Daftar Anime
Daftar Anime Musim Gugur 2023 yang Tayang di CATCHPLAY+
www.gwigwi.com – CATCHPLAY + merupakan salah satu platform streaming yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Selain membawakan film-film, CATCHPLAY+ juga kerap menyajikan judul-judul anime musiman.
Untuk anime musim gugur 2023 di CATCHPLAY+, judul yang disajikan cukup beragam dan tentunya memberikan hiburan untuk fans. Beberapa judul yang tayang di CATHPLAY+ antara lain sebagai berikut.
1. Bikkurimen
Anime BikkuriMen menceritakan tentang lima anak muda yang dipanggil untuk menjadi Bikkuri-Men, pahlawan yang melindungi dunia dari kejahatan. Dalam anime ini, kelima BikkuriMen harus menghadapi berbagai tantangan untuk melindungi dunia dari kekuatan jahat yang ingin menguasai dunia.
Bikkurimen tayang setiap Kamis Pukul 23:30 WIB.
2. Bullbuster
Seorang insinyur muda, Tetsurou Okino, dipindahkan ke perusahaan pembasmi hama bernama Hato Industries.Tetsurou juga membawa robot baru Bullbuster yang ia kembangkan sendiri.
Hato Industries adalah sebuah perusahaan kecil dengan sedikit uang. Berbagai masalah muncul, apalagi harus berhadapan dengan makhluk misterius.
Tetsurou mengalam dilema antara idealisme memusnahkan makhluk raksasa dan ada biaya bahan bakar untuk robot, biaya tenaga kerja untuk pilot, dan membuang-buang peluru. Bagaimana masa depan Hato Industries?
Anime ini tayang setiap hari Rabu pukul 21:00 WIB.
3. Dekoboko Majo no Oyako Jijou
Alissa merupakan seorang penyihir yang tinggal sendirian di hutan. Suatu hari, seorang bayi manusia dipungut olehnya. Alissa pun kebingungan. Namun, ia memutuskan bahwa bayi itu akan dibesarkan olehnya. Bayi itu dinamai oleh Alissa, dengan nama Viola (Nana Mizuki).
Enam belas tahun kemudian, Viola telah berkembang jauh. Imajinasi Alissa pun dilampaui karenanya. Viola telah berkembang terlalu pesat!
Inilah komedi slapstick yang penuh gejolak tentang orang tua dan anak yang penampilannya terbalik!
Anime ini tayang setiap hari Minggu pukul 22:00 WIB.
4. Dog Signal
Seri ini menceritakan tentang seorang pelatih anjing pemula bernama Samura Miyu. Mantan pacar Miyu meninggalkannya dengan seekor anjing kepadanya.
Suatu hari, dia bertemu dengan Niwa Shinichirou, seorang pelatih anjing dan teman-teman Miyu lainnya. Hidup anjing itu mulai berubah ketika Shinichirou memperkenalkan Miyu ke perawat hewan bernama Izumi Ritsuka dan dokter hewan bernama Kubou Suzunosuke.
Anime ini tayang setiap hari Minggu pukul 17:00 WIB.
5. Dr. STONE: NEW WORLD Part 2
Sebuah film yang diadaptasi dari akhir “The Saga of the Source of Petrification”. Pada prinsipnya, ini adalah hasil dari keseluruhan cerita Dr. STONE. Akibat radiasi hijau yang aneh, umat manusia berubah menjadi batu. Setelah ribuan tahun, beberapa orang dibebaskan dari efek batu tersebut. Salah satu yang beruntung adalah si jenius muda, Ishigami Senku, bersama teman kuatnya Oki Taiju dan si cantik Yuzuriha Ogawa. Tak lama kemudian, mereka bertemu dengan keturunan astronot yang lolos dari efek membatu dan memutuskan untuk menghidupkan kembali peradaban.
Dr Stone dengan sempurna menggabungkan shounen dengan aspek fantasi dan ilmiah. Judulnya memiliki gaya seni jadul dan karakter yang sangat disukai, serta humor yang bagus. Serial ini mudah untuk ditonton dan kamu tidak akan bosan saat menontonnya. Bahkan, akan sedikit memperluas wawasan karena hal-hal ilmiah yang menarik. Fans hanya berharap pihak studio akan mengadaptasi endingnya dengan bijak dan tidak merusak endingnya.
Anime ini tayang setiap hari Minggu pukul 17:00 WIB.
6. Hametsu no Oukoku
Penyihir… eksistensinya membawa kebijksanaan dan kedamaian bagi umat manusia. Akan tetapi, “revolusi besar industri” Kerajaan Lydia telah menciptakan peradaban ilmiah yang telah melampaui sihir, menganggap penyihir sebagai “musuh” yang menghambat kemajuan. Maka, dimulailah “pemburuan penyihir”.
Adonis, seorang yang dibesarkan oleh penyihir bernama Chloe kehilangan guru tercintanya dan bersumpah akan membalas dendam pada semua umat manusia. Apakah pembantaian akan berujung pada “keputusasaan”, ataukah “keselamatan”?
Anime ini tayang setiap hari Sabtu pukul 01:53 WIB.
7. Hoshikuzu Telepath
Dikisahkan pada anime tersebut terdapat seorang gadis SMA yang tidak pandai berkomunikasi dengan orang lain. Gadis itu bernama Umika Konoshi (Yurie Funato).
Umika bertemu dengan Yū Akeuchi (Seria Fukagawa) yang mengaku sebagai alien. Mereka berjanji untuk pergi ke luar angkasa.
Ia juga bertemu dengan Haruno Takaragi (Moe Nagamuta) yang merupakan wakil ketua kelas. Lalu, ada Matataki Raimon (Shiki Aoki) dan teman-temannya yang suka membolos. Mereka pun memutuskan untuk membuat roket.
Anime ini tayang setiap hari Sabtu pukul 21:00 WIB.
8. Kamonohashi Ron no Kindan Suiri
BLUE merupakan sekolah pelatihan detektif terkemuka di dunia. Di sana, terdapat seorang jenius dengan bakat luar biasa dan masa depan yang menjanjikan. Ron Kamonohashi (Yōhei Azakami) dikabarkan menjadi seorang jenius sejak BLUE dibuka.
Sebuah ‘kekurangan’ fatal sebagai seorang detektif didapatinya karena sebuah insiden tertentu selama waktunya di sekolah. Ia pun dikeluarkan dari BLUE dan dilarang menjadi ‘detektif’. Lima tahun telah berlalu, kehidupan yang penuh dengan kekecewaan dan kebosanan dijalani oleh Ron.
Suatu ketika, ia didatangi oleh seorang detektif dari Divisi Investigasi Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo bernama Totomaru ‘Toto’ Ishiki (Junya Enoki). Totomaru meminta kerja sama Ron dalam kasus pembunuhan berantai, membuat waktu Ron yang sempat terhenti, mulai bergerak kembali.
Totomaru Ishiki merupakan seorang yang ‘benar-benar idiot’ yang mengetahui kesusahan Ron dan dengan baik hati menawarkan dukungannya. Ron memanggilnya ‘Toto’. Dalam penyelidikan di antara mereka berdua, kemungkinan tak terbatas dilihat olehnya. Toto pun ditunjuk Ron sebagai rekannya.
Misteri itu dipecahkan oleh Ron yang kemudian diselidiki oleh Toto. Duo detektif yang sedikit aneh dan tidak seimbang, kasus-kasus misterius dipecahkan oleh mereka dengan cara yang spektakuler.
Anime ini tayang setiap hari Sabtu pukul 01:55 WIB.
9. Kanojo mo Kanojo Season 2
Pada musim kedua anime tersebut, hubungan yang setara dimiliki oleh Saki Saki (Ayane Sakura) dan Nagisa Minase (Azumi Waki). Hal itu terjadi usai perjalanan ke pemandian air panas.
Naoya Mukai (Junya Enoki) dan lainnya memutuskan untuk melanjutkan hubungan bercabang mereka. Bersama gadis yang pertama kali mencium Naoya, Rika “Milika” Hoshizaki (Ayana Taketatsu), serta gadis yang diam-diam naksir Naoya, Shino Kiryū (Rie Takahashi). Liburan musim panas yang penuh romansa dimulai oleh mereka. Hal itu dimulai dengan pertunjukan kembang api, berkemah, serta Okinawa.
Kisah Rom-com neo-standar ini semakin menarik dan memanas dengan munculnya adik perempuan Milika yang bernama Risa Hoshizaki (Aoi Koga). Musim kedua pun dibuka dengan musim panas dan pakaian renang!
Anime ini tayang setiap hari Sabtu pukul 02:23 WIB.
10.Keikenzumi na Kimi to, Keiken Zero na Ore ga, Otsukiai Suru Hanashi
Ryuuto Kashima adalah seorang siswa SMA yang pemurung. Karena kalah dalam bermaian, ia mendapat hukuman.
Dia dipaksa untuk mengajak kencan Runa Shirakawa, seorang gadis dari kasta teratas sekolah yang dikagumi oleh semua orang. Hal yang mengejutkan, Runa menyetujui permintaan itu. Kisah asam manis romansa SMA ini pun dimulai.
Anime ini tayang setiap hari Jumat pukul 22:30 WIB.
11.Megumi no Daigo: Kyuukoku no Orange
Pertumbuhan jiwa tiga orang yang ditakdirkan untuk menyelamatkan ‘Jepang’ suatu hari nanti. Pertumbuhan jiwa bergairah seorang petugas pemadam kebakaran muda dimulai!
Bakat dan tekad yang luar biasa dimiliki oleh Daigo Toake (Junya Enoki). Sementara itu, Shun Onoda berjuang melawan temboknya sendiri. Sedangkan, Yuki Nakamura bercita-cita menjadi salah satu dari sedikit pekerja penyelamat khusus wanita.
Kisah penyelamatan negara dimulai, ketika tiga petugas pemadam kebakaran yang ingin bergabung dengan tim Penyelamat Khusus, yang umumnya dikenal sebagai ‘Oranye’. ‘Krisis Nasional’ akan mereka hadapi.
Anime ini tayang setiap hari Sabtu pukul 17:30 WIB.
12.MF Ghost
MF Ghost mengambil latar di masa depan. Beberapa dekade setelah peristiwa Initial D. Dalam dunia ini, mobil otonom telah mengambil alih jalanan, dan balap jalanan tradisional hampir punah.
Namun, cerita berpusat pada seorang pembalap muda bernama Kanata Rivington. Dia memasuki dunia balap mobil otonom dengan semangat dan tekad untuk menghidupkan kembali balap jalanan yang dulu begitu mendebarkan.
Anime ini tayang setiap hari Senin pukul 00:00 WIB.
13.Ojou to Banken-Kun
Isaku Senagaki merupakan cucu dari pemimpin klan Senagaki generasi ketiga. Ia ingin berteman dan jatuh cinta dengan cara yang normal ketika di SMA. Di sekolah menengah yang jauh dari kampung halamannya, Isaku mendaftarkan dirinya.
Namun, terdapat seorang pemimpin muda bernama Keiya Utō (Yuichiro Umehara) yang merupakan seorang yang protektif. Usianya disamarkan olehnya, serta SMA Isaku dimasuki olehnya melalui pintu belakang.
Keiya bertekad untuk tidak membiarkan pria mendekatinya. Ia juga mengklaim bahwa cinta terlalu cepat untuk Isaku. Namun, pada kenyataannya, Isaku sudah sejak lama naksir dengan Keiya.
Anime ini tayang setiap hari Jumat pukul 00:30 WIB.
14.Overtake!
