Connect with us

News

ASUS Vivobook Pro 16X OLED (N7600) Laptop 16-inci Futuristik untuk Para Kreator Muda

Published

on

GwiGwi.com – ASUS memperkenalkan Vivobook Pro 16X (N7600), laptop 16-inci dengan fitur futuristik untuk para kreator muda (young creator). Selain merupakan seri Vivobook pertama yang mengusung layar 16-inci berteknologi ASUS OLED, laptop ini juga dibekali dengan spesifikasi serta fitur yang membuat para kreator muda untuk dapat berkarya secara lebih produktif dalam berkarya. Semua itu dibalut dalam bodi yang sangat ringkas dan ringan, meski mengusung layar berukuran besar 16-inci.

“Pengalaman panjang ASUS dalam pengembangan laptop membuat kami mengerti bahwa produktivitas seorang kreator dapat ditingkatkan menggunakan layar yang berukuran lebih besar. Itulah alasan utama mengapa ASUS menghadirkan Vivobook Pro 16X OLED di Indonesia,” ujar Jimmy Lin, ASUS Regional Director Southeast Asia. “Melalui Vivobook Pro 16X OLED, kami ingin para kreator muda di Indonesia dapat lebih leluasa berkarya dan lebih banyak menciptakan mahakarya.”

Modern dan Powerful

Vivobook Pro 16X OLED (N7600) ditenagai oleh high performance CPU 11th Gen Intel® Core™, tepatnya Intel® Core™ i7-11370H. Prosesor modern yang dirancang untuk laptop ultraportable creator tersebut juga dilengkapi dengan berbagai fitur terkini, termasuk chip grafis terintegrasi Intel® Iris® Xe Graphics yang hemat daya. Intel® Core™ i7-11370H juga membuat Vivobook Pro 16X OLED (N7600) mampu tampil dengan bodi yang sangat ringkas.

Menemani  CPU Intel® Core™ i7-11370H adalah GPU NVIDIA GeForce RTX 3050. Berbeda dengan laptop pada umumnya, Vivobook Pro 16X OLED (N7600) hadir menggunakan GeForce RTX Studio Driver yang dioptimalisasi untuk software kreatif. Agar performanya tidak timpang, Vivobook Pro 16X OLED (N7600) juga dibekali dengan memori DDR4 3200MHz berkapasitas 16GB serta penyimpanan menggunakan PCIe 3.0 SSD berkapasitas hingga 1TB. Kombinasi hardware tersebut memastikan Vivobook Pro 16X OLED (N7600) dapat menjalankan berbagai aplikasi kreatif tanpa hambatan.

Tidak hanya dibekali dengan hardware bertenaga, Vivobook Pro 16X OLED (N7600) juga memiliki sistem pendingin ASUS IceCool Plus. Sistem pendingin yang menggunakan dua kipas khusus tersebut dirancang agar performa Vivobook Pro 16X OLED (N7600) dapat terjaga secara stabil meski sedang digunakan untuk mengerjakan pekerjaan berat. Pengguna Vivobook Pro 16X OLED (N7600) juga dapat mengontrol performa laptopnya melalui aplikasi ProArt Creator Hub yang juga berfungsi sebagai pusat kontrol untuk laptop ini. Terdapat empat profil performa yang bisa digunakan di Vivobook Pro 16X OLED (N7600), mulai dari mode Whisper untuk menghemat baterai dan operasional senyap, mode Standard, Performance, hingga Full Speed yang dapat menghadirkan performa maksimal.

Agar para kreator dapat berkarya secara lebih produktif, ASUS membekali Vivobook Pro 16X OLED (N7600) dengan baterai berkapasitas 96Whr. Selain itu, Vivobook Pro 16X OLED (N7600) juga dilengkapi dengan touchpad berukuran besar yang mendukung sistem kontrol melalui gesture di Windows 11 sehingga para kreator dapat lebih nyaman berkarya saat tidak menggunakan mouse.

ASUS OLED untuk Para Kreator

Vivobook Pro 16X OLED (N7600) merupakan salah satu laptop yang menggunakan layar berteknologi ASUS OLED. Teknologi layar tersebut dirancang untuk menghadirkan kualitas visual terbaik dengan standar industri kreatif profesional. Layar ASUS OLED memiliki tingkat reproduksi warna yang sangat tinggi, yaitu 100% pada color space DCI-P3 atau setara dengan 133% sRGB. Layarnya juga telah dikalibrasi secara presisi dan mengantongi sertifikasi PANTONE Validated.

ASUS OLED juga akan memanjakan para video editor dan animator. Berkat layar yang memiliki refresh rate 60Hz dan response time hanya 0,2ms, tampilan animasi dan video dapat dihadirkan secara detail pada tiap frame-nya sehingga membuat proses produksi lebih nyaman serta praktis tanpa perlu monitor eksternal yang biasa digunakan untuk proses grading.

Bagi para kreator yang ingin memproduksi konten dengan format HDR, Vivobook Pro 16X OLED (N7600) adalah perangkat yang tepat. Layar ASUS OLED yang diusung di Vivobook Pro 16X OLED (N7600) telah mendukung teknologi HDR dan memiliki contrast ratio hingga 1.000.000:1. ASUS OLED bahkan mengantongi sertifikasi VESA HDR True Black, menandakan bahwa fitur HDR di Vivobook Pro 16X OLED (N7600) memiliki standar yang telah diakui secara global.

Tidak hanya memberikan kualitas visual terbaik, ASUS OLED juga dapat menjaga kesehatan penggunanya. Tidak seperti layar laptop pada umumnya, layar ASUS OLED di Vivobook Pro 16X OLED (N7600) memiliki paparan radiasi cahaya biru yang merusak mata hingga 70% lebih rendah. ASUS OLED bahkan mendapatkan sertifikasi low-blue light dan anti-flicker dari TÜV Rheinland.

Kreator tidak hanya membutuhkan layar berukuran besar saja, tetapi juga memiliki resolusi yang tinggi. Selain ukuran layar 16-inci, layar Vivobook Pro 16X OLED (N7600) juga mengusung resolusi tinggi yaitu 4K (3840×2400 pixel) serta telah menggunakan aspect ratio 16:10. Spesifikasi layar tersebut tidak hanya menghadirkan ruang kerja yang lebih luas, tetapi juga dapat menampilkan detail visual yang sangat baik berkat resolusi layarnya yang sangat tinggi.

Stylish dan Futuristik

Meski mengusung layar 16-inci, Vivobook Pro 16X OLED (N7600) tetap tampil dengan desain modern dan stylish yang mengedepankan mobilitas penggunanya. Bobotnya hanya yang tidak sampai 2kg serta memiliki ketebalan bodi 18,9mm, membuatnya tampil sebagai salah satu laptop kreator 16-inci paling portabel yang ada saat ini. Vivobook Pro 16X OLED (N7600) juga tampil dengan kesan premium yang hadir dalam beragam pilihan warna, yaitu Comet Grey dan Cool Silver. Seluruh aspek desainnya mengedepankan konsep minimalis serta fungsionalitas.

Vivobook Pro 16X OLED (N7600) juga tampil dengan kesan premium yang hadir dalam beragam pilihan warna, yaitu Comet Grey dan Cool Silver. Seluruh aspek desainnya mengedepankan konsep minimalis serta fungsionalitas. Desainnya pun mengusung gaya desain baru Vivobook yang kini hadir mengusung tema Industrial yang membuat tampilannya terlihat lebih kokoh. Ornamen Hazard Stripe juga disematkan di beberapa titik pada laptop ini, seperti di bagian logo Vivobook pada cover serta pada desain tombol Enter pada bagian Keyboard.

Untuk mendukung kegiatan para kreator sehari-hari, ASUS juga menyematkan beragam opsi konektivitas di Vivobook Pro 16X OLED (N7600). Konektivitas modern mulai dari port USB 3.2 Gen 2 Type-C yang mendukung fitur USB Power Delivery hingga 100W serta dislay output telah tersedia di laptop ini. Selain itu terdapat pula USB 3.2 Gen 2 Type-A, HDMI 1.4, MicroSD card reader, dan 3.5mm combo audio jack untuk menghubungkan berbagai perangkat eksternal lainnya, mulai dari pen tablet, headphone, hingga monitor dan proyektor. ASUS juga tetap menyediakan tombol numpad fisik pada keyboard di Vivobook Pro 16X OLED (N7600).

Untuk konektivitas nirkabel, Vivobook Pro 16X OLED (N7600) didukung oleh teknologi WiFi 6 (802.11ax) serta Bluetooth 5.0. Vivobook Pro 16X OLED (N7600) bahkan hadir dengan fitur ASUS WiFi Master yang memungkinkan laptop untuk terhubung dengan router dengan kualitas koneksi terbaik. Dengan demikian, pengguna Vivobook Pro 16X OLED (N7600) dapat beraktivitas tanpa gangguan.

Vivobook Pro 16X OLED (N7600) juga dirancang dengan mengedepankan keamanan dan privasi. Tombol power pada keyboard di laptop ini telah terintegrasi dengan sensor pembaca sidik jari (fingerprint sensor) yang juga mendukung fitur Windows Hello. Webcam yang terdapat di bezel layar atas Vivobook Pro 16X OLED (N7600) juga dilengkapi dengan penutup fisik, memastikan penggunanya untuk tetap dapat menjaga privasinya saat menggunakan laptop ini.

Lebih Produktif dengan ASUS DialPad

ASUS Vivobook Pro 16X OLED (N7600) merupakan laptop futuristik. Laptop ini dirancang khusus untuk dapat meningkatkan produktivitas para kreator. ASUS DialPad merupakan salah satu fitur eksklusif untuk mewujudkan hal tersebut.

Tampil secara virtual dan terintegrasi dengan touchpad, ASUS DialPad merupakan fitur yang belum pernah ada sebelumnya. Fitur ini memungkinkan para kreator untuk bekerja secara lebih efektif saat berkarya melalui kontrol DialPad virtual. ASUS DialPad dapat digunakan untuk mengontrol berbagai fitur-fitur yang ada di aplikasi kreatif yang sebelumnya sering diakses menggunakan mouse dan keyboard seperti mengganti ukuran brush di Adobe Photoshop atau melakukan scrubbing pada timeline di Adobe Premiere. ASUS DialPad tidak hanya dapat membuat simpel proses tersebut, tetapi juga membuat keseluruhan proses semakin presisi.

Saat ini ASUS DialPad telah kompatibel dengan empat aplikasi kreatif Adobe, yaitu Photoshop, Lightroom Classic, After Effect, dan Premiere Pro. Para kreator juga dapat mengatur konfigurasi serta fitur apa saja yang dapat diakses melalui aplikasi ProArt Creator Hub. Kreator yang menggunakan Vivobook Pro 16X OLED (N7600) juga akan menikmati layanan Adobe Creative Cloud secara cuma-cuma selama tiga bulan.

Main Spec. Vivobook Pro 16X OLED (N7600)
CPU Intel® Core™ i7-11370H Processor 3.3 GHz (12M Cache, up to 4.8 GHz)
Operating System Windows 11 Home
Memory 16GB DDR4 3200MHz (dual channel)
Storage 512GB PCIe® Gen3 x4 SSD

1TB PCIe® Gen3 x4 SSD

Display 16”, 4K (3840 x 2400) 16:10, OLED, 100% DCI-P3, 60Hz, PANTONE Validated, VESA HDR True Black, TÜV Rheinland low-blue light, anti-flicker
Graphics NVIDIA GeForce RTX 3050 with Studio Driver

Intel Iris Xᵉ integrated GPU

Input/Output 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 2x USB 2.0 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C supports display and power delivery, 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, Micro SD card reader
Camera HD Web Camera with privacy shutter
Connectivity Wi-Fi 6(802.11ax), Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2
Audio Built-in array microphone qith AI noise-cancelling, harman/kardon certified audio
Battery 96WHrs, 3S2P, 6-cell Li-ion
Dimension 36.05 x 25.90 x 1.89 ~ 1.89 cm
Weight 1.95 Kg
Colors Comet Grey, Cool Silver
Price Rp22.999.000
Warranty 2 tahun garansi global
Advertisement

News

Arc System Works Dirikan Studio Takumi di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru

Published

on

By

Arc System Works Dirikan Studio Takumi Di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru

Arc System Works mengumumkan pembentukan studio pengembangan baru bernama Arc System Works Tokyo Studio “Takumi” pada 2 November 2026. Berlokasi di Urban Center Shinjuku, Tokyo, Jepang, studio ini dibentuk untuk memperkuat kapasitas produksi perusahaan sekaligus membuka peluang pengembangan proyek game baru.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Arc System Works untuk meningkatkan kemampuan pengembangan dan memperluas jangkauan produknya ke pasar internasional. Perusahaan berharap studio baru ini dapat membantu menghadirkan pengalaman bermain yang menarik bagi komunitas gaming di berbagai negara.

Studio Takumi Dukung Pengembangan Game Fighting Baru

Salah satu proyek yang akan mendapatkan dukungan adalah game fighting baru yang terpilih dalam program IP360 milik Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI).

Program tersebut dirancang untuk memberikan dukungan berskala besar dan berjangka panjang bagi industri konten Jepang agar mampu bersaing di pasar global. IP360 juga memiliki target ambisius, yakni meningkatkan nilai penjualan konten Jepang di luar negeri hingga 20 triliun yen pada 2033.

Keterlibatan Arc System Works dalam program ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas distribusi karya mereka ke audiens internasional. Meski demikian, detail mengenai game fighting yang dimaksud masih belum diungkapkan, termasuk judul, mekanisme pertarungan, platform, dan jadwal peluncurannya.

Fokus pada Kolaborasi dan Ekspansi Global

Arc System Works menempatkan Studio Takumi sebagai bagian strategis dari rencana pengembangan perusahaan. Selain memperbesar kapasitas produksi, studio ini diharapkan menjadi pusat kolaborasi yang mendukung penciptaan game dengan daya tarik lebih luas.

Pendekatan tersebut sejalan dengan ambisi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pemain di luar Jepang. Melalui penguatan tim dan kemampuan pengembangan, Arc System Works ingin menciptakan karya yang dapat diterima oleh komunitas internasional tanpa kehilangan kualitas pengalaman bermain yang menjadi perhatian utama mereka.

Pembentukan studio baru ini juga menunjukkan upaya perusahaan untuk mempersiapkan sumber daya tambahan dalam menghadapi proyek-proyek mendatang.

 

Arc System Works Buka Perekrutan Anggota Pendiri

Seiring persiapan operasional Studio Takumi, Arc System Works mulai meningkatkan aktivitas perekrutan untuk mencari kreator yang akan bergabung sebagai anggota pendiri.

Kesempatan tersebut ditujukan bagi talenta yang ingin terlibat dalam pembentukan tim pengembangan baru dan mendukung proyek-proyek perusahaan berikutnya. Informasi mengenai posisi yang tersedia serta proses pendaftaran dapat ditemukan melalui halaman rekrutmen resmi Arc System Works.

Untuk saat ini, belum ada pengumuman lebih lanjut mengenai identitas game fighting yang dikembangkan melalui program IP360. Informasi mengenai proyek tersebut dan rencana produksi Studio Takumi masih dinantikan oleh para penggemar.

Continue Reading

News

Activision Siapkan Subseri Baru Call of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare dan Black Ops?

Published

on

By

Activision Siapkan Subseri Baru Call Of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare Dan Black Ops?

Activision dikabarkan mulai mempersiapkan subseri baru untuk franchise Call of Duty. Rencana ini muncul setelah perusahaan merilis game utama yang berfokus pada Modern Warfare dan Black Ops secara bergantian selama beberapa tahun terakhir.

Dalam wawancara bersama The Game Business, Chief Marketing Officer Activision, Tyler Bahl, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah memulai persiapan awal untuk mengembangkan cabang baru tersebut. Langkah ini menjadi respons terhadap keinginan pemain yang mengharapkan pengalaman berbeda dari dua subseri yang selama ini mendominasi franchise.

Meski pengembangan awal telah dimulai, Activision belum mengungkapkan nama, latar cerita, mekanisme permainan, maupun perkiraan jadwal peluncurannya.

Call of Duty Butuh Arah Baru Setelah Lima Tahun

Jika melihat sejarah perilisan beberapa tahun terakhir, Call of Duty: Vanguard menjadi judul terakhir yang memperkenalkan subseri berbeda di luar Modern Warfare dan Black Ops. Game tersebut dirilis pada 2021, setelah Call of Duty: Black Ops Cold War pada 2020 dan sebelum Call of Duty: Modern Warfare II pada 2022.

Setelah itu, Activision kembali bergantian merilis judul dari kedua subseri tersebut. Pola ini membuat sebagian pemain menginginkan sesuatu yang lebih segar, baik dari segi konsep maupun pengalaman bermain.

Bahl menjelaskan bahwa ekspektasi pemain terus berkembang seiring perubahan industri game. Menurutnya, komunitas menginginkan pengalaman yang lebih baik, baru, atau benar-benar berbeda dari apa yang sudah mereka kenal.

Perbedaan latar, cerita, dan mekanisme permainan memang dapat memberikan variasi. Namun, perubahan tersebut belum tentu menghasilkan identitas yang cukup berbeda untuk memenuhi harapan seluruh pemain.

Subseri Baru Bisa Membawa Identitas Berbeda

Kehadiran subseri baru berpotensi memberi Activision ruang untuk bereksperimen dengan pendekatan yang tidak sepenuhnya terikat pada formula Modern Warfare maupun Black Ops.

Namun, belum ada informasi apakah proyek ini akan mengambil latar perang yang berbeda, memperkenalkan karakter baru, atau menghadirkan perubahan besar pada gameplay. Semua kemungkinan tersebut masih belum dapat dipastikan sebelum Activision mengungkap detail resmi.

Jika dikembangkan lebih jauh, proyek ini juga dapat menjadi kesempatan bagi franchise Call of Duty untuk memperluas identitasnya tanpa harus meninggalkan elemen inti yang selama ini dikenal pemain.

Modern Warfare 4 Dikabarkan Menutup Cerita Sejak 2019

Di sisi lain, Call of Duty: Modern Warfare 4 disebut dijadwalkan hadir pada 2026 dan akan melanjutkan pola perilisan yang sudah berjalan. Menurut keterangan Bahl, game tersebut juga akan mengakhiri rangkaian cerita yang dibangun oleh subseri Modern Warfare sejak kebangkitannya pada 2019.

Meski demikian, belum diketahui bagaimana rencana tersebut akan berhubungan dengan pengembangan subseri baru. Activision belum menjelaskan apakah proyek anyar itu akan diperkenalkan setelah cerita Modern Warfare berakhir atau dikembangkan secara paralel.

Untuk saat ini, informasi yang tersedia baru sebatas konfirmasi bahwa persiapan awal subseri baru telah dimulai. Penggemar masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui arah berikutnya dari franchise Call of Duty.

 

Continue Reading

News

PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll

Published

on

By

Ps5 Bakal Punya Hub Anime Khusus Dari Sony Dan Crunchyroll

Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.

Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.

Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.

Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game

Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.

Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.

Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.

Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.

Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll

Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.

Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.

Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.

Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.

Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation

Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.

Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.

Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.

Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending