Connect with us

News

Preview Nusaimoe Week #21

Published

on

GwiGwi.com – Nusaimoe week #21 kembali dilanjutkan mulai Sabtu (25/6). Ada beberapa pertandingan yang menarik untuk disimak pada pekan ini.

Maskot Dengan Tampilan Baru

Emi Hoshino

Emi

Pyon, pyon! Kali ini Emi tampil dengan kostum kelinci yang sangat imut dan menggemaskan. Mengingat lawannya adalah Akane Itazaki, sang ratu tsundere, tampaknya strategi Emi minggu ini adalah dengan meluluhkan kokoro sampai pyon pyon; apakah strategi ini akan berhasil mengalahkan dinginnya Akane? Pyon, pyon!

Flo

Flo

Flo, yang sejatinya memang seorang loli nan mungil, kali ini tampil dengan busana musim panas yang sungguh imut, sampai-sampai tampak ilegal (jangan khawatir, Flo legal). Melawan Momo, maskot yang tampak lebih dewasa, apakah keimutan Flo mampu membuatnya memenangkan pertandingan?

Castella

Castella

Serupa dengan adiknya Flo, Castella juga tampil dengan busana musim panas, menggunakan kombinasi baju yang segar dipadukan dengan topi. Castella tentu saja ingin memastikan posisinya di empat besar sesegera mungkin dengan meraih kemenangan di lima laga tersisanya.

Divisi Kamboja

Akane Itazaki v Emi Hoshino

Akane-Emi

Big match minggu ini mempertemukan maskot peringkat 2 dan 3 klasemen Divisi Kamboja. Akibat kerasnya persaingan di Divisi Kamboja, baik Akane maupun Emi akan berada dalam posisi sulit jika sampai kalah pada pertandingan ini; poin keduanya, masing-masing 25 dan 24 poin, dapat disamai atau dilewati trio maskot Riho, Mochi, dan Deco yang berada di bawah mereka. Akankah Emi, yang tampil dengan kostum kelinci nan lucu, mampu menang atas Akane?

Akane Itazaki
55-45 Mochi
79-21 Lulu
67-33 Gen-tan
69-31 Finia
69-31 Eufie

Emi Hoshino
78-22 Yukki Otsuraba
70-30 Sylphid Balterossa
49-51 Riho
68-32 Lulu
74-26 Finia

Eufie v Deco

Eufie-Deco

Sempat mengekor Mochi dan Deco, hanya 1 kemenangan dalam 3 laga terakhirnya membuat Eufie harus rela tertinggal 4 poin dari kedua maskot tersebut. Minggu ini, Eufie memiliki kesempatan untuk mengejar salah satu di antaranya, Deco. Deco sendiri tentu saja sudah tahu kerasnya persaingan di Divisi Kamboja membuat setiap kemenangan menjadi sangat berharga, sehingga pasti akan melakoni laga kali ini dengan sungguh-sungguh.

Eufie
31-69 Tea
74-26 Sora Otsuraba
39-61 Mochi
65-35 Gen-tan
31-69 Akane Itazaki

Deco
54-46 Anita Radianawati
37-63 Tea
72-28 Sora Otsuraba
50-50 Mochi
64-36 Gen-tan

Divisi Melati

Hitomi Midorikawa v Cubsy

Hitomi-Cubsy

Hitomi menjadi salah satu dari trio maskot 18 poin di Divisi Melati, bersama dengan Gia dan Tedasu-nyan. Angka ini sendiri terpaut 6 poin dengan duet maskot Wee-chan dan Zuella di posisi 3 dan 4 klasemen — jarak yang cukup jauh, mengingat hanya tersisa 5 pertandingan lagi di fase grup musim ini. Kemenangan wajib diraih Hitomi atas sang pemuncak klasemen Cubsy, jika tidak ingin tertinggal dengan Gia dan Tedasu-nyan mengejar posisi empat besar.

Hitomi Midorikawa
46-54 Viarinne Melodia
51-49 Shitagi
58-42 Ponra
80-20 Aya Ayano
44-56 Gia

Cubsy
54-46 Castella
43-57 Zuella
57-43 Viarinne Melodia
85-15 Shitagi
72-28 Ponra

Naomi v Castella

Naomi-Castella

24 poin menjadi angka maksimal yang dapat diraih oleh Naomi di akhir musim nanti. Angka ini sama dengan perolehan Wee-chan dan Zuella, dan akan tidak mungkin terlewati jika Naomi kalah oleh Castella di pertandingan ini. Oleh karena itu, Naomi wajib mencatatkan kemenangan jika tidak ingin tersingkir secara matematis dari babak berikutnya di Nusaimoe musim ini.

Naomi
26-74 Tedasu Nyan
25-75 Rori
53-47 Aya Ayano
61-39 Gretchen Griswalde
37-63 Diamant Glänzen

Castella
46-54 Cubsy
85-15 Bun-tan
63-37 Wee-chan
74-26 Tedasu Nyan
70-30 Rori

Divisi Kenanga

Akina Morishita v Hibi

Akina-Hibi

Minggu ini, Akina memiliki peluang untuk mempersempit jarak dengan Hibi menjadi 3 poin, sekaligus membuka kembali persaingan memperebutkan sisa dua tempat empat besar yang saat ini dikuasai oleh Hibi, Kaori, Flo, dan SYNTHIA. Namun, catatan Akina sendiri saat melawan maskot-maskot papan atas tidak terlalu bagus; di awal musim, Akina tumbang di tangan SYNTHIA, Kaori, dan Shimako Umigawa. Apakah Hibi mampu mengikuti jejak tiga maskot tersebut, atau Akina mampu membuat kejutan?

Akina Morishita
52-48 Popia
58-42 Nene
37-63 Nekomon
54-46 Mycka
69-31 Momo

Hibi
46-54 SYNTHIA
43-57 Shimako Umigawa
72-28 Remi Dia
66-34 Nene
70-30 Mycka

Momo v Flo

Momo-Flo

Dengan dua posisi empat besar relatif aman di tangan Eca dan Shimako, dua tempat tersisa menjadi rebutan empat maskot sekaligus; Flo adalah salah satu di antaranya, bersama dengan Hibi, Kaori, dan SYNTHIA. Dengan lima pertandingan tersisa, Flo harus berusaha menang dengan skor besar untuk mengalahkan pesaingnya jika posisi klasemen harus ditentukan oleh skor di akhir musim nanti. Melawan Momo, yang terbukti sulit dikalahkan dengan skor besar — hanya Hibi yang berhasil menang dengan skor di atas 70, apakah Flo mampu mencatatkan kemenangan besar, terlebih dengan penampilan barunya minggu ini?

Momo
35-65 Si Kaori
55-45 Rita
53-47 Popia
44-56 Nekomon
31-69 Akina Morishita

Flo
58-42 Akine
56-44 Si Kaori
76-24 Rita
70-30 Popia
58-42 Nekomon

Divisi Cempaka

Leina Navael v Ayashima Tamoe

Leina-Ayashima

Leina memiliki kesempatan emas untuk menghilangkan salah satu pesaingnya dalam memperebutkan posisi empat besar. Kemenangan atas Ayashima akan membuat Ayashima tertinggal 9 poin dari Nishi dan Koshka, yang akan bisa menjadi 12 poin jika Koshka mampu menang atas Erie. Dengan 5 pertandingan tersisa dan 15 poin total, akan semakin sulit bagi Ayashima untuk mengejar angka tersebut. Tentu saja, Ayashima tidak akan rela kalah dengan mudah; kemenangan sendiri akan membuat Ayashima meraih 21 poin, sama dengan Leina.

Leina Navael
71-29 Paulina Verigroed
46-54 Nero Jeevas
63-37 Adistia Etsuko
61-39 Ika
55-45 Hana

Ayashima Tamoe
58-42 Erie
36-64 Altea
71-29 Rima Sekar
74-26 Paulina Verigroed
40-60 Nero Jeevas

Ika v Hana

Ika-Hana

Sama-sama meraih 12 poin dari 10 pertandingan, maskot yang kalah dalam pertandingan ini akan tersingkir secara matematis dari perebutan empat besar. Akibatnya, pertandingan ini akan menjadi pertarungan hidup-mati antara kedua maskot yang sama-sama cantik ini.

Ika
80-20 Rima Sekar
76-24 Paulina Verigroed
31-69 Nero Jeevas
39-61 Leina Navael
49-51 Adistia Etsuko

Hana
32-68 Altea
72-28 Rima Sekar
73-27 Paulina Verigroed
37-63 Nero Jeevas
45-55 Leina Navael

Cara Memilih

Pemilihan maskot dapat diakses di halaman Facebook Nusaimoe atau langsung melalu tautan halaman polling, mulai Sabtu hari ini (25/6) pukul 18:00 hingga Jum'at (1/7) pukul 18:00.

Tautan ke halaman polling:

(Commentator: Ted Kesgar)

Advertisement

News

PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll

Published

on

By

Ps5 Bakal Punya Hub Anime Khusus Dari Sony Dan Crunchyroll

Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.

Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.

Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.

Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game

Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.

Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.

Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.

Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.

Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll

Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.

Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.

Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.

Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.

Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation

Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.

Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.

Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.

Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.

 

Continue Reading

News

PlatinumGames Beri Sinyal Bayonetta Masih Punya Masa Depan

Published

on

By

Platinumgames Beri Sinyal Bayonetta Masih Punya Masa Depan

Masa depan Bayonetta tampaknya masih terbuka lebar. PlatinumGames memberikan sinyal bahwa mereka masih memiliki rencana untuk terus mengembangkan karakter ikonik tersebut sekaligus memperluas dunia yang menjadi latar seri Bayonetta.

Dalam wawancara bersama Famitsu, Presiden PlatinumGames Atsushi Inaba belum mengungkap proyek baru secara spesifik. Namun, ketika ditanya mengenai masa depan franchise tersebut, Inaba menyampaikan bahwa studio masih memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan Bayonetta dan dunianya.

Pernyataan tersebut tentu menarik perhatian mengingat seri ini belum mendapatkan game utama baru dalam beberapa waktu terakhir. Judul terbaru yang dirilis adalah spin-off Bayonetta Origins: Cereza and the Lost Demon pada 2023.

Banyak Developer Penting Telah Meninggalkan PlatinumGames

Kondisi internal PlatinumGames memang mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah developer senior yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan seri Bayonetta telah meninggalkan studio.

Salah satu nama terbesar adalah Hideki Kamiya, kreator Bayonetta sekaligus salah satu pendiri PlatinumGames. Kamiya meninggalkan perusahaan pada 2023 dan kemudian mendirikan studio baru bernama Clovers, yang kini mengembangkan Okami 2.

Selain Kamiya, sejumlah developer lain seperti Abebe Tinari, Yusuke Miyata, Takahisa Taura, Kenji Saito, Masaki Yamanaka, serta Yusuke Hashimoto juga telah meninggalkan PlatinumGames. Hashimoto sendiri kemudian kembali bergabung dengan Capcom dan terlibat dalam proyek Onimusha.

Menariknya, Clovers juga memiliki sejumlah mantan developer yang sebelumnya bekerja dalam pengembangan Bayonetta 3. Kondisi tersebut membuat masa depan seri ini semakin menarik untuk diperhatikan.

Bayonetta Punya Hubungan dengan SEGA dan Nintendo

Selain perubahan internal, Bayonetta juga memiliki situasi kepemilikan IP yang cukup unik. Franchise tersebut berkaitan dengan SEGA dan Nintendo, sementara Nintendo menjadi pihak yang menerbitkan Bayonetta 2 dan Bayonetta 3 secara eksklusif di platformnya.

Komentar Inaba mengenai masa depan Bayonetta disampaikan dalam wawancara bersama Hyung-tae Kim, CEO Shift Up, dalam rangka mempromosikan kolaborasi Bayonetta dengan Stellar Blade untuk Nintendo Switch 2.

Inaba juga menyebut Switch 2 sebagai platform yang memiliki potensi besar. Meskipun PlatinumGames belum memiliki game original sendiri untuk konsol tersebut, pernyataan ini kembali membuka kemungkinan menarik mengenai proyek mereka di masa depan.

Dalam beberapa tahun terakhir, PlatinumGames juga semakin banyak mengerjakan proyek bersama perusahaan lain, termasuk keterlibatan dalam Ninja Gaiden 4, Final Fantasy XVI, eFootball, dan Metal Gear Solid Delta: Snake Eater. Studio tersebut kini juga mengembangkan game Teenage Mutant Ninja Turtles bersama Paramount.

Sementara itu, Inaba sebelumnya menyatakan keinginan PlatinumGames untuk berkembang dari sekadar studio pengembang menjadi perusahaan yang mampu membuat, memasarkan, berkomunikasi, hingga menerbitkan game sendiri.

Untuk saat ini memang belum ada pengumuman mengenai Bayonetta 4 atau proyek Bayonetta baru lainnya. Namun, pernyataan terbaru Inaba menunjukkan bahwa PlatinumGames masih melihat potensi untuk melanjutkan perjalanan sang Umbra Witch di masa mendatang.

Continue Reading

News

RyzaChat AI Bakal Batasi Input Pemain Mulai Oktober, Spiral AI Perketat Moderasi

Published

on

By

Ryzachat Ai Bakal Batasi Input Pemain Mulai Oktober, Spiral Ai Perketat Moderasi

Spiral AI mengumumkan bahwa RyzaChat AI, game chatbot RPG yang menghadirkan karakter Ryza dari seri Atelier Ryza, akan mendapatkan pembatasan input pemain melalui pembaruan model AI pada Oktober 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah pengembang menemukan adanya kekhawatiran terkait penyalahgunaan sistem AI oleh sebagian pengguna. Spiral AI menilai beberapa bentuk interaksi berpotensi merusak citra karakter Ryza maupun franchise Atelier secara keseluruhan.

Pengembang menegaskan bahwa RyzaChat AI tidak seharusnya digunakan untuk membuat karakter dari sumber aslinya mengeluarkan pernyataan yang tidak sesuai dengan kepribadiannya. Hal ini mencakup upaya membuat Ryza membahas konten yang melanggar norma atau ketertiban umum, hingga membuat screenshot palsu yang seolah-olah memperlihatkan karakter mengatakan atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi di dalam game.

Sistem Moderasi RyzaChat AI Masih Bisa Ditembus

Ryzachat Ai Bakal Batasi Input Pemain Mulai Oktober, Spiral Ai Perketat Moderasi

Sebelumnya, RyzaChat AI telah menggunakan sistem moderasi hingga tiga lapis. Input pemain terlebih dahulu diperiksa oleh Game Master AI, yang bertugas menyaring kata atau instruksi bermasalah sebelum diteruskan kepada Character AI.

Ryza juga dirancang untuk menghindari pembicaraan yang terlalu jauh dari karakter maupun dunia Atelier Ryza. Apabila respons yang dihasilkan masih mengandung ekspresi yang dianggap tidak pantas, sistem akan menghapus respons tersebut. Konten yang telah ditolak juga tidak disimpan ke dalam memory AI.

Namun, sistem tersebut ternyata belum sepenuhnya mampu mencegah berbagai upaya manipulasi. Sejumlah pengguna disebut berhasil melewati filter menggunakan prompt injection dan teknik serupa.

Karena itu, Spiral AI kini memilih pendekatan yang lebih ketat dengan membatasi jenis input yang dapat dikirim pemain kepada Ryza. Pengembang juga tengah mempertimbangkan aturan tambahan, termasuk kemungkinan menerapkan batas jumlah karakter dalam input, sambil terus memantau pola penggunaan sistem.

Spiral AI Mulai Tindak Screenshot Palsu

Tidak hanya membatasi percakapan, Spiral AI juga mulai mengambil tindakan terhadap screenshot palsu atau hasil editan yang membuat RyzaChat AI terlihat menghasilkan respons yang sebenarnya tidak pernah muncul dalam game.

Developer menyebut mereka telah mulai mengirimkan permintaan takedown serta laporan kepada sejumlah platform online yang menjadi tempat beredarnya konten tersebut.

Langkah ini juga berpotensi diterapkan pada SophieChat: AI, proyek chatbot lain dari Spiral AI yang menghadirkan karakter Sophie Neuenmuller dari Atelier Sophie.

Saat ini, RyzaChat AI tersedia di iOS dan Android serta sudah mendukung Bahasa Indonesia. Dengan demikian, pengguna Indonesia tetap dapat berinteraksi dengan Ryza menggunakan bahasa lokal. Namun setelah pembaruan Oktober diterapkan, ruang bagi pemain untuk mencoba mengeksploitasi respons AI diperkirakan akan menjadi jauh lebih terbatas.

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending