Connect with us

Gaming

Astrae Oratio Buka Pendaftaran CBT Pertama, Dikembangkan Mantan Developer Blue Archive

Published

on

Astrae Oratio Buka Pendaftaran Cbt Perdana Pada 19 Agustus, Rpg Gacha Besutan Mantan Developer Blue Archive

www.gwigwi.com – Dynamis One, developer baru yang dibentuk oleh sejumlah mantan developer Blue Archive, mulai menunjukkan perkembangan proyek perdana mereka, yaitu Astrae Oratio. Game ini dikembangkan bersama NC Corporation sebagai publisher dan dalam beberapa bulan terakhir cukup aktif membagikan informasi mengenai proyek tersebut.

Kini, tahap pengembangan Astrae Oratio memasuki fase baru setelah tim resmi membuka pendaftaran Closed Beta Test (CBT) pertama. Pendaftaran mulai tersedia pada 19 Agustus 2026 dan akan dibuka hingga 21 September 2026, sehingga calon peserta masih memiliki waktu cukup panjang untuk mengajukan diri.

CBT perdana ini akan ditujukan untuk perangkat Android dan iOS. Sementara itu, belum ada kepastian mengenai kehadiran versi PC. Namun, mengingat proyeknya masih berada dalam tahap pengembangan, kemungkinan ekspansi ke platform lain pada masa mendatang masih terbuka.

Pendaftaran CBT Astrae Oratio juga tidak dibatasi untuk wilayah tertentu. Pemain dari berbagai negara, termasuk Indonesia, dapat mengikuti proses pendaftaran dengan mengisi survei melalui situs resmi game. Peserta nantinya akan dipilih oleh pihak pengembang untuk mendapatkan kesempatan mencoba versi awal permainan.

Dari berbagai informasi dan materi promosi yang telah diperlihatkan, Astrae Oratio mengusung konsep turn-based RPG dengan tema yang disebut sebagai “Shindenki Magic”. Ceritanya berpusat pada kelompok Special District Office, yang menjadi bagian penting dalam konflik serta perjalanan karakter di dalam game.

Astrae Oratio Buka Pendaftaran Cbt Pertama, Dikembangkan Mantan Developer Blue Archive

Menariknya, Dynamis One menggabungkan unsur fantasi dengan latar dunia modern. Salah satu lokasi yang diperlihatkan adalah Tokyo ’89, sebuah dunia yang mengambil inspirasi dari Tokyo dan berbagai wilayah Jepang, tetapi memiliki konsep serta identitas fiksi tersendiri.

Perpaduan antara lingkungan modern dan elemen fantasi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Astrae Oratio. Pemain nantinya akan dibawa menjelajahi dunia yang terlihat familiar, tetapi memiliki berbagai unsur supernatural dan konflik yang membedakannya dari kehidupan Jepang pada umumnya.

Sebagai proyek pertama Dynamis One, Astrae Oratio tentu menjadi game yang cukup menarik untuk diperhatikan. Apalagi, keterlibatan mantan developer Blue Archive membuat proyek ini sejak awal mendapat perhatian dari komunitas game mobile.

Dengan pendaftaran CBT yang sudah dibuka, pemain kini memiliki kesempatan untuk melihat secara langsung seperti apa kualitas dan mekanisme gameplay Astrae Oratio sebelum memasuki tahap peluncuran resminya. Informasi lebih lengkap mengenai jadwal pelaksanaan CBT dan peserta terpilih diharapkan akan diumumkan oleh developer setelah periode pendaftaran berakhir.

Advertisement

Mobile Gaming

Zenless Zone Zero V3.3 “Perjalanan Kembali ke Langit” Segera Hadir

Published

on

By

Zenless Zone Zero V3.3 “perjalanan Kembali Ke Langit” Segera Hadir

Merek hiburan interaktif global HoYoverse hari ini mengumumkan bahwa versi 3.3 “Perjalanan Kembali ke Langit” dari ARPG fantasi urban Zenless Zone Zero akan resmi hadir pada 21 Oktober. Agen Anomaly Tier-S Phoenix akan tampil di tahap pertama dan Agen Attack Tier-S Severian di tahap kedua. Versi baru ini juga menghadirkan gameplay pertarungan mecha baru. Proxy dapat mengemudikan mecha tempur untuk menyamar dan menyusup ke markas musuh, serta merasakan gaya bertarung baru yang memadukan pertarungan jarak dekat dan jarak jauh.

Dalam cerita utama V3.3, konflik di pulau langit Roscaelifer semakin memanas: seluruh akses menuju Booastrum ditutup, dan satu-satunya jalan untuk kembali ke pulau adalah melalui pelabuhan udara di Quietude Isle yang sudah dikuasai. Akankah Hakim Phoenix dan Komisaris Severian yang terpaksa bersama mampu mengesampingkan masa lalu dan bisa bekerja sama? Proxy akan menuju pulau tersebut bersama Lindverne dan perlahan mengungkap kebenaran tentang ketiga Sunbringer dan Inti Karma di tubuh mereka.

Agen Anomaly Tier-S Atribut Fire, Phoenix, adalah petarung nomor dua di Krampus Compliance Authority. Berkat fisiknya yang istimewa, dia sangat sulit ditumbangkan. Lawan yang semakin gigih melawannya justru semakin membangkitkan semangat juangnya. Skill Inti “Nirvana” mengakibatkan musuh yang terkena Anomaly terkena “Sear”, sehingga Anomaly DMG berikutnya yang diterima mereka akan memicu CRIT. Bahkan jika terkena serangan fatal, Phoenix tidak akan tereliminasi. Dia justru dapat mengaktifkan “Rebirth” untuk bangkit kembali dengan HP penuh dan kembali bertarung. Phoenix akan hadir di tahap pertama bersama W-Engine Tier-S “Plume of Rebirth”. Di tahap kedua, Agen Attack Tier-S Atribut Wind, Severian, komisaris senior di New Eridu Public Security yang tak segan menggunakan kekerasan bila diperlukan demi menegakkan ketertiban sejati. Skill Inti “Endless Breeze” memungkinkannya menghindari serangan yang datang secara otomatis dan memanfaatkan momentum untuk melancarkan serangan balik. Setelah berhasil menghindar atau mengenai musuh dengan serangan tertentu, dia dapat mengumpulkan Energy untuk melancarkan rangkaian tebasan yang lebih kuat. Severian akan hadir bersama W-Engine Tier-S “Incarcerating Grip”. Untuk rerun, Agen Tier-S Velina dan W-Engine “Joyau Dore” akan hadir kembali di tahap pertama, sementara Norma dan W-Engine “Chief Sidekick” akan hadir kembali di tahap kedua.

Terkait outfit, dua outfit baru Phoenix dapat dibeli dalam satu set dengan diskon 30% dalam waktu terbatas. Seragam sehari-hari Severian, “Wibawa Tanpa Cela”, juga akan tersedia di toko bersamaan dengan dibukanya Pencarian Sinyal pada tahap kedua versi ini. Versi baru ini juga menghadirkan avatar, wallpaper dinamis, dan insiden kepercayaan baru untuk kedua Agen. Selain itu, tema sidebar dan gantungan baru yang hadir di V3.3 dapat diambil melalui Dana Kota New Eridu dalam game.

Mengenai event versi, para pemilik toko di Lumina Square bersama-sama mengadakan event “Malam Supranatural Misterius”, sementara Klub HIA menghadirkan game VR baru, “Teror di Rumah Misterius”. Proxy dapat mengemudikan berbagai jenis Trickmobile dan menakuti para pengunjung tak diundang di untuk mendapatkan hadiah seperti Outfit “Angels of Delusion”, W-Engine Tier-A baru, dan aksesori Proxy baru. Selain itu, dalam event “Penyihir Siber, Siap Bertugas!”, Proxy kembali menunjukkan keahlian sebagai Penyihir Siber untuk memperbaiki Bangboo yang kehilangan kendali setelah tidak sengaja memakan chip “beracun”. Dalam event “Jejak si Gagak Pincang”, Proxy harus melacak pelaku yang menyerang Crowe, sementara dalam “Perbaiki! Lukisan Terapung”, Proxy harus menyusun kembali fragmen lukisan yang hilang di laut. Tentu saja, event yang sudah tidak asing lagi seperti “Patroli Area” dan “Ruang Simulasi Pertempuran” dengan hadiah 2x lipat juga akan hadir kembali.

Dalam update gameplay, cerita utama V3.3 menghadirkan pengalaman pertarungan mecha baru. Dalam cerita, Lindverne akan menggunakan kekuatan Inti Karma miliknya, “Genesis Reconstruction”, untuk menciptakan beberapa mecha pertarungan milik High Ambitions Corp. yang kemudian dapat dikemudikan Proxy untuk bertarung melawan musuh. Mecha ini memiliki dua mode serangan, yaitu jarak dekat dan jarak jauh, yang dapat diganti secara bebas. Selain itu, setelah melancarkan EX Special Attack atau berhasil menghindari serangan musuh, Proxy dapat melancarkan serangan laser yang kuat. Manfaatkan lingkungan sekitar seperti menembak bahan peledak atau menyingkirkan benda berat dengan pukulan keras akan membuat pertarungan dan pemecahan teka-teki menjadi lebih lancar. Gameplay ini juga akan terus tersedia di versi-versi mendatang. Selain itu, gameplay eksplorasi, pertarungan, dan ekstraksi Hollow permanen “Labirin Misterius” terdapat update musim “Ujian Menyeramkan”. Instruktur Devilboo yang menyebut dirinya “Guru Iblis” akan memberikan tiga ronde tantangan bertahap kepada Proxy. Inti Lilin yang diperoleh selama ujian dapat dijual dengan harga terbaik setelah membandingkan harga di berbagai toko milik teman atau anggota grup Outpost.

V3.3 juga menghadirkan beberapa optimalisasi pada sistem. “Fairy” akan mulai menyediakan fitur rekomendasi tim yang mencakup memberikan rekomendasi kombinasi tim, strategi, dan panduan dasar pengoperasian sesuai dengan Agen yang dimiliki Proxy. Kombinasi tim yang direkomendasikan juga dapat diterapkan ke Preset Tim hanya dengan satu klik. Selain itu, beberapa Agen akan dilengkapi video tutorial khusus untuk membantu Proxy menguasai cara bermain dengan lebih cepat. Dalam tahap pengaturan tim pada beberapa gameplay pertarungan permanen, sistem akan memberikan tips tantangan berdasarkan jumlah anggota tim yang digunakan, progres pengembangan, dan sinergi tim. Proxy juga dapat langsung membuka panduan terkait dengan satu klik. Keuntungan promosi reputasi Inter-Knot juga kini ditampilkan dengan lebih intuitif. Sistem akan memberikan panduan atau pengingat promosi berdasarkan Level Inter-Knot dan progres promosi. Selain itu, Proxy dapat memperoleh total 10 Encrypted Master Tape dan 10 Boopon dari event absen versi baru ini.

Zenless Zone Zero versi 3.3 “Perjalanan Kembali ke Langit” akan resmi hadir pada 21 Oktober 2026 di PlayStation®5, PlayStation®5 Pro, Xbox Series X|S, Xbox Cloud Gaming, PC, iOS, dan Android, serta dirilis secara bersamaan di Steam. Selain itu, beberapa Agen dan Bangboo akan segera hadir di Discord. Mulai 21 Oktober, hubungkan akun kamu untuk menampilkan aktivitas game di profil Discord. Game ini mendapatkan rating Teen dari ESRB dan rating 12 dari PEGI. Terakhir, trailer kolaborasi Zenless Zone Zero × Honkai: Star Rail telah hadir. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs resmi https://zenless.hoyoverse.com/ atau ikuti akun resmi @ZZZ_ID di X.

Continue Reading

Gaming

Hideo Kojima Ungkap OD Knock Akan Uji Batas Ketakutan Pemain

Published

on

By

Hideo Kojima Ungkap Od Akan Uji Batas Ketakutan Pemain

Nama Hideo Kojima kembali menjadi sorotan setelah memberikan sedikit gambaran mengenai proyek horor terbarunya, OD. Game yang dikembangkan bersama Kojima Productions tersebut disebut akan membawa pemain menghadapi pengalaman yang dirancang untuk menguji batas ketakutan mereka.

Pernyataan itu disampaikan Kojima pada 5 Oktober dalam acara spesial yang menghidupkan kembali program radionya, Koji10. Dalam kesempatan tersebut, ia membahas konsep OD dan bagaimana game ini akan mengeksplorasi rasa takut dengan cara yang tidak biasa.

OD Ingin Mengajak Pemain “Berlebihan” dalam Ketakutan

Konsep utama OD sebenarnya sudah tercermin dari namanya. Kojima Productions sebelumnya menjelaskan bahwa proyek tersebut mengeksplorasi gagasan mengenai “OD on fear”, atau kondisi ketika seseorang mengalami rasa takut secara berlebihan.

Kojima juga sebelumnya memberikan sejumlah petunjuk mengenai pendekatan yang digunakan dalam game ini. Dalam wawancara bersama Entertainment Weekly pada Juni lalu, ia menyebut bahwa OD akan menghadirkan sesuatu yang belum pernah dilihat pemain sebelumnya.

Pernyataan tersebut semakin menarik karena Kojima mengaku sempat menawarkan konsep OD kepada beberapa developer lain. Namun, proyek tersebut akhirnya ditolak karena menurutnya pihak-pihak tersebut tidak benar-benar memahami konsep yang ingin ia hadirkan.

Ada Sistem Khusus untuk Pemain yang Takut

Salah satu hal menarik yang pernah diungkap Kojima adalah keberadaan sebuah sistem khusus bagi pemain yang terlalu takut untuk melanjutkan permainan.

Detail mengenai mekanisme tersebut masih dirahasiakan. Namun, konsep ini menunjukkan bahwa OD tidak hanya ingin menghadirkan horor melalui monster, suasana, atau kejutan, tetapi juga mencoba menjadikan respons pemain terhadap rasa takut sebagai bagian dari pengalaman bermain.

Hal ini tentunya membuat OD semakin menarik perhatian, terutama bagi penggemar karya Kojima yang sejak lama menantikan proyek horor baru setelah Silent Hills dibatalkan.

OD Pertama Kali Diperkenalkan pada 2023

OD pertama kali diperkenalkan di The Game Awards 2023 sebagai proyek kolaborasi antara Kojima Productions dan Xbox Game Studios.

Proyek ini juga melibatkan sutradara film Jordan Peele sebagai salah satu kolaborator kreatif. Dari sisi pemeran, OD turut dibintangi sejumlah aktor seperti Sophia Lillis dan Hunter Schafer.

Meski sudah diumumkan sejak 2023 dan beberapa detail mulai terungkap, OD hingga kini belum memiliki tanggal rilis resmi.

Dengan konsep horor yang masih dirahasiakan serta pendekatan eksperimental yang ditawarkan Kojima, pemain masih harus menunggu informasi lebih lanjut untuk mengetahui seperti apa pengalaman yang sebenarnya disiapkan melalui OD.

Continue Reading

Gaming

Arknights: Endfield Hadir di Steam Bersama Update Sanctuary Ink

Published

on

By

Arknights: Endfield Tembus 35 Juta Pra Registrasi, Semua Milestone Reward Resmi Terbuka

Arknights: Endfield akan resmi hadir di Steam pada 15 Oktober, memberikan opsi baru bagi pemain untuk menikmati game 3D real-time strategy RPG tersebut. Sebelumnya, game ini sudah dapat dimainkan melalui launcher PC resmi GRYPHLINE, GRYPHLINK, serta Epic Games Store.

Versi Steam juga mendukung cross-platform progression, sehingga pemain dapat melanjutkan progres yang sama di PC, PlayStation 5, maupun perangkat mobile. Kehadiran di Steam sekaligus bertepatan dengan peluncuran update gratis terbaru bertajuk “Sanctuary Ink”.

Sanctuary Ink Hadirkan Dunia Misterius

Dalam update ini, pemain akan memasuki Si’s Painting, sebuah dunia misterius yang diciptakan oleh Feranmut Proxy bernama Si. Para Operator harus menjelajahi dunia penuh lukisan tersebut sambil menyelidiki berbagai fenomena aneh serta misteri yang ternyata memiliki hubungan dengan kejadian satu dekade sebelumnya.

Update ini juga memperkenalkan dua Operator baru, yaitu Si dan Argent Flow. Si memiliki kemampuan menciptakan Inksoul dari musuh, yang memungkinkan pemain memindahkan damage maupun efek tertentu kembali kepada target aslinya. Ia juga mampu memperkuat rekan satu tim dengan elemen Cryo dan Heat.

Sementara itu, Argent Flow mengandalkan kombinasi serangan pedang, tombak, dan pertarungan berkuda. Ultimate miliknya membuat Argent Flow menerjang menggunakan kudanya, Nuli, sebelum melancarkan serangan pamungkas dari udara. Kedua Operator tersebut akan diperkenalkan melalui event recruitment secara bertahap.

Arknights: Endfield Hadir Di Steam Bersama Update Sanctuary Ink

Mode Baru dan Aktivitas Santai

Pemain juga dapat kembali menikmati Indigo Experimental Operation dengan tantangan serta combat modifier baru. Pola serangan musuh yang diperbarui turut membuat pertempuran menjadi lebih beragam.

Bagi pemain yang ingin beristirahat dari pertarungan, tersedia aktivitas Yuanyuan’s Blazing Stoves. Dalam aktivitas ini, pemain dapat mengelola penginapan di pedesaan, menanam berbagai tanaman, memelihara hewan, hingga menyiapkan makanan.

Arknights: Endfield Hadir Di Steam Bersama Update Sanctuary Ink

Beragam Quality-of-Life Improvement

Update Sanctuary Ink turut membawa sejumlah peningkatan kualitas permainan. Sistem AIC Factory dan regional development kini dibuat lebih praktis, termasuk penempatan fasilitas yang lebih mudah.

Sistem pertanian juga mendapatkan peningkatan melalui mode Top View, tata letak tanaman yang lebih rapat, serta fasilitas baru bernama Auto-Farmer.

Di sisi combat, sistem targeting musuh diperbaiki dan pemain kini dapat mengatur prioritas penggunaan combo skill. Sistem progression juga mendapatkan Gear Plans serta proses perakitan gear yang lebih cepat untuk kebutuhan artificing.

Selain itu, pemain akan menemukan peningkatan pada pengumpulan clue, rotasi shift Operator, navigasi ketika mengunjungi teman, serta dukungan controller yang lebih luas.

Detail lingkungan pun dibuat lebih hidup. Daun-daun yang berjatuhan kini dapat bereaksi terhadap pergerakan Operator, penggunaan skill, maupun hembusan angin.

Dengan hadirnya versi Steam dan update Sanctuary Ink, Arknights: Endfield menawarkan lebih banyak konten sekaligus berbagai peningkatan yang membuat pengalaman bermain menjadi lebih nyaman.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending