Connect with us

Music

6 Band Rock Cewek Terpopuler Asal Jepang

Published

on

GwiGwi.com – Band rock sebenarnya lebih identik dengan para cowok. Namun di Jepang, ternyata ada beberapa band rock yang beranggotakan para cewek. Keenam band rock cewek ini cukup terkenal dan mempunyai fans fanatik tersendiri. Selain punya konsep lagu dan suara yang khas, mereka juga cantik-cantik. Kaum cowok pasti terkagum-kagum melihat kemampuan bermusik mereka yang langka.

Lalu band rock cewek mana saja yang terpopuler di Jepang? Salah satunya pasti menjadi favorit kamu.

1. Scandal

Salah satu band rock cewek keren ini terbentuk pada tahun 2006. Sudah berumur 10 tahun, dan masih berjaya hingga sekarang. Beranggotakan empat cewek bernama Haruna Ono, Mami Sasazaki, Tomomi Ogawa, dan Rina Suzuki. Mereka mengawali karir di sekitar Osaka dengan bernyanyi di tempat umum. Saat ini sudah memiliki 7 album. Album terbaru mereka baru dirilis tahun ini dengan judul Yellow.

https://www.youtube.com/watch?v=4cRp7hKJiY4

2. Band-Maid

Band rock cewek yang beranggotakan cewek-cewek imut berkostum maid ini dibentuk pada tahun 2013. Itulah yang menjadi keunikan mereka. Band-Maid beranggotakan Saiki Atsumi, Miku Kobato, Kanami Tono, Akane Hirose, dan Misa, Band ini cukup memiliki banyak penggemar di Jepang maupun luar Jepang. Sudah memiliki 3 album. Album terbaru mereka berjudul Brand New Maid yang baru saja liris tahun ini.

3. Chatmonchy

Chatmonchy sudah berdiri sejak tahun 2000, namun album pertama mereka keluar tahun 2005. Mengusung genre pop-rock. Anggotanya terdiri dari Eriko Hashimoto dan Akiko Fukuoka. Awalnya ada Kumiko Takahashi, namun ia keluar dari band ini pada tahun 2011. Chatmonchy sudah mengeluarkan 11 album. Album baru mereka berjudul Kyoumei rilis di tahun 2015.

4. Aphasia

Band rock cewek awal terbentuk cukup lama pada tahun 1994. Beranggotakan empat orang, Yumi Kondoh, Sumiko Ishikawa, Kyoko Morita dan Junko Takeda. Mereka sudah menelurkan enam album yang berisi lagu-lagu keren. Namun album terakhir mereka keluar di tahun 2009. Sampai saat ini belum ada kepastian kapan mereka akan melakukan comeback. Padahal lagu-lagu mereka sangat enak didengar.

5. Shonen Knife

Band rock cewek satu ini mungkin satu-satunya band yang paling tua dan masih aktif hingga sekarang. Awal terbentuk pada tahun 1981. Anggotanya mengalami banyak perubahan. Yang sekarang aktif adalah Naoko Yamano, Ritsuko Taneda, Naru, dan Risa. Tahun ini baru mengeluarkan album dengan judul Adventure. Total album yang mereka rilis berjumlah 22 album.

6. Gacharic Spin

Band rock ini awal terbentuk pada tahun 2009. Sudah merilis sebanyak 5 album. Album terakhir mereka rilis pada tahun 2015. Anggotanya ada 6 orang. Terdiri dari F Chopper Koga, Tomo-Zo, Hana, Oreo Reona, Mai, dan Konishi Nenne.

 

Advertisement

Music

LiSA sapa penggemar Indonesia di Konser LiSA Live is Smiling Always Asian Concert 2024

Published

on

Lisa Sapa Penggemar Indonesia Di Konser Lisa Live Is Smiling Always Asian Concert 2024

www.gwigwi.com – LiSA keliling Asia atau disebut LiSA Live is Smiling Always Asian Concert 2024 dan konsernya tempo hari di Basketball Hall GBK benar benar sesuai namanya. Selama 2 jam, penonton LiSA sungguh diajak tersenyum bersama.

Dimulai dengan video kompilasi tur LiSA di berbagai negara di Asia yang selalu disambut ramah oleh para fans baru maupun lama. Begitu selesai langsung dibuka dengan lagu pertama New Me.

Secara mengejutkan lagu keduanya justru Crossing Field yang terkenal sebagai OST anime Sword Art Online. Tentu disambut teriakan penonton yang ikut nyanyi bersama.’

Lisa Sapa Penggemar Indonesia Di Konser Lisa Live Is Smiling Always Asian Concert 2024

Lisa Sapa Penggemar Indonesia Di Konser Lisa Live Is Smiling Always Asian Concert 2024

Selesai pemanasan, LiSA menyapa penonton dengan memakai bahasa Indonesia. Baik membaca dari prompter atau bicara langsung.

Interaksi ini terasa menyenangkan. Apalagi saat LiSA mengetahui penontonnya bisa paham bahasa inggris dan bahasa Jepang. Decak kagumnya dijawab tawa penonton.

Mendekati akhir salah satu gitaris menghangatkan suasana dengan memperkenalkan tiap personil utama di panggung. Terlihat kedekatan LiSA dengan anggota bandnya sudah seperti lebih dari teman.

Lisa Sapa Penggemar Indonesia Di Konser Lisa Live Is Smiling Always Asian Concert 2024

Lisa Sapa Penggemar Indonesia Di Konser Lisa Live Is Smiling Always Asian Concert 2024

Mungkin yang agak membingungkan adalah aturan tidak boleh memotret dan merekam dari handphone. Sebagai media agak sulit rasanya hal demikian dilakukan.

Untungnya sebelum satu lagu terpopulernya LiSA sendiri mengatakan boleh direkam. Dimulailah Gurenge, OST dari Kimetsu no Yaiba yang sudah diputar di Spotify sebanyak lebih dari 400 juta kali.

Saat encore, LiSA mengenakan kostum yang berbahan kain ulos batak. Mungkin kostum terbaiknya malam itu.

Lisa Sapa Penggemar Indonesia Di Konser Lisa Live Is Smiling Always Asian Concert 2024

Lisa Sapa Penggemar Indonesia Di Konser Lisa Live Is Smiling Always Asian Concert 2024

Setelah selesai, LiSA dan band berfoto dengan para penonton. Satu persatu anggota band pamit dan tinggallah LiSA sendiri di panggung.

LiSA bertanya pada penonton soal apakah mereka menikmati konser yang dijawab gemuruh afirmasi penonton. Dia berharap bisa kembali di panggung yang lebih besar lagi dan penonton pun memberikan yubikiri sebagai tanda janji mewujudkan keinginan tersebut.

“Terima kasih!” Ucap LiSA berkali-kali sampai ia meninggalkan panggung dengan senyum.

Ada 19 lagu yg dibawakan oleh LiSA dengan urutan sbb:
1. New Me
2. Crossing Field
3. Datte Atashi No Hero
4. Wild Candy
5. Confidence Driver
6. Peace Beat Beast
7. Doctor
8. Akeboshi
9. Unlasting
10. Homura
11. HELLO WORLD
12. Play The World
13. Yuke
14. Realize
15. Adamas
16. Rising Hope
17. Gurenge
18. Itsuka no Tegami
19. Catch The Moment

Foto: North Star Entertainment

Continue Reading

Music

LiSA Akan Debutkan Single Baru dalam Konser Solo di Jakarta

Published

on

By

www.gwigwi.com – Northstar Entertainment, promotor konser terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, akan menghadirkan penyanyi rock asal Jepang papan atas, LiSA, di Basketball Hall Senayan Jakarta pada 6 Juli 2024. Konser ini bertajuk ‘LiSA is Smile Always’ yang merupakan bagian dari tur Asia 2024 yang dinantikan banyak penggemar.

“Kami sangat excited bisa menghadirkan LiSA ke Jakarta untuk konser Jepang pertama kami,” kata Drina Munardy, Project Head dari Northstar Entertainment. “Penampilan dari musisi Jepang selalu dikenal dengan produksi yang luar biasa, dan kami yakin para penggemar akan mendapatkan pengalaman yang tidak terlupakan. Ini adalah langkah awal dari komitmen kami untuk membawa lebih banyak musisi Jepang yang menarik ke Indonesia.

Tiket untuk kategori Tribune sudah habis terjual, hal ini membuktikan popularitas LiSA yang besar di kalangan penggemar Indonesia. Namun, tiket kategori Festival (standing) masih tersedia untuk dibeli seharga IDR 1.550.000.

Pada konser kali ini, LiSA juga akan membawakan single terbarunya untuk pertama kali kepada penggemarnya di Indonesia. Hal ini merupakan sebuah momen istimewa bagi penggemar Indonesia yang telah lama menantikan rilis ini.

Northstar Entertainment memiliki rekam jejak yang sukses dalam menggelar konser internasional dan lokal, termasuk ‘Nadin Amizah – Konser Selamat Ulang Tahun’, ‘Raisa Live in Concert’, Maliq & D’Essentials Live in Concert, NIKI World Tour di Jakarta, dan Konser Emas 50 Tahun God Bless.

Untuk pembelian tiket dan informasi lebih lanjut, silakan kunjungi lisasia2024jakarta.com dan sosial media Northstar Entertainment.

Continue Reading

Music

Video Podcast Semakin Diminati Pendengar di Spotify

Published

on

By

Video Podcast Semakin Diminati Pendengar Di Spotify

www.gwigwi.com – Podcast tidak lagi hanya bisa didengarkan saja. Langkah Spotify untuk masuk ke video podcast menandai pergeseran transformatif dalam pengalaman mendengarkan podcast. Di Spotify, konsumsi podcast meningkat hingga 6 kali lipat dalam format video dibandingkan dengan format audio, semakin mengukuhkan bahwa melalui format video, pendengar disuguhkan pengalaman yang lebih kaya dan mendalam.

“Sejak format video podcast hadir di Indonesia dua tahun yang lalu, kami selalu membayangkannya dapat menyediakan ruang bagi para kreator dalam berekspresi dan mengeksplorasi berbagai cara baru untuk terhubung serta berinteraksi dengan para pendengar. Kami begitu bersemangat melihat bagaimana format ini terus berkembang dan mengubah kebiasan para pendengar dalam mengonsumsi konten podcast di Spotify,” ujar Carl Zuzarte, Head of Studios, Spotify Southeast Asia.

Melihat ekspresi dari kreator, respon yang diberikan narasumber, dan latar tempat podcast-nya direkam merupakan segelintir faktor yang membuat pendengar memilih untuk menyaksikan video podcast.

Interaktivitas video podcast dimanfaatkan oleh salah satu kreator di Spotify, Lentera Malam, untuk membangun interaksi dengan para pendengarnya. Di Indonesia – negara yang kaya akan cerita rakyat, takhayul, dan kepercayaan yang mengakar pada hal-hal gaib – podcast horor telah mendapatkan pendengar yang sangat antusias, terutama dengan format video. Selama setahun terakhir, telah terjadi peningkatan sebesar 24% dalam rata-rata streaming harian podcast bergenre Mitologi dan Horor di Spotify.

Video Podcast Semakin Diminati Pendengar Di Spotify

Video Podcast Semakin Diminati Pendengar Di Spotify

Para pendengar telah menjadi bagian penting dalam proses pembuatan episode Lentera Malam. Adhit dan Jamal melibatkan para pendengarnya untuk ikut berpartisipasi dalam pembuatan episode mendatang dengan memanfaatkan fitur di Spotify, salah satunya Polls.

“Kami selalu berupaya untuk menjaga otentisitas cerita dari setiap narasumber yang ada dengan membiarkan mereka menjadi penutur langsung atas pengalaman yang mereka alami. Hadirnya format video podcast di Spotify membuat kami bisa membawa pengalaman yang lebih riil, karena penonton bisa melihat ekspresi dan reaksi secara langsung, menghadirkan atmosfer mencekam yang bikin semakin merinding ketika mendengarkan cerita horor di Lentera Malam,” ujar Adhit dan Jamal dari Lentera Malam.

Adhit dan Jamal merupakan teman kuliah yang membuat podcast ini atas dasar kesamaan minat mereka terhadap kisah-kisah misteri dan horor. Berawal sejak empat tahun lalu, tepatnya pada 28 Mei 2020, Lentera Malam merekam episode pertamanya di sebuah gudang yang terbengkalai. Bukan tanpa alasan kenapa keduanya memilih untuk memulai podcast di Spotify. Sama-sama memiliki hobi naik motor, Adhit dan Jamal merasa format audio dan video merupakan format yang sesuai untuk menemani perjalanan mereka ketika awal membangun podcast Lentera Malam.

Keduanya menambahkan, meskipun kini episode podcast mereka hadir dalam bentuk video, kemudahan navigasi untuk berpindah antara format video dan audio di Spotify membantu para pendengar mereka untuk lebih leluasa menonton atau mendengarkan podcast untuk menemani aktivitas mereka.

Sejak mengunggah episode pertamanya pada 28 Mei 2020 lalu, jumlah streams Lentera Malam meningkat 15631% hingga saat ini. Konsistensi Adhit dan Jamal dalam berkarya telah sukses membangun basis pendengar yang begitu menantikan episode terbaru mereka setiap minggunya, bahkan hingga memboyong penghargaan sebagai Top Horror Podcast of the Year di Indonesia versi WRAPPED 2023. Tonton dan dengarkan lebih dari 500 episode podcast dari Lentera Malam di Spotify.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending