Film Anime
Bantah Rumor, Khara Menjamin Durasi Film Anime ‘Evangelion 3.0+1.0’ Tidak Sampai 6 Jam
GwiGwi.com – Dengan begitu banyak informasi yang akan datang film anime Evangelion: 3.0+1.0: Thrice Upon a Time, tidak mengherankan jika penggemar yang tertarik untuk sedikit informasi akan memeriksa apa pun yang dirilis tentang film tersebut, termasuk pesan Twitter baru-baru ini dari Hideaki Anno yang merayakan ulang tahun ke 25 dari franchise tersebut, yang mengharapkan penggemar bersabar menunggu lebih lama proses final film Evangelion.
#エヴァ25周年 に寄せて、庵野秀明より皆様へ。
画像は『新世紀エヴァンゲリオン』最初(最古)の企画書の表紙1993年9月20日版。と、
『シン・エヴァンゲリオン劇場版』Dパート(最終ブロック)の最新ラッシュの画面2020年10月2日版。#エヴァンゲリオン #エヴァ pic.twitter.com/92zgiRcWlk— 株式会社カラー (@khara_inc) October 4, 2020
Gambar dari Tweet asli menunjukkan proposal Neon Genesis Evangelion, tanggal 20 September 1993, dan apa yang sedang dikerjakan tim di Khara untuk film final Evangelion, cek terburu-buru pada bagian-D film, tertanggal 2 Oktober 2020. Pada gambar yang menunjukkan bagian-D, kode waktu ditampilkan di atas – yang bertuliskan ‘5: 59: 50: 00' – yang sangat umum dalam produksi media, live-action, atau lainnya. Padahal orang yang tidak tahu tentang produksi video mungkin akan bingung dengan dimasukkannya kode waktu.
Inklusi ini disebabkan rumor menyebar bahwa film tersebut – yang sudah diisyaratkan berdurasi lebih dari 2 jam – sebenarnya bisa berdurasi 6 jam! Meskipun akan menarik untuk melihat selama 6 jam film Evangelion (yang akan lebih panjang dari versi 70mm Final Yamato, danThe Disappearance of Haruhi Suzumiya, dua film animasi terpanjang teratas saat ini), Khara dengan cepat menghapus rumor tersebut dengan mengatakan bahwa film ” ‘Shin Eva‘ selama 6 jam tidak mungkin.”
以下簡単な説明ですが『シン・エヴァ』6時間とか絶対あり得ませんのでご安心を!
映画制作の通例として各パートはロール分け(後述)されます。1時間ごとのタイムコード(TC)に各パートを振分ける、つまり最初の1時間(01:00:00:00)ロール1、02:00:00:00がロール2。各パートが1時間あるという意味ではなく pic.twitter.com/qZMFcoeTdb— 株式会社カラー (@khara_inc) October 7, 2020
Khara melanjutkan menjelaskan bahwa kode waktu adalah peninggalan dari pembuatan film analog di mana film direkam dalam gulungan satu jam. Meskipun gulungan sudah tidak ada lagi dan semuanya digital, pembuat film masih menggunakan teknik kode waktu yang sama untuk menunjukkan rekaman pada hard drive, yang kemudian direkam sebagai metadata dalam video atau audio untuk kemudian dapat diakses dengan mudah di sesi pengeditan di masa mendatang.
Sumber: Crunchyroll
Film Anime
Kimetsu no Yaiba: Infinity Castle Siap Rilis Blu-ray & DVD 29 Juli!
www.gwigwi.com –
Kabar bagus buat para penggemar Kimetsu no Yaiba! Film Kimetsu no Yaiba: Infinity Castle dipastikan akan rilis dalam format Blu-ray dan DVD pada 29 Juli.
Kualitas Visual Maksimal di Rumah
Versi Blu-ray ini jadi kesempatan terbaik buat menikmati detail pertarungan dan animasi khas studio Ufotable dengan kualitas gambar paling jernih. Mulai dari efek jurus pernapasan hingga desain kompleks Kastil Tak Terhingga, semuanya bakal terlihat jauh lebih tajam dibanding versi streaming biasa.
Keindahan Infinity Castle
Salah satu daya tarik utama film ini adalah latar Infinity Castle—arena pertarungan surreal yang penuh ilusi ruang dan perspektif. Dengan mastering Blu-ray, detail arsitektur yang “mind-bending” ini bisa dinikmati secara maksimal tanpa kompresi visual.
Detail Jurus Pernapasan Lebih Terasa
Buat yang suka memperhatikan detail, rilisan ini juga memungkinkan kamu melihat setiap teknik pernapasan dengan lebih jelas:
Efek partikel yang lebih halus
Gerakan animasi yang lebih tajam
Transisi aksi yang lebih smooth
Hal-hal kecil yang mungkin terlewat saat nonton di layar biasa jadi lebih terlihat di versi ini.
Wajib Buat Kolektor dan Fans
Selain kualitas visual, rilisan Blu-ray biasanya juga hadir dengan bonus seperti:
Artbook atau ilustrasi eksklusif
Behind the scenes produksi
Audio dan subtitle tambahan
Bagi kolektor, ini jelas jadi item wajib untuk melengkapi koleksi Kimetsu no Yaiba.
Siap Rewatch dengan Pengalaman Baru
Buat yang sudah nonton di bioskop, versi Blu-ray ini tetap layak ditunggu karena menawarkan pengalaman berbeda. Dan buat yang belum sempat nonton, ini jadi momen terbaik untuk menikmati filmnya dengan kualitas optimal.
Tanggal 29 Juli nanti, siap-siap kembali masuk ke dalam Kastil Tak Terhingga—kali ini dengan visual yang benar-benar maksimal.
Film Anime
Review Anime Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu Episode 3: Konflik Moral dan Strategi Bertahan Hidup
www.gwigwi.com – Episode 3 menjadi titik penting dalam perkembangan cerita Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu. Di episode ini, permainan yang dihadapi para karakter tidak hanya menguji keberanian, tetapi juga moral dan nilai kemanusiaan mereka. Pilihan yang tersedia semakin kejam dan tidak adil.
Tekanan cerita meningkat seiring dengan munculnya konflik internal antar karakter. Beberapa mulai menunjukkan sisi egois demi bertahan hidup, sementara yang lain masih berusaha memegang prinsip moral. Kontras ini menjadi daya tarik utama episode 3, karena memperlihatkan sisi gelap manusia saat berada di ambang kematian.
Dari segi narasi, episode ini terasa lebih padat dibandingkan episode sebelumnya. Ketegangan dibangun secara konsisten, dengan ritme cerita yang lebih cepat. Penonton dibuat sulit menebak arah cerita, karena setiap keputusan membawa dampak yang tidak terduga.
Visual dan musik latar bekerja dengan baik dalam memperkuat atmosfer. Adegan-adegan sunyi justru terasa lebih menekan dibandingkan momen penuh dialog. Ini menunjukkan bahwa anime ini mampu memanfaatkan keheningan sebagai alat penceritaan.
Secara keseluruhan, episode 3 berhasil memperdalam konflik dan karakterisasi. Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu mulai menunjukkan identitasnya sebagai anime survival psikologis yang serius dan penuh lapisan makna.
Film Anime
Review Anime Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu Episode 4: Ketegangan Mencapai Titik Kritis
www.gwigwi.com – Episode 4 menjadi salah satu episode paling menegangkan sejauh ini dalam Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu. Permainan yang disajikan terasa lebih brutal, bukan hanya secara fisik, tetapi juga emosional. Tekanan yang menumpuk sejak episode awal akhirnya mencapai titik kritis.
Karakter-karakter mulai berubah secara signifikan. Ketakutan, trauma, dan rasa bersalah mulai memengaruhi cara mereka berpikir dan bertindak. Episode ini menyoroti dampak jangka panjang dari permainan kematian, bukan sekadar hasil akhir dari sebuah tantangan.
Cerita di episode 4 disampaikan dengan tempo yang pas. Tidak terasa terburu-buru, namun juga tidak berlarut-larut. Setiap adegan memiliki tujuan jelas dalam mendorong cerita ke arah yang lebih gelap dan kompleks.
Dari segi kualitas produksi, episode ini menunjukkan peningkatan dalam penyajian adegan klimaks. Sudut kamera dan transisi adegan digunakan secara efektif untuk menjaga ketegangan hingga akhir episode.
Sebagai penutup paruh awal cerita, episode 4 berhasil meninggalkan kesan kuat dan rasa penasaran yang tinggi. Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu semakin membuktikan diri sebagai anime yang layak diikuti, terutama bagi penonton yang menyukai cerita permainan kematian dengan pendekatan psikologis mendalam.
-
News4 weeks agoGenshin Impact Versi “Candra VII”: Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana
-
News4 weeks agoPara Pemain “Mortal Kombat II” Meriahkan Tur Global di Jakarta lewat kehadiran di Fan Event dan Red Carpet di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoGrogu Hadir Di Perayaan Star Wars Day Di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoResmi Meluncur, Xiaomi TV S Mini LED 2026 Standar Baru Hiburan Premium di Rumah
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Mortal Kombat II, Semakin Berani Bermain
-
TV & Movies4 weeks agoREVIEW FILM FUZE, PERAMPOKAN DI TENGAH TEROR BOM YANG PENUH KEJUTAN
-
Box Office3 weeks agoReview Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru
-
Gaming3 weeks agoSiap Tempa Takdirmu: Blades of Fire Versi 2.0 Kini Resmi Hadir di Steam!





