Berita Anime & Manga
Review Anime Kantai Collection Episode 4
[alert-warning]SPOILER ALERT! Read at your own risk[/alert-warning]
GwiGwi.com – Kita bertemu lagi dengan para fleet girls. Setelah plot twist yang menyedihkan di episode sebelumnya, kira-kira gimana keadaan para destroyer lainnya? Tak heran mereka semua down…kecuali Mutsuki. Hmm…aneh. Apa dia menyembunyikan perasaannya yang sebenarnya?
Well anyway, Fubuki dan Shimakaze ditugaskan sementara ke armada lain – Southwestern Theater Fleet yang dipimpin oleh fast battleship Kongou dan beranggotakan saudari-saudarinya sesama fast battleship Kongou-class: Hiei, Haruna, dan Kirishima. Ternyata setelah armada Kongou menyelamatkan Third Torpedo Squadron pada misi sebelumnya, Fubuki juga mulai mengagumi Kongou sebagaimana dia mengagumi Akagi.
Ah tapi ternyata kekagumannya tak berlangsung lama. Baru saja tiba di ruang admiral, Kongou sudah sukses memecahkan karismanya yang dikagumi Fubuki.
Saudari-saudarinya ternyata juga tak kalah…uniknya?
Yah…karena semua yang akan menjalani misinya besok sudah berkumpul, Nagato mulai menjelaskan misinya kepada mereka. Mereka ditugaskan untuk mengamankan daerah sumber daya alam yang penting untuk angkatan laut dari jarahan para abyssal. Karena daerah tersebut sedang dilandai badai, para carrier tidak bisa menerbangkan pesawat tempur mereka sehingga ditugaskanlah armada Kongou yang terdiri dari 4 fast battleship, dengan dikawal oleh dua destroyer (Fubuki dan Shimakaze).
Malamnya, Fubuki menyatakan “kekecewaannya” terhadap karisma Kongou kepada Yuudachi di kamar mereka. Mutsuki kembali agak telat ke kamar. Rupanya dia terus menunggu Kisaragi untuk kembali ke pelabuhan. Fubuki ingin “menyadarkan” Mutsuki perihal Kisaragi, tapi dia tidak berani dan akhirnya membiarkan Mutsuki tidur.
Besok harinya, akhirnya misi dimulai…belum. Shimakaze tak datang-datang. Saat Kirishima menanyakan ke Ooyodo, dia yakin kalau Shimakaze lupa soal misi hari itu. Mereka harus menemukan di mana dia berada, tapi akan sulit karena dia fleet girls yang sangat berjiwa bebas.
Dan cara yang diajukan Kongou untuk menemukannya adalah memancingnya keluar dengan…musik dan tarian!?
Apakah mereka berhasil? Yak, mereka berhasil…membuat Naka menantang mereka untuk menunjukkan siapa fleet idol sebenarnya.
Kongou yang merasa tidak bisa menolak tantangan akhirnya malah menyerahkan tugas mencari Shimakaze kepada Kirishima, Haruna, dan Fubuki. Menurut Kirishima, wanita memiliki 92% kemungkinan untuk suka dengan hal-hal yang manis (bukan terbatas pada makanan) jadi dia ingin membuktikan “kalkulasinya” dengan melihat bagaimana Shimakaze akan tertarik dengan percakapan manis antara Ooi dan Kitakami (sebelum ada yang bertanya apakah Ooi dan Kitakami adalah pasangan yuri, ya mereka memang demikian di game. Atau setidaknya Ooi yang sikapnya demikian di game). Tapi sepertinya Kirishima salah melakukan pengamatannya.
Karena rencana-oh, bukan-kalkulasi Kirishima sudah gagal, Haruna akhirnya turun tangan untuk memancing Shimakaze dengan…album foto-foto menggoda Kongou!?
Wah, rencananya berhasil…memancing Hiei. Heh, kenapa Hiei? Tanya kenapa….
Tingkah aneh keempat bersaudara Kongou-class belum berakhir. Bukannya mencari Shimakaze, tapi malah memenuhi jadwal minum teh hariannya. Bagusnya sih, Shimakaze malah terpancing dengan makanan ringan yang ada jadi…hore?
Dan akhirnya mereka mulai menjalankan misinya. Keempat Kongou-class menghadapi dua Ru-class abyssal battleship yang memimpin armada lawan, sementara Fubuki dan Shimakaze akan menghambat para abyssal destroyer agar mereka tidak menyerang para fast battleship dari sisi lain. Tindakan Fubuki dan Shimakaze sukses, tapi Fubuki terpisah terlalu jauh dan telah menarik perhatian salah satu abyssal battleship. Fubuki terkena beberapa tembakan abyssal battleship, dan mentalnya yang masih baru saja menerima kematian Kisaragi mulai terguncang. Untungnya Kongou tiba tepat waktu untuk menangkis peluru yang hampir menengelamkan Fubuki (wah…coba Kongou di gamenya bisa begitu juga….)
Kongou yang mengerti keadaan Fubuki mulai menenangkannya dengan pelukan hangat. Akhirnya Fubuki paham bagaimana dia harus menenangkan Mutsuki nantinya jika dia tidak bisa mengutarakannya dengan kata-kata.
Seusai misi mereka yang sukses, Fubuki mendatangi Mutsuki di pelabuhan untuk memeluknya. Ternyata berhasil. Akhirnya Mutsuki merelakan kepergian Kisaragi.