawanan ketika ia tidak lagi mampu menarik tali busurnya? Hugh Jackman memberikan salah satu performa paling subtil dan emosional dalam kariernya.

Review The Death Of Robin Hood, Akhir Tragis Sang Legenda

Fisiknya yang menua dan tatapan matanya yang redup menyampaikan rasa sakit yang mendalam baik fisik maupun eksistensial. Ini adalah penampilan yang mengingatkan kita pada perannya di Logan (2017), namun dengan tempo yang jauh lebih tenang, meditatif, dan minim ledakan amarah. Ia berhasil menampilkan sosok singa tua yang menyadari bahwa masanya telah habis. Sementara Jodie Comer tampil sebagai kontras yang luar biasa. Karakter yang ia bawakan bukan sekadar plot device untuk merawat Robin, melainkan representasi dari dunia luar yang rasional dan skeptis terhadap mitos.

Interaksinya dengan Jackman membentuk inti emosional film; dinamika mereka tumbuh organik melalui dialog-dialog sunyi yang sarat akan subteks tentang penebusan dosa (redemption) dan penerimaan diri. Dari segi visual, film ini adalah sebuah puisi visual yang muram. Memanfaatkan pencahayaan alami (natural lighting), kabut tebal, dan palet warna bumi (earthy tones), sinematografer berhasil mempertegas atmosfer senjakala. Kamera seringkali terpaku pada gestur-gestur kecil tangan yang gemetar saat memegang anak panah, atau helaan napas berat di tengah keheningan.

Review The Death Of Robin Hood, Akhir Tragis Sang Legenda

Pacing sengaja dibuat lambat, memberikan ruang bagi penonton untuk merasakan beratnya setiap detik yang tersisa dalam hidup Robin Hood. Secara keseluruhan, The Death of Robin Hood bukanlah film tentang bagaimana seorang pahlawan hidup, melainkan tentang bagaimana manusia di balik pahlawan tersebut memilih untuk mati. Jika Gwiple datang ke bioskop mengharapkan film aksi petualangan dengan panah yang beterbangan setiap lima menit atau trik-trik cerdik mengelabui Sheriff Nottingham, film ini jelas akan mengecewakan Anda.

Review The Death Of Robin Hood, Akhir Tragis Sang Legenda

Namun, jika kita ingin mencari sebuah drama psikologis yang mendalam, puitis, dan menyentuh hati tentang akhir dari sebuah hidup yang penuh kekerasan, film ini adalah sebuah mahakarya yang sunyi. Michael Sarnoski berhasil memberikan upacara pemakaman yang indah, terhormat, dan sangat manusiawi bagi salah satu legenda terbesar dalam sejarah fiksi dunia.

Film ini mengingatkan kita bahwa pada akhirnya, yang paling berharga dari sebuah legenda bukanlah keabadian fisiknya, melainkan bagaimana ia menginspirasi kemanusiaan kita.

Skor Akhir: 8.8/10

Continue Reading

Box Office

Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli dari Vietnam

Published

on

Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli Dari Vietnam

www.gwigwi.com – Pada akhir Juni 2026 ini, setelah Gwiple sering disuguhi film-film horor Asia asal Korea, China, Jepang, dan Thailand; sebuah film horor asal Vietnam mencoba peruntungannya untuk tayang di Indonesia. Phi Phong yang diproduksi oleh Bluebells Studio dan disutradarai oleh Do Quoc Trung merupakan kisah legenda horor suku gunung di Vietnam dimana iblis berwujud wanita memburu hewan-hewan bahkan manusia untuk dihisap darahnya, bahkan phi phong dapat menyaru menjadi manusia. 2 saudara Con (Kieu Minh Tuan) dan Duong (Minh Anh) mencari ibunya yang berprofesi sebagai shaman yang dikabarkan terluka di sebuah desa di pegunungan.

Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli Dari Vietnam

Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli Dari Vietnam

Con tidak sehebat ibunya namun ia mengetahui beberapa jurus untuk mengusir iblis sedangkan adiknya Duong dapat melihat hantu dan roh penasaran. Dari cerita kepala desa, sang ibu membantu shaman lokal dalam menyegel ulang hantu phi phong namun ritualnya menjadi kacau dan shaman desa mati sedangkan ibunya Con dan Duong terluka parah. Saat Con dan Duong mencoba membawa ibu mereka kembali ke kota, sebuah kecelakaan aneh menimpa mereka dan terpaksalah mereka kembali ke desa terkutuk itu. Suasana di desa semakin bertambah seram ketika kepala desa mati dengan kondisi mengerikan dan anak kepala desa juga terluka parah. Con dan Duong harus cepat menemukan iblis tersebut sebelum mereka juga menjadi korban balas dendam dari phi phong.

Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli Dari Vietnam

Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli Dari Vietnam

Banyak plot twist dalam film ini yang dijaga dengan rapi dan membuat Gwiple dapat terus bertanya-tanya asal usul phi phong dan apa motifnya menarget kepala desa dan shamannya. Sayangnya akhir cerita kurang memuaskan karena phi phong-nya tidaklah seperti yang digadang-gadang dan dengan premise iblis itu senang menghisap darah, film ini tidaklah gory. Untuk film horor Vietnam yang pertama tayang di Indonesia, Phi Phong cukup menegangkan tanpa mengandalkan jump scare asal-asalan dan dapat menjadi pilihan film horor di bioskop selain film-film horo dari Indonesia yang suplainya seakan tidak habis.

Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli Dari Vietnam Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli Dari Vietnam

Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli Dari Vietnam

Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli Dari Vietnam

 

Continue Reading

Box Office

Review Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru

Published

on

Review Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru

www.gwigwi.com – Gohan adalah film terbaru karya studio GDH559 yang disutradarai oleh Chayanop Boonprakob, Nattawut Poonpiriya, dan Atta Hemwadee yang masing masing menyutradarai setiap tahap kehidupannya Gohan (masa kecil, remaja, dan dewasa/tua). Menariknya, tiga sutradara dalam film ini berhasil memberikan nuansa berbeda di tiap fase kehidupan Gohan. Masa kecil terasa hangat dan lembut, fase remaja tampil lebih gelap dan menyakitkan, sementara masa tua menghadirkan atmosfer melankolis namun damai. Walaupun berbeda gaya, transisinya tetap terasa menyatu.

Gohan ini  merupakan film drama kehidupan tentang perjalanan seekor anjing putih berhidung pink yang saat kecil dibuang di dekat 7eleven. Pada suatu malam ia masuk ke cooler box milik seorang expat Jepang bernama Hiro (Kitachima Yasushi ) yang sudah puluhan tahun bekerja di pabrik perakitan mobil dan dipaksa pensiun oleh manajemen. Walaupun sang kakek agak ragu-ragu untuk memeliharanya namun ia amat sayang pada Gohan dan berupaya mendapatkan pemilik baru untuk si anjing yang warnanya putih seperti nasi ini.  Inilah tahap pertama dalam hidup Gohan, ia menjalani masa kecil yang bahagia dikelilingi manusia-manusia yang menyayanginya dan belajar apa itu kasih sayang.

Review Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru

Review Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru

Namun setelah beberapa tahun hidup bahagia bersama Hiro, nasib berkata lain dan Gohan masuk ke dalam Shelter yang menyiksa anjing-anjing liar demi mendapatkan donasi belas kasihan. Hidupnya penuh kesengsaraan karena sering disuntik obat penenang supaya terlihat sakit saat live stream. Namun Namcha (Poe Mamhe Thar ) seorang imigran ilegal yang dipekerjakan di Shelter tersebut menaruh belas kasihan kepada Gohan dan memutuskan untuk melepaskan semua anjing serta membawa Gohan keluar dari tempat terkutuk tersebut. Pada masa remaja ini Gohan yang kemudian dinamai Brownie mengenal apa itu penderitaan namun ia berhasil membuat seorang wanita muda menyadari kesalahannya dan mencoba menebus kesalahannya walau ia harus menanggung konsekuensinya.

Review Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru

Review Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru

Setelah terpisah dari Namcha dan terus menunggunya di sebuah stasiun kereta selama bertahun-tahun, Gohan/Brownie yang sudah makin tua berkenalan dengan Pele (Jinjett Wattanasin) dan Jaidee (Tontawan Tantivejakul) yang sudah bersahabat dan terlihat saling tertarik satu sama lain namun hubungan mereka tidak ada kemajuan. Gohan/Brownie pun namanya berubah lagi jadi Hima dan ternyata setelah diperiksa oleh dokter hewan, Hima divonis hanya punya waktu 3 bulan akibat masalah dengan ginjalnya. Pele dan Jaide berkomitmen untuk merawat Hima hingga maut menjemputnya. Pada tahap masa tua ini, Gohan/Brownie/Hima dapat kembali menjalani masa-masa yang tenang dan bagaimana Pele & Jaidee belajar untuk berkomitmen serta menjalani kehidupan masa kini.

Dari film Gohan, Gwiple diingatkan banyak anjing-anjing (dan hewan-hewan lainnya) yang kurang beruntung di luar sana yang perlu bantuan dari kita semua, dan kalau tidak bisa membantu setidaknya berbuatlah baik kepada mereka.

Review Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru

Review Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru

Untuk akting para pemainnya disini amatlah bagus dan dapat menggugah Gwiple yang menontonnya terlebih lagi 3 anjing yang memerankan Gohan mulai dari kecil, remaja, hingga dewasa/tua amatlah lucu dan pintar. Film berdurasi 140 menit ini dijamin dapat membuat Gwiple tersedu-sedu dengan ceritanya jadinya siapkan tissue atau handuk kecil saat menontonnya. Memang beberapa konflik terasa dibuat terlalu dramatis untuk memancing air mata Gwiple namun hal ini masih wajar dan tidak mengganggu plot atau dinamika cerita. Gwiple dapat segera menyaksikan film mengharukan ini di bioskop-bioskop seluruh Indonesia

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending