Tech & life
Sony Perkenalkan Float Run, Headphone Tanpa Tekanan Baru yang Dirancang Khusus untuk Pelari dan Atlet
GwiGwi.com – Sony memperkenalkan model headphone terbaru yang didesain khusus untuk para pelari. Float Run merupakan headphone off-ear terbaru Sony dengan gaya baru yang memposisikan speaker di dekat telinga, tetapi tanpa menyentuh salurannya, sehingga telinga tidak tertutup sepenuhnya, namun tetap memberikan pengalaman suara yang kaya. Float Run berfokus pada bentuk pelari, untuk pengalaman yang nyaman dan stabil tanpa harus mengorbankan kualitas suara. Float Run menawarkan fitur-fitur penting bagi pelari atau atlet, termasuk desain ringan dengan neckband fleksibel yang tidak akan terlepas saat bergerak, dan desain bebas tekanan yang tidak menempel di telinga, sehingga pelari tidak perlu lagi khawatir akan keringat atau gesekan yang mengganggu saat olahraga. Produk ini diterima dengan baik oleh crowdfunding, yang berujung pada peluncuran resminya.
Didesain untuk kenyamanan
Dengan desain off-ear spesial, pelari tidak perlu khawatir akan tekanan atau rasa tersumbat di telinga. Untuk kenyamanan yang lebih lama, Float Run terpasang dengan baik di telinga pemakainya, sehingga mereka dapat menikmati penggunaan lebih lama tanpa gangguan. Selain itu, Float Run memiliki berat hanya sekitar 33 gram, sehingga pelari dapat fokus pada lingkungan sekitar.
Pemakaian yang stabil dan aman
Dirancang agar stabil dan aman, Float Run tetap berada di tempatnya, bagaimanapun pelari bergerak. Diuji pada berbagai bentuk kepala dan gaya rambut, headphone ini akan tetap berada di telinga pelari, karena desain neckband yang fleksibel. Selain itu, Float Run juga diuji dengan aksesori termasuk topi dan kacamata hitam. Apa pun yang dikenakan, neckband yang stabil akan menjaganya tetap aman.
Suara Unik
Driver 16mm dan penyesuaian yang tepat dikombinasikan dengan gaya off-ear menawarkan suara yang lebih alami dan lebih luas sehingga tidak ada kompromi pada kualitas suara. Headphone Float Run memiliki desain tipe terbuka yang menghilangkan gema suara yang dihasilkan tubuh, seperti langkah kaki, mengunyah, atau napas yang berat, serta memungkinkan masuknya suara sekitar.
Suara Sekitar
Float Run didesain untuk mengisi bagian telinga pengguna, tetapi tidak menutupinya, sehingga pengguna tetap dapat mengetahui keadaan sekitar. Desain Float Run memungkinkan musik untuk secara alami bercampur dengan suara sekitar dan dibentuk oleh bentuk telinga pengguna. Headphone off-ear Float Run menjaga telinga tetap bebas dari gangguan, untuk mencapai performa terbaik dalam aktivitas apa pun yang dilakukan.
Fungsional dan ramah pengguna
Dengan peringkat tahan air IPX4[i], konsumen tidak perlu khawatir akan kerusakan akibat keringat atau kehujanan. Dengan daya tahan baterai yang lama dan waktu pemutaran hingga 10 jam saat terisi penuh, Float Run mendukung penggunaan pada lari jarak jauh. Jika sedang terburu-buru, pengisian daya cepat selama 10 menit akan menghasilkan satu jam waktu pemutaran[ii].
Dengan berbagai kontrol yang ada di dalamnya, pengguna dapat mengontrol pemutaran dan mengakses asisten suara smartphone mereka tanpa harus mengeluarkannya dari saku atau tas[iii]. Ketika selesai berlari dan saatnya untuk mulai bekerja, Float Run memiliki mikrofon internal berkualitas tinggi sehingga ideal untuk menunjang produktivitas. Daya Float Run dapat diisi dengan mudah menggunakan USB-C. Selain itu, headphone ini juga dilengkapi dengan pouch untuk menyimpan kabel pengisian daya yang tersedia dan headphone di dalam tempat yang sama, serta terlindungi.
Harga & Ketersediaan
Headphone Float Run Sony akan tersedia di Indonesia pada pertengahan bulan April 2023. Pembelian secara pre-order dapat dilakukan mulai tanggal 20 Maret hingga 5 April 2023, dan pelanggan akan mendapatkan Soft Flask Hydration Pack secara gratis untuk setiap pembelian Float Run selama masa pre-order. Float Run dijual dengan harga Rp1.999.000.
[i] Tidak termasuk unit driver. Jangan mencuci unit dengan cairan. Gunakan kain kering yang lembut untuk membersihkannya.
[ii] Performa sebenarnya bervariasi berdasarkan pengaturan, kondisi lingkungan, penyimpanan dan penggunaan.
[iii] Ketersediaan fungsi tergantung pada versi smartphone atau aplikasi.
Tech & life
Ekspansi Besar-besaran AI Personal Lenovo & Motorola Qira: Merambah ke Lebih Banyak Perangkat, Aplikasi, dan Pasar!
Tren kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) personal semakin menunjukkan tajinya di industri teknologi global. Mengambil momentum di panggung Lenovo Innovation World selama ajang IFA 2026, Lenovo dan Motorola secara resmi mengumumkan perluasan ekosistem Lenovo & Motorola Qira. Langkah strategis ini memperluas jangkauan AI personal mereka ke lebih banyak jajaran perangkat PC, wearable, integrasi aplikasi harian, hingga pasar internasional.
Pertama kali diperkenalkan pada ajang Tech World dan dilanjutkan dengan peluncuran awal di MWC awal tahun ini, Lenovo & Motorola Qira hadir sebagai solusi AI terpadu yang dapat bekerja dengan mulus lintas perangkat.

Ekspansi Besar Besaran Ai Personal Lenovo & Motorola Qira: Merambah Ke Lebih Banyak Perangkat, Aplikasi, Dan Pasar!
Satu AI Personal untuk Ekosistem Lintas Perangkat
Lenovo menyadari bahwa pengguna modern tidak lagi bergantung pada satu jenis perangkat saja. Aktivitas seperti mencatat ide di tablet, melanjutkan draf di PC, hingga memantau notifikasi di smartphone sering kali tersebar sepanjang hari.
Lenovo & Motorola Qira dirancang untuk menyatukan rangkuman notifikasi terprioritas dan pengetahuan lintas perangkat ke dalam satu antarmuka tunggal. Pengguna dapat melanjutkan aktivitas terakhir mereka secara efisien (Catch Me Up) tanpa perlu repot beralih antar aplikasi maupun perangkat.
Beberapa poin penting dari ekspansi ekosistem Qira meliputi:
-
Ekspansi PC 16GB: Dukungan Lenovo Qira kini diperluas ke PC Lenovo yang kompatibel dengan kapasitas memori 16GB. Ini membuka akses lebih luas bagi pengguna di luar konfigurasi berspesifikasi tinggi.
-
Perangkat Motorola & Android 17: Motorola Qira akan segera hadir pada lini smartphone Motorola tertentu (termasuk seri edge, signature, dan razr) yang menerima pembaruan sistem operasi Android 17.
-
Perangkat Wearable Pertama: moto watch ultra resmi menjadi perangkat wearable pertama yang terintegrasi dengan Motorola Qira. Pengguna cukup mengagkat pergelangan tangan atau mengucapkan “Hey Qira” untuk mengakses informasi lintas perangkat.
-
Dukungan Bahasa & Ketersediaan: Saat ini Qira telah hadir di lebih dari 80 konfigurasi PC serta berbagai tablet dan smartphone. Qira mendukung enam bahasa utama dan akan terus menambah cakupan bahasa hingga akhir tahun 2026.
Integrasi Aplikasi Produktivitas & Privasi Local-First
Guna mempercepat transisi dari sekadar bertanya menjadi tindakan nyata, Lenovo menjalin kolaborasi strategis dengan Workato. Integrasi ini memungkinkan Qira terhubung langsung dengan aplikasi esensial harian seperti Gmail, Google Calendar, Google Contacts, Slack, Outlook Mail, dan Outlook Calendar.
Selain itu, kerja sama dengan Notion dan perluasan integrasi bersama Perplexity memungkinkan pengguna mengakses moodboard, mengedit proyek dokumen, hingga melakukan riset visual mendalam secara seamless.
Di tengah kemampuan AI yang semakin canggih, privasi tetap menjadi fondasi utama. Lenovo & Motorola Qira mengusung arsitektur hibrida berprinsip local-first. Seluruh basis pengetahuan personal pengguna dienkripsi dan disimpan secara lokal di dalam perangkat. Jika pemrosesan cloud diperlukan, sistem hanya akan mengirimkan prompt dan konteks yang paling relevan melalui enkripsi tingkat tinggi.
“AI personal seharusnya bukan sekadar aplikasi lain yang menunggu perintah dari pengguna. AI personal seharusnya memahami hal-hal yang penting bagi Anda, mengikuti aktivitas Anda di berbagai perangkat, dan membantu mengkoordinasikan langkah selanjutnya,” ujar Dan Dery, Vice President of AI Ecosystem Lenovo.
Pengguna perangkat Lenovo yang kompatibel sudah dapat mengunduh Lenovo Qira melalui situs web resmi Lenovo, dan aplikasi ini juga akan tersedia secara langsung (preloaded) pada lini produk Lenovo mendatang.
Tech & life
Rayakan Dua Dekade Inovasi Gaming: ASUS ROG Resmi Hadirkan Lini Eksklusif ROG Edition 20 di Indonesia!
www.gwigwi.com –
Menandai tonggak sejarah dua dekade kehadirannya di industri perangkat keras gaming dunia, ASUS Republic of Gamers (ROG) secara resmi meluncurkan lini produk edisi terbatas bertajuk ROG Edition 20 di Indonesia. Peluncuran eksklusif ini digelar dalam acara ROG 20th Anniversary Exclusive Launch yang berlangsung di The Kensington Office Tower, Jakarta Utara.
Lini eksklusif ROG Edition 20 hadir bukan sekadar sebagai produk peringatan ulang tahun, melainkan sebagai bentuk dedikasi ROG dalam memadukan warisan sejarah dan visi teknologi masa depan. Bahasa desainnya mengombinasikan warna khas ROG Black yang melambangkan presisi, aksen merah ROG Red, elemen transparan Crystal Lens yang memperlihatkan keindahan komponen internal, serta detail mewah Radiant Gold yang menandai perjalanan 20 tahun ROG.
“Memasuki usia 20 tahun, ROG tetap memiliki visi yang sama untuk mendobrak batas inovasi bagi para gamer,” ungkap Marketing Manager ROG Indonesia, Open Platform Business Group (OPBG), Nicholas Kurniawan. Mengusung tagline “Innovate. Perform. Dominate”, koleksi terbatas ini menjadi terobosan ikonik bernilai tinggi bagi para kolektor dan antusias teknologi.
Ekosistem PC Build & Periferal Kelas Atas
Dalam acara peluncurannya, ROG memamerkan PC Build EATX berkonsep open-frame yang dibekali berbagai komponen mutakhir edisi khusus:
-
Motherboard: ROG Crosshair X870E Edition 20
-
Liquid Cooler: ROG Ryujin 360 Edition 20
-
Kartu Grafis: ROG Astral GeForce RTX™ 5090 Edition 20 (dilengkapi layar AMOLED interaktif)
-
Power Supply: ROG Thor Titanium III 3000W Edition 20
Untuk jajaran periferal gaming, ROG menghadirkan keyboard ROG Azoth Extreme Edition 20 dan mouse ROG Harpe II Extreme Edition 20, di mana kedua perangkat ini dihiasi nameplate eksklusif berlapis emas murni 24K. Pengalaman visual disempurnakan oleh monitor Tandem WOLED ROG Swift OLED PG27AQWP-G Edition 20 dengan dukungan layar dual-mode (QHD hingga 540Hz atau HD hingga 720Hz).

Rayakan Dua Dekade Inovasi Gaming: Asus Rog Resmi Hadirkan Lini Eksklusif Rog Edition 20 Di Indonesia!
Mini PC Ringkas & Jaringan Modern
Tak hanya PC desktop berukuran penuh, ROG juga memperkenalkan ROG NUC 16 Edition 20, sebuah mini PC premium berukuran ultra-kompak 3 liter yang ditenagai GPU hingga NVIDIA GeForce RTX™ 5090 laptop dan sistem pendingin QuietFlow yang senyap. Di sektor konektivitas jaringan, router ROG Rapture GT-BE98 Edition 20 hadir membawa teknologi WiFi 7 quad-band berkecepatan hingga 30Gbps dan dukungan Multi-Link Operation (MLO).
Informasi Harga & Ketersediaan di Indonesia
Rangkaian produk ROG Edition 20 telah tersedia di Indonesia secara eksklusif dalam jumlah yang sangat terbatas melalui pembelian paket bundling maupun standalone:
Paket Bundling:
-
Powered by ASUS PC Bundle: Mulai dari Rp279.999.000
-
ROG NUC Package: Rp170.999.000
Produk Standalone:
-
ROG Swift OLED PG27AQWP-G Edition 20: Rp26.999.000
-
ROG Rapture GT-BE98 Edition 20: Rp16.369.000
-
ROG Destrier Gaming Chair Edition 20: Rp15.799.000
-
ROG Azoth Extreme Keyboard Edition 20: Rp12.599.000
-
ROG Harpe II Extreme Gaming Mouse Edition 20: Rp5.699.000
-
ROG Keycap Mystery Box Edition 20: Rp2.999.000
-
ROG Scabbard II XXL Mousepad Edition 20: Rp1.199.000
Seluruh jajaran produk edisi terbatas ini dapat dipesan melalui kanal offline maupun online dealer resmi ASUS atau melalui laman resmi id.rog.gg/20thAnniversary.
Tech & life
ASUS Resmi Hadirkan ProArt Display OLED PA27USD dan PA32USD untuk Kreator Profesional
www.gwigwi.com – ASUS resmi mengumumkan kehadiran monitor profesional terbaru mereka, ProArt Display OLED PA27USD dan ProArt Display OLED PA32USD. Kedua monitor QD-OLED 4K ini dirancang khusus untuk kreator konten profesional dengan menghadirkan refresh rate 240Hz, kecerahan puncak hingga 1000 nits, serta dukungan konektivitas 12G-SDI.
Monitor ProArt terbaru tersebut sudah tersedia mulai Mei 2026. Bahkan, model PA27USD berhasil meraih penghargaan CES 2026 Innovation Award dan Red Dot Product Design Awards berkat inovasi dan desain premium yang diusungnya.
Panel QD-OLED 4K dengan Refresh Rate 240Hz
ProArt Display OLED PA27USD hadir dengan ukuran 26,5 inci, sementara PA32USD mengusung panel 31,5 inci. Keduanya menggunakan panel QD-OLED 4K yang mampu menghasilkan kecerahan puncak hingga 1000 nits untuk menampilkan kontras tajam antara area terang dan gelap.
Selain itu, refresh rate 240Hz dan dukungan Variable Refresh Rate (VRR) membuat monitor ini mampu menghadirkan tampilan visual yang sangat mulus, baik untuk rendering maupun pengecekan kualitas konten dalam satu layar. Dukungan HDMI 2.1 dengan output 4K@240Hz juga memastikan visual tetap detail dan responsif.
Akurasi Warna Profesional untuk Editing dan Pasca Produksi
Kedua monitor ProArt ini menawarkan cakupan warna DCI-P3 99%, sRGB 100%, serta kedalaman warna true 10-bit yang mampu menampilkan lebih dari 1,07 miliar warna. Hal tersebut membuat PA27USD dan PA32USD sangat ideal untuk kebutuhan editing video, color grading, hingga workflow pasca produksi profesional.
ASUS juga memastikan akurasi warna tingkat tinggi melalui proses kalibrasi pabrik dengan nilai Delta E < 1. Teknologi grayscale tracking canggih turut digunakan untuk menjaga konsistensi warna dan gradasi agar tetap presisi.

Asus Resmi Hadirkan Proart Display Oled Pa27usd Dan Pa32usd Untuk Kreator Profesional
Dibekali Colorimeter dan Dukungan HDR Lengkap
Salah satu fitur unggulan monitor ini adalah hadirnya motorized flip colorimeter bawaan yang memungkinkan proses kalibrasi otomatis tanpa memerlukan software tambahan. Pengguna bahkan dapat menjadwalkan proses kalibrasi secara berkala melalui menu OSD.
Di sisi lain, ASUS juga menyematkan teknologi Smart HDR yang mendukung berbagai format HDR populer seperti Dolby Vision, HDR10, dan Hybrid Log-Gamma (HLG). Dukungan tersebut membuat monitor cocok untuk kebutuhan produksi video modern maupun konten streaming HDR.
Konektivitas Lengkap dengan Dukungan 12G-SDI
Untuk menunjang workflow profesional, ProArt Display OLED PA27USD dan PA32USD hadir dengan konektivitas yang sangat lengkap. Kedua monitor dibekali dual Thunderbolt 4, HDMI 2.1, DisplayPort 2.1, serta USB hub bawaan.
Monitor PA27USD memiliki satu port 12G-SDI, sedangkan PA32USD dibekali dua port 12G-SDI untuk mendukung transmisi video 4K@60Hz tanpa kompresi. Fitur ini sangat penting bagi kebutuhan color grading profesional, VFX, hingga integrasi capture card di studio produksi.
Selain itu, salah satu port Thunderbolt 4 mendukung Power Delivery hingga 96W sehingga laptop dapat tetap terisi daya hanya menggunakan satu kabel.
ASUS OLED Care Pro untuk Mencegah Burn-In
ASUS juga menghadirkan teknologi ASUS OLED Care Pro untuk melindungi panel OLED dari risiko burn-in. Teknologi ini mencakup berbagai fitur seperti Pixel Shift, Screen Saver, hingga Proximity Sensor yang dapat otomatis meredupkan layar saat tidak ada pengguna di depan monitor.
Harga dan Ketersediaan
ProArt Display OLED PA27USD tersedia mulai Mei 2026 dengan harga US$2199, sementara versi ProArt Display OLED PA27USD Panaro MAX Rugged Case Edition dijual seharga US$2599. Adapun ProArt Display OLED PA32USD dijadwalkan hadir pada Juni 2026 dengan harga US$2699.
Informasi lebih lanjut mengenai produk ini dapat dilihat melalui situs resmi ASUS ProArt.
-
News4 weeks agoSophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier
-
News3 weeks agoGabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve
-
News3 weeks agoKreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis
-
Smartphone4 weeks agoBebas Drama Pas Mabar! Ini Rahasia Gaming Seru Bebas Suntuk Bareng POCO C81 Pro
-
TV & Movies3 weeks agoREVIEW FILM VERITY, MENGUNGKAP SISI GELAP PENULIS TERSOHOR
-
TV & Movies4 weeks agoJangan Tertipu Image Couple Goals! iQIYI Original ‘Dalam Suka dan Dusta’ Ungkap Sisi Gelap di Balik Pernikahan Selebriti
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Forgotten Island, Animasi DreamWorks Berlatar Mitologi Filipina
-
Smartphone3 weeks agoPOCO F9 Series Siap Meluncur di Indonesia 5 Oktober, Tegaskan Posisi sebagai The True Flagship






