Connect with us

News

[POST TANGGAL 7 JULI] UGREEN Memperkenalkan HiTune X5 True Wireless Earbuds, TWS Premium Spesifikasi dan Harganya

Published

on

GwiGwi.com – UGREEN, salah satu merk manufaktur aksesoris perangkat pintar, baru saja memperkenalkan produk terbarunya di lini Audio True Wireless Stereo (TWS), yaitu HiTune X5 Wireless Earbuds.

HiTune X5 merupakan salah satu TWS Premium dari UGREEN, yang memiliki kualitas audio luar biasa berkat teknologi audio aptX™ yang ditenagai oleh Qualcomm QCC3040 SoC, desain yang unik dengan hharga yang sangat affordable dan menarik. TWS ini juga didesain dengan user in mind jadi UGREEN memberikan fitur-fitur yang akan memenuhi kebutuhan kebanyakan user. Mulai dari transmisi low-latency, koneksi Bluetooth yang 5.2 yang sangat stabil, CVC 8.0 Noise Cancellation, dan juga playback time yang sangat lama dalam 1 kali charge yaitu 28 Jam. Fitur-fitur ini membuat HiTune X5 memiliki performa yang sangat baik untuk sehari-harinya.

Premium Sound Quality with Qualcomm aptX™ and Superbass™

HiTune X5 ditenagai oleh Qualcomm QCC 3040 SoC yang sudah mendukung kodek kekinian seperti aptX. User akan mendapatkan pengalaman audio yang sangat baik dan juga presisi, baik itu mendengarkan musik, berkomunikasi via telephone, ataupun sesi gaming.

HiTune X5 memiliki sepasang 10mm Dynamic Driver dengan Dual-Flexible Diaphragms yang meningkatkan performanya pada frequency mid dan juga low. UGREEN juga memiliki gaya tuning khasnya yang disebut Superbass™ Low-frequency Enhancement Technology yang juga mendorong performa audio experiencenya saat hendak mendengarkan lagu dengan genre Rock, Rap, dan juga Hip Hop. Kedua fitur ini akan memberikan pengalaman bass yang sangat baik, melebihi kemampuan ukuran earbudsnya sendiri yang biasanya ditemukan pada aksesoris audio dengan ukuran serupa.

Performa dan juga imesifitasnya juga menjadi pengalaman unik tersendiri dikarenakan kemampuan Low Latencynya di 70ms dan juga konektivitas yang solid berkat teknologi konektivitas Bluetooth 5.2.

Style Meets Substance

HiTune X5 didesain untuk memberikan pengalaman audio yang nyaman dan juga immersiv. Dengan desain in-ear yang ergonomic berbentuk oval, X5 memberikan kenyamanan desain yang berada diantara earbuds pada umumnya, dan juga earbuds TWS dengan stem.

Desain yang unik dari HiTune X5 yang memiliki stem yang pendek ini dibuat untuk memberikan stabilitas yang tinggi, dengan posisi 30 derajat yang duduk ditelinga kita dengan posisi yang sangat nyaman sesuai bentuk natural telinga.

TWS Earbuds sudah menjadi aksesoris wajib belakangan ini dan HiTune X5 memberikan sentuhan elegan dengan desain yang mirip seperti Langit penuh dengan bintang, menggabungkan relasi yang sempurna antara musik, alam, dan juga kehidupan.

Seamless TrueWireless Experience

Teknologi Bluetooth terbaru memberikan kualitas stabilitas antara audio dan video dengan gangguan yang semakin kecil. Berkat upgrade tersebut, terlahirlah Qualcomm TrueWireless Mirroring Technology, untuk performa yang seamless saat kita mendengarkan audio favorit kita.

TrueWireless Mirroring memastikan koneksi Bluetooth secara otomatis mengontrol koneksi dari earbuds yang satunya ke yang lain, untuk memberikan audio superior yang tidak mudah terputus atau terganggu.

Crystal-clear Calls You Can Depend On

HiTune X5 True Wireless Earbuds menawarkan kualitas telfon yang sangat jernih, berkat ENC Noise Cancellation yang diaktivasikan oleh 4 MEMS Microphone, dan juga algoritma CVC 8.0 (Clear Voice Capture) yang secara efektif menghilangkan 91% ambient sounds dan juga echo yang terjadi di sekitar kita. Dapatkan pengalaman komunikasi telfon terbaik dengan jernih, dimanapun kalian berada.

TWS Earbuds That Match You Step For Step

Apapun rencana kalian, HiTune X5 akan beratahan selama mungkin untuk memenuhi kebutuhan kalian. Kalian dapat merasakan 7 jam playback dalam sekali charge, dan secara total 28 jam dengan charging case-nya. Charging Casenya juga sudah menggunakan USB-C yang dapat diisi ulang dengan cepat di 90 menit untuk mengisinya hingga penuh. Melakukan isi ulang selama 15 menit dapat memberikan daya kurang lebih sekitar 1 jam.

Selain kualitas dan ketahanan baterai yang baik, TWS terbaru UGREEN ini juga telah mendapatkan IPX5 Waterproof Rating, yang menjamin TWS ini tahan keringat dan juga cipratan air saat berolahraga, atau melakukan kegiatan diluar.

Harga dan Ketersediaan

Mulai 6 Juli 2021, UGREEN akan menjual HiTune X5 secara global melalui website official UGREEN, Amazon, AliExpress, Shopee, dan juga Lazada. Di pasar Indonesia, harga yang direkomendasikan atau MSRP dari UGREEN HiTune X5 TWS ini adalah sekitar Rp 769.000,-  dan akan tersedia di Lazada. Selain itu pada saat peluncuran, akan ada potongan harga sebesar 30% selama 2 minggu pertama.

Untuk informasi lebih lanjut, kalian bisa mempelajarinya pada Website UGREEN disini.

Website UGREEN: www.ugreen.com

Facebook UGREEN: www.facebook.com/ugreen.fans

Twitter UGREEN:https://twitter.com/Ugreen_Official

Instagram UGREEN: www.instagram.com/ugreen_official/

YouTube UGREEN:  www.youtube.com/c/UgreenOfficial/

Linkedin UGREEN: www.linkedin.com/company/ugreen-group-limited/

Tiktok UGREEN: https://www.tiktok.com/@ugreenofficial

Advertisement

News

Kreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis

Published

on

By

Kreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun Dari Dunia Menulis

Yomi Hirasaka, penulis yang dikenal melalui seri Boku wa Tomodachi ga Sukunai atau Haganai, mengumumkan bahwa dirinya telah memutuskan untuk pensiun dari aktivitas menulis. Keputusan tersebut disampaikan setelah ia menyelesaikan sejumlah proyek utama yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Hirasaka menjelaskan bahwa keputusan untuk berhenti menulis bukan disebabkan oleh masalah kesehatan maupun kelelahan akibat pekerjaan. Ia memilih mengakhiri karier karena merasa sudah mencapai kondisi finansial yang cukup untuk menjalani kehidupan tanpa harus terus menghasilkan karya baru.

Dengan kondisi tersebut, Hirasaka ingin menikmati hasil dari kerja kerasnya selama bertahun-tahun. Ia merasa berbagai karya yang telah dibuat sebelumnya sudah memberikan pencapaian yang cukup untuk memasuki fase baru dalam kehidupannya.

Salah satu proyek yang menjadi penutup perjalanan kariernya adalah A Salad Bowl of Eccentrics. Volume ke-10 sekaligus volume terakhir seri tersebut telah diterbitkan pada 17 Juli 2026. Penyelesaian novel tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Hirasaka untuk menuntaskan karya-karya besarnya sebelum benar-benar meninggalkan profesi sebagai penulis.

Nama Yomi Hirasaka sendiri sudah cukup dikenal di industri light novel Jepang. Salah satu karyanya yang paling populer adalah Boku wa Tomodachi ga Sukunai, yang lebih dikenal dengan nama Haganai. Seri tersebut berhasil mendapatkan perhatian luas dan kemudian diadaptasi menjadi anime.

Sepanjang kariernya, karya-karya Hirasaka dilaporkan telah mencapai lebih dari 7 juta kopi dalam penjualan. Selain Haganai, beberapa karyanya juga mendapatkan adaptasi anime, sehingga namanya semakin dikenal oleh penggemar anime dan light novel.

Total terdapat tiga karya Hirasaka yang mendapatkan adaptasi anime, menunjukkan pengaruh sejumlah novelnya terhadap industri hiburan Jepang.

Keputusan pensiun ini menjadi penutup dari perjalanan panjang Hirasaka sebagai penulis. Alih-alih meninggalkan profesi karena tekanan pekerjaan atau kondisi kesehatan, ia memilih berhenti setelah merasa telah mencapai target yang diinginkan.

Kini, Hirasaka dapat menikmati hasil dari berbagai karya yang telah dibuatnya selama bertahun-tahun. Bagi penggemar Haganai dan karya lainnya, keputusan tersebut tentu menandai berakhirnya salah satu perjalanan kreator yang telah menghasilkan sejumlah judul populer di dunia light novel Jepang.

Continue Reading

News

Gabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve

Published

on

By

Gabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan Di Valve

Minh “Gooseman” Le, salah satu kreator Counter-Strike, membagikan cerita menarik mengenai masa kerjanya bersama Valve. Dalam sebuah wawancara, Le menceritakan kebiasaan tidak biasa yang pernah dilakukan Gabe Newell, salah satu pendiri Valve, ketika berada di kantor perusahaan.

Menurut Le, Newell sempat menghabiskan waktu sekitar lima bulan untuk mempelajari teknik nyanyian tenggorokan Mongolia atau Mongolian throat singing. Menariknya, latihan tersebut disebut dilakukan hampir setiap hari di lingkungan kantor Valve.

Ketertarikan Newell terhadap teknik vokal tersebut bermula setelah dirinya menonton sebuah dokumenter yang membahas nyanyian tradisional Mongolia. Setelah mengetahui teknik tersebut, ia kemudian tertarik untuk mempelajarinya secara langsung.

Le menceritakan bahwa Newell bahkan kerap berjalan menyusuri lorong kantor sambil berlatih. Aktivitas tersebut tentu menghasilkan suara yang cukup keras dan akhirnya menarik perhatian karyawan lain.

Suara latihan yang terdengar dari lorong bahkan disebut membuat sejumlah karyawan merasa terganggu. Beberapa di antaranya memilih menutup pintu ruang kerja masing-masing ketika Newell mulai berlatih.

Meski demikian, kebiasaan tersebut ternyata tidak berlangsung selamanya. Setelah kurang lebih lima bulan, Newell akhirnya berhenti berlatih nyanyian tenggorokan dan kemudian mulai tertarik pada hobi lain.

Salah satu hobi berikutnya yang diceritakan Le adalah ketertarikan Newell terhadap senjata tajam dan benda-benda bergaya abad pertengahan. Menurut cerita tersebut, ia mulai mengoleksi berbagai jenis pisau dan bahkan memenuhi ruangannya dengan sejumlah kapak serta pedang.

Cerita tersebut menjadi salah satu bagian menarik dari pengalaman Le selama bekerja di Valve. Alih-alih membahas perkembangan game atau bisnis perusahaan, kisah ini justru memperlihatkan sisi lain dari kehidupan sehari-hari di lingkungan studio pengembang yang dikenal lewat Half-Life, Portal, Dota 2, dan Counter-Strike.

Minh Le sendiri merupakan salah satu sosok penting dalam sejarah Counter-Strike. Ia mengembangkan modifikasi Half-Life bersama Jess Cliffe yang kemudian berkembang menjadi salah satu franchise FPS terbesar di industri game.

Sementara itu, cerita mengenai hobi Gabe Newell tersebut menjadi pengalaman pribadi yang dibagikan Le dalam konteks kenangannya selama berada di Valve. Detail tersebut tidak berkaitan dengan proyek game tertentu, tetapi memberikan gambaran unik mengenai suasana kerja di balik salah satu perusahaan game terbesar di dunia.

Continue Reading

News

SophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier

Published

on

By

Setelah menghadirkan RyzaChat AI, Koei Tecmo kembali memperkenalkan proyek serupa yang mengambil karakter dari franchise Atelier. Kali ini, perusahaan mengumumkan SophieChat: AI, sebuah aplikasi resmi berlisensi yang memungkinkan penggemar berinteraksi dengan Sophie Neuenmuller dari seri Atelier Sophie.

Aplikasi tersebut masih berada dalam tahap pengembangan dan direncanakan hadir dalam waktu dekat. Pengembangannya dipercayakan kepada SpiralAI, dengan konsep utama berupa pengalaman percakapan berbasis kecerdasan buatan. Melalui aplikasi ini, pengguna nantinya dapat berbicara dengan Sophie menggunakan teks maupun suara.

SophieChat menawarkan beberapa fitur yang dirancang untuk membuat interaksi terasa lebih personal. Pengguna dapat mengirimkan pesan melalui mode teks dan memperoleh respons dari Sophie. Selain itu, tersedia opsi untuk mendengarkan jawaban menggunakan suara karakter, termasuk fitur ASMR yang menghadirkan suara Sophie dengan gaya bisikan dari jarak dekat.

Gaya percakapan juga dapat disesuaikan sesuai kebutuhan pengguna. Mode teks menjadi pilihan bagi mereka yang ingin berinteraksi dengan Sophie secara praktis, sementara fitur suara memberikan pengalaman yang lebih imersif.

Menariknya, Koei Tecmo turut menjelaskan pendekatan mereka dalam menjaga keterlibatan kreator asli. Ilustrasi yang digunakan dalam aplikasi tidak dibuat menggunakan teknologi image-generating AI. Materi visual tersebut dikerjakan secara manual dengan pengawasan NOCO, desainer karakter asli Atelier Sophie.

Dari sisi audio, suara Sophie akan menggunakan rekaman khusus dari Yuka Aisaka, pengisi suara karakter tersebut. Koei Tecmo menyatakan bahwa rekaman tersebut dibuat dengan izin langsung dari sang pengisi suara. Pengembang juga menegaskan bahwa mereka tidak menggunakan suara tanpa izin untuk melatih sistem AI.

Saat ini, SophieChat: AI telah membuka pra-registrasi menggunakan alamat email. Namun, tahap awal pendaftaran masih dibatasi untuk pengguna yang berada di Jepang.

Aplikasi ini menjadi bagian dari proyek resmi berlisensi yang juga dirancang untuk memberikan sebagian pendapatan kepada kreator yang terlibat. Koei Tecmo belum mengungkap tanggal rilis SophieChat secara pasti dan berencana membagikan in

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending