GwiGwi.com – Salah satu event kreatif di Jakarta yaitu Comifuro XI baru saja dilaksanakan pekan lalu di Balai Kartini, Kuningan, Jakarta. Event kedua di tahun ini untuk Comifuro tentunya bukan berarti sepi pengunjung terutama dikarenakan adanya ajang Asian Games 2018 yang setelah sekian tahun, kembali diselenggarakan di Indonesia dan berhasil menorehkan sejarah baru. Seperti apa keseruannya? Yuk kita jabarkan Platelets-Contahun ini!
Platelets-Con, maksud saya Comifuro XI, adalah gelaran kesebelas (ke-11), yang diadakan di Balai Kartini. Event ini sayangnya sempat terbentur dengan Asian Games di Indonesia. Namun demikian, event yang berbasis sebagai wadah untuk para creator menampilkan karya-karya mereka untuk diperjualbelikan tetap ramai dengan pengunjung. Selain itu, para staff-pun memakai outfit yang sekilas seperti salah satu tokoh anime (loli) yang bernama Platelet-chan dari Hataraku Saibou.
Comifuro memang didominasi oleh karya-karya para artist yang berkiblat di dunia Pop Culture Jepang dan memiliki style JPop banget yang ditunjukan oleh karya-karyanya yang diperjual-belikan baik itu Pin, Ganci, Poster, Art Book, hingga Komik dan Novel. Namun demikian, variasi yang lebih luas semakin banyak ditemukan dengan adanya selipan-selipan beberapa booth yang menjual merchandise berbasi K-Pop dan juga Western seperti art untuk Boyband Korea, ataupun fanart dari karakter-karakter superhero dan juga game seperti Avengers dari Marvel, dan karakter-karakter dari Overwatch.
Untuk aksi panggung-pun, Comifuro XI menyajikan beberapa konten yang berisi informasi untuk para kreator lokal dengan mendatangkan komikus atau illustrator yang berkecimpung di agenda yang sama seperti CIAYO dan juga Risa Comics. Selain itu aksi panggung-pun diramaikan dengan adanya sesi lomba karaoke dimana para pengunjung yang mendaftar bisa bernyanyi diatas panggung untuk dilombakan.
Selain itu, apabila berkunjung ke gedung sebelah, ajang foto-foto para Kameko dan juga Cosplayer menjadi pemandangan yang aduhai tersendiri. Penuh dengan para Cosplayer berbakat, baik yang baru saja terjun kedunia cosplay, maupun yang sudah menjadi primadona, mereka pun antusias berpose layaknya karakter yang sedang mereka perankan. Selain itu para kameko-pun bersemangat untuk mengabadi wajah ganteng dan wajah cantik para cosplayer yang telah hadir. Pemandangan ini, walau hanya diruangan yang kecil, menjadi sebuah pemandangan layaknya Comiket yang sudah besar dari negeri asal Pop Culture yang dibasiskan disini, yaitu di Jepang.
Mengusung konsep yang sporty untuk maskotnya, Comifuro sayangnya tidak menampilkan banyak esensi dari “maskot bersepeda” yang sudah ditampilkan di cover poster dan juga sosial medianya. Terlebih lagi, para staff yang mengenakan outfit bak Platelets didalam darah, membuat sepertinya temanya harus jadi ke-“rumah sakit”-an. Namun demikian, Comifuro XI kembali hadir dengan memberikan konten-konten yang menarik, ajang memperlihatkan dan memperjualbelikan karya para kreator Pop Culture lokal, dan juga menjadi tempat para Cosplayer unjuk gigi dengan kemampuan mereka seperti layaknya Comiket yang diselenggarakan di Jepang.