Berita Anime & Manga
Gara-gara Anime ‘Mushoku Tensei’, Brand Tiongkok Boikot Bilibili, Ini Penyebabnya
GwiGwi.com – Sejumlah brand China mengumumkan tidak akan lagi bekerja dengan layanan streaming bilibili di tengah tuduhan “toleransi” situs untuk konten misoginis. Pemicu kontroversi ini dilaporkan adalah serial anime Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation, yang sedang ditayangkan bilibili hingga episode dihapus hari Minggu lalu.
Global Times melaporkan bahwa serial itu berpolarisasi di China, dan beberapa orang mengkritiknya karena “melanggar nilai dan moral arus utama dan tidak pantas untuk penonton di bawah umur.” Meskipun serial tersebut dilaporkan menikmati rating 9.2 / 10 bilibili, namun diberi ulalasa bintang 1 di platform ulasan media China Douban.
Menurut Variety, kelompok vokal perempuan pengguna bilibili menuduh platform tersebut “menoleransi konten misoginis dan sugestif seksual” dan memasarkannya kepada pemirsa umum. bilibili diduga menutup akun banyak pengguna wanita tersebut, sambil mengabaikan pengguna pria yang juga mengkritik penanganan situs Mushoku Tensei.
Penjual lensa kontak Sigo, merek kosmetik UKISS dan Spenny, penjual pembalut wanita Sofy, dan perusahaan perawatan kulit Lin Qingxuan termasuk di antara merek yang memboikot. Sofy mengumumkan di Weibo bahwa mereka “dengan tegas menentang dan mengecam keras segala bentuk perilaku atau komentar yang menghina perempuan. Kami menghormati dan peduli terhadap perempuan.”
South China Morning Post melaporkan bahwa perusahaan membuat pernyataan berikut pada hari Rabu: “Rasa hormat adalah landasan masyarakat dan prinsip pedoman dasar untuk beroperasi bilibili. Ini termasuk rasa hormat untuk pengguna, pembuat konten, jenis kelamin yang berbeda, berbagai kelompok kepentingan, lingkaran budaya.” Perusahaan bermaksud untuk memoderasi dan menghapus konten dan akun yang “bermasalah” sepanjang bulan ini.
Anime ini menarik kontroversi bilibili ketika influencer Cina populer LexBurner meremehkan serial tersebut dan penggemarnya. Dalam siaran langsung tanggal 1 Februari, dia diduga menyebut penggemar sebagai “pemberi makan terbawah dalam hierarki sosial.” Video tersebut telah dihapus dari salurannya, meskipun rekaman audio dari video yang dihapus tersebut dapat diakses disini. LexBurner meminta maaf untuk videonya itu Jumat lalu, dan bilibili mengeluarkan pernyataan pada hari Senin bahwa streamer ditangguhkan dari memposting konten baru karena “komentarnya yang tidak pantas”. Dia juga akan menghadapi tindakan hukum karena melanggar kontraknya bilibili.
Sumber: ANN