News
Sony Luncurkan Koleksi Terbaru WH-1000XM4, Noise Cancelling Headphone Nirkabel Terdepan di Industri
- Suara superior dengan teknologi Noise Cancellation terdepan dalam industri
- Nikmati lebih sedikit kebisingan dan kualitas suara yang lebih jernih dengan teknologi smart listening yang dapat secara otomatis mempersonalisasi pengalaman Anda
- Praktis, nyaman, dan bergaya dengan daya tahan baterai hingga 30 jam
GwiGwi.com – Hari ini Sony meluncurkan WH-1000XM4, generasi keempat headphone wireless noise cancelling over-ear dari koleksi Sony 1000X yang memenangkan penghargaan. Headphone terbaru ini menawarkan seluruh spesifikasi teknologi favorit dari Headphone WH-1000XM3 yang populer. Dilengkapi dengan tambahan berbagai fitur pintar yang memungkinkan pengguna untuk mempersonalisasi dan mengontrol musik, meningkatkan noise cancellation, dan menyelaraskan suara sekitar secara otomatis sesuai dengan keinginan pengguna untuk mendapatkan pengalaman mendengarkan musik yang superior.
Kazuteru Makiyama, President Director PT Sony Indonesia mengungkapkan, “Di tahun 2020 ini, saya dengan bangga mempersembahkan generasi keempat dari seri 1000X, yaitu WH-1000XM4, Intelligent Headphone dengan noise cancelling terbaik di kelasnya. Seri terbaru 1000X adalah headphone pintar yang mampu menyesuaikan musik, meredam kebisingan, dan mengatur Mode Ambient Sound, sesuai selera Anda. Saya yakin siapapun akan menyukai headphone terpintar di dunia ini dan kami sangat senang konsumen di Indonesia bisa segera mencobanya.”
Keheningan dan Suara Superior
Headphone WH-1000XM4 menghadirkan performa noise cancelling terbaik dari Sony, mengurangi frekuensi suara tinggi dan menengah, baik pada saat dalam penerbangan jarak jauh, maupun saat sedang bersantai di café. Dengan dua mikrofon di setiap earcup yang digunakan dalam mode noise cancelling, teknologi Dual Noise Sensor di headphone ini dapat menangkap suara sekitar dan meneruskan data pada HD Noise Cancelling Processor QN1 yang terpercaya. Lalu, teknologi BLUETOOTH® Audio SoC (System on Chip) terbaru yang tertanam di dalamnya dapat merasakan dan menyesuaikan musik yang sedang diputar serta kebisingan lebih dari 700 kali per detik. Dengan menggunakan algoritme baru, HD Noise Cancelling Processor QN1 menerapkan pemrosesan noise cancelling secara real time. Hal ini memungkinkan para pengguna untuk lebih fokus dengan musik yang disukai dan mengabaikan keriuhan dunia luar.
Headphone terbaru ini memanfaatkan teknologi Edge-AI, sehingga DSEE ExtremeTM dapat bekerja lebih akurat dalam membangun kembali audio yang hilang pada saat kompresi digital untuk menghasilkan pengalaman fidelitas penuh. Teknologi Edge-AI mampu menganalisis musik secara real time dan mengenal instrumen, genre musik, dan elemen individu dalam setiap lagu untuk mengembalikan suara rentang tinggi yang hilang saat kompresi untuk pengalaman mendengarkan musik yang lebih kaya dan lengkap. Dalam mengembangkan sistem AI ini, Sony telah bekerja sama dengan Sony Music Studios Tokyo untuk mengumpulkan data seputar musik guna mendapatkan wawasan lebih jauh mengenai seberapa spesifik sinyal musik dapat tersusun.
Dilengkapi dengan 360 Reality Audio, Headphone WH-1000XM4 memungkinkan pengguna untuk menikmati pengalaman audio baru yang begitu nyata saat dikombinasikan dengan smartphone Android™/iPhone yang telah memiliki aplikasi layanan streaming. Teknologi ini dapat membawa pengguna hanyut dalam lantunan musik yang begitu nyata, seperti sedang menonton aksi panggung penyanyi favoritnya secara langsung. Lebih dari itu, pengguna juga dapat menyesuaikan musiknya sesuai preferensi masing-masing secara optimal saat menggunakan Headphone WH-1000XM4 dan aplikasi “Sony | Headphones Connect”.
Pengalaman Mendengarkan Musik yang Lebih Pintar dan Tak Tertandingi
Teknologi Adaptive Sound Control yang terdapat pada WH-1000XM4 merupakan fungsi pintar yang dapat mendeteksi lokasi dan kegiatan pengguna lalu menyesuaikan pengaturan suara sekitar untuk pengalaman mendengarkan musik yang ideal. Seiring berjalannya waktu, teknologi Adaptive Sound Control belajar mengenali lokasi yang kerap dikunjungi oleh penggunanya, seperti tempat kerja, gym, atau café favorit dan menyesuaikan suara agar sesuai dengan situasi. Jadi, ketika sedang bepergian, pengguna dapat menikmati perjalanan tanpa kebisingan latar belakang yang dapat mengganggu lagu favoritnya. Selain itu, misalnya, pada saat sedang berjalan, pengguna dapat mengetahui segala sesuatu yang terjadi di sekitarnya sambil menikmati musik. Lebih lagi, pengguna dapat mengatur lokasi yang sering dikunjungi dan pengaturan yang diinginkan melalui aplikasi “Sony | Headphones Connect” serta pengaturan suara sekitar akan diperbarui secara otomatis pada saat pengguna sedang berpindah di antara lingkungan yang berbeda.
Kenyamanan Setiap Hari
WH-1000XM4 menghadirkan fitur terbaru, yaitu ‘Speak-to-Chat’, fitur inovatif yang memungkinkan pengguna untuk melakukan percakapan singkat tanpa melepas headphone. Saat pengguna berbicara, headphone ini akan mengenali suara lalu secara otomatis akan menghentikan musik dan membiarkan suara sekitar untuk masuk, sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan orang lain walau masih mengenakan headphone. Musik akan mulai kembali secara otomatis dalam waktu 30 detik setelah pengguna terakhir kali berbicara. Selain itu, dengan mode ‘Quick Attention’ yang terdapat pada WH-1000XM4, pengguna dapat mendengarkan pengumuman atau mengatakan sesuatu secara singkat hanya dengan meletakkan tangan kanan di atas earcup untuk segera menurunkan volume dan membiarkan suara sekitar untuk masuk.
Headphone WH-1000XM4 kini dilengkapi dengan teknologi yang dapat mendeteksi saat headphone sedang dipakai dan menyesuaikan pemutaran musik untuk membantu menghemat daya tahan baterai. Dengan menggunakan sensor jarak dan dua sensor akselerasi, headphone ini dapat secara otomatis menghentikan musik pada saat pengguna melepaskan headphone dan memulai kembali pada saat dikenakan, memberikan pengalaman mendengarkan musik yang lebih mudah.
WH-1000XM4 memiliki teknologi Precise Voice Pickup terbaru. Teknologi ini mengontrol lima mikrofon yang terdapat pada headphone secara optimal dan dapat melakukan pemrosesan sinyal audio guna menangkap suara dengan jelas dan tepat saat melakukan panggilan bebas genggam dan memaksimalkan fitur Speak-to-Chat.
Mengedepankan Desain Terbaik
WH-1000XM4 menggabungkan tampilan gaya canggih dengan kenyamanan luar biasa serta desain yang ringan. Didesain untuk pengguna yang kerap bepergian, earpads lembut dan bebas tekanan yang digunakan pada headphone ini dapat mendistribusikan tekanan secara merata serta meningkatkan bentuk earpad agar tetap pas dan stabil.
Untuk mendapatkan kenyamanan yang totalitas, WH-1000XM4 dapat dipasangkan dengan dua perangkat BLUETOOTH® secara bersamaan. Saat mendapat panggilan masuk, headphone ini akan mengetahui perangkat mana yang berdering dan dengan otomatis terhubung pada perangkat yang tepat. Pengguna juga dapat mengalihkan headphone secara cepat dan mulus pada salah satu dari dua perangkat hanya dengan satu sentuhan tombol.
WH-1000XM4 memiliki kemampuan NFC dan BLUETOOTH®, serta memiliki daya tahan baterai hingga 30 jam. Selain itu, headphone ini memiliki fungsi pengisian daya cepat yang dapat memberikan pemutaran musik secara nirkabel hingga 5 jam dengan pengisian daya 10 menit.
Headphone WH-1000XM4 juga mendukung fitur Fast Pair terbaru dari Google yang dapat memudahkan pengguna menemukan Headphone WH-1000XM4 di tempat terakhir headphone tersebut ditinggalkan dengan mengeluarkan bunyi yang khas.
Model terbaru mencakup kontrol panel sentuh yang sama seperti para pendahulunya dan telah dioptimalkan untuk Google Assistant dan Amazon Alexa agar para pengguna dapat mengatur harinya dengan bantuan asisten suara favoritnya.
Noise Cancelling Headphone nirkabel WH-1000XM4 tersedia dalam warna hitam dan platinum silver, akan segera hadir di Indonesia dengan harga Rp4.999.000. “Di hari yang sama dengan peluncuran WH-1000XM4 di Indonesia, kami sekaligus membuka pre-order untuk konsumen. Pre-order dibuka mulai dari tanggal 14 – 23 Agustus 2020 di seluruh dealer resmi Sony Indonesia dan toko resmi online. Yang tak kalah menarik, untuk setiap pembelian Headphone WH-1000XM4 dalam masa pre-order, konsumen dapat menikmati promo bundling secara gratis dengan speaker Bluetooth Sony, SRS-XB01 selama persediaan masih ada,” pungkas Ali Ichsan, Head of Video & Sound Product Marketing Sony Indonesia.
News
PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll
Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.
Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.
Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.
Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game
Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.
Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.
Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.
Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.
Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll
Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.
Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.
Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.
Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.
Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation
Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.
Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.
Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.
Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.
News
PlatinumGames Beri Sinyal Bayonetta Masih Punya Masa Depan
Masa depan Bayonetta tampaknya masih terbuka lebar. PlatinumGames memberikan sinyal bahwa mereka masih memiliki rencana untuk terus mengembangkan karakter ikonik tersebut sekaligus memperluas dunia yang menjadi latar seri Bayonetta.
Dalam wawancara bersama Famitsu, Presiden PlatinumGames Atsushi Inaba belum mengungkap proyek baru secara spesifik. Namun, ketika ditanya mengenai masa depan franchise tersebut, Inaba menyampaikan bahwa studio masih memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan Bayonetta dan dunianya.
Pernyataan tersebut tentu menarik perhatian mengingat seri ini belum mendapatkan game utama baru dalam beberapa waktu terakhir. Judul terbaru yang dirilis adalah spin-off Bayonetta Origins: Cereza and the Lost Demon pada 2023.
Banyak Developer Penting Telah Meninggalkan PlatinumGames
Kondisi internal PlatinumGames memang mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah developer senior yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan seri Bayonetta telah meninggalkan studio.
Salah satu nama terbesar adalah Hideki Kamiya, kreator Bayonetta sekaligus salah satu pendiri PlatinumGames. Kamiya meninggalkan perusahaan pada 2023 dan kemudian mendirikan studio baru bernama Clovers, yang kini mengembangkan Okami 2.
Selain Kamiya, sejumlah developer lain seperti Abebe Tinari, Yusuke Miyata, Takahisa Taura, Kenji Saito, Masaki Yamanaka, serta Yusuke Hashimoto juga telah meninggalkan PlatinumGames. Hashimoto sendiri kemudian kembali bergabung dengan Capcom dan terlibat dalam proyek Onimusha.
Menariknya, Clovers juga memiliki sejumlah mantan developer yang sebelumnya bekerja dalam pengembangan Bayonetta 3. Kondisi tersebut membuat masa depan seri ini semakin menarik untuk diperhatikan.
Bayonetta Punya Hubungan dengan SEGA dan Nintendo
Selain perubahan internal, Bayonetta juga memiliki situasi kepemilikan IP yang cukup unik. Franchise tersebut berkaitan dengan SEGA dan Nintendo, sementara Nintendo menjadi pihak yang menerbitkan Bayonetta 2 dan Bayonetta 3 secara eksklusif di platformnya.
Komentar Inaba mengenai masa depan Bayonetta disampaikan dalam wawancara bersama Hyung-tae Kim, CEO Shift Up, dalam rangka mempromosikan kolaborasi Bayonetta dengan Stellar Blade untuk Nintendo Switch 2.
Inaba juga menyebut Switch 2 sebagai platform yang memiliki potensi besar. Meskipun PlatinumGames belum memiliki game original sendiri untuk konsol tersebut, pernyataan ini kembali membuka kemungkinan menarik mengenai proyek mereka di masa depan.
Dalam beberapa tahun terakhir, PlatinumGames juga semakin banyak mengerjakan proyek bersama perusahaan lain, termasuk keterlibatan dalam Ninja Gaiden 4, Final Fantasy XVI, eFootball, dan Metal Gear Solid Delta: Snake Eater. Studio tersebut kini juga mengembangkan game Teenage Mutant Ninja Turtles bersama Paramount.
Sementara itu, Inaba sebelumnya menyatakan keinginan PlatinumGames untuk berkembang dari sekadar studio pengembang menjadi perusahaan yang mampu membuat, memasarkan, berkomunikasi, hingga menerbitkan game sendiri.
Untuk saat ini memang belum ada pengumuman mengenai Bayonetta 4 atau proyek Bayonetta baru lainnya. Namun, pernyataan terbaru Inaba menunjukkan bahwa PlatinumGames masih melihat potensi untuk melanjutkan perjalanan sang Umbra Witch di masa mendatang.
News
RyzaChat AI Bakal Batasi Input Pemain Mulai Oktober, Spiral AI Perketat Moderasi
Spiral AI mengumumkan bahwa RyzaChat AI, game chatbot RPG yang menghadirkan karakter Ryza dari seri Atelier Ryza, akan mendapatkan pembatasan input pemain melalui pembaruan model AI pada Oktober 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah pengembang menemukan adanya kekhawatiran terkait penyalahgunaan sistem AI oleh sebagian pengguna. Spiral AI menilai beberapa bentuk interaksi berpotensi merusak citra karakter Ryza maupun franchise Atelier secara keseluruhan.
Pengembang menegaskan bahwa RyzaChat AI tidak seharusnya digunakan untuk membuat karakter dari sumber aslinya mengeluarkan pernyataan yang tidak sesuai dengan kepribadiannya. Hal ini mencakup upaya membuat Ryza membahas konten yang melanggar norma atau ketertiban umum, hingga membuat screenshot palsu yang seolah-olah memperlihatkan karakter mengatakan atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi di dalam game.
Sistem Moderasi RyzaChat AI Masih Bisa Ditembus

Sebelumnya, RyzaChat AI telah menggunakan sistem moderasi hingga tiga lapis. Input pemain terlebih dahulu diperiksa oleh Game Master AI, yang bertugas menyaring kata atau instruksi bermasalah sebelum diteruskan kepada Character AI.
Ryza juga dirancang untuk menghindari pembicaraan yang terlalu jauh dari karakter maupun dunia Atelier Ryza. Apabila respons yang dihasilkan masih mengandung ekspresi yang dianggap tidak pantas, sistem akan menghapus respons tersebut. Konten yang telah ditolak juga tidak disimpan ke dalam memory AI.
Namun, sistem tersebut ternyata belum sepenuhnya mampu mencegah berbagai upaya manipulasi. Sejumlah pengguna disebut berhasil melewati filter menggunakan prompt injection dan teknik serupa.
Karena itu, Spiral AI kini memilih pendekatan yang lebih ketat dengan membatasi jenis input yang dapat dikirim pemain kepada Ryza. Pengembang juga tengah mempertimbangkan aturan tambahan, termasuk kemungkinan menerapkan batas jumlah karakter dalam input, sambil terus memantau pola penggunaan sistem.
Spiral AI Mulai Tindak Screenshot Palsu
Tidak hanya membatasi percakapan, Spiral AI juga mulai mengambil tindakan terhadap screenshot palsu atau hasil editan yang membuat RyzaChat AI terlihat menghasilkan respons yang sebenarnya tidak pernah muncul dalam game.
Developer menyebut mereka telah mulai mengirimkan permintaan takedown serta laporan kepada sejumlah platform online yang menjadi tempat beredarnya konten tersebut.
Langkah ini juga berpotensi diterapkan pada SophieChat: AI, proyek chatbot lain dari Spiral AI yang menghadirkan karakter Sophie Neuenmuller dari Atelier Sophie.
Saat ini, RyzaChat AI tersedia di iOS dan Android serta sudah mendukung Bahasa Indonesia. Dengan demikian, pengguna Indonesia tetap dapat berinteraksi dengan Ryza menggunakan bahasa lokal. Namun setelah pembaruan Oktober diterapkan, ruang bagi pemain untuk mencoba mengeksploitasi respons AI diperkirakan akan menjadi jauh lebih terbatas.
-
News4 weeks agoSophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier
-
News3 weeks agoGabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve
-
News3 weeks agoKreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis
-
Smartphone4 weeks agoBebas Drama Pas Mabar! Ini Rahasia Gaming Seru Bebas Suntuk Bareng POCO C81 Pro
-
TV & Movies3 weeks agoREVIEW FILM VERITY, MENGUNGKAP SISI GELAP PENULIS TERSOHOR
-
TV & Movies4 weeks agoJangan Tertipu Image Couple Goals! iQIYI Original ‘Dalam Suka dan Dusta’ Ungkap Sisi Gelap di Balik Pernikahan Selebriti
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Forgotten Island, Animasi DreamWorks Berlatar Mitologi Filipina
-
Smartphone3 weeks agoPOCO F9 Series Siap Meluncur di Indonesia 5 Oktober, Tegaskan Posisi sebagai The True Flagship







