Berita Anime & Manga
Delta to Gamma no Rigakubu Note Bakal Diadaptasi Menjadi Anime
Cerita misteri dengan pendekatan ilmiah akan mendapatkan tempat baru di dunia anime. Delta to Gamma no Rigakubu Note, light novel karya Takuma Sakai, dipastikan akan hadir sebagai serial anime.
Informasi tersebut diumumkan dalam Dengeki Bunko Autumn Festival Online 2026 pada 3 Oktober 2026. Untuk sementara, pihak terkait belum mengungkap banyak informasi mengenai proyek ini, termasuk studio yang mengerjakannya maupun jadwal penayangan.
Ilustrasi Perayaan Ikut Dibagikan
Setelah pengumuman adaptasi anime, Asagi Tosaka selaku ilustrator novel membagikan sebuah ilustrasi khusus melalui akun X miliknya. Gambar tersebut dibuat untuk memperingati dimulainya proyek anime Delta to Gamma no Rigakubu Note.
Sementara itu, Lap Tsutsumi, kreator manga adaptasinya, juga ikut merayakan pengumuman dengan membagikan ilustrasi versinya sendiri.
Video pengumuman yang diperlihatkan dalam acara tersebut turut menghadirkan suara Kanna Nakamura sebagai Rio Iwama. Acara Dengeki Bunko tersebut juga masih tersedia melalui ABEMA bagi penonton yang ingin menyaksikan kembali siaran resminya.
Ketika Klub Sains Menghadapi Kasus Aneh
Berbeda dari cerita misteri yang mengandalkan penyelidikan konvensional, seri ini menjadikan ilmu pengetahuan sebagai kunci untuk memecahkan berbagai kejadian aneh.
Tokoh-tokohnya merupakan anggota Klub Sains SMA Tsunagai. Kehidupan sekolah mereka tidak selalu berjalan biasa karena berbagai kejadian misterius terus bermunculan dan membuat mereka penasaran.
Kasus yang harus mereka pecahkan pun tidak selalu terdengar serius. Hilangnya seekor hamster, aktivitas klub yang terasa janggal, sampai keberadaan pohon-pohon raksasa menjadi bagian dari misteri yang mereka telusuri.
Konsep tersebut membuat Delta to Gamma no Rigakubu Note memadukan unsur slice of life, misteri, kehidupan sekolah, dan sains dalam satu cerita.
Light Novel Terbit Sejak 2024
Novel Delta to Gamma no Rigakubu Note pertama kali diterbitkan oleh Dengeki Bunko pada November 2024. Seri ini juga memiliki judul internasional The Science Notes by Delta and Gamma.
Adaptasi manga yang digarap Lap Tsutsumi kemudian mulai diserialisasikan pada April 2026 melalui Comic Dengeki Daioh ‘g’.
Untuk saat ini, proyek anime tersebut masih belum memiliki tanggal tayang. Studio produksi, staf utama, serta sebagian besar jajaran pengisi suara juga belum diumumkan. Informasi selanjutnya kemungkinan akan diberikan setelah proyek memasuki tahap produksi yang lebih jauh.
Berita Anime & Manga
Because I the True Saint Was Banished Tayang Januari 2027
Anime fantasi Because I, the True Saint, Was Banished, That Country Is Done For! atau Shin no Seijo de Aru Watashi wa Tsuihou saremashita. Dakara Kono Kuni wa Mou Owari desu, akhirnya mendapatkan kepastian jadwal tayang. Adaptasi dari seri tersebut dijadwalkan mulai mengudara pada Januari 2027.
Pengumuman ini sekaligus dibarengi dengan perilisan teaser PV terbaru yang memperlihatkan karakter utama serta sejumlah informasi mengenai produksi anime. Proyek tersebut dikerjakan oleh TSUMUGI AKITA ANIMATION LAB, dengan Tsukasa Sakurai dipercaya sebagai sutradara.
Eliane dan Nigel Jadi Fokus Teaser Terbaru
Teaser PV memperkenalkan dua karakter yang akan memiliki peran penting dalam perjalanan cerita, yaitu Eliane dan Nigel.
Masumi Tazawa akan mengisi suara Eliane, seorang saint yang harus meninggalkan kerajaan setelah pertunangannya dengan sang putra mahkota berakhir. Sementara itu, Taku Yashiro dipercaya sebagai pengisi suara Nigel, sosok yang kemudian hadir dalam kehidupan Eliane setelah ia meninggalkan masa lalunya.
Pertemuan keduanya menjadi awal dari babak baru kehidupan Eliane. Setelah melewati hubungan yang penuh masalah, ia perlahan menemukan sosok yang memperlakukannya dengan jauh lebih tulus.
Tim Produksi Anime
Selain Tsukasa Sakurai sebagai sutradara, jajaran staf anime ini turut diisi oleh Naoki Tozuka sebagai penata komposisi seri.
Untuk desain karakter, posisi tersebut dipercayakan kepada Naru Nishikori. Sementara seluruh pengerjaan animasinya ditangani langsung oleh TSUMUGI AKITA ANIMATION LAB.
Dengan susunan tersebut, anime ini akan membawa kisah fantasi Eliane ke layar kaca mulai awal 2027.
Dibuang Tunangan, Eliane Justru Menemukan Kebebasan
Cerita mengikuti Eliane, seorang saint yang hidupnya berubah setelah Claude, sang putra mahkota, tiba-tiba mengakhiri pertunangan mereka.
Keputusan Claude ternyata berkaitan dengan perasaannya terhadap perempuan lain bernama Leticia. Eliane kemudian tidak hanya kehilangan statusnya sebagai calon pasangan sang pangeran, tetapi juga diperintahkan meninggalkan kerajaan.
Namun, situasi tersebut justru terasa seperti sebuah pembebasan bagi Eliane. Selama menjalin hubungan dengan Claude, ia telah berulang kali menghadapi perlakuan buruk dan perselingkuhan.
Setelah pergi ke kerajaan tetangga, Eliane mencoba membangun kehidupan baru. Di tempat tersebut, ia bertemu dengan Nigel, pria yang memiliki sifat jauh berbeda dari Claude.
Kodansha USA menggambarkan cerita ini sebagai fantasi dengan nuansa hangat. Eliane bukan hanya memiliki kemampuan sebagai saint, tetapi juga digambarkan sebagai sosok yang mampu membuat kue sekaligus menghadapi iblis.
Diadaptasi dari Web Novel
Karya ini memiliki judul Jepang Shin no Seijo de Aru Watashi wa Tsuihō Saremashita. Dakara Kono Kuni wa Mō Owari Desu. Ceritanya pertama kali muncul sebagai web novel karya Shikiso Utsuzawa di platform Shōsetsuka ni Narō pada Juni 2020.
Popularitasnya kemudian membawa seri tersebut ke ranah penerbitan. Kodansha mulai menerbitkannya sebagai light novel melalui label Kodansha Ranobe Books pada Februari 2021 dengan ilustrasi dari Pukyunosuke.
Hingga Desember 2024, seri light novel tersebut telah memiliki tujuh volume. Kini, kisah Eliane akan berlanjut dalam bentuk anime yang dijadwalkan tayang pada Januari 2027.
Berita Anime & Manga
Yoshihiro Togashi Batasi Pekerjaan, Prioritaskan Hunter × Hunter
Kabar terbaru datang dari Yoshihiro Togashi, kreator manga Hunter × Hunter. Melalui akun X miliknya pada 5 Oktober, Togashi mengungkapkan bahwa dirinya akan membatasi pekerjaan setelah mengalami masalah kesehatan fisik dan mental yang terjadi secara bersamaan.
Togashi mengatakan bahwa setelah menyelesaikan seluruh pekerjaan yang saat ini sedang ditanganinya, ia tidak akan menerima permintaan pekerjaan lain yang memiliki tenggat waktu. Keputusan tersebut diambil agar dirinya dapat lebih fokus mengerjakan manuskrip miliknya sendiri.
Ia juga menjelaskan bahwa ketika kembali mengerjakan manuskrip, dirinya akan memberikan pengumuman melalui akun X. Dengan demikian, keputusan tersebut bukan berarti Hunter × Hunter akan dihentikan, melainkan Togashi ingin mengurangi pekerjaan dengan tenggat waktu demi kondisi dirinya dan proses kreatif manga.
Chapter 411-420 Telah Selesai
Pengumuman Togashi datang setelah dirinya menyelesaikan kumpulan chapter terbaru Hunter × Hunter. Chapter 411 hingga 420 telah diterbitkan secara bertahap mulai 29 Juni hingga 7 September.
Untuk saat ini, jadwal perilisan chapter berikutnya masih belum diumumkan. Kondisi kesehatan Togashi sendiri memang sudah beberapa kali memengaruhi jadwal produksi manga tersebut.
Pada 2022, Togashi pernah mengungkapkan bahwa dirinya mengalami masalah serius pada bagian punggung. Kondisi tersebut bahkan membuatnya kesulitan menggambar selama sekitar dua tahun karena tidak mampu duduk di kursi.
Ia juga pernah menjelaskan bahwa aktivitas sederhana dapat membutuhkan waktu beberapa kali lebih lama dibandingkan biasanya. Tidak lama setelah itu, pihak editorial Weekly Shonen Jump mengumumkan bahwa Hunter × Hunter tidak akan lagi mengikuti jadwal serialisasi mingguan demi mempertimbangkan kondisi fisik sang kreator.
Hunter × Hunter Tidak Dibatalkan
Meski kabar mengenai kondisi Togashi cukup mengkhawatirkan, keputusan terbaru ini tidak berarti Hunter × Hunter telah dibatalkan. Togashi hanya memilih untuk mengurangi pekerjaan yang memiliki tenggat waktu dan memprioritaskan pengerjaan manuskripnya sendiri.
Manga Hunter × Hunter sendiri telah berjalan sejak 1998 dan saat ini berfokus pada Kurapika serta anggota Phantom Troupe yang berada di sebuah kapal dalam konflik Succession Contest, bagian dari alur cerita besar Dark Continent.
Seri ini telah mencatat lebih dari 100 juta kopi dalam peredaran, termasuk versi digital. Hunter × Hunter juga telah mendapatkan dua adaptasi anime televisi. Adaptasi terbaru yang diproduksi Madhouse tayang pada 2011 hingga 2014 dengan total 148 episode.
Untuk saat ini, penggemar masih harus menunggu pengumuman berikutnya dari Togashi mengenai kelanjutan pengerjaan manuskrip dan chapter terbaru Hunter × Hunter.
Berita Anime & Manga
Cosmoship Yamato √2199 Diumumkan, Hideaki Anno Jadi Sutradara
Production I.G dan Studio Khara resmi mengumumkan proyek film anime terbaru dari franchise Space Battleship Yamato berjudul Cosmoship Yamato √2199. Film layar lebar ini menjadi proyek anime pertama yang dikerjakan bersama oleh kedua studio tersebut.
Menariknya, proyek ini melibatkan Hideaki Anno, kreator seri Evangelion, yang dipercaya sebagai sutradara, perencana, sekaligus executive producer. Sementara itu, posisi co-director diisi oleh Yutaka Izubuchi, sosok yang dikenal luas melalui karyanya sebagai desainer mecha.
Proyek Baru Space Battleship Yamato
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, tim produksi membuka situs resmi serta akun X untuk Cosmoship Yamato √2199. Sebuah teaser visual juga telah diperlihatkan, menampilkan siluet kapal Yamato yang bersiap meluncur ke luar angkasa dengan latar sebuah kawasan yang telah hancur.
Menurut laporan Oricon, pengerjaan film ini sebenarnya telah dimulai sejak 2024. Pada periode tersebut, Anno sempat mengungkap bahwa dirinya terlibat dalam proyek baru yang berkaitan dengan franchise Space Battleship Yamato.
Meski demikian, sebagian besar informasi mengenai film masih dirahasiakan. Tim produksi juga menyebut bahwa Cosmoship Yamato √2199 akan mengambil arah yang berbeda dibandingkan proyek remake Yamato sebelumnya, sehingga penggemar masih harus menunggu informasi lebih lanjut mengenai konsep dan ceritanya.

Hideaki Anno Ingin Hadirkan Yamato untuk Generasi Berikutnya
Keterlibatan Anno dalam proyek ini terasa cukup personal. Ia diketahui telah menjadi penggemar Space Battleship Yamato sejak masih bersekolah.
Mengenai film tersebut, Anno menjelaskan bahwa proyek ini tidak dibuat semata-mata untuk mewujudkan impian masa kecilnya. Ia ingin menghadirkan versi Yamato yang membawa harapan dan doa untuk generasi berikutnya sekaligus generasinya sendiri.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Cosmoship Yamato √2199 bukan sekadar proyek nostalgia, tetapi juga menjadi kesempatan bagi tim kreatif untuk memberikan interpretasi baru terhadap franchise legendaris tersebut.
Masih Dalam Tahap Produksi
Saat ini, Cosmoship Yamato √2199 masih dalam tahap produksi. Production I.G dan Studio Khara belum mengumumkan tanggal tayang maupun jadwal perilisan film tersebut.
Dengan Hideaki Anno sebagai sutradara serta Yutaka Izubuchi sebagai co-director, proyek ini menjadi salah satu film anime yang menarik untuk dinantikan, terutama bagi penggemar Space Battleship Yamato dan karya-karya Anno.
-
Smartphone3 weeks agoPeran Ekosistem Samsung Galaxy dalam Mendukung Hidup yang Lebih Seimbang
-
TV & Movies4 weeks agoMagnifique Group Angkat Diskusi tentang Masa Depan Media dan Kepercayaan terhadap AI melalui Dua Kelas Khusus di IdeaFest 2026
-
Gaming4 weeks agoBrown Dust 2 Kolaborasi dengan Chained Soldier 2, Hadirkan Tiga Karakter
-
Gaming4 weeks agoAtelier Karia Resmi Dapatkan Jadwal Rilis Februari 2027
-
Gaming4 weeks agoThe Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake Resmi Rilis November 2026
-
Berita Anime & Manga3 weeks agoTemplate Rating Anime Fall 2026: Cara Menilai Cerita, Visual, Musik, dan Karakter
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Zach Cregger’s Resident Evil, ketika NPC menghadapi neraka di Racoon City
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Runner, Si Serius dan Si Jenaka Melawan Kartel




