Music
Band Post Rock Jepang toe lengkapi Tamu MONKEYLADA FEST 2015
GwiGwi.com – Festival perdana MonkeyLada akan segera hadir di Jakarta pada 28 November 2015 mendatang di Senayan, Jakarta. Dipromotori oleh Marygops Studios – promotor hiburan terdepan di Jakarta, Festival MonkeyLada umumkan tamu tambahan. Band post rock asal Jepang, toe akan kembali menggelar penampilan kerennya di Jakarta pada tanggal 28 November 2015.
toe
toe merupakan band post rock Jepang yang sudah tak asing lagi para pecinta musik ekperimental tanah air. Band yang digawangi oleh Kashikura Takashi pada drum, Mino Takaaki pada gitar, Yamane Satoshi pada bass, dan Yamazaki Hirokazu pada gitar pertama terbentuk pada tahun 2000 dibawah naungan label indie Machu Picchu yang juga menaungi beberapa band populer Enemies dan Tangled Hair.
Ekspresif dan impresif dalam suatu alunan nada dari segi musik dan penampilan dari toe pantas di sanjungkan kepada band satu ini, tidak hanya lagunya yang menimbulkan persepsi ekspresif dan impresif bagi para pendengar dan penikmatnya tetapi juga penampilannya di atas panggung selalu memunculkan kesan ekspresif dan impresif seolah-olah mereka sangat mengalam dan menjiwai setiap nada yang dimainkan.
Dengan ciri instrumental yang khas terdengar seperti menggunakan scale japanese yang terdengar sepintas seperti alat musik tradisional Koto yang khas ala musik tradisionil jepang atau jika di indonesia seperti kecapi yang seakan-akan mendapatkan kesan nature dalam sebuah lagu dari band toe ini. Materi lagu yang hampir membuat pendengar dan penikmat band toe menjadi merasa bersemangat dan memberikan dampak yang impresif.
Penampilan yang ekspresif dan impresif dilakukan oleh para personil band TOE ini, terutama yang banyak menyolot perhatian adalah Kashikura Takashi yang bermain pada drum, permainan drum dengan ekspresi emosional pada saat menggebuk drum ini sering menyita para penikmat band TOE. Tidak hanya dari segi gerakan saja tetapi terlihat dari raut wajah para personil yang sangat menikmati suasana dan alunan nada yang dimainkan, dan dengan penampilannya yang ekspresif dan impresif menjadi ciri khas dan daya tarik.
[youtube id=”r7G8Ag9JmFE” width=”600″ height=”340″ position=”left”]
Hampir di setiap penampilannya band TOE rata-rata meggunakan konsep panggung yang sangat dekat dengan penonton yang menimbulkan rasa intim antara band TOE dan para penikmatnya.
Pada bulan Maret 2012, toe sempat mampir ke Indonesia dalam tur Asia Tenggaranya. Uniknya, konser yang diprakarsai oleh StarD Protainment ini akan ditempatkan di Museum Arsip Nasional, Jakarta. Pihak promotor sepertinya sengaja menaruh di tempat yang unik ini agar penonton bisa merasakan lebih dekat dan intim musik yang toe sajikan.
MonkeyLada Fest
Setelah sebelumnya mengumumkan pengisi acara yang akan tampil di Monkeylada Festival; The Fratellis, Before You Exit, The Maine, Sandhy Sandoro, GAC, Isyana Sarasvati, Millane Fernandez, hari ini, Marygops Studios mengumumkan jajaran artis tambahan yang akan tampil dalam Festival nanti seperti TOE dari Jepang, Pee Wee Gaskins, Dhira Bongs dan area Panggung BREWHAHA yang akan menampilkan Soleh Solihun dan Ernest Prakasa untuk Stand Up Show
Dengan konsep “Be Transformed”, Festival MonkeyLada akan menghadirkan transformasi dengan intensitas tinggi bagi para penonton dari Jakarta dan Indonesia. Acara ini akan menjadi Festival paling lengkap yang pernah ada. Dari penanyangan film, stand-up komedi, beragam kegiatan seru, dan tentu saja beragam hiburan musik dari berbagai genre musik. Dan karena kami memiliki monyet sebagai simbol untuk festival ini, tidak berarti kami hanya akan menyediakan pisang sebagai makanan yang disajikan. Dalam Festival ini akan tersedia banyak stall jajanan unik, café dan bar – yang terbaik di Jakarta. Kami akan buktikan bahwa apapun kondisi cuaca pada saat acara, bukan masalah, karena rain or shine we still shine!.
“MonkeyLada adalah cara untuk menyambut musim hujan dan menunjukan ‘kegembiraan’ dapat di terjemahkan dari hujan ke musim panas,” jelas Shaane Harjani – Managing Director dari Marygops Studios. “Monyet merupakan simbol transformasi yang hebat (berdasarkan teori evolusi Darwin), yang mana menjadi dasar dari ide cemerlang Festival ini, Penjualan tiket perdana untuk ke Monkeylada Festival dapat di beli di acara HAI DAY tanggal 10 – 11 Oktober di Plaza Timur Senayan, dimana bagi pembeli diacara ini akan berkesempatan untuk di undi untuk mendapatkan Meet & Greet dengan para artis/pengisi acara Monkeylada Festival,” tambah Shaane.
Berikut harga tiket MonkeyLada FEst 2015:
Music
Reuni Emosional Che’Nelle dan Penulis Lagu ‘Believe’: Rilis Karya Baru yang Tak Terduga
www.gwigwi.com – Penyanyi berbakat Che'Nelle baru saja membawa kejutan bagi para penggemarnya dengan menggandeng kembali EIGO, sosok penulis lagu di balik “Believe”—salah satu lagu paling sukses sepanjang karier musiknya. Namun, alih-alih mencoba mengulang formula kesuksesan yang sama, kolaborasi kali ini justru menghasilkan sesuatu yang jauh berbeda dan tak terduga.
Bukan pop anthem megah yang mengandalkan hook komersial, EIGO justru menuliskan sebuah lagu yang terasa lebih intim, personal, dan mencerminkan kedewasaan serta jati diri Che'Nelle saat ini.
Esensi Keindahan Sederhana dalam “Taisetsu na mono”
Karya terbaru mereka ini bertajuk “たいせつなもの Taisetsu na mono”. Lagu ini dibangun dengan narasi seputar hal-hal kecil dalam hidup yang sering kali luput dari perhatian manusia sampai hal tersebut benar-benar hilang.
Secara garis besar, lagu ini menyoroti:
-
Momen Berharga Bersama Keluarga: Menghargai waktu yang dihabiskan bersama orang-orang terdekat.
-
Perasaan yang Tenang: Menggambarkan ketulusan cinta yang mendalam dan damai kepada seseorang.
-
Keindahan yang Biasa: Menyadari bahwa keindahan hidup yang sesungguhnya sering kali baru disadari ketika kita menoleh ke belakang (masa lalu).
Dengan aransemen yang hangat dan reflektif, lagu ini diposisikan sebagai sebuah pesan yang tulus dari lubuk hati terdalam Che'Nelle, bukan sekadar komoditas industri musik populer.
Menjadi Lagu Tema Kompetisi Seni Bergengsi
Lagu “たいせつなもの Taisetsu na mono” juga mendapatkan panggung apresiasi yang sangat besar dan jarang didapatkan oleh rilisan musik biasa. Lagu ini resmi terpilih sebagai lagu tema (theme song) untuk DOCOMO Future Museum.
Bagi yang belum tahu, DOCOMO Future Museum merupakan kompetisi seni kreatif tahunan bergengsi besutan NTT Docomo yang telah konsisten berjalan sejak tahun 2002. Kehadiran lagu ini di ajang tersebut otomatis memberikan basis pendengar dan konteks emosional yang jauh lebih luas daripada sekadar mengejar angka streaming di platform digital.
Pada akhirnya, Che'Nelle memang tidak meminta EIGO untuk menciptakan “Believe” versi kedua. Ia hanya meminta sebuah lagu yang mampu menyuarakan fase hidup yang sedang ia jalani sekarang—dan lewat “Taisetsu na mono”, EIGO berhasil mewujudkannya dengan sempurna.
Music
Kabar Gembira untuk Fans Anime! Piringan Hitam “New Panty & Stocking with Garterbelt The Vinyl” Siap Rilis September Ini
www.gwigwi.com – FlyingDog, Inc. (bagian dari Victor Entertainment Group) resmi mengumumkan perilisan piringan hitam (analog record) pertama untuk proyek anime New Panty & Stocking with Garterbelt. Bertajuk “New Panty & Stocking with Garterbelt The Vinyl”, piringan hitam ini dijadwalkan resmi dijual pada 30 September 2026 mendatang.
Perilisan ini menjadi momen spesial karena bertepatan dengan perayaan satu tahun hari jadi New Panty & Stocking with Garterbelt, serta menyusul kesuksesan perilisan piringan hitam soundtrack versi anime orisinal (2010) pada Mei tahun lalu.
Eksklusivitas Edisi Piringan Hitam
Piringan hitam ini diproduksi secara khusus untuk menghadirkan pengalaman audio musik murni. Berbeda dengan versi CD standar, versi piringan hitam ini hanya akan memuat trek musik dan lagu tanpa menyertakan drama suara (drama tracks) dari para pengisi suara. Hal ini menjadikannya sebagai rilisan piringan hitam musik murni pertama di dunia untuk karya tersebut.
Edisi cetakan pertama (first-press) menawarkan berbagai bonus dan visual menarik bagi para kolektor:
-
Warna Piringan Unik: Terdiri dari 2 keping piringan hitam (2-disc LP), di mana Keping 1 berwarna Putih (White) dan Keping 2 berwarna Merah Muda Susu (Milky White Pink).
-
Poster Bonus: Menyertakan bonus poster lipat empat (four-fold poster) yang menampilkan ilustrasi sampul di dalamnya.
-
Sampul Eksklusif: Menampilkan desain cover yang imut dan seksi, dengan skema warna yang diawasi langsung oleh staf dari Studio Trigger.
Detail Album dan Daftar Lagu
Album ini dipasarkan dengan harga 7.150 yen (sudah termasuk pajak). Secara keseluruhan, piringan hitam ini merangkum 26 trek dan lagu populer yang muncul di sepanjang seri.
Beberapa lagu unggulan yang masuk dalam daftar putar album ini antara lain “Theme of New PANTY & STOCKING (Long Version)” garapan TeddyLoid & Taku Takahashi, lagu populer “New Fly Away”, serta lagu hit “Divine” (kolaborasi MONJOE & Taku Takahashi bersama SWEEP & JUVENILE) yang saat ini telah menembus hampir 20 juta pemutaran (streams) di berbagai platform digital.
Bagi para penggemar yang ingin mendengarkannya secara digital terlebih dahulu, soundtrack ini juga sudah tersedia di ber
Music
Da-iCE Definisikan Ulang Makna “Tanpa Batas” Lewat Single Terbaru “Unlimited”
www.gwigwi.com –
Grup vokal dan tari asal Jepang, Da-iCE, kembali menggebrak dengan merilis karya terbaru mereka yang bertenaga bertajuk “アンリミテッド Unlimited”. Sejak detik pertama, lagu ini langsung menghentak lewat ketukan breakbeat yang dinamis. Intensitasnya kian memuncak saat memasuki bagian chorus, di mana perpaduan aransemen full band dan seksi instrumen tiup (horn section) tumpah ruah menyajikan ledakan energi musik yang maksimal. Tidak ada basa-basi atau tempo yang melambat di lagu ini—semuanya disajikan dengan intensitas penuh sejak awal.
Lagu “Unlimited” ditulis langsung oleh dua personel Da-iCE, yaitu Taiki Kudo dan Sota Hanamura. Untuk menyempurnakan komposisinya menjadi sebuah karya yang megah, mereka menggandeng produser ternama Yusuke Saeki, yang bekerja di bawah alias Saeki youthK.
Rekam jejak Saeki di industri musik Jepang sudah tidak diragukan lagi, dengan portofolio kolaborasi bersama nama-nama besar seperti Arashi, Snow Man, SixTONES, Nissy, Kana Nishino, hingga miyana. Alih-alih menghasilkan lagu pop yang terlampau rapi dan aman, kolaborasi ini justru melahirkan sebuah karya masif yang terdengar ambisius, liar, dan sangat bertenaga.
Di balik kemegahan aransemennya, kekuatan lirik khas Da-iCE tetap terjaga dengan baik. Lagu ini menawarkan penulisan lirik yang berlapis dan cerdas, memberikan detail-detail baru yang menarik untuk disimak bahkan setelah diputar berulang kali. Pesan yang disampaikan pun sangat spesifik: sebuah ajakan untuk terus maju menantang masa depan dengan penuh percaya diri.
Hadir sebagai lagu yang provokatif dan berani, “アンリミテッド Unlimited” dipastikan menjadi anthem musim panas yang siap mendominasi, jauh dari sekadar menjadi musik latar biasa. Da-iCE tidak lagi meminta izin untuk tampil megah; mereka sudah membuktikannya lewat lagu ini.
-
Box Office4 weeks agoReview Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli dari Vietnam
-
Laptop3 weeks agoHP EliteBook 8 G1i 14 AI: Tangguh untuk Bisnis, Siap Gaming Ringan
-
Box Office3 weeks agoReview The Death of Robin Hood, Akhir Tragis Sang Legenda
-
Serial Anime2 weeks agoReview Clevatess Season 2 Episode 1: Misi Rahasia Klen dan Alicia Dimulai, Visual Makin Manjakan Mata!
-
News2 weeks agoAnime Festival Asia Rayakan Edisi ke-10 di Indonesia!
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Love Barista, Megabintang yang Terdampar
-
TV & Movies2 weeks agoREVIEW FILM MOANA (2026), Keindahan Visual Kepulauan Pasifik
-
Music2 weeks agoKolaborasi Musisi Genius! Anime Baru “The Ghost In The Shell” Umumkan Perilisan Original Soundtrack Resmi






