Event

Jakarta Cosplay Parade 2014 Sukses Menghadirkan Ksatria Karya Anak Bangsa

Published

on

Jakarta Cosplay Parade sukses digelar di Monas pada hari Minggu (2/11). Ratusan peserta yang menggunakan cosplay mulai dari anime, manga, komik amerika, game online, dan cerita rakyat tanah air menjadi kategori dalam ajang cosplay ini. Peserta sudah rame memadati meja registrasi ulang sejak jam 12 siang. Acara yang digelar langsung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini bisa dikatakan sudah bertaraf nasional. Walaupun baru pertama kali menyelenggarakan parade cosplay seperti ini, panitia penyelenggara sudah terlihat profesional mengatur berlangsungnya acara.

Tahun ini Jakarta Cosplay Parade mengangkat tema “Rising of Indonesian Legend”. Pasalnya, para pecinta cosplay dari kategori perorangan tidak main-main dengan tema ini. Ada yang menjadi Hanoman yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga tampak lebih modern. Ada juga Gatot Kaca yang tampil dalam bentuk robot yang digunakan oleh anak kecil. Kategori kelompok atau grup juga tidak mau kalah, ada grup yang menampilkan cerita rakyat Pandawa Lima. Gundala Putra Petir karya anak bangsa juga menjadi bahan cosplay salah satu peserta. Ini membuktikan bahwa super hero Indonesia tidak kalah menarik dari manca negara.

Bicara soal Gundala Putra Petir, pasti semua kenal dengan sang pencipta super hero ini, Harya Suraminata, salah satu komikus dan penulis skenario terkenal di Indonesia. Sebanyak 23 judul buku seri Gundala terbit antara 1969-1982. Tokoh Gundala ia ciptakan setelah Maza, yang telah lebih dulu muncul pada 1968. Petualangan Gundala berakhir pada 1982 dengan buku terakhir berjudul “Surat dari Akherat”. Sempat muncul kembali sebagai komik strip di Jawa Pos pada 1988, namun tidak bertahan lama. (sumber wikipedia)

Dalam kesempatan ini Harya Suraminata mendapat Lifetime Achievement sebagai salah satu orang yang berjasa dalam perkembangan komik dan budaya pop di Indonesia. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Arie Budhiman. “Jakarta Cosplay Parade diselenggarakan bertujuan untuk memberikan penghargaan dan motivasi bagi para pelaku budaya pop dan kami sengaja mengangkat tema ‘Rising of Indonesian Legend' seperti Gundala Putra Petir, Gatot Kaca, Pandawa Lima, dan lainnya,” kata dia. Beliau berharap acara ini dapat digelar tahun berikutnya sehingga bisa menularkan budaya Indonesia ke generasi muda dengan gaya yang kekinian.

Trending

Exit mobile version