Berita Anime & Manga
Inilah Karakter Anime yang berulang tahun 4 tahun sekali pada tanggal 29 Februari
GwiGwi.com – Hari ini tepat pada tanggal 29 Februari mungkin akan menjadi hari yang spesial dimana hanya ada setiap 4 tahun sekali saat tahun kabisat. Tentu saja tanggal 29 Februari sering menjadi bahan bully untuk kamu yang berulang tahun setiap tanggal ini. Tetapi tenang saja, ternyata kamu tidak sendiri, ada juga beberapa karakter anime yang berulang tahun setiap 4 tahun sekali lho. Siapa mereka? yuk disimak.
- Kinomoto Touya dari Cardcaptor Sakura
Touya Kinomoto (木之本 桃矢 Kinomoto Touya) adalah watak fiksional dalam manga dan anime rekaan CLAMP. Touya dikenali sebagai “Tori Avalon” dalam versi Inggeris yang dikenali sebagai Card Captors.Suara lakonan untuk Touya dalam versi Inggeris ialah Seki Tomokazu, versi Inggeris pula ialah Tony Sampson manakala dalam filem ke-2 dilakonkan oleh Kirk Thorton (versi Inggeris). - Fuji Shusuke dari The Prince of Tennis
Jenius, begitulah julukan dari Shusuke yang selalu tenang dalam bermain tenis, memiliki seorang adik yang sangat mengaguminya dan menganggap Shusuke sebagai sesuatu yang harus dilampaui. Memiliki teknik yang sangat hebat bernama Triple Counter, dan pada saat pertandingan nasional dia mengalami kekalahan pertama, padahal dia sudah mengeluarkan Final Counter yang tidak bisa melewati net bagaimanapun cara memukulnya. - Kiyoshimo dari Kantai Collection
Kiyoshimo merupakan Yuugumo Class Destroyer dengan no 210. Dirinya sangat menyukai kapal perang yang membantu kapal Musashi dalam perang di lautan Sibuyan dan menolong para kru Musashi. Namanya berarti Clear Frost. - “Honey Senpai” Haninozuka Mitsukuni dari Ouran High School Host Club
Disebut dengan julukan Honey Senpai, dirinya sangat menyukai Cake. Seorang senior yang masih kekanak-kanakan yang terlihat seperti anak SD. Dirinya menarik para pengunjung dengan kelucuan shotaconnya, walaupun begitu dirinya sangat ahli dalam hak bertarung. Dia memiliki tendangan yang dapat melumpuhkan lawan dalam sekali tendang. - Yakushi Kabuto dari Naruto
Kabuto Yakushi (薬師カブト Yakushi Kabuto) adalah seorang karakter fiksi dari serial anime dan manga Naruto karya Masashi Kishimoto.Nama ‘Kabuto' berasal dari aconite (鳥兜 Torikabuto), nama sebuah tanaman beracun yang mematikan namun bisa dijadikan obat untuk mengurangi rasa sakit; nama yang tepat untuk menggambarkan sifat dan karakter Kabuto Yakushi. Selain itu, kabuto juga merupakan nama sebuah pelindung kepala atau helm samurai. Dengan teman setimnya, Yoroi (“baju pelindung”) dan Tsurugi (“pedang”), mereka membentuk trio pelindung-helm-pedang. Kabuto juga dapat merujuk pada nama sebuah kumbang. Nama keluarganya, Yakushi, adalah nama sebutan bangsa Jepang untuk menyebut Buddha Pelindung, Bhaisajyaguru. - Ninomiya Shigure dari Mikagura School Suite
Murid tahun ke tiga, ketua dari klub manga dan juga sepupu Eruna, Shigure sangat tertarik dengan Eruna dan selalu mencoba agar bisa lebih dekat dengannya, tetapi dia tidak pernah berhasil sama sekali dan Eruna selalu menhidarinya. Kemampuan khususnya adalah “Hero Time” (ヒーロータイム Hīrō Taimu).
Ada yang mau menambahkan daftar diatas?
Film Anime
Crunchyroll Hadirkan 5 Film Ikonik Makoto Shinkai Untuk Para Penggemar Di Indonesia
Mulai tanggal 22 September, para penggemar anime di Indonesia dapat menonton 5 film yang telah menuai banyak penghargaan dari sutradara tersohor Makoto Shinkai, tayang secara eksklusif di Crunchyroll. Koleksi film ini menyatukan beberapa karya Shinkai yang terkenal, mulai dari 5 Centimeters per Second hingga The Garden of Words, sekaligus beberapa karya populer lain di sepanjang kariernya. Film-film tersebut akan tersedia dengan dilengkapi subtitle bahasa Indonesia, memberikan kesempatan lebih luas bagi para penggemar untuk menikmati kisah-kisah dari Shinkai.
Koleksi film Makoto Shinkai meliputi:
-
The Garden of Words (2013)
-
5 Centimeters per Second (2007)
-
Voices of a Distant Star (2002)
Dikenal luas karena kemampuannya mengembangkan dunia visual yang memukau serta narasi yang menggugah emosi, film-film dari Shinkai mengeksplorasi tema takdir, cinta, ikatan, dan waktu, yang mampu menyentuh hati para penonton lintas generasi. Koleksi ini mencakup kisah-kisah romantis yang memikat, perjalanan menuju kedewasaan yang penuh renungan, serta kisah-kisah yang sangat manusiawi yang telah sukses memikat jutaan orang di seluruh dunia.
Jelajahi lebih dari 650 judul anime di Crunchyroll di seluruh Indonesia, hampir 400 judul di antaranya telah dilengkapi dengan subtitle bahasa Indonesia. Biaya berlangganan dimulai dari Rp 39.000/bulan, sementara untuk paket Mega Fan seharga Rp 49.000/bulan, pelanggan dapat menonton dengan menggunakan hingga 4 perangkat, mengunduh konten secara offline, dan mengakses 80 judul eksklusif di Game Vault.
Berita Anime & Manga
Review Anime FX Fighter Kurumi-Chan, Realita Trading Forex
FX Fighter Kurumi-chan atau FX Senshi Kurumi-chan (FX戦士くるみちゃん) yang berarti Kurumi si Pejuang FX merupakan serial anime drama-psikologis bernuansa dark comedy yang disutradarai Yuki Ogawa. Anime yang digarap oleh Studio Passione ini mengadaptasi manga karya Demonyan dan Fukusuke, menyajikan premis unik tentang seluk-beluk margin trading di pasar Foreign Exchange (Forex) yang sangat dinamis dan berisiko tinggi. Di balik visual para karakternya yang imut dan moe, anime ini justru menyimpan narasi trauma finansial yang teramat kelam.
Episode 1 mengenalkan kita pada karakter utama, Kurumi Fukuga (disuarakan oleh Aina Suzuki), seorang mahasiswi berusia 20 tahun yang tampil ceria dan tekun. Namun, masa lalunya menyimpan kepedihan mendalam: saat masih duduk di bangku SMP, ibunya kehilangan dana keluarga sebesar 20 juta Yen akibat trading FX di tengah krisis kebangkrutan Lehman Brothers, yang berujung pada tragedi bunuh diri sang ibu. Bertekad ingin membalaskan dendam finansial tersebut, Kurumi nekat terjun ke dunia FX dengan niat mengembalikan uang 20 juta Yen yang sirna itu. Bersama rekannya Mochiko Kogane (Asami Seto), Kurumi mulai belajar membaca grafik candlestick, menguji leverage, hingga menghadapi ketegangan psikologis saat keputusan beli dan jual berpotensi menghanguskan seluruh modalnya dalam hitungan detik.
Kemana langkah awal Kurumi akan membawanya? Apakah ia berhasil meraih keuntungan konsisten atau malah terperosok ke dalam jurang yang sama dengan sang ibu? Gwiple dapat menyaksikan langsung petualangan tegang penuh kalkulasi ini di platform streaming kesayangan. Oya, pengisi suara Kurumi, Aina Suzuki, juga membawakan lagu tema pembuka (opening theme) ber-genre energetic J-pop berjudul “FX Senshi Kurumi-chan ” dan lagu penutup (ending theme) berjudul “$・¥・€ “.
Sutradara Yuki Ogawa bersama penulis naskah Kenta Ihara mengemas episode pertama ini dengan tempo yang sangat pas, secara realistis menyelipkan mekanisme pasar uang tanpa terasa menggurui. Kontras antara desain karakter yang kawaii dengan atmosfer mencekam saat angka-angka rugi-laba bergerak liar berhasil membuat penonton ikut deg-degan. Akting suara Aina Suzuki amatlah apik dalam menggambarkan perubahan ekspresi Kurumi dari seorang gadis lugu menjadi sosok yang dipenuhi adrenalin dan ambisi.
FX Fighter Kurumi-chan episode 1 memang menjadi pembuka musim yang sangat solid dan menarik… Bagi Gwiple yang menyukai sajian thriller psikologis berkedok cute girls doing cute things, anime ini jelas menjadi tontonan segar yang tidak boleh dilewatkan.
©Demunyan, Daisuki Tansan/KADOKAWA/FX Fighter Kurumi-chan Partners
Berita Anime & Manga
Review Anime Firefly Marriage: Drama Romansa Kelam Berbalut Konspirasi Politik Era Meiji!
Firefly Marriage atau Hotaru no Yomeiri (ホタルの嫁入り) yang artinya Pernikahan Kunang-Kunang merupakan serial anime drama romansa bernuansa sejarah yang disutradarai Mitsue Yamazaki. Anime yang digarap oleh Studio CloverWorks ini mengadaptasi manga populer karya Tachibana Oreco. Serial ini menyajikan isu mengenai pernikahan politik, pengorbanan, dan obsesi kelam yang dibalut dalam atmosfer era Meiji abad ke-19. Anime ini menceritakan Satoko Kirigaya (disuarakan Hina Suguta), seorang putri bangsawan yang menderita penyakit jantung parah dan selalu dipandang sebelah mata oleh keluarganya. Demi mengangkat kembali kehormatan serta posisi keluarganya di masyarakat, Satoko rela dijodohkan dengan pria pilihan ayahnya. Namun, dalam perjalanan menuju lokasi pertunangan, rombongannya disergap oleh sekelompok pembunuh bayaran atas perintah pihak yang menginginkan kematiannya. Di tengah situasi mati-hidup tersebut, Satoko yang cerdik mengambil langkah nekat dengan melamar sang pembunuh bayaran yang menyerangnya, Shinpei Goto (Kaito Ishikawa), seorang pembunuh dingin yang ditakuti namun terpesona oleh keberanian dan keteguhan hati Satoko.

Review Anime Firefly Marriage: Drama Romansa Kelam Berbalut Konspirasi Politik Era Meiji!
Bagaimanakah nasib hubungan tak biasa antara putri bangsawan dan pembunuh berbahaya ini di tengah konspirasi politik era Meiji? Apakah ikatan yang diawali oleh rekayasa demi bertahan hidup ini akan berubah menjadi cinta yang sesungguhnya? Gwiple dapat mengetahui jawabannya di platform *streaming* kesayangan. Oya, pengisi suara karakter Satoko Kirigaya, Hina Suguta, juga turut membawakan lagu tema penutup (*ending theme*) berjudul **”Hotaru”** bersama grup musiknya, sementara lagu tema pembuka (*opening theme*) berjudul **”Kagerou”** dibawakan oleh penyanyi papan atas J-Pop.
Sutradara Mitsue Yamazaki bersama tim penulis naskah mengemas episode pertama ini dengan tempo yang sangat pas, menyelipkan detail kebudayaan dan dinamika sosial era Meiji secara intuitif tanpa terasa menggurui. Kontras antara latar estetika era Meiji yang anggun dan latar belakang kisah romansa yang pekat dengan bahaya berhasil membuat penonton ikut menahan napas di setiap adegannya. Akting suara Hina Suguta amatlah apik dalam memperlihatkan pergeseran ekspresi Satoko dari seorang gadis bangsawan yang lemah secara fisik menjadi sosok perempuan yang teguh, mandiri, dan penuh perhitungan demi mempertahankan hidupnya. Kaito Ishikawa pun sangat memikat dalam menghidupkan karakter Shinpei yang liar, protektif, sekaligus menyimpan sisi kerapuhan di balik keliarannya. Lagu pembukanya yang penuh ketegangan menyuntikkan semangat drama, sedangkan lagu penutupnya yang berirama *mellow* menyuarakan kerinduan mendalam serta harapan di tengah kegelapan malam bagaikan cahaya kunang-kunang.
Firefly Marriage memang merupakan tayangan yang sangat solid dan unik, di mana penonton Gwiple diajak menyelami realitas kelam persilangan kelas sosial serta ketegangan emosional dari dua sejoli yang terikat oleh takdir berbahaya di tengah era transisi Jepang.
©Oreco Tachibana/Shogakukan/”Firefly Wedding” Project
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film HOPE, Big Trouble in Little Village
-
Gaming4 weeks agoFate/EXTRA Record Akhirnya Umumkan Jadwal Rilis Global pada Januari 2027
-
Gaming4 weeks agoRev. NOiR Kembali Dipamerkan di State of Play, Rilis 2027 untuk PS5, Xbox Series, dan PC
-
TV & Movies4 weeks agoBuka Proyek Solo Perdana, Tomohiro Kamiyama (WEST.) Rilis Album “INPUT⇄OUTPUT” Secara Global!
-
Smartphone2 weeks agoPeran Ekosistem Samsung Galaxy dalam Mendukung Hidup yang Lebih Seimbang
-
TV & Movies3 weeks agoMagnifique Group Angkat Diskusi tentang Masa Depan Media dan Kepercayaan terhadap AI melalui Dua Kelas Khusus di IdeaFest 2026
-
Gaming3 weeks agoBrown Dust 2 Kolaborasi dengan Chained Soldier 2, Hadirkan Tiga Karakter
-
Gaming3 weeks agoAtelier Karia Resmi Dapatkan Jadwal Rilis Februari 2027










