Connect with us

News

Bertajuk “ERA OF EMBERS”, Badlanders Season 6 Sudah Dimulai

Published

on

GwiGwi.com – Badlanders, next-gen survival looter shooter dari NetEase Games, telah meluncurkan Season 6 bertajuk Era of Members. Sejak dirilis, para pemain di seluruh Asia Tenggara sangat menikmati mekanisme revolusioner yang memungkinkan mereka untuk menyimpan jarahan (loot) yang ditemukan. Season 6 akan menggandakan keseruan dengan merilis peti harta dan fitur baru untuk menyuguhkan pengalaman musiman yang berbeda. Kunjungi Google Play, App Store, dan penyedia aplikasi lainnya untuk download game dan memulai petualangan baru sekarang juga!

Nonton trailer-nya

Season 6 Tawarkan Peti Harta Baru dan Tingkatkan Tantangan

Badlanders Season 6, ERA OF EMBERS, sudah dimulai sekarang! Perjalanan jadi terkenal dan kaya raya jadi lebih berbahaya dan menantang dari sebelumnya.

Season 6 menyambut koleksi peti harta yang benar-benar baru. Sekarang, Agen dapat mengumpulkan barang koleksi dan blueprint dengan menjalankan story, menyelesaikan misi, menaiki Season Leaderboard, dan banyak lagi. Jangan ragu untuk menampilkan koleksi baru di markas dan dapatkan bonus atribut agar lebih unggul dalam pertempuran.

Season baru juga menampilkan Heirlooms, yang melambangkan kehormatan tertinggi di dalam game. Heirlooms adalah barang paling langka di Badlanders, dan masing-masing dilengkapi dengan nomor serinya sendiri. Setiap Avatar Heirloom/Firearm Camouflage juga salah satunya! Tidak ada yang membuat pemain jadi lebih menonjol selain mengenakan Heirloom unik atau memajangnya di Wall of Honor. Selain menambah personal style dan menjadi pajangan, koleksi Heirlooms juga memberikan bonus atribut di medan pertempuran! Atur dan pamerkan Heirlooms di Galeri Heirlooms atau tukarkan di Auction House. Heirlooms berfungsi ganda sebagai harta berharga dan investasi yang sangat baik.

Bergabunglah pada Season 6 dan dapatkan Red Beach Camouflage Box untuk kesempatan memenangkan salah satu Heirlooms, yaitu: Avatar “Strife Portrait”, Camouflage “Ivory Amaranth” serta Collectibles “Ace Summit Gold Cup, Ace Summit Silver Cup, Ace Summit Bronze Cup, dan Skyfire”.

Season Baru Hadirkan Keseruan Tanpa Henti

Season 6 perkenalkan Base System, yang menyediakan tempat berlindung bagi setiap pemain. Jangan ragu untuk mendekorasi markas dengan cara apa pun yang disukai dengan banyak pilihan furnitur dan dekorasi, dan kunjungi markas teman untuk melihat-lihat pada waktu senggang di antara pertandingan. Setiap markas dilengkapi  Wall of Honor untuk memamerkan koleksi dan memperoleh bonus atribut yang menyertainya.

Season 6 juga memperkenalkan Sistem Fraksi baru! Bergabunglah dengan Faksi dan selesaikan misinya untuk mendapatkan berbagai hadiah eksklusif Faksi, termasuk Avatar, Pakaian, dan lainnya. Apakah pemain akan bergabung dengan pasukan nomaden “Shepherds of the Wolves” atau pejuang kota “Pale Knights”? Tentukan pilihan di musim baru, dan bersiaplah untuk memperjuangkan kejayaan Fraksi baru.

Bersiap untuk mengungkap rahasia tersembunyi Red Beach! Season 6 akan membawa pemain dalam perjalanan untuk mengungkap masa lalu Red Beach yang tidak diketahui dengan Story System baru. Kumpulkan petunjuk untuk membuka “Mechanical Goggles”, AR-AKM Camouflage [Spring Dawn], dan masih banyak lagi.

Selain itu, akan ada MP7 baru dan pakaian/event eksklusif. Season 6 penuh kejutan dan penuh dengan konten baru. Bersiap untuk temukan semuanya!

Sebuah Pengalaman Looter Shooter yang Inovatif

Gameplay inovatif Badlanders telah menarik perhatian para gamer di seluruh dunia. Berbeda dari format battle royale “winner-takes-all” yang khas, tujuan utama Badlanders adalah jarah dan menjarah saja. Dari saat pemain memasuki medan perang hingga keluar dari Escape Points, satu-satunya tujuan adalah mencari sumber daya sebanyak mungkin dan hidup-hidup membawa pulang hadiah. Pemain bebas mempersonalisasi perlengkapan bawaan mereka sebelum pertandingan dan memilih untuk bersenjata lengkap atau tanpa perlengkapan. Ingat saja, semakin tinggi resikonya, semakin besar imbalannya.

Ekonomi Berbasis Pemain

Perekonomian yang dihasilkan pemain Badlanders adalah salah satu fitur yang paling menawan, selain mekanisme jarahan. Nikmati tingkat kebebasan tertinggi di Auction House dalam game dan daftarkan apa saja serta semua barang yang ditemukan pada medan perang tanpa batasan harga sehingga memungkinkan banyak cara untuk menghasilkan banyak uang. Beberapa memilih untuk mengawasi pasar dan bermain dengan hukum penawaran dan permintaan, sementara yang lain menggunakan Workshop System untuk membuat barang yang dibutuhkan dan mengembangkan asetnya. Badlanders menyediakan berbagai cara untuk menjalankan perdagangan.

Beragam Mode dan Fitur Game

Badlanders menawarkan berbagai mode permainan bagi pemain untuk mengumpulkan kekayaan. Berpetualang ke gurun untuk mencari harta karun yang terkubur, terlibat baku tembak sepenuhnya di dalam ruangan, atau jelajahi bangunan untuk mencari barang langka di balik pintu yang terkunci – jika bisa terpikirkan, maka Badlanders memilikinya. Game ini juga menawarkan berbagai mode kasual untuk pengalaman yang menyenangkan dan menghibur bersama teman-teman. Cobalah baku tembak cepat dalam mode Arena dan Asymmetric Team Deathmatch seru dalam mode Energy Hunter.

Libatkan diri ke dalam Attribute System, yang menyediakan perlengkapan dengan lebih dari 100 atribut tambahan. Perburuan untuk mendapat perlengkapan yang sempurna tidak pernah berakhir, dan apapun jenis fitur permainan yang paling pemain nikmati dalam looter shooter, Badlanders menyediakannya!

Mulailah Pengalaman Sekali dalam Seumur Hidup

Badlanders tersedia di Google Play, App Store dan semua toko aplikasi lainnya. Bergabunglah dalam petualangan berburu harta karun yang penuh dengan bahaya dan peluang. Pastikan juga untuk mengikuti Discord dan Facebook untuk memperoleh berita terbaru.

Download: https://shelter.onelink.me/p5Qc/dfce07a5

Discord: https://discord.gg/badlanders

Facebook: https://www.facebook.com/BadlandersEN

Official Website: https://www.badlanders.game

 

Advertisement

News

Kreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis

Published

on

By

Kreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun Dari Dunia Menulis

Yomi Hirasaka, penulis yang dikenal melalui seri Boku wa Tomodachi ga Sukunai atau Haganai, mengumumkan bahwa dirinya telah memutuskan untuk pensiun dari aktivitas menulis. Keputusan tersebut disampaikan setelah ia menyelesaikan sejumlah proyek utama yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Hirasaka menjelaskan bahwa keputusan untuk berhenti menulis bukan disebabkan oleh masalah kesehatan maupun kelelahan akibat pekerjaan. Ia memilih mengakhiri karier karena merasa sudah mencapai kondisi finansial yang cukup untuk menjalani kehidupan tanpa harus terus menghasilkan karya baru.

Dengan kondisi tersebut, Hirasaka ingin menikmati hasil dari kerja kerasnya selama bertahun-tahun. Ia merasa berbagai karya yang telah dibuat sebelumnya sudah memberikan pencapaian yang cukup untuk memasuki fase baru dalam kehidupannya.

Salah satu proyek yang menjadi penutup perjalanan kariernya adalah A Salad Bowl of Eccentrics. Volume ke-10 sekaligus volume terakhir seri tersebut telah diterbitkan pada 17 Juli 2026. Penyelesaian novel tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Hirasaka untuk menuntaskan karya-karya besarnya sebelum benar-benar meninggalkan profesi sebagai penulis.

Nama Yomi Hirasaka sendiri sudah cukup dikenal di industri light novel Jepang. Salah satu karyanya yang paling populer adalah Boku wa Tomodachi ga Sukunai, yang lebih dikenal dengan nama Haganai. Seri tersebut berhasil mendapatkan perhatian luas dan kemudian diadaptasi menjadi anime.

Sepanjang kariernya, karya-karya Hirasaka dilaporkan telah mencapai lebih dari 7 juta kopi dalam penjualan. Selain Haganai, beberapa karyanya juga mendapatkan adaptasi anime, sehingga namanya semakin dikenal oleh penggemar anime dan light novel.

Total terdapat tiga karya Hirasaka yang mendapatkan adaptasi anime, menunjukkan pengaruh sejumlah novelnya terhadap industri hiburan Jepang.

Keputusan pensiun ini menjadi penutup dari perjalanan panjang Hirasaka sebagai penulis. Alih-alih meninggalkan profesi karena tekanan pekerjaan atau kondisi kesehatan, ia memilih berhenti setelah merasa telah mencapai target yang diinginkan.

Kini, Hirasaka dapat menikmati hasil dari berbagai karya yang telah dibuatnya selama bertahun-tahun. Bagi penggemar Haganai dan karya lainnya, keputusan tersebut tentu menandai berakhirnya salah satu perjalanan kreator yang telah menghasilkan sejumlah judul populer di dunia light novel Jepang.

Continue Reading

News

Gabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve

Published

on

By

Gabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan Di Valve

Minh “Gooseman” Le, salah satu kreator Counter-Strike, membagikan cerita menarik mengenai masa kerjanya bersama Valve. Dalam sebuah wawancara, Le menceritakan kebiasaan tidak biasa yang pernah dilakukan Gabe Newell, salah satu pendiri Valve, ketika berada di kantor perusahaan.

Menurut Le, Newell sempat menghabiskan waktu sekitar lima bulan untuk mempelajari teknik nyanyian tenggorokan Mongolia atau Mongolian throat singing. Menariknya, latihan tersebut disebut dilakukan hampir setiap hari di lingkungan kantor Valve.

Ketertarikan Newell terhadap teknik vokal tersebut bermula setelah dirinya menonton sebuah dokumenter yang membahas nyanyian tradisional Mongolia. Setelah mengetahui teknik tersebut, ia kemudian tertarik untuk mempelajarinya secara langsung.

Le menceritakan bahwa Newell bahkan kerap berjalan menyusuri lorong kantor sambil berlatih. Aktivitas tersebut tentu menghasilkan suara yang cukup keras dan akhirnya menarik perhatian karyawan lain.

Suara latihan yang terdengar dari lorong bahkan disebut membuat sejumlah karyawan merasa terganggu. Beberapa di antaranya memilih menutup pintu ruang kerja masing-masing ketika Newell mulai berlatih.

Meski demikian, kebiasaan tersebut ternyata tidak berlangsung selamanya. Setelah kurang lebih lima bulan, Newell akhirnya berhenti berlatih nyanyian tenggorokan dan kemudian mulai tertarik pada hobi lain.

Salah satu hobi berikutnya yang diceritakan Le adalah ketertarikan Newell terhadap senjata tajam dan benda-benda bergaya abad pertengahan. Menurut cerita tersebut, ia mulai mengoleksi berbagai jenis pisau dan bahkan memenuhi ruangannya dengan sejumlah kapak serta pedang.

Cerita tersebut menjadi salah satu bagian menarik dari pengalaman Le selama bekerja di Valve. Alih-alih membahas perkembangan game atau bisnis perusahaan, kisah ini justru memperlihatkan sisi lain dari kehidupan sehari-hari di lingkungan studio pengembang yang dikenal lewat Half-Life, Portal, Dota 2, dan Counter-Strike.

Minh Le sendiri merupakan salah satu sosok penting dalam sejarah Counter-Strike. Ia mengembangkan modifikasi Half-Life bersama Jess Cliffe yang kemudian berkembang menjadi salah satu franchise FPS terbesar di industri game.

Sementara itu, cerita mengenai hobi Gabe Newell tersebut menjadi pengalaman pribadi yang dibagikan Le dalam konteks kenangannya selama berada di Valve. Detail tersebut tidak berkaitan dengan proyek game tertentu, tetapi memberikan gambaran unik mengenai suasana kerja di balik salah satu perusahaan game terbesar di dunia.

Continue Reading

News

SophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier

Published

on

By

Setelah menghadirkan RyzaChat AI, Koei Tecmo kembali memperkenalkan proyek serupa yang mengambil karakter dari franchise Atelier. Kali ini, perusahaan mengumumkan SophieChat: AI, sebuah aplikasi resmi berlisensi yang memungkinkan penggemar berinteraksi dengan Sophie Neuenmuller dari seri Atelier Sophie.

Aplikasi tersebut masih berada dalam tahap pengembangan dan direncanakan hadir dalam waktu dekat. Pengembangannya dipercayakan kepada SpiralAI, dengan konsep utama berupa pengalaman percakapan berbasis kecerdasan buatan. Melalui aplikasi ini, pengguna nantinya dapat berbicara dengan Sophie menggunakan teks maupun suara.

SophieChat menawarkan beberapa fitur yang dirancang untuk membuat interaksi terasa lebih personal. Pengguna dapat mengirimkan pesan melalui mode teks dan memperoleh respons dari Sophie. Selain itu, tersedia opsi untuk mendengarkan jawaban menggunakan suara karakter, termasuk fitur ASMR yang menghadirkan suara Sophie dengan gaya bisikan dari jarak dekat.

Gaya percakapan juga dapat disesuaikan sesuai kebutuhan pengguna. Mode teks menjadi pilihan bagi mereka yang ingin berinteraksi dengan Sophie secara praktis, sementara fitur suara memberikan pengalaman yang lebih imersif.

Menariknya, Koei Tecmo turut menjelaskan pendekatan mereka dalam menjaga keterlibatan kreator asli. Ilustrasi yang digunakan dalam aplikasi tidak dibuat menggunakan teknologi image-generating AI. Materi visual tersebut dikerjakan secara manual dengan pengawasan NOCO, desainer karakter asli Atelier Sophie.

Dari sisi audio, suara Sophie akan menggunakan rekaman khusus dari Yuka Aisaka, pengisi suara karakter tersebut. Koei Tecmo menyatakan bahwa rekaman tersebut dibuat dengan izin langsung dari sang pengisi suara. Pengembang juga menegaskan bahwa mereka tidak menggunakan suara tanpa izin untuk melatih sistem AI.

Saat ini, SophieChat: AI telah membuka pra-registrasi menggunakan alamat email. Namun, tahap awal pendaftaran masih dibatasi untuk pengguna yang berada di Jepang.

Aplikasi ini menjadi bagian dari proyek resmi berlisensi yang juga dirancang untuk memberikan sebagian pendapatan kepada kreator yang terlibat. Koei Tecmo belum mengungkap tanggal rilis SophieChat secara pasti dan berencana membagikan in

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending