News
Diluncurkan di Indonesia, Review Penampakan dan Spesifikasi dari Xiaomi Redmi 9T? Harga dan Penjualan
GwiGwi.com – Xiaomi Indonesia kali ini sudah siap memperkenalkan Entry Level pertamanya dibawah bendera Redmi di Indonesia pada tahun 2021. Perangkat tersebut adalah Redmi 9T. Dihadirkan dengan Tagline Power Up!, sebenernya sejauh apa sih spesifikasi, harga, dan ketersediaannya di Indonesia? Berikut adalah detailnya.
Xiaomi akan segera memperkenalkan Redmi 9T ke Indonesia pada tanggal 22 Februari 2021. Pada peluncurannya kali ini Redmi 9T diberikan Tagline Power Up yang menunjukan bahwa perangkat ini adalah salah satu perangkat yang siap memberikan pengalaman yang upgrade dari Entry Level Xiaomi sebelumnya. Apa saja sih yang mendapatkan upgrade?
Desain Baru Pada Lineup Redmi 9 Series
Redmi 9 yang sudah diluncurkan sebelumnya mengusung body polycarbonate dengan warna yang polos dan tidak bergradasi. Kali ini Redmi 9T menjadi perangkat pertama di lineup ini yang memperkenalkan desain yang finish yang lebih baru. Back Covernya memang masih terbuat dari Polycarbonate, namun kali ini telah diberikan texture yang bisa meningkatkan kualitas Grip pada tangan. Tidak hanya itu, finish gradasi yang diberikan kali ini menyerupai sinar matahari yang bersinar, berasal dari Frame Cameranya. Ngomongin soal Frame Camera, Redmi 9T juga memberikan a touch of elegance dengan memberikan metal housing di Quad Camera-nya yang memberikan estetika bagaikan smartphone premium, yang masih jarang kita temukan di kelasan Entry Level.
Selain itu, Fingerprint Sensornya pun berpindah dari belakang smartphone ini ke sampingnya, yang diintegrasikan dengan Power Buttonnya. Ini adalah langkah yang sangat disukai oleh banyak orang, karena sekarang dapat dengan memudahkan banyak orang untuk mengakses smartphone mereka dengan cepat, mudah, dan tetap aman dari tangan jahil. Semoga kedepannya. kelas Entry-Level mulai mencoba mengikuti langkah ini karena ini adalah step yang sangat baik sebagai alternatif in-display Fingerprint Sensor.
Warna yang tersedia saat ini adalah: Carbon Grey, Twilight Blue, dan Ocean Green
Kamera Power Up dengan 48MP
Xiaomi memberikan lompatan yang cukup jauh di soal kameranya. Berbeda dengan Redmi 9 yang bergantung pada 13MP sebagai kamera utamanya, Redmi 9T kali ini dibekali oleh kamera 48MP yang siap menangkap detail foto kalian dengan kualitas yang jauh lebih baik. AI Camera dari Xiaomi juga tersedia disini, sehingga hasil tangkapannya bisa menjadi lebih baik juga dengan memanfaatkan AI dari kamera Xiaomi ini. Sebagai penunjang lainnya, Xiaomi juga membekali 8MP Ultra Wide dengan Field of View 120 derajat, 2MP kamera Makro, dan juga 2MP sensor kedalaman yang membantu hasil foto portrait smartphone ini. Sebagai catatan, kameranya belum dibekali oleh OIS, namun Xiaomi memberikan EIS yang menunjang stabilitas kameranya dalam pengambilan foto dan video.
Display 6.53 inci Full HD+, Widevine L1, dan juga Dual Stereo Speaker untuk Multimedia Super Sedap
Redmi 9T kali ini telah mendapatkan sedikit boost dengan hadirnya resoulis Full HD+, ditemani dengan Widevine L1. Ini menghasilkan kualitas yang sangat baik untuk performa multimedianya dalam menonton film-film on-demand seperti dari Netflix, Youtube, Disney+ Hotstar, dan lainnya. Selain itu Redmi 9T juga menjadi salah satu perangkat Entry Level yang kini telah dibekali oleh Dual Stereo Speaker. Kedua speaker ini mampu dengan aktif menyalurkan suara yang maksimal, dan immersive untuk penggunanya. Performa dari Dual Stereo Speaker ini juga cukup kencang dan jelas, sehingga kualitas Audio yang dihasilkan bisa terdengar cukup crispy dan clear walau dengan kondisi volume di 3/4 saja. Dengan fitur-fitur ini, General User dapat menikmati pengalaman multimedia walau dirumah saja dengan kualitas terbaik yang bisa mereka temukan dari smartphone di kelasan Entry Level.
Selain itu Xiaomi juga memberikan sertifikasi TUV Rheinland yang membuat smartphone ini tetap aman digunakan untuk jangan waktu panjang, tanpa membuat mata cepat lelah karena emisi Blue Light dari smartphonenya.
Baterai Jumbo 6.000mAh dengan Fast Charger 22.5 Watt
Baterai yang dimiliki Redmi 9T adalah sebesar 6.000mAh, dan mampu bertahan hingga 2 harian dalam penggunaannya secara umum. Walau besar, Xiaomi berhasil menekan smartphone ini untuk tetap ringan dengan bobot 198 gram saja. Profile bodynya pun tetap slim, sehingga tetap nyaman untuk digunakan pada waktu yang cukup panjang. Selain itu Xiaomi juga memberikan Fast Charger 22.5 Watt, walau memang smartphone ini hanya mampu memanfaatkannya hingga 18 Watt saja. Ini diberikan Xiaomi sebagai charger alternatif untuk mungkin smartphone lain atau pun perangkat digital lainnya yang mampu menerima charging yang lebih cepat. Xiaomi Indonesia juga menyatakan bahwa semakin kedepan, produksi charger akan semakin efisien, sehingga lebih murah untuk memproduksi charger dengan kemampuan lebih tinggi, dibandingkan mempertahankan charger dengan Watt yang pas-pasan.
Berapa Harga Redmi 9T?
Di Indonesia Redmi 9T dibanderol seharga mulai dari Rp 1.899.000
untuk RAM 4GB dengan Storage 64GB, dan Rp. 2.299.000 untuk RAM 6GB dengan Storage 128GB. Redmi 9T ini akan mulai tersedia mulai 24 Februari 2021 di JD.id, mi.com dan Authorized Mi Store di seluruh Indonesia.Dengan hadirnya Redmi 9T di Indonesia, Xiaomi semakin menggebrak pasar dengan memberikan opsi yang lebih banyak dan lebih baik dari kompetitornya. Harga yang kompetitif, dibalut dengan spesifikasi yang cukup mumpuni, membuat posisi Xiaomi di pasar Entry Level pun semakin baik lagi. Xiaomi juga mengenalkan harga baru untuk Redmi 9 yaitu mulai dari Rp 1.699.000 dari yang awalnya Rp 1.799.000 untuk RAM 3GB dan Storage 32GB, sedangkan untuk RAM 4GB Storage 64GB menjadi Rp 1.799.000 dari harga Rp 1.999.000, sehingga Mi Fans akan memiliki beberapa opsin terbaik di entry-level. Selain itu POCO M3 juga masih tersedia dengan spesifikasi yang menyerupai Redmi 9T, dengan performa dan price-point yang cukup mendekati.
Initial Review Redmi 9T Indonesia
News
Arc System Works Dirikan Studio Takumi di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru
Arc System Works mengumumkan pembentukan studio pengembangan baru bernama Arc System Works Tokyo Studio “Takumi” pada 2 November 2026. Berlokasi di Urban Center Shinjuku, Tokyo, Jepang, studio ini dibentuk untuk memperkuat kapasitas produksi perusahaan sekaligus membuka peluang pengembangan proyek game baru.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Arc System Works untuk meningkatkan kemampuan pengembangan dan memperluas jangkauan produknya ke pasar internasional. Perusahaan berharap studio baru ini dapat membantu menghadirkan pengalaman bermain yang menarik bagi komunitas gaming di berbagai negara.
Studio Takumi Dukung Pengembangan Game Fighting Baru
Salah satu proyek yang akan mendapatkan dukungan adalah game fighting baru yang terpilih dalam program IP360 milik Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI).
Program tersebut dirancang untuk memberikan dukungan berskala besar dan berjangka panjang bagi industri konten Jepang agar mampu bersaing di pasar global. IP360 juga memiliki target ambisius, yakni meningkatkan nilai penjualan konten Jepang di luar negeri hingga 20 triliun yen pada 2033.
Keterlibatan Arc System Works dalam program ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas distribusi karya mereka ke audiens internasional. Meski demikian, detail mengenai game fighting yang dimaksud masih belum diungkapkan, termasuk judul, mekanisme pertarungan, platform, dan jadwal peluncurannya.
Fokus pada Kolaborasi dan Ekspansi Global
Arc System Works menempatkan Studio Takumi sebagai bagian strategis dari rencana pengembangan perusahaan. Selain memperbesar kapasitas produksi, studio ini diharapkan menjadi pusat kolaborasi yang mendukung penciptaan game dengan daya tarik lebih luas.
Pendekatan tersebut sejalan dengan ambisi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pemain di luar Jepang. Melalui penguatan tim dan kemampuan pengembangan, Arc System Works ingin menciptakan karya yang dapat diterima oleh komunitas internasional tanpa kehilangan kualitas pengalaman bermain yang menjadi perhatian utama mereka.
Pembentukan studio baru ini juga menunjukkan upaya perusahaan untuk mempersiapkan sumber daya tambahan dalam menghadapi proyek-proyek mendatang.
Arc System Works Buka Perekrutan Anggota Pendiri
Seiring persiapan operasional Studio Takumi, Arc System Works mulai meningkatkan aktivitas perekrutan untuk mencari kreator yang akan bergabung sebagai anggota pendiri.
Kesempatan tersebut ditujukan bagi talenta yang ingin terlibat dalam pembentukan tim pengembangan baru dan mendukung proyek-proyek perusahaan berikutnya. Informasi mengenai posisi yang tersedia serta proses pendaftaran dapat ditemukan melalui halaman rekrutmen resmi Arc System Works.
Untuk saat ini, belum ada pengumuman lebih lanjut mengenai identitas game fighting yang dikembangkan melalui program IP360. Informasi mengenai proyek tersebut dan rencana produksi Studio Takumi masih dinantikan oleh para penggemar.
News
Activision Siapkan Subseri Baru Call of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare dan Black Ops?
Activision dikabarkan mulai mempersiapkan subseri baru untuk franchise Call of Duty. Rencana ini muncul setelah perusahaan merilis game utama yang berfokus pada Modern Warfare dan Black Ops secara bergantian selama beberapa tahun terakhir.
Dalam wawancara bersama The Game Business, Chief Marketing Officer Activision, Tyler Bahl, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah memulai persiapan awal untuk mengembangkan cabang baru tersebut. Langkah ini menjadi respons terhadap keinginan pemain yang mengharapkan pengalaman berbeda dari dua subseri yang selama ini mendominasi franchise.
Meski pengembangan awal telah dimulai, Activision belum mengungkapkan nama, latar cerita, mekanisme permainan, maupun perkiraan jadwal peluncurannya.
Call of Duty Butuh Arah Baru Setelah Lima Tahun
Jika melihat sejarah perilisan beberapa tahun terakhir, Call of Duty: Vanguard menjadi judul terakhir yang memperkenalkan subseri berbeda di luar Modern Warfare dan Black Ops. Game tersebut dirilis pada 2021, setelah Call of Duty: Black Ops Cold War pada 2020 dan sebelum Call of Duty: Modern Warfare II pada 2022.
Setelah itu, Activision kembali bergantian merilis judul dari kedua subseri tersebut. Pola ini membuat sebagian pemain menginginkan sesuatu yang lebih segar, baik dari segi konsep maupun pengalaman bermain.
Bahl menjelaskan bahwa ekspektasi pemain terus berkembang seiring perubahan industri game. Menurutnya, komunitas menginginkan pengalaman yang lebih baik, baru, atau benar-benar berbeda dari apa yang sudah mereka kenal.
Perbedaan latar, cerita, dan mekanisme permainan memang dapat memberikan variasi. Namun, perubahan tersebut belum tentu menghasilkan identitas yang cukup berbeda untuk memenuhi harapan seluruh pemain.
Subseri Baru Bisa Membawa Identitas Berbeda
Kehadiran subseri baru berpotensi memberi Activision ruang untuk bereksperimen dengan pendekatan yang tidak sepenuhnya terikat pada formula Modern Warfare maupun Black Ops.
Namun, belum ada informasi apakah proyek ini akan mengambil latar perang yang berbeda, memperkenalkan karakter baru, atau menghadirkan perubahan besar pada gameplay. Semua kemungkinan tersebut masih belum dapat dipastikan sebelum Activision mengungkap detail resmi.
Jika dikembangkan lebih jauh, proyek ini juga dapat menjadi kesempatan bagi franchise Call of Duty untuk memperluas identitasnya tanpa harus meninggalkan elemen inti yang selama ini dikenal pemain.
Modern Warfare 4 Dikabarkan Menutup Cerita Sejak 2019
Di sisi lain, Call of Duty: Modern Warfare 4 disebut dijadwalkan hadir pada 2026 dan akan melanjutkan pola perilisan yang sudah berjalan. Menurut keterangan Bahl, game tersebut juga akan mengakhiri rangkaian cerita yang dibangun oleh subseri Modern Warfare sejak kebangkitannya pada 2019.
Meski demikian, belum diketahui bagaimana rencana tersebut akan berhubungan dengan pengembangan subseri baru. Activision belum menjelaskan apakah proyek anyar itu akan diperkenalkan setelah cerita Modern Warfare berakhir atau dikembangkan secara paralel.
Untuk saat ini, informasi yang tersedia baru sebatas konfirmasi bahwa persiapan awal subseri baru telah dimulai. Penggemar masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui arah berikutnya dari franchise Call of Duty.
News
PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll
Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.
Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.
Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.
Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game
Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.
Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.
Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.
Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.
Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll
Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.
Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.
Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.
Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.
Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation
Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.
Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.
Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.
Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.
-
News4 weeks agoSophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier
-
News4 weeks agoGabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve
-
News4 weeks agoKreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis
-
Smartphone4 weeks agoBebas Drama Pas Mabar! Ini Rahasia Gaming Seru Bebas Suntuk Bareng POCO C81 Pro
-
TV & Movies3 weeks agoREVIEW FILM VERITY, MENGUNGKAP SISI GELAP PENULIS TERSOHOR
-
TV & Movies4 weeks agoJangan Tertipu Image Couple Goals! iQIYI Original ‘Dalam Suka dan Dusta’ Ungkap Sisi Gelap di Balik Pernikahan Selebriti
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Forgotten Island, Animasi DreamWorks Berlatar Mitologi Filipina
-
Smartphone3 weeks agoPOCO F9 Series Siap Meluncur di Indonesia 5 Oktober, Tegaskan Posisi sebagai The True Flagship