Overtake menceritakan kehidupan Koya Madoka, seorang fotografer lepas yang memiliki sejarah gemilang sebagai jurnalis foto ternama.
Namun, seperti garis penuh naik-turun dalam hidup, ia mendapati dirinya berada dalam titik terendah profesionalnya. Ketika segalanya tampak suram, nasib membawanya untuk bersinggungan dengan seseorang yang akan mengubah hidupnya.
Sosok yang muncul dalam kehidupan Madoka adalah Haruka Asahina-san, seorang pembalap dengan jiwa mandiri. Penuh dengan percaya diri dan tekad, Haruka memiliki pandangan hidup yang unik dan tidak menggantungkan diri pada pengakuan orang lain.
Kedua karakter ini memiliki latar belakang dan pandangan hidup yang kontras, namun takdir mengarahkan mereka untuk bertemu. Melalui perjumpaan ini, Madoka dan Haruka mulai memahami bahwa ada lebih dari sekadar reputasi atau ketenaran dalam hidup.
Mereka berdua memulai perjalanan yang penuh dengan tantangan dan arti mendukung satu sama lain.
Anime ini tayang setiap hari Minggu pukul 22:00 WIB.
15.Ragna Crimson
Ragna Crimson mengikuti kisah dari seorang pemburu Naga bernama Ragna. Awalnya, Ragna merupakan pembunuh Naga yang sangat lemah. Ia sampai-sampai harus mengikuti seorang pemburu ajaib bernama Leonica agar bisa mengasah kemampuannya. Akan tetapi, Ragna terus menjadi beban Leonica hingga akhirnya membuat pembunuh Naga itu berlatih secara diam-diam tanpa sepengetahuan rekannya.
Sewaktu latihannya, dengan seketika Ragna mendapatkan sebuah mimpi mengenai serangan Naga yang dapat membunuh Leonica. Selain mendapatkan peringatan akan kematian Leonica, Ragna juga bermimpi jika ia akan mendapatkan sebuah kekuatan dari dirinya di masa depan untuk mengalahkan semua Naga yang ada. Setelah mengalami mimpi tersebut, Ragna memilih jalannya sendiri. Ia pun meninggalkan Leonica agar bisa menjadi semakin kuat setiap harinya dan mencegah rekannya terbunuh oleh sang Naga.
Dalam perjalanannya itu, Ragna kemudian bertemu dengan Crimson, seorang gadis seumurannya yang nantinya menjadi sekutu terbesar Ragna di masa depan. Setelah pertemuannya dengan Crimson, keduanya pun mulai berangkat dalam perjalanan tanpa batas hingga mereka bisa memusnahkan semua ras Naga yang ada.
Anime ini tayang setiap hari Minggu pukul 01:00 WIB.
16.Seijo no Maryoku wa Bannou desu Season 2
Sei Takanashi (Yui Ishikawa) merupakan seorang pekerja kantoran berusia 20-an tahun. Suatu hari, ia tiba-tiba dipanggil ke dunia lain sebagai ‘Saint’. Ia memiliki kecintaan alami pada tanaman. Memanfaatkan hal itu, Sei mulai bekerja di lembaga penelitian tanaman obat.
Namun, dengan tambahan ‘kekuatan suci’ miliknya dan kesungguhannya sebagai seorang pecandu kerja, satu demi satu ramuan diciptakan oleh Sei dan 50% lebih ternyata efektif.
Selain itu, ketika menaklukkan monster, reputasi Sei meroket, saat mantra pemurnian yang sangat kuat diaktifkan olehnya! Secara resmi, ia diakui sebagai ‘Saint’.
Rasa hormat didapatkan olehnya dari orang-orang sebagai penyelamat Kerajaan Saluntania. Ia diawasi dan didukung oleh Johann Valdec (Takuya Eguchi) dan Jude (Taku Yashiro) dari lembaga penelitian, Yuri Drewes (Yūsuke Kobayashi) dari Divisi Sihir Istana, serta Albert Hawke (Takahiro Sakurai), sang ‘Ksatria Es’ yang tertarik satu sama lain tetapi masih kurang dari seorang kekasih.
Sei masih tenggelam dalam penelitian, bahkan usai ia menjadi orang terpenting di Kerajaan. Secara bertahap, hubungannya dengan Albert semakin dalam, serta dalam kisah cinta mereka. Apakah ada perkembangan baru?
Anime ini tayang setiap hari Selasa pukul 23:00 WIB.
17. Shangri-La Frontier: Kusoge Hunter, Kamige ni Idoman to su
Rakurō Hizutome (Yūma Uchida) merupakan siswa kelas dua SMA yang hanya tertarik pada satu hal. Kesukannya adalah menemukan ‘game sampah’ dan mengalahkannya. Ia memiliki keterampilan yang tak ada duanya dalam bermain game. Tak ada game yang terlalu buruk untuk dinikmati olehnya.
Suatu ketika, sebuah game VR baru berjudul Shangri-La Frontier diperkenalkan kepadanya. Hal itu membuatnya ingin memainkannya sesegera mungkin.
Selain itu, prolog juga dilewati olehnya untuk langsung beraksi. Tapi, dapatkah semua rahasia yang disembunyikan oleh Shangri-La Frontier ditemukan oleh Rakurō yang merupakan seorang gamer ahli?
Anime ini tayang setiap hari Minggu pukul 17:00 WIB.
18. Sousou no Frieren
Sousou no Frieren memulai kisahnya setelah petualangan utama selesai. Ketika berhasil mengalahkan Raja Iblis, kelompok petualang yang terdiri dari penyihir elf Frieren, prajurit dwarf Eisen, pahlawan Himmel, dan pendeta Heiter kembali ke kedamaian dan kesunyian. Mereka sepakat untuk bertemu lagi beberapa dekade kemudian yang mereka lakukan.
Namun, teman-teman Frieren merasakan penuaan, sementara dirinya tetap tidak berubah. Hal ini membuat Frieren meragukan pemahamannya tentang manusia. Ketika Frieren kembali, ia juga mengambil seorang murid baru, seorang yatim piatu muda bernama Fern. Dia telah diasuh oleh Heiter selama beberapa tahun.
Anime ini ini tayang setiap hari Jumat pukul 23:00 WIB.
19. SPY x FAMILY Season 2
SPY x FAMILY season 2 bercerita tentang Loid Forger yang dapat kesempatan untuk mendekati Donovan Desmond. Meski demikian, Loid jadi bingung karena Donovan Desmond punya karakter yang sulit ditebak.
Di samping itu, Loid bakal mulai berkencan dengan Yor Briar. Hal tersebut Loid lakukan buat meningkatkan hubungan mereka. Tapi, ada masalah-masalah muncul saat keberadaan mata-mata Westalis di Ostania terendus.
Hal ini terbukti dari terbunuhnya seorang agen Westalis. Berdasarkan rumor, insiden tersebut didalangi oleh organisasi pembunuh Ostania di mana mereka kini mulai melancarkan aksinya
Anime ini tayang pada hari Sabtu pukul 23:00 WIB.
20. Toaru Ossan no VRMMO Katsudouki
Dikisahkan pada anime tersebut, pengalaman yang sangat realistis ditawarkan oleh sebuah VRMMO ‘One More Free Life Online’. Bahkan sampai disebut ‘kehidupan lain’.
Taichi Tanaka (Daisuke Namikawa) merupakan seorang pekerja kantoran. Game ini dimainkan oleh Taichi dengan nama ‘Earth’ (Kaito Ishikawa).
Dia tak menonjol dengan aktif dalam pertempuran dan aktivitas lainnya. Sebab, Earth berfokus untuk memperoleh skill yang dianggap tak berguna.
‘Kehidupan lain’ dinikmati olehnya dengan gaya bermain uniknya sendiri. Contohnya seperti memasak makanan yang lezat, membuat senjatanya sendiri, serta menantang dungeon yang sulit seorang diri. Namun, akhirnya cara bermain Earth menarik banyak perhatian…
Anime ini tayang setiap hari Selasa pukul 01:05 WIB.
21.Uma Musume: Pretty Derby Season 3
Kitasan Black terus berlari, mengejar impian dan percaya dapat melihat pemandangan yang selama ini ia impikan.
Satono Diamond berusaha menjawab harapan keluarga dan berjuang untuk memenangkan G1 yang telah lama ia dambakan. Keduanya yang selalu bersama, pada akhirnya akan berlari ke panggung besar dengan impian baru!
Anime ini tayang setiap Kamis pukul 00:00 WIB.
22.Yuzuki-san Chi no Yonkyoudai
Anime ini menceritakan tentang keluarga Yuzuki yang terdiri dari empat bersaudara, mereka sudah kehilangan orang tuanya dua tahun lalu.
Hayato, anak sulung, adalah seorang pekerja keras dan penopang keluarga. Mikoto, putra kedua, tenang dan tenang, tetapi dia menyukai adik laki-lakinya Minato, yang dia sayangi dan anggap lucu.
Minato, anak ketiga, energik dan memuja saudara-saudaranya, tapi dia canggung dan canggung. Gakuto, putra keempat, adalah seorang siswa kelas satu yang rajin belajar dan matang yang sering disebut sebagai “orang bijak”.
Anime ini tayang Kamis pukul 23:30 WIB.
Demikian daftar anime musim gugur 2023 yang tayang di CATCHPLAY+, adakah anime yang akan kamu tonton?
Daftar Anime
Review Episode 1 Anime Kaya-chan wa Kowakunai, Awal yang Menipu Ekspektasi Penonton
Kaya-chan wa Kowakunai adalah adaptasi anime dari manga horor aksi karya Taro Yuri yang menjadikan taman kanak-kanak sebagai panggung utamanya. Serial ini diproduksi oleh East Fish Studio dan mulai tayang di Jepang pada 11 Januari 2026 sebagai bagian lineup Winter 2026.
Di atas kertas, kombinasi anak TK, hantu, dan label horor membuat banyak penonton mengira bahwa seri ini akan menjadi tontonan yang berat dan gelap. Nyatanya, Episode 1 justru memadukan suasana menegangkan dengan sentuhan manis dan mengharukan yang cukup kuat. Judul internasionalnya, Kaya-chan Isn’t Scary, secara halus sudah memberi isyarat bahwa ada sesuatu yang lebih lembut di balik nuansa seram yang ditawarkan.
1. Premis Episode 1: Anak Nakal yang Ternyata Pemburu Hantu Cilik
Episode pertama membuka cerita di Hanamugi Kindergarten, tempat Kaya-chan dikenal sebagai anak yang selalu membuat masalah di kelas. Guru-guru dan teman-temannya sudah terlanjur menempelkan label “nakal” karena tingkah Kaya sering berujung pada keributan yang sulit dijelaskan. Dari sudut pandang orang dewasa di sekitarnya, semua itu terlihat seperti perilaku agresif seorang anak yang sulit diatur.
Namun, penonton segera diajak melihat bahwa Kaya sebenarnya memiliki kemampuan langka untuk melihat dan menghadapi roh jahat yang mengintai teman-temannya. Aksi-aksi yang tampak kasar, seperti mendorong teman atau menghancurkan fasilitas sekolah, ternyata dilakukan untuk menyelamatkan orang lain dari bahaya tak kasatmata. Episode 1 membangun twist ini secara bertahap, sehingga kesan awal “anak nakal” perlahan berubah menjadi “pahlawan kecil yang salah paham.”
2. Kaya-chan: Imut, Keras Kepala, dan Terlalu Kuat untuk Ukurannya
Sebagai tokoh utama, Kaya-chan langsung mencuri perhatian lewat perpaduan desain imut dan bahasa tubuh yang tegas. Wajah bulat, seragam TK, dan cara bicara polosnya berkontras dengan caranya menghajar hantu tanpa ragu, seolah kekuatan fisiknya tidak sejalan dengan tubuh kecilnya. Episode 1 dengan sengaja memainkan kontras ini. Setiap kali Kaya mengayunkan tinju ke sosok mengerikan, penonton merasakan perpaduan antara ngeri dan gemas.
Di sisi lain, ekspresi raut wajah Kaya ketika dimarahi guru atau dijauhi teman-teman menunjukkan bahwa ia sebenarnya hanya anak biasa yang ingin berbuat baik. Ia belum mampu menjelaskan alasan perilakunya, sehingga lebih memilih menanggung reputasi buruk demi menjaga keselamatan orang lain. Momen-momen kecil seperti itu membuat Episode 1 terasa lebih menyentuh daripada sekadar parade adegan eksorsisme dengan gaya komedi.
3. Chie-sensei dan Dinamika Kelas: Titik Balik Emosional Episode
Masuknya Chie-sensei sebagai guru baru menjadi titik balik penting dalam Episode 1. Awalnya, ia menerima tugas “mengawasi” Kaya dengan bayangan tentang murid bermasalah yang suka membuat onar. Sikapnya masih hati-hati dan penuh tanda tanya, karena informasi yang ia dapatkan lebih banyak berasal dari cerita guru lain dan reputasi negatif Kaya.
Seiring berjalannya episode, Chie mulai melihat sendiri betapa janggalnya kecelakaan-kecelakaan yang melibatkan Kaya jika hanya dijelaskan dengan logika anak nakal biasa. Alih-alih langsung menghukum, ia memilih bertanya dan mencoba memahami alasan di balik tindakan ekstrem muridnya. Keputusan Chie untuk mempercayai kata-kata Kaya pada akhirnya menjadi momen emosional yang menegaskan tema “pahlawan kecil yang akhirnya diakui” di penghujung episode.
4. Horor Visual dan Atmosfer: Menegangkan tapi Tetap Terukur
Untuk sebuah seri yang tayang di slot sore hari televisi Jepang, Episode 1 menghadirkan desain hantu yang cukup mengganggu secara visual. Wujud-wujud roh digambarkan dengan proporsi tubuh tidak wajar, tekstur kulit tidak nyaman, dan gerakan patah-patah yang memicu rasa tidak tenang. Beberapa penonton bahkan mengungkapkan keheranan bahwa seri dengan level horor seperti ini ditempatkan pada jam tayang yang relatif ramah keluarga.
Meski demikian, penyutradaraan berusaha menjaga agar ketegangan tidak pernah sepenuhnya jatuh ke ranah gore yang berlebihan. Fokus kamera sering kembali ke reaksi polos Kaya atau Chie setelah adegan menegangkan. Dengan begitu, ketakutan selalu diimbangi dengan kehangatan. Episode perdana ini akhirnya terasa seperti jembatan antara horor psikologis ringan dan drama hubungan guru–murid yang bisa dinikmati penonton remaja maupun dewasa.
5. Produksi, Musik, dan Nada Cerita yang Menipu Ekspektasi
Dari sisi teknis, Kaya-chan wa Kowakunai menampilkan visual yang rapi dengan palet warna cerah untuk dunia sehari-hari. East Fish Studio menggabungkan suasana TK yang penuh warna dengan tata cahaya dan efek visual yang berubah drastis saat adegan horor berlangsung. Beberapa penonton menyoroti efek kedipan visual tertentu yang cukup mencolok. Secara umum, Episode 1 tetap mempertahankan ritme gambar yang mudah diikuti.
Musik latar mendukung dua wajah seri ini: lembut dan ringan ketika menyorot interaksi anak-anak. Lalu, menjadi tegang dan menekan ketika roh jahat muncul. Opening dan ending yang energik membantu menegaskan identitas seri sebagai horor-aksi dengan sentuhan “cute” yang kuat. Kombinasi ini membuat banyak penonton merasa ekspektasi awal mereka terhadap “anime anak kecil seram” berubah setelah menyaksikan keseluruhan episode pertama.
Kesimpulan: Awal yang Lebih Hangat daripada Judulnya
Episode 1 Kaya-chan wa Kowakunai berhasil menawarkan awal cerita yang menipu ekspektasi tanpa terasa curang. Dari luar, ia tampak seperti horor murni tentang anak TK yang menyeramkan. Namun, di dalamnya tersimpan kisah empatik tentang seorang gadis kecil yang rela disalahpahami demi melindungi orang lain. Peran Chie-sensei sebagai orang dewasa pertama yang benar-benar mendengar penjelasan Kaya memberi bobot emosional tambahan yang membuat episode ini terasa lengkap.
Bagi penggemar Dark Gathering atau Mieruko-chan, Episode 1 ini bisa menjadi pengganti sementara. Sebab, berhasil memadukan horor dengan kehangatan karakter utama kuat dan rapuh sekaligus. Sementara itu, penonton yang biasanya menghindari horor mungkin tetap bisa menikmati seri ini berkat fokusnya pada hubungan antarmanusia dan konflik batin Kaya.
`
Daftar Anime
Review Episode 1 Anime Yuusha Party ni Kawaii Ko ga Ita node, Kokuhaku Shitemita: Apakah Ceritanya Klise atau Justru Fresh?
Episode perdana Yuusha Party ni Kawaii Ko ga Ita node, Kokuhaku Shitemita membuka deretan anime Winter 2026 dengan kombinasi isekai, fantasi, dan romansa ringan. Anime produksi studio Gekkou ini mengangkat kisah Youki, mantan manusia yang mati karena kecelakaan lalu lintas dan bereinkarnasi sebagai iblis kuat di dunia lain. Alih-alih menjadi pahlawan atau raja iblis, ia justru terjebak di posisi “bawahan”. Tugas resminya adalah menghalangi party sang pahlawan, namun hatinya bergerak ke arah yang sama sekali berbeda.
Episode 1 yang berjudul “Kokuhaku Shitemita” menyorot pertemuan pertama Youki dengan Cecilia, sang pendeta cantik dari party pahlawan yang menyerbu kastil raja iblis. Dari sini, pertanyaan yang muncul cukup sederhana: apakah ini hanya satu lagi anime isekai klise, atau justru menawarkan sesuatu yang terasa baru berkat fokus romcom-nya yang sangat lugas? Berikut ulasan episode 1 untuk membantumu menilai sendiri jawabannya.
1. Premis Isekai: Terlihat Biasa, tapi Sudut Pandangnya Terbalik
Secara garis besar, latar Yuusha Party ni Kawaii Ko ga Ita node, Kokuhaku Shitemita mengikuti pola isekai yang sudah akrab: tokoh utama mati di dunia modern dan terlempar ke dunia fantasi. Youki meninggal karena kecelakaan lalu lintas dan lahir kembali sebagai iblis yang sangat kuat. Namun, bukan sebagai raja iblis maupun pahlawan legendaris. Ia hanya menjadi penjaga berpangkat rendah di kastil raja iblis. Tugas formalnya menghalangi dan mengalahkan party pahlawan yang mengincar sang raja.
Episode 1 langsung menempatkan penonton di tengah serangan party pahlawan yang menyerbu kastil. Dengan begitu, nuansa fantasi aksinya terasa sejak menit awal. Youki menunjukkan betapa mudah baginya mengalahkan seluruh party. Hal itu menegaskan statusnya sebagai “iblis overpowered” yang secara teknis bisa menyelesaikan konflik hanya dengan satu tangan. Namun, alih-alih menghabisi musuh, ia justru menyembuhkan mereka dan mulai memperhatikan salah satu anggota. Dia adalah pendeta bernama Cecilia, yang kemudian menjadi poros cerita.
2. Youki: Iblis Overpowered yang Justru Minder Soal Cinta
Karakterisasi Youki menjadi salah satu elemen yang membuat episode pertama ini terasa sedikit berbeda dari isekai fantasi biasa. Ia memang sangat kuat dan ditakuti, tetapi tidak punya ambisi untuk menjadi raja iblis atau menaklukkan dunia. Kesehariannya di kastil lebih banyak dihabiskan dengan santai. Posisi “setengah hati” sebagai bawahan raja iblis ini justru digambarkan sebagai beban pekerjaan yang membosankan.
Begitu bertemu Cecilia, sisi lain Youki langsung muncul: ia menjadi gugup, berlebihan dalam mengagumi, dan amat polos dalam urusan perasaan. Episode 1 menggambarkan bagaimana ia jatuh cinta pada pandangan pertama dan langsung berniat mengakui perasaannya. Padahal, dia belum benar-benar mengenalnya sebagai pribadi. Kontras antara kekuatan fisik yang luar biasa dan ketidakdewasaan emosional ini menjadikan Youki lebih dekat dengan sosok pemuda canggung ketimbang antihero kelam yang sering muncul di seri isekai lain.
3. Cecilia dan Hero Party: Archetype Lama dengan Sentuhan Manis
Cecilia, sang pendeta dari party pahlawan, pada awalnya memang tampil sebagai sosok yang sesuai dengan pakem karakter “cleric cantik dan baik hati”. Ia digambarkan lembut, penuh tanggung jawab, dan menjadi pusat dukungan spiritual bagi rekan-rekannya dalam party. Dari sudut pandang Youki, hampir setiap gerak-geriknya dinarasikan sebagai sesuatu yang “terlalu manis”. Penonton pun diajak melihat Cecilia lebih banyak melalui lensa kekaguman tokoh utama.
Anggota party pahlawan lainnya juga terlihat cukup familiar: ada pemimpin yang heroik, rekan-rekan yang berjiwa petualang, dan dinamika kelompok yang tidak jauh dari standar cerita fantasi. Episode perdana belum banyak menggali konflik internal di antara mereka. Kesan yang hadir masih sebatas peran fungsional dalam plot. Namun, interaksi singkat mereka dengan Youki sudah memberi petunjuk bahwa hubungan antar kubu manusia dan iblis di seri ini berpotensi mengarah ke komedi sosial lebih luas.
4. Romansa Secepat Judulnya: Pengakuan Dini, Kekuatan atau Kelemahan?
Banyak anime romansa memilih membangun jalan panjang sebelum tokoh utama mengaku cinta, tetapi seri ini sejak judul sudah berjanji sebaliknya. Episode 1 berfungsi sebagai pemantik yang jelas: Youki melihat Cecilia, jatuh cinta seketika, lalu memutuskan akan menyatakan perasaan meski mereka secara teknis berada di sisi yang saling bermusuhan. Pendekatan yang sangat langsung ini membuat fokus cerita terasa jujur. Seolah-olah, penonton diajak menyaksikan “strategi penaklukan hati” alih-alih strategi perang antara pahlawan dan iblis.
Di sisi lain, kecepatan romansa ini juga membuka ruang kritik bagi penonton yang menginginkan landasan emosional lebih dalam. Karena ketertarikan Youki muncul terutama dari tampilan luar dan kesan pertama, beberapa pembaca dan penonton versi manga menilai motivasi cintanya agak dangkal dan cenderung klise. Episode 1 anime masih mengikuti pola itu, sehingga kesan “fresh” lebih hadir dari kejujuran premis dan keberanian memulai dari pengakuan.
5. Visual, Musik, dan Eksekusi: Nyaman Ditonton, tapi Belum Istimewa
Dari sisi produksi, Episode 1 menampilkan desain karakter yang cukup setia pada versi manga. Terdapat garis gambar yang lembut dan penekanan pada ekspresi wajah, terutama milik Youki dan Cecilia. Studio Gekkou dan tim produksi mengarahkan adegan aksi di awal episode sebagai pembuka yang dinamis. Akan tetapi, komposisi visualnya lebih sederhana dibanding judul fantasi besar lain pada musim yang sama. Sejumlah penonton awal bahkan menilai bahwa animasi pertarungan terkadang terasa seperti rangkaian gambar statis yang digerakkan seperlunya. Dengan begitu, fungsi adegan lebih sebagai latar cerita ketimbang atraksi visual utama.
Untuk audio, kehadiran musik garapan MONACA serta lagu penutup “Kimi Kouryaku Game” yang ceria membantu menegaskan identitas seri ini sebagai romcom fantasi ringan. Pilihan pengisi suara seperti Amasaki Kouhei dan Hanazawa Kana memberi karakter pada Youki dan Cecilia. Dialog mereka terasa hidup meskipun latar visual tidak selalu menonjol.
Kesimpulan: Klise Nyaman dengan Sentuhan Fresh pada Fokus Cerita
Jika dilihat dari elemen dasarnya, Episode 1 Yuusha Party ni Kawaii Ko ga Ita node, Kokuhaku Shitemita jelas memanfaatkan banyak formula klise: isekai, protagonis overpowered, hero party melawan iblis, dan cinta pada pandangan pertama. Namun, cara anime ini mengarahkan sorotan ke keputusan Youki untuk mengejar romansa alih-alih konflik besar, serta posisinya sebagai iblis yang jatuh cinta pada pendeta dari pihak lawan, memberi sudut pandang yang cukup segar. Penonton yang mencari fantasi penuh strategi atau worldbuilding kompleks mungkin akan merasa ini “aman dan standar”. Akan tetapi, bagi yang ingin romcom fantasi yang jujur dengan premisnya sendiri, episode perdana ini menawarkan awal yang ringan dan berpotensi menghibur.
Daftar Anime
Review Episode 1 Anime Yuusha no Kuzu: Ketika Pahlawan Tidak Seheroik yang Dibayangkan
Yuusha no Kuzu adalah anime Winter 2026 garapan studio OLM yang mengadaptasi light novel dan manga karya Rocket Shokai dan Nakashima723. Tagline resminya cukup menusuk: “Yuusha nante, saitei no kuzu ga yaru shoubai da” (menjadi pahlawan adalah pekerjaan untuk para bajingan kelas paling rendah).
Di pertengahan abad ke‑21, dunia bawah tanah Tokyo dikuasai para bos mafia yang mengubah diri menjadi “Raja Iblis” lewat operasi penguatan ether. Para pemburu hadiah yang disebut “pahlawan” bekerja melawan mereka dengan bantuan obat peningkat kemampuan bernama E3, sehingga profesi pahlawan di sini lebih mendekati pembunuh bayaran yang disahkan negara.
Episode 1 berjudul “Meeting of the Braves” dan berfungsi sebagai pintu masuk yang padat ke dunia keras ini. Penonton langsung diperkenalkan pada tokoh utama Yashiro, seorang pahlawan lepas berjuluk “Shinigami”. Lalu, ada tiga calon pahlawan muda yang memintanya menjadi mentor.
1. Dunia di Mana “Pahlawan” Adalah Profesi Kotor, Bukan Simbol Keutamaan
Episode 1 membuka cerita dengan penjelasan singkat tentang Tokyo alternatif di pertengahan abad ke‑21. Mereka bukan makhluk mitologi, melainkan bos mafia yang sengaja menjalani operasi penguatan ether untuk mendapatkan kekuatan supranatural. Negara dan publik kemudian “mengoutsourcing” masalah ini pada para pemburu hadiah bersenjata yang disebut pahlawan. Pembunuhan dilakukan secara sah selama targetnya adalah para Raja Iblis.
Dengan latar seperti itu, kata “pahlawan” otomatis kehilangan aura mulia yang biasa melekat dalam fantasi tradisional. Episode 1 memperlihatkan bahwa pahlawan di sini hidup dari kontrak, bonus, dan risiko hukum yang dipermudah. Dengan begitu, moralitas mereka sering bergantung pada besarnya bayaran. Penggunaan obat E3 sebagai dopingan ether menambah kesan kelam. Sebab, profesi ini bergantung pada zat berbahaya yang secara legal menormalisasi praktik mirip narkotika untuk kepentingan perang jalanan.
Alih‑alih memposisikan para pahlawan sebagai penyelamat rakyat, episode perdana menggambarkan mereka sebagai pihak lain dalam ekosistem kekerasan. Banyak di antara mereka bekerja bukan demi keadilan, melainkan demi utang, gaya hidup, atau ambisi pribadi. Konsep ini menjadi landasan penting untuk memahami mengapa judul menyebut mereka “kuzu” (sampah). Seri ini memang ingin menggali sisi kotor yang biasa disembunyikan di balik jubah pahlawan.
2. Yashiro “Shinigami”: Antihero yang Lebih Dekat ke Pembunuh Bayaran
Tokoh utama Episode 1 adalah Yashiro, pahlawan lepas berjuluk “Shinigami” yang lebih mirip detektif bayaran daripada kesatria berjubah. Ia diperkenalkan sebagai pria santai yang lebih tertarik pada pizza, bir, dan permainan kartu daripada menyelamatkan dunia. Dari dialog awal, jelas bahwa ia memandang profesinya sebagai kerjaan kotor yang kebetulan ia kuasai, bukan panggilan suci.
Meski begitu, Episode 1 menunjukkan bahwa Yashiro memiliki kode etik pribadi yang tidak selalu sejalan dengan hukum atau citra kepahlawanan resmi. Ia peka membaca situasi, tahu kapan harus menekan pelatuk, dan kapan harus menyerah pada kompromi demi bertahan hidup. Sikapnya yang seenaknya di permukaan menyembunyikan naluri bertarung dan kecerdasan taktis. Ia terasa seperti antihero klasik yang sinis namun tidak sepenuhnya kehilangan hati nurani.
Melalui interaksi singkat dengan dunia sekitarnya, penonton melihat bahwa reputasi “Shinigami” bukan sekadar nama panggilan kosong. Yashiro ditakuti di kalangan bawah tanah. Bahkan, sering dicari ketika pekerjaan sudah terlalu kotor untuk ditangani oleh organisasi resmi. Episode 1 menggunakan sosoknya sebagai cermin: jika inilah “pahlawan” terbaik yang dimiliki dunia, betapa kacau sebenarnya tatanan moral di balik sistem bounty hunting ini.
3. Trio Calon Pahlawan dan Kontras Antara Idealisme dan Realitas
Konflik utama Episode 1 mulai bergerak ketika tiga calon pahlawan muda mendatangi Yashiro dengan tawaran uang besar agar ia menjadi guru pribadi mereka. Aki Jougamine, gadis SMA berjiwa blak‑blakan, memimpin rombongan ini dengan semangat berlebihan dan idealisme yang masih mentah. Di sampingnya, ada Yukine Indou dan Saera Kashiwagi Pendragon. Masing‑masing membawa gaya bertarung dan latar belakang yang berbeda, melengkapi dinamika kelompok yang belum matang.
Episode 1 memperlihatkan bagaimana mereka memandang pahlawan sebagai profesi keren, penuh aksi, dan sarat pengakuan sosial. Mereka melihat Yashiro sebagai figur legendaris yang bisa mengantarkan mereka pada puncak dunia bounty hunting. Kontras antara pandangan polos ini dan cara Yashiro memandang dirinya sendiri sebagai “kuzu” menjadi titik awal tarik‑menarik ideologis yang menarik.
Dalam beberapa adegan, permintaan mereka terasa naif namun jujur. Para penonton bisa memahami mengapa Yashiro tergoda menerima tawaran demi uang. Di sisi lain, pengalaman Yashiro membuatnya sadar bahwa melibatkan anak muda dalam dunia darah dan E3 bukan perkara sepele. Episode 1 belum memberi jawaban tuntas. Akan tetapi, sudah cukup untuk memperlihatkan bahwa hubungan guru‑murid ini akan jadi salah satu sumber konflik emosional dan moral terbesar dalam seri.
4. Visual, Atmosfer, dan Cara Episode 1 Menghancurkan Citra Pahlawan
Dari sisi produksi, OLM memilih gaya visual yang memadukan nuansa neon ala kota besar dengan bayangan pekat dunia bawah tanah. Shot jalanan malam, gang sempit, dan interior bar kumuh membangun atmosfer yang lebih dekat ke cerita kriminal dibanding fantasi pedang dan sihir biasa. Efek ketika ether dan obat E3 digunakan ikut menambah kesan bahwa kekuatan di dunia ini berasal dari teknologi berisiko.
Episode 1 tidak menjejali penonton dengan aksi tanpa henti. Bahkan, menempatkan beberapa adegan konfrontasi sebagai penanda bahwa kekerasan adalah bahasa sehari‑hari di lingkungan Yashiro. Setiap kali senjata diangkat atau ether diaktifkan, koreografi lebih menekankan rasa berat dan bahaya daripada gaya heroik. Pendekatan ini selaras dengan pesan utama: inilah dunia di mana pahlawan bukan figur bersinar. Akan tetapi, pekerja kasar yang hidup di garis depan kekacauan.
Babak awal ini cukup berhasil meruntuhkan gambaran pahlawan ideal dalam waktu singkat. Penonton tidak diajak mengidolakan tokohnya, melainkan mengamati mereka dengan jarak. Bahkan, sambil perlahan memahami alasan mengapa mereka tetap bertahan di profesi yang nyaris tidak menyisakan kehormatan. Kesadaran ini membuat judul “Yuusha no Kuzu” tidak lagi terdengar berlebihan. Ini adalah cerminan jujur dari dunia yang sengaja diciptakan kotor sejak fondasinya.
Kesimpulan: Pembuka Kelam yang Menjanjikan Kritik terhadap “Heroisme”
Episode 1 Yuusha no Kuzu menempatkan diri sebagai pembuka yang jelas ingin menggugat pengertian kita tentang kata “pahlawan”. Seri ini menyiapkan panggung untuk benturan antara idealisme remaja dan kenyataan profesi pembunuh legal. Latar Tokyo modern yang dikuasai Raja Iblis mafia dan pahlawan pemakai E3 memberi warna khas. Hal ini membedakannya dari banyak judul fantasi lain.
Bagi penonton yang menginginkan kisah pahlawan lurus dan inspiratif, episode perdana ini mungkin terasa terlalu gelap dan sinis. Namun, bagi mereka yang tertarik pada kritik sosial tentang kekerasan yang dilegalkan, profesi berbahaya, dan bagaimana sistem bisa mengubah “hero” menjadi “kuzu”, Yuusha no Kuzu menawarkan awal yang padat dan menjanjikan.
-
News4 weeks agoGenshin Impact Versi “Candra VII”: Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana
-
News4 weeks agoPara Pemain “Mortal Kombat II” Meriahkan Tur Global di Jakarta lewat kehadiran di Fan Event dan Red Carpet di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoGrogu Hadir Di Perayaan Star Wars Day Di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoResmi Meluncur, Xiaomi TV S Mini LED 2026 Standar Baru Hiburan Premium di Rumah
-
TV & Movies4 weeks agoREVIEW FILM FUZE, PERAMPOKAN DI TENGAH TEROR BOM YANG PENUH KEJUTAN
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Mortal Kombat II, Semakin Berani Bermain
-
Box Office3 weeks agoReview Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru
-
Gaming3 weeks agoSiap Tempa Takdirmu: Blades of Fire Versi 2.0 Kini Resmi Hadir di Steam!




