Teknologi
Review Orbit Star 2, Makin Cepat Atau Justru Biasa Saja? Speedtest versus kartuHALO dan by.U
GwiGwi.com – Tahun lalu gwimin pernah membahas Telkomsel Orbit Star, baik modem dan kualitas kecepatan internet dari si Telkomsel Orbit itu sendiri. Nah kali ini gwimin kembali lagi dengan Orbit Star 2 yang diluncurkan operator telekomunikasi plat merah ini pada semester kedua 2020.
Modem Wi-Fi pada Orbit Star 2 ini hadir dengan seri Huawei B312 alias kakak dari pendahulunya dengan ukuran bodi yang cukup ringkas, dengan dimensi 101 mm x 126 mm x 36 mm atau sebesar telapak tangan orang dewasa.
Dari segi layanan, Orbit Star 2 mendukung jaringan Wi-Fi 2,4 GHz dan telah mendukung teknologi 2×2 MIMO. Koneksi seluler Orbit Star 2 mengandalkan layanan 4G LTE Kategori (Cat.) 4 dengan kecepatan downlink hingga 150 Mbps dan uplink hingga 51 Mbps. Orbit Star 2 memiliki kemampuan untuk terhubung dengan 32 perangkat sekaligus. Selain mendapatkan satu buah perangkat modem Wi-Fi, pembeli Orbit Star 2 juga akan mendapatkan paket data internet gratis sebesar 50 GB dengan masa berlaku selama 30 hari. Orbit Star 2 dibanderol harga sebesar Rp 800.000.
Isi Kotak
Isi kotak Orbit Star 2 kurang lebih mirip pendahulunya terdapat Unit, Buku Manual dan Kabel Power. Desain modem Huawei B311 berwarna putih dengan Logo Telkomsel Orbit, tak ada Logo Huawei.
Pada bagian belakang terdapat colokan LAN (yang sayangnya tak diberi kabel LAN) dan Power serta colokan antena, antena dapat kamu beli terpisah untuk menambah kekuatan sinyal modem menangkap jaringan.
Slot SIM card berada dibawah dengan ukuran Micro SIM, tombol Power On/Off dan Refresh WPS terdapat pada sisi atas. Pada isi kotak juga terdapat bungkus packaging nomor SimPATI nomornya perlu disimpan untuk keperluan Isi Paket Data.
Pada sisi depan terdapat beberapa led indikator yaitu (ki-ka) Power Indicator, Wi-Fi Indicator, dan Network Status Indicator, Signal Strength Indicator.
Speedtest
Kali ini gwimin tak akan lagi membahas cara aktivasi karena sudah dibahas sebelumnya dan tidak ada yang berubah, jadi kita langsung speedtest aja.
Posisi gwimin kali ini di Jayapura, yang mana kualitas sinyal 4G lebih dominan dibanding provider lain. Selain itu ada kartuHalo dan by.U untuk pembanding.
Speedtest orbit (LTE) melalui modem yang berada pada ruangan di lantai 2 menunjukkan speed download 10,8 Mbps dan Upload 9.20 Mbps dengan ping 131ms
Speedtest kartuHalo (4G LTE) melalui ponsel android yang berada pada ruangan di lantai 2 menunjukkan speed download 16,8 Mbps dan Upload 5,65 Mbps dengan ping 76ms
Speedtest by.U (3G) melalui modem yang berada pada ruangan di lantai 2 menunjukkan speed download 14,2 Mbps dan Upload 10 Mbps dengan ping 91ms
Kesimpulan
Jika membandingkan ketiganya dapat diurutkan dari tercepat maka, kartuHalo menduduki peringkat #1 untuk speed download, namun paling buntut untuk masalah speed upload, dan orbit berada di peringkat #3 dengan speed download 10Mbps. Dapat disimpulkan memang speed orbit masih kalah prioritas dengan kartuHalo dan by.U untuk jaringan 4G LTE. Anehnya by.U hanya berada di jaringan 3G/HSDPA tapi masih kalah dengan orbit.
Satu lagi masalah coverage wifi dari modemmyang menurut gwimin cukup buruk. Kasus kali ini modem berada di lantai 2, namun sinyal lantai 1 hanyal 1 bar saja dan berlaku sebaliknya, Jika masuk ruangan malah lebih buruk bahkan tak dapat sinyal. Apakah ini masalah modem? apakah berlaku dimodem yang sama atau modem saya ini defect? tolong bagikan pengalaman gwiples ya di kolom komentar.
Pengujian tidak dapat menjadi acuan baik atau buruknya kualitas speedtest karena posisi menentukan prestasi. Mana yang terbaik? kalian saja yang memutuskan.