Gaming
Arknights: Endfield Hadir di Steam Bersama Update Sanctuary Ink
Arknights: Endfield akan resmi hadir di Steam pada 15 Oktober, memberikan opsi baru bagi pemain untuk menikmati game 3D real-time strategy RPG tersebut. Sebelumnya, game ini sudah dapat dimainkan melalui launcher PC resmi GRYPHLINE, GRYPHLINK, serta Epic Games Store.
Versi Steam juga mendukung cross-platform progression, sehingga pemain dapat melanjutkan progres yang sama di PC, PlayStation 5, maupun perangkat mobile. Kehadiran di Steam sekaligus bertepatan dengan peluncuran update gratis terbaru bertajuk “Sanctuary Ink”.
Sanctuary Ink Hadirkan Dunia Misterius
Dalam update ini, pemain akan memasuki Si’s Painting, sebuah dunia misterius yang diciptakan oleh Feranmut Proxy bernama Si. Para Operator harus menjelajahi dunia penuh lukisan tersebut sambil menyelidiki berbagai fenomena aneh serta misteri yang ternyata memiliki hubungan dengan kejadian satu dekade sebelumnya.
Update ini juga memperkenalkan dua Operator baru, yaitu Si dan Argent Flow. Si memiliki kemampuan menciptakan Inksoul dari musuh, yang memungkinkan pemain memindahkan damage maupun efek tertentu kembali kepada target aslinya. Ia juga mampu memperkuat rekan satu tim dengan elemen Cryo dan Heat.
Sementara itu, Argent Flow mengandalkan kombinasi serangan pedang, tombak, dan pertarungan berkuda. Ultimate miliknya membuat Argent Flow menerjang menggunakan kudanya, Nuli, sebelum melancarkan serangan pamungkas dari udara. Kedua Operator tersebut akan diperkenalkan melalui event recruitment secara bertahap.

Mode Baru dan Aktivitas Santai
Pemain juga dapat kembali menikmati Indigo Experimental Operation dengan tantangan serta combat modifier baru. Pola serangan musuh yang diperbarui turut membuat pertempuran menjadi lebih beragam.
Bagi pemain yang ingin beristirahat dari pertarungan, tersedia aktivitas Yuanyuan’s Blazing Stoves. Dalam aktivitas ini, pemain dapat mengelola penginapan di pedesaan, menanam berbagai tanaman, memelihara hewan, hingga menyiapkan makanan.

Beragam Quality-of-Life Improvement
Update Sanctuary Ink turut membawa sejumlah peningkatan kualitas permainan. Sistem AIC Factory dan regional development kini dibuat lebih praktis, termasuk penempatan fasilitas yang lebih mudah.
Sistem pertanian juga mendapatkan peningkatan melalui mode Top View, tata letak tanaman yang lebih rapat, serta fasilitas baru bernama Auto-Farmer.
Di sisi combat, sistem targeting musuh diperbaiki dan pemain kini dapat mengatur prioritas penggunaan combo skill. Sistem progression juga mendapatkan Gear Plans serta proses perakitan gear yang lebih cepat untuk kebutuhan artificing.
Selain itu, pemain akan menemukan peningkatan pada pengumpulan clue, rotasi shift Operator, navigasi ketika mengunjungi teman, serta dukungan controller yang lebih luas.
Detail lingkungan pun dibuat lebih hidup. Daun-daun yang berjatuhan kini dapat bereaksi terhadap pergerakan Operator, penggunaan skill, maupun hembusan angin.
Dengan hadirnya versi Steam dan update Sanctuary Ink, Arknights: Endfield menawarkan lebih banyak konten sekaligus berbagai peningkatan yang membuat pengalaman bermain menjadi lebih nyaman.
Gaming
Hideo Kojima Ungkap OD Knock Akan Uji Batas Ketakutan Pemain
Nama Hideo Kojima kembali menjadi sorotan setelah memberikan sedikit gambaran mengenai proyek horor terbarunya, OD. Game yang dikembangkan bersama Kojima Productions tersebut disebut akan membawa pemain menghadapi pengalaman yang dirancang untuk menguji batas ketakutan mereka.
Pernyataan itu disampaikan Kojima pada 5 Oktober dalam acara spesial yang menghidupkan kembali program radionya, Koji10. Dalam kesempatan tersebut, ia membahas konsep OD dan bagaimana game ini akan mengeksplorasi rasa takut dengan cara yang tidak biasa.
OD Ingin Mengajak Pemain “Berlebihan” dalam Ketakutan
Konsep utama OD sebenarnya sudah tercermin dari namanya. Kojima Productions sebelumnya menjelaskan bahwa proyek tersebut mengeksplorasi gagasan mengenai “OD on fear”, atau kondisi ketika seseorang mengalami rasa takut secara berlebihan.
Kojima juga sebelumnya memberikan sejumlah petunjuk mengenai pendekatan yang digunakan dalam game ini. Dalam wawancara bersama Entertainment Weekly pada Juni lalu, ia menyebut bahwa OD akan menghadirkan sesuatu yang belum pernah dilihat pemain sebelumnya.
Pernyataan tersebut semakin menarik karena Kojima mengaku sempat menawarkan konsep OD kepada beberapa developer lain. Namun, proyek tersebut akhirnya ditolak karena menurutnya pihak-pihak tersebut tidak benar-benar memahami konsep yang ingin ia hadirkan.
Ada Sistem Khusus untuk Pemain yang Takut
Salah satu hal menarik yang pernah diungkap Kojima adalah keberadaan sebuah sistem khusus bagi pemain yang terlalu takut untuk melanjutkan permainan.
Detail mengenai mekanisme tersebut masih dirahasiakan. Namun, konsep ini menunjukkan bahwa OD tidak hanya ingin menghadirkan horor melalui monster, suasana, atau kejutan, tetapi juga mencoba menjadikan respons pemain terhadap rasa takut sebagai bagian dari pengalaman bermain.
Hal ini tentunya membuat OD semakin menarik perhatian, terutama bagi penggemar karya Kojima yang sejak lama menantikan proyek horor baru setelah Silent Hills dibatalkan.
OD Pertama Kali Diperkenalkan pada 2023
OD pertama kali diperkenalkan di The Game Awards 2023 sebagai proyek kolaborasi antara Kojima Productions dan Xbox Game Studios.
Proyek ini juga melibatkan sutradara film Jordan Peele sebagai salah satu kolaborator kreatif. Dari sisi pemeran, OD turut dibintangi sejumlah aktor seperti Sophia Lillis dan Hunter Schafer.
Meski sudah diumumkan sejak 2023 dan beberapa detail mulai terungkap, OD hingga kini belum memiliki tanggal rilis resmi.
Dengan konsep horor yang masih dirahasiakan serta pendekatan eksperimental yang ditawarkan Kojima, pemain masih harus menunggu informasi lebih lanjut untuk mengetahui seperti apa pengalaman yang sebenarnya disiapkan melalui OD.
Gaming
Machisuba Resmi Ditunda ke Februari 2027, Bawa Cerita Original dan Visual 3D
www.gwigwi.com - Game mobile KonoSuba: God’s Blessing on This Wonderful World! Prosperity to This Beloved Town!, yang lebih dikenal sebagai Machisuba, resmi mengalami penundaan jadwal rilis. Game tersebut sebelumnya ditargetkan meluncur sebelum akhir 2026, tetapi tim pengembang kini menetapkan Februari 2027 sebagai jendela rilis terbaru.
Melalui pengumuman resminya, tim developer menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar karena harus menunggu lebih lama. Waktu tambahan tersebut akan digunakan untuk melanjutkan proses pengembangan sekaligus melakukan berbagai penyesuaian agar pengalaman bermain dapat mencapai kualitas yang diinginkan.
Untuk saat ini, belum ada tanggal rilis pasti yang diumumkan. Februari 2027 masih menjadi periode peluncuran yang ditetapkan oleh tim.
Bawa Cerita Original KonoSuba
Machisuba akan menghadirkan cerita original yang masih mengambil latar dunia KonoSuba. Proyek ini berada di bawah pengawasan langsung kreator aslinya, Natsume Akatsuki, dan turut melibatkan ilustrator Kurone Mishima.
Menurut informasi yang telah dibagikan, game ini akan mempertahankan ciri khas KonoSuba, termasuk humor absurd dan berbagai kekacauan yang melibatkan para karakter utamanya. Namun, terdapat perubahan dari sisi presentasi karena karakter akan tampil dalam visual 3D ketika bertarung.

Para pengisi suara utama dari versi anime juga dipastikan kembali memerankan karakter masing-masing. Jun Fukushima kembali sebagai Kazuma, Sora Amamiya sebagai Aqua, Rie Takahashi sebagai Megumin, dan Ai Kayano sebagai Darkness.
Dengan kembalinya jajaran pengisi suara utama, Machisuba tetap berusaha mempertahankan nuansa yang sudah dikenal penggemar meskipun cerita yang ditawarkan sepenuhnya baru.
Jadi Game Mobile KonoSuba Berikutnya
Sebelumnya, franchise ini telah memiliki game mobile populer melalui KonoSuba: Fantastic Days. Versi Jepang game tersebut pertama kali dirilis pada Februari 2020, kemudian diikuti versi global pada Agustus 2021.
Namun, layanan Fantastic Days akhirnya berakhir pada 30 Januari 2025. Setelah penutupan server, versi Jepang juga mendapatkan sejumlah aplikasi offline yang memungkinkan pemain menikmati kembali konten seperti cerita, ilustrasi, voice, dan animasi pertarungan yang telah tersedia sebelumnya.
Kini, Machisuba dipersiapkan sebagai proyek game mobile KonoSuba berikutnya setelah berakhirnya perjalanan Fantastic Days. Detail gameplay secara keseluruhan memang masih terbatas, tetapi kombinasi cerita original, keterlibatan kreator asli, jajaran pengisi suara anime, serta visual 3D untuk pertarungan membuat proyek ini menarik untuk dinantikan.
Jika tidak kembali mengalami perubahan jadwal, Machisuba dijadwalkan hadir pada Februari 2027.
Gaming
Kena: Scars of Kosmora Resmi Ditunda ke 2027, Bawa Dunia yang Lebih Luas
Kena: Scars of Kosmora resmi mengalami penundaan jadwal rilis. Sony Interactive Entertainment dan Ember Lab mengumumkan bahwa sekuel Kena: Bridge of Spirits tersebut tidak lagi ditargetkan meluncur pada 2026 dan kini dijadwalkan hadir pada 2027.
Keputusan ini diambil karena Ember Lab membutuhkan waktu pengembangan tambahan untuk memoles berbagai aspek game. Tim pengembang ingin memastikan Scars of Kosmora tidak hanya mempertahankan kualitas game pertamanya, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman petualangan yang lebih besar.
Game ini nantinya tersedia dalam format fisik dan digital untuk PlayStation 5, serta versi PC melalui Steam dan Epic Games Store.
Kena Menjelajahi Pulau Misterius Kosmora
Meskipun masih mempertahankan konsep petualangan linear yang berfokus pada karakter, Kena: Scars of Kosmora akan menawarkan dunia yang lebih luas. Pemain nantinya dapat menemukan lebih banyak area dan aktivitas di luar jalur cerita utama.
Petualangan baru Kena dimulai ketika ia pergi menuju pulau misterius bernama Kosmora. Teman masa kecilnya, Orfio, meyakinkan Kena bahwa pulau tersebut mungkin menyimpan jawaban mengenai masa lalu sekaligus masa depannya sebagai seorang Spirit Guide.
Kosmora memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan para Spirit Guide terdahulu. Mereka pernah mengembangkan sistem yang menggabungkan empat elemen dengan teknologi bernama Alchemystic Temples.
Pada masa lalu, empat kebudayaan yang saling terhubung juga berkembang di pulau tersebut. Namun, sebuah bencana misterius akhirnya menghancurkan salah satu di antaranya dan meninggalkan berbagai peninggalan yang masih dapat ditemukan hingga sekarang.
Kuil-kuil kuno tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Kena. Pemain akan menghadapi dungeon yang menguji kemampuan sekaligus memberikan berbagai reward yang dapat memengaruhi kemampuan maupun perjalanan karakter utama.
Hadirkan Dunia dan Karakter Baru
Selain menjelajahi peninggalan masa lalu, Kena akan bertemu dengan berbagai budaya yang masih bertahan di Kosmora. Setiap wilayah memiliki sejarah, nilai, serta permasalahannya sendiri.
Situasi tersebut membuat Kena harus beradaptasi dengan lingkungan sekaligus berinteraksi dengan karakter-karakter baru yang ditemuinya sepanjang perjalanan.
Eksplorasi juga akan dibantu oleh partner baru berupa makhluk kristal berbentuk anjing. Makhluk tersebut dapat digunakan sebagai tunggangan sekaligus membantu Kena ketika menghadapi pertarungan dan menyelesaikan puzzle yang berkaitan dengan Alchemystic.
Dengan dunia yang lebih luas, dungeon baru, budaya berbeda, serta partner baru, Kena: Scars of Kosmora tampaknya akan membawa skala petualangan yang lebih besar dibandingkan game pertamanya.
Ember Lab kini menggunakan waktu tambahan tersebut untuk menyempurnakan pengalaman yang ditawarkan. Jika pengembangan berjalan sesuai rencana, Kena: Scars of Kosmora akan dirilis pada 2027 untuk PlayStation 5 dan PC.
-
Smartphone3 weeks agoPeran Ekosistem Samsung Galaxy dalam Mendukung Hidup yang Lebih Seimbang
-
TV & Movies4 weeks agoMagnifique Group Angkat Diskusi tentang Masa Depan Media dan Kepercayaan terhadap AI melalui Dua Kelas Khusus di IdeaFest 2026
-
Gaming4 weeks agoBrown Dust 2 Kolaborasi dengan Chained Soldier 2, Hadirkan Tiga Karakter
-
Gaming4 weeks agoAtelier Karia Resmi Dapatkan Jadwal Rilis Februari 2027
-
Gaming4 weeks agoThe Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake Resmi Rilis November 2026
-
Berita Anime & Manga3 weeks agoTemplate Rating Anime Fall 2026: Cara Menilai Cerita, Visual, Musik, dan Karakter
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Zach Cregger’s Resident Evil, ketika NPC menghadapi neraka di Racoon City
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Runner, Si Serius dan Si Jenaka Melawan Kartel




