News
Masih Layak kah Xiaomi Mi A1 Dibeli Di Tahun 2018?
GwiGwi.com – Xiaomi baru saja merilis penerus dari Xiaomi Mi A1, yaitu Xiaomi Mi A2 dan Mi A2 Lite. Dengan spesifikasi yang ditingkatkan pada seri Mi A2, apakah Mi A1 masih layak dibeli dibandingkan sang adik? Atau malah seharusnya kita malah membeli Mi A1 dibandingkan Mi A2 dan Mi A2 Lite? Yuk simak ulasan berikut.
Mi A1 memiliki spesifikasi kelas menengah yang cukup mumpuni pada eranya, bahkan sesungguhnya Xiaomi belum begitu jauh melangkah pada tahun 2018 ini. Salah satunyaa adalah penggunaan Qualcomm Snapdragon 625 yang menjadi otak utama dari perangkat ini. Xiaomi berdalih (pada masa itu bahkan hingga sekarang), bahwa Snapdragon 625 atau yang dikenal juga sebagai SD625, adalah prosesor yang sangat powerful dan masih sanggup melibas sekian banyak aplikasi yang telah beredar di Play Store. Hal ini terbukti melalui dikeluarkannya Mi A2 Lite yang masih memiliki spesifikasi serupa, namun dengan sedikit perubahan. Selain prosesor, Mi A1 dirilis dengan 2 versi, yaitu versi 4/64GB yang pertama kali dikeluarkan, serta 3/32GB yang menyusul beberapa waktu setelah Mi A1 dirilis. Hal ini lebih dari cukup untuk perangkat yang ditargetkan untuk kelas menengah keatas.
Salah satu yang menarik perhatian saya sebagai pengguna smartphone yang cukup rajin bolak balik, sebenarnya ada di perihal expandable storage atau lebih dikenal sebagai memori eksternal. Mi A2 tidak menyebutkan keberadaan slot microSD saat peluncuran, dan ternyata memang tidak disediakan. Hal ini membuat saya bertanya-tanya, “berarti lebih lengkap Mi A1 dong?” karena Mi A2 memiliki fitur yang sempat membuat saya tidak sukai dari merk Samsung dan beralih ke Xiaomi, yaitu hilangnya slot microSD dari keberadaan semestinya. Mi A1 memiliki slot microSD dengan memanfaatkan slot hybrid pada tempat simcard ke-2.
Lalu, ada lagi yang hilang dari Mi A2 tapi hadir di Mi A1? Untuk Mi A2, hilangnya earphone jack, jack 3.5, atau colokan earphone, menandakan bahwa sepertinya Xiaomi mulai mengejar langkah Apple dan melenyapkan lubang kecil favorit audiophile. Sedangkan untuk Mi A2 Lite, salah satu tambahan yang disayangkan adalah pemilihan Xiaomi untuk tetap menggunakan micro-usb dibandingkan USB Type-C yang menjadi trend (dan masih cuman dimiliki) oleh Mi A1.
Jadi kesimpulannya, apakah Xiaomi Mi A1 masih layak dibeli di 2018?
Dengan potongan harga yang mulai terlihat, beserta bundling yang disediakan oleh Xiaomi bersama dengan earphone atau powerbank dari merk yang sama, Mi A1 bisa menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan Mi A2 untuk kalian yang ingin merasakan Android murni, tanpa harus merogoh kocek yang dalam. Itu-pun berarti kalian harus siap untuk meninggalkan kesempatan merasakan layar kekinian yaitu dengan rasio yang lebih panjang (mulai dari 18:9). Namun, jika kalian tidak terlalu memikirkan soal rasio layar, Xiaomi Mi A1 dengan prosesor SD 625, dan Memori Internal 4/64GB, bisa menjadi pilihan smartphone Android One terbaik selain kompetitornya yang ada di Indonesia seperti Asus dan juga Nokia.