News
POCO F2 Pro Resmi Diluncurkan Minggu Ini, Apakah Akan Masuk Indonesia? Bagaimana Spesifikasi dan Harganya?
GwiGwi.com – Lama tak bersuara, POCO atau dikenal juga sebagai POCOPHONE di beberapa negara, siap meluncurkan penerus perangkat flagshipnya dengan nama POCO F2 Pro. POCO yang dulunya merupakan sub-brand dari Xiaomi, namun telah melepaskan dirinya, bersiap untuk meluncurkan perangkat teranyarnya ke dunia pada tanggal 12 Mei 2020 nanti. Apakah POCO F2 Pro ini nantinya akan dibawa ke Indonesia dalam nama POCOPHONE F2 Pro? Berapakah harganya nanti? dan Bagaimana Spesifikasinya? Simak detail informasi dibawah ini.
POCOPHONE terakhir meluncurkan POCOPHONE F1 ke Indonesia pada tahun 2018. Dengan spesifikasi yang sangat menarik, dan juga harga yang sangat menantang, POCOPHONE menantang pasar global utnuk menghadirkan perangkat dengan spesifikasi true flagship, namun dengan harga yang sangat menarik, hampir setara dengan budget smartphone. Namun setelah launching yang sangat fantastis pada 2018 lalu, POCO dan POCOPHONE mendadak senyap. Pada tahun 2019, tidak begitu ada gebrakan besar, padahal sudah banyak yang menantikan sequel perangkatnya tersebut. POCO F2, atau POCOPHONE F2, sangatlah dinanti sebagai kelanjutan dari POCOPHONE F1. Pada akhir tahun 2019, akhirnya POCO mendadak muncul kembali, namun kali ini dengan strategi yang berbeda. POCO melepaskan diri dari Xiaomi, dan menjadi brand sendiri (walau tak lepas total dari Tim Xiaomi, sama seperti Black Shark). POCO hadir dengan POCO X2, yang merupakan rebranding dari Xiaomi Redmi K30. Spesifikasinya memang menarik, namun harga yang diberikan tidak sefantastis POCO F1. Walau demikian, POCO X2 cukup menarik, namun sayangnya tidak diluncurkan ke pasar global yang luas, termasuk Indonesai yang tidak kebagian jatah baik POCO X2, maupun Redmi K30.
Pada tahun 2020, desas desus kembalinya POCO dan POCOPHONE mulai terdengar, dan kali ini, POCO F2 atau POCOPHONE F2, resmi mulai dibunyikan suaranya. Benar saja, pada tanggal 12 Mei 2020 nanti, POCO Global akan memperkenalkan POCO F2 Pro untuk pertama kalinya. Walau demikian, belum banyak hal yang diketahui tentang POCO F2 Pro ini. Banyak spekulasi yang mengatakan bahwa POCO F2 Pro akan menjadi rebrand dari Redmi K30 Pro 5G. Jika benar, maka POCO F2 Pro akan memiliki spesifikasi seperti berikut:
- Processor Qualcomm Snapdragon 865
- RAM 6GB – 8GB
- Memori Penyimpanan Internal 128GB – 256GB
- Quad Camera 64MP + 13MP + 5MP + 2MP
- Selfie Camera 20MP
- Layar dengan refresh rate 120hz, FHD+
Dengan spesifikasi seperti itu, diperkirakan POCO F2 Pro akan menjadi perangkat dengan Chipset SD 865 termurah di pasaran, tepat dibawah saudaranya, Xiaomi Mi 10 Series yang baru saja diperkenalkan di Indonesia beberapa hari yang lalu, dan juga saudara tirinya, Black Shark 3 yang juga baru dirilis pada tanggal 10 Mei lalu.
Saat ini belum beredar kabar apakah POCOPHONE Indonesia akan membawa kembali seri perangkat yang sudah pernah membesarkan namanya pada 2018 lalu ke Indonesia. Jika benar, maka kita bisa memperkirakan harganya berada pada kisaran USD $460 atau sekitar 6.5 Juta Rupiah untuk memori terkecil (6+128GB), hingga USD $860 untuk versi tertinggi (atau versi K30 Pro Zoom) dengan memori 12+512GB yang jika ditranslate ke rupiah adalah di kisaran 12 Jutaan rupiah.
POCOPHONE memang belum pernah merilis perangkat lain selain POCOPHONE F1 di Indonesia, namun Alvin Tse selaku Bos dari POCOPHONE Global sendiri sekarang sudah menjadi Country Manager Xiaomi Indonesia, dan merangkap jabatan pula di posisi lamanya. Beberapa kali sempat disinggung pada sesi interview saat peluncuran perangkat lainnya, Alvin selalu menyampaikan bahwa POCOPHONE belum mati seakan mengisyaratkan akan kembalinya POCOPHONE ke Indonesia. Hal ini menjadi pernyataan yang cukup menarik, karena tidak lama setelah Alvin Tse menjabat sebagai Country Manager Xiaomi Indonesia, berbagai perangkat ekosistem Xiaomi berdatangan ke Indonesia mulai dari seri ekosistem rumah MIJIA, perangkat kesehatan Amazfit, perangkat kelistrikan dan lampu Xiao Yi, dan tentunya juga direalisasikan dengan hadirnya Mi Note 10 Series serta Mi 10 Series ke Indonesia, berasama dengan saudara jauhnya, Black Shark 2 Series dan juga Black Shark 3 Series. Apakah ini pertanda bahwa Xiaomi mulai serius menggarap pasar Indonesia?
Namun demikian, masa pandemi COVID-19 belum mengalami penurunan yang drastis. Tentunya ini akan menjadi hambatan tersendiri mengingat keadaan ekonomi di Indonesia yang semakin terkekang, dan bukan tidak mungkin, penjualan perangkat Xiaomi di Indonesia dapat mengalami penurunan, dan berakibat pengaturan ulang strategi Xiaomi Indonesia.
Unboxing dan Hands On POCOPHONE F1 (2018)