Connect with us

Gaming

Review Game Shin Megami Tensei V: Vengeance, Kembali untuk Balas Dendam

Published

on

Review Smt Vv

www.gwigwi.com – Tahun 2024 terus menjadi tahun yang baik untuk para Gamers dan bulan Juni bukanlah pengecualian. Kali ini, Gia akan review pengeluaran terbaru dari kedua produser Game terbesar di Jepang, yaitu Atlus dan Sega. Game tersebut adalah Shin Megami Tensei V: Vengeance. Seri Shin Megami Tensei merupakan seri utama milik Atlus yang sudah dirilis dari tahun 1987 dan merupakan salah satu game terpopuler milik Atlus yang telah diluncurkan dalam berbagai jenis Platform.

Sesuai dengan judulnya, Shin Megami Tensei V: Vengeance, merupakan keluaran ke-5 dalam seri mainline Megami Tensei dan adalah versi Definitive. Awal dirilis eksklusif untuk Nintendo Switch pada tahun 2021, kali ini muncul dengan lebih banyak konten dan juga peningkatan dari versi orisinil nya.

Review Shin megami tensei v 1

Disclaimer: Seluruh gambar yang ditampilkan diambil dari versi PC Shin Megami Tensei V: Vengeance

Sinopsis

Game ini menceritakan seorang murid sekolah SMA yang secara tidak sengaja terjerat dalam perang antara para Malaikat dan Iblis di dunia lain yang dikenal sebagai Da’at. Diselamatkan oleh sebuah entitas bernama Aogami, bersamanya kalian bergabung untuk menjadi Nahobino dan mendapatkan kekuatan untuk bisa menjelajahi Da’at. Bersama beragam karakter yang akan kalian temui dalam perjalanan, tuntaskan konflik yang terjadi dalam dunia lain tersebut.

Review Shin Megami Tensei V 2

Gameplay

Bagi kalian yang sudah tidak asing dengan gim yang dirilis oleh Atlus, Shin Megami Tensei V: Vengeance juga mengadopsi sistem Turn-Based dalam pertarungannya. Dikenal sebagai sistem Press Turn, setiap pertarungan kalian akan diberikan sejumlah Action sesuai dengan jumlah anggota yang kalian bawa di party dengan maksimum sebanyak 4 Action. Selayaknya musuh juga hanya akan mendapatkan action sejumlah banyaknya anggota di sisi musuh.

Review Shin Megami Tensei V 3

Mulai disinilah seri Shin Megami Tensei mulai membedakan dirinya dari seri Persona, seri populer lain milik Atlus yang juga menggunakan sistem Turn-Based yang dinamakan One More. Setiap aksi yang kalian lakukan akan menggunakan sebuah Action dan seperti Persona, apabila kalian berhasil mengeksploitasi kelemahan musuh atau mendapatkan Critical, kalian akan mendapatkan tambahan Action seperti sistem One More Persona. Namun apabila serangan kalian dihindari musuh, atau serangan tersebut diblokir oleh musuh, Action kalian akan berkurang satu lagi, jadi Action yang hilang berjumlah dua dan artinya apa yang bisa dilakukan di giliran kalian menjadi semakin terbatas.

Review Shin Megami Tensei V 4

Selama memainkan seri Shin Megami Tensei, Gia selalu merasa kalau setiap aksi yang kita lakukan sangatlah bermakna. Karena hanya dengan satu aksi kecil yang salah saja, bisa berakibat sangat fatal dan bisa saja langsung mengarah ke layar Game Over.

Di luar pertarungan, kalian akan menjelajahi Da’at dan seperti gim RPG lainnya, akan dipenuhi oleh musuh dan juga harta karun. Dunia Da’at sangatlah luas dan mungkin terkadang terasa sepi, namun jika kalian seperti Gia, hanyalah akan membuat semakin penasaran dan ingin menjelajahi tiap sudut dari dunia-nya.

Review Shin Megami Tensei V 5

Review Shin Megami Tensei V 6

Review Shin Megami Tensei V 8

Iblis atau Malaikat? Kenapa tidak keduanya?

Jika dalam seri Persona, dengan seiring jalannya anggota party kita akan semakin bertambah, bermain seri Shin Megami Tensei bisa disamakan dengan sebuah seri populer lainnya yakni Pokemon. Dalam perjalanan kalian menjelajahi Da’at, semua iblis dan malaikat yang kalian temui dan lawan, bisa kalian persuasi untuk bergabung dengan kalian.

Kalau sebelumnya kalian sudah pernah memainkan Persona 5, sistem ini akan terasa sangat familiar dikarenakan kita harus mencoba untuk berteman dengan iblis atau malaikat yang ingin kita ajak untuk bergabung. Jika berhasil, maka musuh yang baru saja berteman dengan kalian akan menjadi anggota party dan dapat ikut bertarung bersama.

Review Shin Megami Tensei V 9

Baru selalu lebih baik

Sebuah fitur pokok dalam seri Atlus adalah sistem Fusion yang menggabungkan 2 atau lebih Demon / Persona untuk melahirkan sesuatu yang baru dan lebih kuat. Game ini pun juga memiliki fitur tersebut dan dengan banyaknya iblis dan malaikat yang bisa kalian ajak untuk bergabung dalam dunia Da’at, pastinya akan membuat perjalanan kalian lebih mudah dan bisa Gia pastikan kalau kalian akan membutuhkan sistem ini untuk melawan musuh-musuh tangguh yang menghalangi jalan kalian.

Review Shin Megami Tensei V 9

Review Shin Megami Tensei V 10

Shin Megami Tensei V: Vengeance memiliki lebih dari 200 jenis Demon yang bisa kalian temui dan pastinya dari jumlah yang sebanyak itu, pasti akan ada favorit kalian. Fitur Skill Card yang hadir dalam seri Persona, dikenal sebagai Essence di game ini dan berfungsi untuk mewariskan Skill kepada Demon yang diinginkan. Jadi kalian juga bisa membawa Demon yang kalian temui dari awal game hingga akhir perjalanan jika kalian inginkan.

Review Shin Megami Tensei V 11

Review Shin Megami Tensei V 12

Sisi Gelap datang mendekati

Dan apa sebenarnya yang membedakan versi Vengeance dengan versi orisinil Shin Megami Tensei V sebelumnya? Perbedaan utamanya adalah terdapat sebuah kisah terbaru yang sangat berbeda dari kisah utama sebelumnya. Dinamakan Canon of Vengeance, rute terbaru ini merupakan kisah yang memiliki awal yang sama namun akan menyimpang di sekitar pertengahan.

Datangnya sosok gadis misterius bernama Yoko Hiromine dan munculnya sebuah organisasi iblis misterius bernama Qadištu, apa sebenarnya tujuan kedua belah pihak ini? Dan apakah hidup kalian yang sudah berubah drastis tersebut akan semakin dipengaruhi oleh kedua pihak yang tiba-tiba memunculkan diri tersebut?

Review Shin Megami Tensei V 13

Jangan khawatir jika kalian tidak pernah memainkan seri Shin Megami Tensei V yang sebelumnya karena dalam edisi Definitive ini, kisah orisinil tersebut juga dapat kalian nikmati dan rasakan sepenuhnya. Dinamakan Canon of Creation, rute ini sangat disarankan untuk dimainkan terlebih dahulu oleh kalian yang belum pernah memainkan seri ini sebelumnya.

Dilengkapi dengan beragam perubahan Quality of Life, kalian yang sudah memainkan seri ini sebelumnya pun juga tidak akan menyesal memainkannya kembali. Salah satu contohnya adalah area dimana kalian bisa berbicara dengan para Demon yang bergabung dengan kalian.

Review Shin Megami Tensei V 14

Impresi Akhir

Sebagai seseorang yang sebelumnya sudah memainkan Shin Megami Tensei V di Nintendo Switch, Gia dengan penuh percaya diri bisa mengatakan kalau versi Vengeance wajib dimainkan untuk para penggemar seri dari Atlus dan juga para penggemar Shin Megami Tensei.

Sistem Press Turn sangatlah intuitif dan sering sekali memaksa kita untuk berpikir aksi yang cocok untuk melewati masalah yang dihadapi. Seluruh aksi yang kita lakukan dalam pertarungan memiliki konsekuensi yang berat dan jika kita terlalu percaya diri, musuh terkecil pun bisa saja menjadi akhir dari perjalanan sang protagonis.

Nah, Gia memainkan ini dengan difficulty Normal, dan selama Gia memainkan ini, Gia sudah sering kali dijegal oleh para area boss baik mini boss maupun story boss yang muncul. Dan pastinya Gia juga sering melihat layar Game Over dan harus mengulang pertarungan boss tersebut. Grinding merupakan esensi utama game ini namun jika kalian memainkannya dengan pintar, seperti mengatur anggota party kalian dengan Skill yang sesuai, level yang kecil bukanlah sebuah halangan.

Secara keseluruhan, Shin Megami Tensei V: Vengeance adalah RPG yang sangat solid dengan waktu bermain yang cukup lama dimana satu rute memerlukan sekitar 80 jam untuk bisa ditamatkan. Campuran antara strategi dan juga party management yang baik membuat game ini sangat cocok untuk para pemain yang sangat suka untuk bereksperimen dengan beragam kombinasi. Dan dengan lebih dari 200 Demon yang bisa dikumpulkan, memberikan kebebasan bagi pemain untuk bereksperimen sepuas hati mereka.

Shin Megami Tensei V: Vengeance sudah dapat dimainkan per tanggal 14 Juni 2024 dan tersedia untuk Nintendo Switch, Playstation 4, Playstation 5, XBox Series X, Xbox Series S, Xbox One, dan Steam.

Advertisement

PC gaming

Review Game Stupid Never Dies: Aksi Zombi Terlemah Memburu Cinta di Dungeon Mematikan!

Published

on

By

Auto Draft

Di antara deretan Action RPG yang beredar di pasaran, Stupid Never Dies hadir membawa angin segar lewat konsep permainan yang absurd, konyol, sekaligus sangat adiktif. Digarap oleh GPTRACK50 Inc.—studio asal Osaka yang didirikan oleh veteran industri Hiroyuki Kobayashi (sosok di balik waralaba legendaris seperti Devil May Cry dan Resident Evil)—game ini meluncur secara global di bawah naungan publisher SEGA untuk platform PC Steam dan PlayStation®5. Mengusung genre yang dijuluki “Blazing Fast Growth Action RPG”, mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Auto Draft

Auto Draft

Impresi Visual & Performa Teknis

Dari segi estetika, Stupid Never Dies memadukan gaya visual gothic-arcade yang kental dengan nuansa komedi gelap. Desain karakter dan monsternya tampil eksentrik, mulai dari sang protagonis zombi yang konyol hingga bos monster berpenampilan mencolok. Animasi pertempuran disajikan dengan tempo yang sangat cepat dan visual efek pertarungan yang meriah.

Auto Draft

Auto Draft

Di ranah performa teknis, optimasi permainan terasa sangat solid. Mengingat tempo permainannya yang sangat tinggi, stabilitas frame rate dijaga dengan baik tanpa gejolak lag atau stuttering saat layar dipenuhi oleh puluhan musuh. Dukungan efek suara dan trek soundtrack bergenre pop-punk yang energik makin memperkuat atmosfer aksi hack-and-slash yang membakar semangat.

Mekanik Gameplay & Alur Cerita

Pemain akan mengendalikan Davy, sosok zombi penakut yang menempati kasta paling bawah di hierarki masyarakat monster. Takdir Davy berubah saat ia jatuh cinta pada Julia, seorang pahlawan manusia yang terbeku. Demi mencairkan es dan menghidupkan kembali gadis impiannya, Davy harus memberanikan diri menjelajahi dungeon berbahaya.

Auto Draft

Auto Draft

Keunikan utama game ini terletak pada sistem Blazing Fast Growth:

  • Body Hack: Fitur modifikasi fisik di mana Davy bisa merombak bagian tubuhnya untuk meningkatkan atribut dan daya tahan.

  • Style Eat: Kemampuan unik untuk menggigit dan memangsa musuh guna mencuri keterampilan tempur mereka secara instan.

Sistem ini membuat progres kekuatan karakter terasa amat cepat. Davy yang awalnya sangat lemah dapat berubah menjadi pembantai monster yang sangat overpowered dalam waktu singkat.

Kelebihan & Kekurangan

  • Kelebihan:

    • Konsep & Progresi Unik: Mekanik Body Hack dan Style Eat memberikan kepuasan instan dalam menaikkan kekuatan karakter.

    • Pacing & Pertarungan Cepat: Tempo pertarungan fast-paced ala game aksi klasik buatan veteran Devil May Cry.

    • Musik & Humor Segar: Cerita cinta zombi yang dibalut komedi konyol serta trek lagu pop-punk yang sangat adiktif.

  • Kekurangan:

    • Formula Dungeon Cukup Berulang: Variasi ruang dungeon bisa terasa sedikit repetitif jika dimainkan dalam durasi panjang secara maraton.

    • Tingkat Kesulitan Melonjak di Boss Fight: Momen pertarungan bos membutuhkan refleks serta pemahaman kombinasi skill yang cukup presisi.

Auto Draft

Auto Draft

Kesimpulan & Vonis Akhir

Stupid Never Dies adalah sebuah game action RPG yang segar, liar, dan penuh kejutan. Game ini sangat cocok bagi kamu yang menyukai gameplay aksi bertempo cepat dengan bumbu humor absurd dan progresi karakter yang memuaskan. Bagi pencinta game hack-and-slash unik, petualangan Davy menembus dungeon demi cinta adalah tontonan dan permainan yang sangat worth it untuk dicoba.

  • Skor Akhir: 8.5 / 10

Informasi Utama Detail Produk
Judul Game

Stupid Never Dies

Developer / Publisher

GPTRACK50 Inc. / SEGA

Platform

PC (Steam), PlayStation®5

Genre

Blazing Fast Growth Action RPG

Tanggal Rilis

21 – 22 Oktober 2026

Rating & Mode

Single-player

Continue Reading

Mobile Gaming

Gundam Blitz Order Diumumkan, Network Test Digelar November 2026

Published

on

By

Gundam Blitz Order Diumumkan, Network Test Digelar November 2026

Bandai Namco resmi memperkenalkan Gundam Blitz Order, game simulasi idle gratis yang akan dirilis untuk perangkat Android dan iOS. Meski belum mengumumkan jadwal peluncuran resminya, pengembang telah menyiapkan Network Test pada 18–24 November 2026 bagi pemain yang ingin mencoba permainan ini lebih awal.

Pendaftaran untuk mengikuti pengujian tersebut sudah dibuka melalui situs resmi Gundam Blitz Order. Game ini akan menghadirkan beragam Mobile Suit dari semesta Mobile Suit Gundam, lengkap dengan model berdetail tinggi dan sistem pengembangan unit yang dirancang agar lebih praktis.

Sistem Idle untuk Memperkuat Mobile Suit

Salah satu mekanik utama Gundam Blitz Order adalah sistem pengumpulan material peningkatan secara otomatis. Material yang terkumpul dapat digunakan untuk meningkatkan level seluruh unit sekaligus, sehingga pemain tidak perlu mengembangkan setiap Mobile Suit secara terpisah.

Sistem tersebut memungkinkan pemain tetap memperkuat armada mereka tanpa harus terus-menerus melakukan aktivitas secara manual. Unit yang baru diperoleh juga bisa langsung digunakan dalam pertempuran, sebelum dikembangkan lebih lanjut untuk menghadapi tantangan yang semakin sulit.

Pendekatan ini menjadi bagian penting dari gameplay simulasi idle yang ditawarkan, dengan fokus pada pengelolaan unit dan peningkatan kekuatan tim secara bertahap.

Bangun Tim dari Berbagai Seri Gundam

 

Pemain dapat menyusun armada sendiri dengan mengombinasikan Mobile Suit, kapal perang, dan Mobile Armor dari berbagai seri Mobile Suit Gundam. Setiap unit memiliki karakteristik, kemampuan khusus, serta EX Skill yang dapat dimanfaatkan untuk menghadapi lawan.

Karena setiap unit mempunyai keunggulan berbeda, pemilihan komposisi tim akan menjadi salah satu faktor penting dalam permainan. Pemain perlu mempertimbangkan kombinasi unit dan kemampuan yang tersedia untuk membangun strategi sesuai kebutuhan pertempuran.

Sistem ini juga memberikan kesempatan bagi penggemar untuk mengumpulkan berbagai unit ikonis dari franchise Gundam dan menggabungkannya dalam satu armada.

Hadirkan Pertarungan Bos hingga Misi Pengawalan

Selain pertempuran reguler, Gundam Blitz Order menawarkan beragam aktivitas tambahan. Pemain dapat menghadapi bos dengan tingkat kesulitan tertentu maupun menjalankan misi pengawalan kapal perang yang membutuhkan pengelolaan unit secara tepat.

Di luar pertarungan, tersedia pula aktivitas untuk mengembangkan Mobile Suit dan mengumpulkan berbagai item yang terinspirasi dari seri Gundam. Konten tersebut melengkapi sistem idle sekaligus memberikan lebih banyak tujuan bagi pemain dalam membangun armada mereka.

Network Test Dibuka pada November

Pengujian jaringan Gundam Blitz Order dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 18 hingga 24 November 2026. Pemain yang berminat dapat mencari informasi pendaftaran melalui situs resmi game tersebut.

Hingga saat ini, Bandai Namco belum mengungkap tanggal rilis final maupun detail lengkap mengenai ketersediaan game di setiap wilayah. Informasi tambahan diperkirakan akan diumumkan secara bertahap menjelang peluncurannya untuk Android dan iOS.

 

Continue Reading

Gaming

Fire Emblem: Fortune’s Weave Umumkan Expansion Pass, Cerita Baru Hadir 2027

Published

on

By

Fire Emblem: Fortune’s Weave Umumkan Expansion Pass, Cerita Baru Hadir 2027

Nintendo resmi mengumumkan Expansion Pass untuk Fire Emblem: Fortune’s Weave, game tactical RPG eksklusif Nintendo Switch 2. Konten tambahan berbayar ini sudah tersedia melalui Nintendo eShop dengan harga US$34,99, sementara paket bundel yang mencakup game utama dan Expansion Pass ditawarkan seharga US$104,99.

Expansion Pass tersebut akan dirilis secara bertahap dalam tiga gelombang. Kontennya mencakup senjata tambahan, kostum, karakter sekutu baru, hingga cerita eksklusif yang dijadwalkan meluncur pada 2027.

Gelombang Pertama Hadir dengan Senjata dari Fire Emblem: Three Houses

Konten pertama sudah dapat dimainkan mulai hari ini. Pada gelombang pembuka ini, pemain akan mendapatkan empat senjata tambahan yang terinspirasi dari Heroes’ Relics dalam Fire Emblem: Three Houses.

Kehadiran senjata tersebut memberikan tambahan pilihan bagi pemain dalam menyusun strategi pertempuran. Penggemar seri sebelumnya juga dapat menemukan referensi yang menghubungkan Fortune’s Weave dengan salah satu judul populer dalam franchise tersebut.

Sementara itu, gelombang kedua direncanakan hadir pada musim liburan akhir 2026. Nintendo menyiapkan sejumlah kostum tambahan serta tiga karakter sekutu baru, yaitu Aurora, Smyrnos, dan Jurah. Namun, tanggal peluncuran pastinya masih belum diumumkan.

Cerita Baru dan Karakter Tambahan Hadir pada 2027

Gelombang ketiga menjadi bagian utama yang paling dinantikan dari Expansion Pass ini. Dijadwalkan meluncur pada 2027, konten tersebut akan menghadirkan cerita baru dengan fokus pada empat karakter, yakni Bertrand, Talimun, Orchel, dan Anatolia.

Selain skenario tambahan, pemain juga akan memperoleh sekutu baru, kelas karakter, serta berbagai konten lainnya. Meski begitu, Nintendo belum mengungkap detail mengenai konflik yang akan diangkat maupun mekanisme baru yang mungkin diperkenalkan dalam ekspansi terakhir tersebut.

Pembagian konten menjadi tiga gelombang memungkinkan pemain memperoleh tambahan pengalaman bermain secara bertahap, mulai dari perlengkapan baru hingga perluasan cerita utama.

Update Versi 1.1.0 Sudah Tersedia

Bersamaan dengan pengumuman Expansion Pass, Nintendo turut merilis pembaruan versi 1.1.0 untuk Fire Emblem: Fortune’s Weave. Update ini menghadirkan dukungan terhadap Expansion Pass dan menambahkan tautan menuju halaman DLC di Nintendo eShop pada layar judul permainan.

Dengan fitur tersebut, pemain dapat mengakses informasi mengenai konten tambahan langsung dari menu utama game.

Untuk saat ini, gelombang pertama sudah tersedia, sedangkan gelombang kedua dan ketiga masih menunggu jadwal peluncuran lebih lanjut. Nintendo diperkirakan akan membagikan informasi tambahan mengenai isi setiap ekspansi menjelang tanggal rilisnya.

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending