News
Review Redmi 5 Plus Indonesia – Layar 18:9 Paling Affordable?
[vc_row][vc_column][vc_column_text]GwiGwi.com – Xiaomi merilis Redmi 5 dan Redmi 5 Plus sebagai penantang di dunia smarpthone 18:9 atau yang banyak dikenal sebagai FullView, Infinity Display, dan lain-lainnya bulan lalu di Indonesia. Perangkat
Full screen display for everyone
Tagline Xiaomi untuk Redmi 5 dan Redmi 5 Plus.
Sebelum melanjutkan reviewnya, perlu diketahui bahwa Redmi 5 dan Redmi 5 Plus dikenal juga sebagai Redmi Note 5 di India, sehingga akan sangat mungkin terdapat kerancuan dalam penamaannya. Dalam hal lain, Xiaomi juga memiliki Redmi Note 5 Pro, yang saat ini hanya dirilis di india (dan kemungkinan segera di China) yang merupakan versi paling atas dari lini atau seri Xiaomi ke-5 ini.
Spesifikasi Redmi 5 dan Redmi 5 Plus
Secara garis besar, internal hardware dari Redmi 5 dan Redmi 5 Plus sangat mirip dengan pendahulunya. Sebelumnya, mari kita lihat spesifikasi lengkapnya.
| Operating System | MIUI 9.2 based on Android 7.1.1 Nougat |
| Display | 5.99-inch 18:9 FHD+ (2160×1080) IPS LCD panel 403ppi pixel density 450nits maximum brightness |
| SoC | Octa-core Qualcomm Snapdragon 625 (Redmi 5 Plus) / Snapdragon 450 (Redmi 5) Eight Cortex A53 cores at 2.0GHz 14nm |
| GPU | Adreno 506 with Vulkan API, OpenCL 2.0, and OpenGL ES 3.1 650MHz |
| RAM | 2GB (Redmi 5)/3GB/4GB |
| Memori Penyimpanan | 32GB/64GB microSD slot up to 128GB |
| Kamera Belakang | 12MP with 1.25um pixel size and f/2.2 lens PDAF, LED flash 1080p video recording |
| Kamera Depan | 5MP with LED light 1080p video recording Beautify 3.0 |
| Konektivitas | LTE with VoLTE Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, Bluetooth 4.1, GPS, GLONASS Micro-USB, 3.5mm audio jack, IR blaster |
| Jaringan | LTE: 1/3/5/40/41 GSM: 2/3/5/8 WCDMA: 1/2/5/8 |
| Baterai | 4000mAh battery (Redmi 5 Plus) / 3300mAh battery (Redmi 5) Fast charging (5V/2A) |
| Fingerprint | Rear fingerprint sensor |
| Dimensi | 158.5×75.45×8.05mm |
| Berat | 180g |
| Pilihan Warna | Gold, Rose Gold, Blue, Black |
Redmi 5 Plus – Hardware | Hardware tahun lalu tapi …
Melihat dari jajaran spesifikasinya, tentunya akan lebih baik jika opsi yang dipilih adalah opsi tertinggi yang tersedia di Indonesia yaitu Redmi 5 Plus. Hal ini masih justifiable, paling tidak jika kita bahas soal Processor-nya dimana prosesor yang digunakan oleh Redmi 5 Plus terbukti sudah paling maknyus dari Xiaomi karena selama beberapa perangkat terakhir, Xiaomi selalu menggunakan Snapdragon 625 seperti yang bisa dilihat dari Redmi Note 4 (Redmi Note 4X) dan juga Xiaomi MiA1 (lihat review kita disini).
Multitasking-pun dapat ditelan dengan cukup baik oleh Redmi 5 Plus dan Multi-Window pun telah diikutsertakan oleh MIUI 9 untuk memberikan multitasking yang sangat menarik dimana 2 aplikasi bisa dijalankan bersamaan. Namun demikian, MIUI memiliki suatu kelemahan yang cukup fatal menurut saya yang nantinya akan dibahas pada bagian software.
Redmi 5 Plus – Software | Android Nougat dan MIUI 9 menjadi tombaknya.
MIUI 9 adalah salah satu update yang cukup signifikan untuk lini Xiaomi yang mendapatkannya karena salah satu fitur yang paling dinanti-nanti, yaitu multi-window akhirnya bisa dirasakan bagi pemilik perangkat Xiaomi. Namun demikian, MIUI 9 yang disuguhkan untuk Redmi 5 Plus ini pun tidak terlalu berbeda dengan apa yang sudah ada.
Selain itu, hal yang sangat terlihat adalah berpindahnya capacitive-navigation button dari “dagu” smartphone besutan Xiaomi pada umumnya kedalam layar. Ini tentunya sangat menarik dan disaat yang bersamaan aga annoying karena akhirnya tombol navigasi ini memakan layar yang digadang sebagai full screen display. Walau kecil, ini sedikit mengganggu. Pada perangkat besutan Samsung, Home Button walau bersifat on-screen navigation button, memiliki sebuah sistem haptic feedback dan force touch a la Apple dimana dengan memberikan sedikit tekanan, tombol kembali ke halaman utama bisa terasa tertekan tanpa perlu memunculkan navigation button. Dikarenakan Redmi 5 Plus tidak memiliki hal ini, maka tombol navigasi harus selalu ada. Yasudahlah yah, namanya juga smartphone on budget. Masa mau minta lebih harga murah. Ya ga Gwiples?
Redmi 5 Plus – Display | Full Screen Display … for everyone?
Full Screen Display ini terlihat apik apalagi dengan musimnya cinematic video yang mulai bertebaran di Youtube membuat konsumsi media video sekarang pun mulai berubah menjadi dalam rasio 18:9, dan bukan lagi 16:9 yang mulai terlihat lebih kotak.
Namun demikian, seperti yang sudah disebutkan pada bagian sebelumnya, tombol navigasi yang dipindahkan ke layar akhirnya malah memotong “halus” layar yang luas ini dalam posisi portrait. Tombol navigasi tentunya akan hilang secara otomatis saat kita bermain pada posisi landscape atau sedang nonton video di Youtube.
Redmi 5 Plus – Camera | Oke oke aja sih. Andai bisa lebih lagi …
Kenapa oke-oke aja? Karena sebenarnya untuk segi kamera sepertinya Xiaomi memang kurang bisa bersaing dengan beberapa pemangsa pasar kamera. Sebagai contoh, S8 tentunya bisa melibas Redmi 5 Plus dari segi ketajaman. Akan tetapi, tentu saja tidak apple to apple. Jadi kalau dibandingkan dengan yang sekelas, yah kamera Redmi 5 Plus tentu oke-oke saja. Not too bad, tapi tidak impresive seperti ikan yang ada di kasta atas.
Sebagai catatan, Xiaomi ternyata sedikit merubah design kameranya. Yang awalnya flushed alias masuk atau sejajar dengan bodinya untuk kamera Xiaomi seperti contohnya di Redmi Note 4, Redmi 5 Plus dan mungkin juga Redmi 5 memiliki kamera yang menonjol keluar. Artinya apa loh? Artinya kalian harus extra hati-hati apabila meletakan smartphone ini ke permukaan dengan bodi belakang yang menyentuh surface-nya. Kasar sedikit dan lensa kameranya bisa menjadi baret yang berarti bisa saja merusak hasil foto nantinya.
Perihal kamera depan, yah memang tidak ada yang terlalu wow banget. Sensornya masih sama dengan seri sebelumnya, namun ada 1 penambahan, yaitu Selfie Flashlight yang berada disebelah proximity sensor. Flash-nya cukup terang, jadi buat kalian yang demen selfie selagi mungkin, nonton konser Anisong(?), ini bisa jadi selfie kamera yang cukup oke.
Selain itu dari segi desing, menurut saya bagian bawah juga sudah perlu sedikit perombakan. Speaker Grill-nya memang terlihat ada 2, namun demikian, sayangnya yang berfungsi hanya sebelah kanan saja. Sepertinya yang kiri hanya dummy sama seperti yang ada di Redmi Note 4. Bagian bawah sepertinya akan lebih fungsional jika dibuat seperti Mi A1 dimana bagian tengah micro USB diganti dengan USB Type-C, dan juga adanya lubang earphone jack disebelah kiri.
Secara overall, design dari Redmi 5 Plus sudah sedikit berubah paling tidak dibagian depan agar bisa terlihat lebih apik untuk layar fullscreen-nya. Namun, beberapa bagian masih Xiaomi banget, dan walau tidak buruk, ada baiknya untuk diupgrade. Selain itu, walau layar depan yang fullscreen, sayangnya dagu dan jidat dari Redmi 5 Plus ini masih terlalu “jenong” sehingga masih terkesan bagaikan smartphone biasa dan terkadang membuat saya salah pencet kirain navigation button masih di bodi dan bukan di layar.
Redmi 5 Plus – Kesimpulan
Redmi 5 Plus adalah salah satu smartphone budget yang lebih on-point dan worth secara harga. Dibandingkan dengan kompetitornya, Redmi 5 Plus atau Redmi 5 menjadi kandidat yang sangat lezat untuk dicaplok bagi yang sedang ingin upgrade ke “yang baru” tapi tidak mau merogoh kocek yang dalam. Jeroan yang mirip dengan Redmi Note 4 tentunya membuat Redmi 5 Plus akan memiliki reputasi yang sangat baik mengingat kemampuan Redmi Note 4 yang sudah cukup mumpuni, dan hanya berkisar di harga 2jt-an pada saat secara resmi diumumkan di Indonesia.
Namun demikian, Redmi 5 Plus dan Redmi 5 bisa saja menjadi “biasa saja” karena walau memiliki “layar kekinian”, sisahnya masih biasa saja. Sensor kamera yang dipakai sama seperti Mi A1, jeroan yang secara garis besar mirip Redmi Note 4, tidak adanya Fast Charging (mungkin untuk saat ini?), dan juga salah satu yang sangat disayangkan adalah walau Mi A1 sudah memakai port USB-C, lini Redmi masih sangat bergantung dengan micro-USB yang sudah mulai sedikit ketinggalan jaman (mungkin karena Mi A1 itu berada di seri Mi yang harusnya menjadi flagship, maka Redmi tetap mendapat versi budet). Selain itu salah satu komplain yang saya miliki adalah betapa rapatnya tombol navigasi yang membuat jempol besar saya kurang “lihai” untuk manuver diatas tombol navigasi.
Redmi 5 Plus – Jadi, Apakah Layak Dibeli? | Punya yah oke, kalau tidak …
Salah satu value yang saya temukan dari Redmi 5 Plus adalah kalau bisa punya yah oke, kalau tidak … yasudahlah mungkin emang belom cocok. Kenapa demikian? Secara spesifikasi, Redmi 5 Plus belum bisa dibilang sebagia “major bump” dari pendahulunya. Redmi Note 4 sudah memiliki hampir keseluruhan dari apa yang Redmi 5 Plus bisa berikan. Namun demikian, dengan logika “dagang” elektronik sesuai engko-engko Roxy, Redmi Note 4 tentunya perlahan akan mulai di phase-out atau bahasa jawanya “dipensiunkan”, membuat Redmi 5 Plus menjadi opsi terdekat (atau Redmi 5 kalau mau yang lebih affordable).
Yang terakhir, adalah kemungkinan Redmi Note 5 Pro (mungkin disebut Redmi 5 Pro kali yah kalau masuk Indonesia) untuk masuk ke Indonesia dalam waktu yang singkat nanti. Mengingat kejadian dimana Mi A1 dirilis tidak lama setelah Mi 5X dijual di pasar China sebagai perangkat MIUI sedangkan Mi A1 dirilis di Indonesia dan India dalam waktu dekat sebagai perangkat Android One. Hal ini tentunya membuat Redmi Note 5 Pro sebagai jawara dari seri Redmi 5 Xiaomi pada tahun 2018 dikarenakan adanya beberapa upgrade yang lebih signifikan.
Sekian Review Redmi 5 Plus ini. Jangan sampai ketinggalan informasi, review, dan berita menarik seputar Anime, Manga, Pop Culture, Events, Teknologi, dan juga Games dengan cara subscribe ke mail-list dari GwiGwi.com.
Sampai jumpa di review berikuta, FSPlus signing out!
Mengenai Review Redmi 5 Plus
Perangkat yang direview merupakan Redmi 5 Plus 4GB/64GB yang merupakan versi teratas dari seri Redmi 5 dan dijual resmi oleh Mi Indonesia melalui PT.Erajaya dan TAM. Perangkat ini telah diuji coba untuk review ini selama kurang lebih sebulan dan yang tertulis adalah pengalaman menggunakan perangkat ini melalui point-of-view pengguna awam atau penggunaan pada umumnya.
Gallery[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_gallery interval=”3″ images=”37997,37995,37993,37994,37992,37991,37990,37989,37988,37987,37986,37985,37984,37983,37982,37981,37980,37979,37978,37977,37976,37975,37974,37973,37972,37971,37970,37969,37968,37967,37966″ img_size=”full” onclick=””][/vc_column][/vc_row]